Menuju dunia baru

Ada beberapa hal yang berada di luar kendalimu. Tak semuanya menjadi tanggung jawab kamu. Tak perlu merasa khawatir atas hal-hal yang tak mampu kamu lakukan. Terkadang, dunia lah yang menyebabkan kesengsaraan.

Anda mungkin harus menderita lagi mulai sekarang ... tetapi jangan berubah, teruslah berjalan sesuai keinginan Anda.

Hidup tak dapat diprediksi. Kamu tak akan tahu kapan kamu akan kehabisan waktu. Untuk itu, jujurlah pada orang-orang, biarkan mereka tahu isi hatimu. Kamu tak akan tahu apakah masih ada waktumu esok hari.

Kamu harus melepaskan rasa bersalah itu, Lubang angin ini bukan buatanmu, itu dibuat oleh dunia yang kejam dan jahat ini.

Sudah terlambat jika menyesal. Realita hanya akan terus bergerak dengan kejamnya.

Tak ada keinginan yang benar-benar terkabul di dunia ini.

Tak ada kemenangan di dunia ini. Harapan hanyalah ilusi.

Tidak ada yang peduli siapa saya sampai saya memakai topeng.

Yang menang adalah yang mampu melihat dan merencanakan strategi.

----------

Setelah berhasil mengalahkan kedua saudaranya, Liu Feng saat ini tengah tertawa ria bersama keluarga Liu, dengan kedua saudaranya, ayahnya dan juga para tetua keluarga Liu lain nya.

Perasaan bahagia yang baru pertama kali Liu Feng rasakan, dimana kehangatan sebuah keluarga yang kini Liu Feng rasakan.

sempat tidak ingin melanjutkan tekadnya untuk menjelajahi dunia ini, namun, kebahagiaan seperti ini mungkin hanya akan terjadi dengan begitu singkat, semuanya butuh kekuatan, untuk dapat mempertahankan apa yang ingin di lindungi oleh Liu Feng.

Sementara itu, chao yin telah kembali ke keluarga chao, yang berada tidak jauh dari kediaman keluarga Liu.

Berada di kota yang sama di kota Yan.

Setelah beberapa saat menikmati suasana kekeluargaan, menikmati hidangan nikmat dan juga beberapa botol anggur pun ikut di sajikan.

Liu Feng pun berpamitan kepada Sang ayah, kedua saudara laki lakinya, dan para tetua keluarga Liu.

"semuanya, mungkin aku akan pergi dalam waktu yang sangat lama, entah kapan aku akan kembali ke kediaman keluarga Liu ini, entah di luar sana bagaimana nasibku, namun harus kalian ketahui, aku selalu menyayangi kalian dalam keadaan apapun, kalau begitu aku pamit" ucap Liu Feng membungkuk memberi hormat kepada semua orang yang berada di kediaman keluarga Liu

Menepuk bahu Liu Feng, dengan raut wajah yang tidak rela untuk melepas kepergian Liu Feng kali ini.

"bertambah kuat lah nak, ayah akan selalu mendukungmu, keluarga Liu adalah rumahmu, kamu dapat kembali ke tempat ini kapanpun kamu mau, posisi kepala keluarga selanjutnya pun akan selalu menjadi milikmu" ucap Liu Xin dengan sangat sedih

"ayah, ayah tidak perlu khawatir, mungkin aku akan baik baik saja di luar sana, kekuatanku pun sudah cukup kuat, dengan tingkat raja tempur ini, tidak akan banyak orang di kekaisaran bintang biru ini yang mampu mengancam nyawaku, kecuali para tetua di setiap keluarga lainnya, namun perjalanan ku kali ini bukanlah di kekaisaran bintang biru" ucap Liu Feng tersenyum

"adik, berhati hatilah, urusan keluarga kamu tidak perlu khawatir, aku dan juga Liu mu Bai akan membantu ayah untuk mengurus semua urusan keluarga" ucap Liu Xiao

"he he he, baiklah kak, aku akan selalu berhati hati" ucap Liu Feng

Lalu tibalah Chen Xie (istri Liu Xiao)

"adik ipar, ini bawalah, kakakmu Liu Xiao memintaku untuk menyiapkan bekal ini" ucap Chen Xie membawakan beberapa kotak makanan untuk di bawa oleh Liu Feng

"aisshhhh, kakak ipar, bagaimana aku harus membawa semua ini, biarlah, aku bisa mencari makananku sendiri" ucap Liu Feng

"Weh, Weh, Weh, kau jangan menolak niat baik istriku, bawalah, simpan di dalam cincin ruang mu" ucap Liu Xiao

"baiklah, baiklah, semuanya, kalau begitu aku pamit" ucap Liu Feng

Lalu Liu Feng pun mulai berjalan meninggalkan kediaman keluarga Liu.

Para tetua, ayah, dan juga saudara saudara Liu Feng menyaksikan kepergian Liu Feng.

"bocah itu sudah tumbuh dewasa, bahkan aku seorang ayah tidak dapat menyaksikan nya tumbuh sampai di tahap ini, bahkan aku pun tidak tahu bahwa sebenarnya Liu Feng memiliki kekuatan sehebat ini, aku sungguh jodoh" ucap Liu Xin

"sudahlah ayah, biarkan adik ketiga memilih jalan hidupnya sendiri, kita sudah cukup membuatnya menderita selama ini, jangan pernah menghalangi jalannya kembali, cukup kita dukung apa yang telah menjadi keputusan nya" ucap Liu Xiao

------------

Beberapa jam kemudian.

Liu Feng yang tiba di kediaman keluarga chao.

Liu Feng mampir hendak berpamitan kepada chao yin.

Di depan gerbang kediaman keluarga chao, terlihat dua orang penjaga gerbang yang sedang bertugas.

Liu Feng pun menghampiri kedua penjaga gerbang itu.

Membungkuk memberi salam hormat.

"aku Liu Feng, datang berkunjung ke kediaman keluarga chao" ucap Liu Feng

"oh ternyata tuan muda Liu Feng, masuklah, kepala keluarga dan juga tuan putri chao yin sudah menunggu kedatangan anda" ucap penjaga gerbang lalu membuka kan pintu gerbang

"terimakasih senior" ucap Liu Feng lalu memasuki kediaman keluarga Liu

Sosok chao yin yang berdiri di depan rumah/kediaman kepala keluarga chao.

Tubuh yang begitu sempurna, bibir merah merona, mempunyai lekuk pinggang kecil yang sangat sempurna, membuatnya terlihat seakan tak memiliki tulang.

Membuat Liu Feng terdiam tak bergeming, ketika melihat kecantikan yang sangat indah itu.

"cih bocah mesum, apa yang kau lihat" cetusan dari chao yin

"oh, oh tidak, aku tidak bermaksud seperti itu" ucap Liu Feng dengan nada yang terbata bata

Namun, tiba tiba chao yin berlari ke arah Liu Feng, melompat dan memeluk Liu Feng.

"aku senang kamu dapat membuktikan kemampuan mu kepada saudaramu sendiri, ayahku pun telah mengetahui itu, namun baru saja ayahku pergi, beliau di panggil oleh kaisar Chen Tian, ada beberapa urusan mendesak yang harus segera beliau selesaikan sendiri" ucap chao yin

"hmmmm, jadi begitu, baiklah, aku pun tidak akan berlama lama disini, namun aku hanya ingin mengatakan bahwa aku benar benar mencintaimu chao yin" ucap Liu Feng

Tanpa menjawab apapun, tiba tiba chao yin mencium mesra bibir Liu Feng.

Membuat Liu Feng pun terkejut.

"walaupun kamu lebih muda dua tahun dariku, aku tidak akan mempermasalahkan itu" ucap chao yin

"aku harus pergi" ucap Liu Feng dengan wajah yang terlihat sedih

"ya aku tahu itu, tenang saja, wanita bernama chao yin ini akan selalu menunggumu pulang, tidak peduli berapa lamanya itu, 10, 20, seratus, bahkan ribuan tahun sekalipun, aku akan selalu menunggumu, dan tidak akan menerima laki laki lain di hidupku" ucap chao yin

"mungkin aku akan pergi sangat lama, aku tidak akan memaksa kamu untuk menunggu ku, aku hanya ingin kamu selalu bahagia dan hidup tenang di kekaisaran bintang biru ini" ucap Liu Feng lalu melepaskan genggaman tangan nya

"pada intinya, aku akan selalu menunggumu pulang, itu saja yang harus kamu ketahui" ucap chao yin

Pertemuan yang begitu singkat.

Liu Feng pun kembali berjalan keluar dari kediaman keluarga chao.

Melanjutkan perjalanan barunya

Kisah Liu Feng di dunia barunya pun segera di mulai.

Terpopuler

Comments

🗣🇮🇩Joe Handoyo🦅

🗣🇮🇩Joe Handoyo🦅

Akhirnya.. Petualangan pun dimulai👍

2024-11-25

1

Roni Sakroni

Roni Sakroni

punya pacar cantik ditinggal pergi doank

2025-03-09

1

Qing shan

Qing shan

🥰🥰🥰

2024-11-24

2

lihat semua
Episodes
1 Bab alam manusia
2 Awal mula - tingkatan ranah kultivasi
3 Kebencian - karakter Liu Feng sang pembunuh kejam
4 Kediaman keluarga liu
5 Kediaman keluarga Liu - bagian dua
6 Kediaman keluarga Liu bagian tiga - ujian tingkatan ranah
7 memutar balikan takdir - tuan muda tak berguna
8 Menuju dunia baru
9 DUNIA BARU - BAB PULAU MISTERIUS
10 BAB PULAU MISTERIUS - BAGIAN DUA
11 BAB PULAU MISTERIUS - BAGIAN KETIGA
12 PULAU DEWA LAUT
13 Dewa laut - Lin Qin chen
14 menuju paviliun bulan merah
15 Paviliun bulan merah
16 gadis darah - Yun xiao
17 Lembaran baru paviliun bulan merah
18 Keluarga baru - paviliun bulan merah
19 berkumpulnya 6 anggota paviliun bulan merah
20 menuju kompetisi pulau dewa laut
21 kompetisi pulau dewa laut
22 Kompetisi dewa laut - babak 64 besar
23 paviliun bulan merah vs sekte racun (ronde 2)
24 Paviliun bulan merah vs sekte racun (ronde 2 bagian 2)
25 Liu Feng VS dewa laut Lin Qin chen
26 Dewi cahaya - Ning yudi
27 kembali ke paviliun bulan merah
28 Bangun - ini sudah terlalu lama
29 Ruang hampa - dewa iblis
30 Keheningan iblis malam
31 PULAU MISTERIUS - penguasa hutan misterius
32 Kejutan untuk naga hitam
33 gadis naga Xiao Yao - petaka guntur surgawi
34 Martial emperor bintang 3
35 menuju kompetisi benua bintang biru
36 kekaisaran harimau suci - wilayah selatan benua bintang biru
37 serahkan saja pertarungan ini padaku
38 Pertarungan melawan song xiu - amarah Liu feng
39 kemarahan Liu feng
40 Pulau naga - pangeran naga Xiao xuan
41 wilayah barat daya - kerajaan Jia ma
42 kerajaan Jia ma - desa bambu hitam
43 Kerajaan Jia ma - tuan putri keluarga GU
44 Kerajaan Jia ma - kenaikan - dunia para dewa
45 Pulau misterius
46 Naga iblis cakar delapan
47 Kebun kelapa
48 Esensi telur naga legendaris
49 Amarah naga iblis cakar delapan
50 Pegasus - malaikat Kerajaan Zhao yi
51 Pertemuan - yu Yao & Zhi xuan feng
52 yu yao & Zhi Xiao feng
53 Sebuah petaka
54 Mengulang kembali
55 Benua selatan - desa kayu
56 Desa kayu bagian 2 - tinju emas
57 Desa kayu bagian 3 - Demigod
58 Melindungi seorang gadis
59 Pesona
60 Bunga teratai lima warna
61 Xian Guo
62 Kehangatan yang telah lama hilang
63 Mendapatkan kembali
64 Wen Xiao
65 Kembali ke timur - pesta baru saja dimulai
66 Desa kabut - Lemah
67 Siapa sosok kuat itu?
68 Gadis naga yang menpesona
69 Raja iblis
Episodes

Updated 69 Episodes

1
Bab alam manusia
2
Awal mula - tingkatan ranah kultivasi
3
Kebencian - karakter Liu Feng sang pembunuh kejam
4
Kediaman keluarga liu
5
Kediaman keluarga Liu - bagian dua
6
Kediaman keluarga Liu bagian tiga - ujian tingkatan ranah
7
memutar balikan takdir - tuan muda tak berguna
8
Menuju dunia baru
9
DUNIA BARU - BAB PULAU MISTERIUS
10
BAB PULAU MISTERIUS - BAGIAN DUA
11
BAB PULAU MISTERIUS - BAGIAN KETIGA
12
PULAU DEWA LAUT
13
Dewa laut - Lin Qin chen
14
menuju paviliun bulan merah
15
Paviliun bulan merah
16
gadis darah - Yun xiao
17
Lembaran baru paviliun bulan merah
18
Keluarga baru - paviliun bulan merah
19
berkumpulnya 6 anggota paviliun bulan merah
20
menuju kompetisi pulau dewa laut
21
kompetisi pulau dewa laut
22
Kompetisi dewa laut - babak 64 besar
23
paviliun bulan merah vs sekte racun (ronde 2)
24
Paviliun bulan merah vs sekte racun (ronde 2 bagian 2)
25
Liu Feng VS dewa laut Lin Qin chen
26
Dewi cahaya - Ning yudi
27
kembali ke paviliun bulan merah
28
Bangun - ini sudah terlalu lama
29
Ruang hampa - dewa iblis
30
Keheningan iblis malam
31
PULAU MISTERIUS - penguasa hutan misterius
32
Kejutan untuk naga hitam
33
gadis naga Xiao Yao - petaka guntur surgawi
34
Martial emperor bintang 3
35
menuju kompetisi benua bintang biru
36
kekaisaran harimau suci - wilayah selatan benua bintang biru
37
serahkan saja pertarungan ini padaku
38
Pertarungan melawan song xiu - amarah Liu feng
39
kemarahan Liu feng
40
Pulau naga - pangeran naga Xiao xuan
41
wilayah barat daya - kerajaan Jia ma
42
kerajaan Jia ma - desa bambu hitam
43
Kerajaan Jia ma - tuan putri keluarga GU
44
Kerajaan Jia ma - kenaikan - dunia para dewa
45
Pulau misterius
46
Naga iblis cakar delapan
47
Kebun kelapa
48
Esensi telur naga legendaris
49
Amarah naga iblis cakar delapan
50
Pegasus - malaikat Kerajaan Zhao yi
51
Pertemuan - yu Yao & Zhi xuan feng
52
yu yao & Zhi Xiao feng
53
Sebuah petaka
54
Mengulang kembali
55
Benua selatan - desa kayu
56
Desa kayu bagian 2 - tinju emas
57
Desa kayu bagian 3 - Demigod
58
Melindungi seorang gadis
59
Pesona
60
Bunga teratai lima warna
61
Xian Guo
62
Kehangatan yang telah lama hilang
63
Mendapatkan kembali
64
Wen Xiao
65
Kembali ke timur - pesta baru saja dimulai
66
Desa kabut - Lemah
67
Siapa sosok kuat itu?
68
Gadis naga yang menpesona
69
Raja iblis

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!