Tsania Laura 15.

Tsania menatap dingin pada Anggita. Perempuan itu lagi, pikir Tsania. Anggita sepertinya suka sekali mencari masalah dengannya. Tsania yakin apa yang saat ini terjadi pastilah juga ulah perempuan itu.

"Kau pantas bersama Daka."

Apa yang Tsania katakan membuat Teo menatapnya dengan terperangah. Jelas Teo tidak terima dengan hal itu.

"Tapi sayang...dia tidak menginginkan mu!" Tsania tersenyum kecil dan membuat Anggita melotot ke arahnya. "Benarkan perkataanku?" Tsania mengalihkan pandangan pada Teo. Membuat semua orang juga menatap ke arah pemuda tampan itu.

"Ya."

Satu kata yang Teo ucapakan membuat semua orang kembali riuh. Anggita mengepalkan tangan, karena kini situasi malah berbalik menyudutkan dirinya. Teo dengan terang-terangan mengatakan jika tidak menginginkan Anggita.

Itu artinya, Anggita sudah lebih dulu tersingkir bahkan sebelum pertarungan dimulai.

"Karena aku menginginkanmu." Semua orang seketika dibuat terdiam dengan perkataan Teo selanjutnya. Bisa mereka lihat kini Teo yang meraih satu tangan Tsania. "Aku ingin kau menjadi kekasihku."

Duar!

Tepat di atas kepala Anggita sebuah bom baru saja meledak. Telinganya bahkan memerah karena mendengar apa yang baru saja Teo katakan.

Teo mengatakan perasaannya? Teo mengatakan cinta pada Tsania? Pemuda yang ia suka, pemuda yang telah ia tandai sebagai calon suami masa depannya itu kini malah mengatakan perasaan cinta pada perempuan murahan yang selalu membuat Anggita merasa muak.

"Aku jatuh cinta pada mu, Tsania!"

Sudah tak dapat lagi digambarkan ekspresi Anggita. Dan saat ini semua orang tercengang akan apa yang Teo lakukan.

Putra dari keluarga Dewantara itu menginginkan perempuan yang diberi julukan sugar baby serta anak haram sebagai kekasihnya. Tsania memang cantik, ia juga mahasiswi yang pintar, tapi rasanya belum layak untuk menjadi kekasih seorang Teo Daka.

Tak ada kata-kata 'terima' yang dielu-elukan atau kehebohan yang biasa orang-orang lakukan ketika ada yang menyatakan perasaan di depan umum. Senyap, semua mengunci mulut seraya berharap-harap cemas agar Tsania tahu diri, jangan sampai perempuan itu menerima tawaran Teo.

"Aku menerima tawaran mu, Daka." Tsania memperhatikan semua mahasiswa dan mahasiswi yang ada, hingga tatapannya terhenti pada Anggita. "Sekarang kita sudah resmi sebagai sepasang kekasih, disaksikan oleh semua orang."

Penonton kecewa, lebih tepatnya marah. Tidak sedikit yang mengumpat saat Tsania yang ternyata menerima perasaan Teo. Dan bagaimana dengan Anggita? Putri Galang Abraham itu memilih segera pergi menuju parkiran setelah melihat Teo yang memeluk Tsania.

Anggita masuk ke dalam mobil dengan menangis, ia memutuskan pulang dengan membawa amarah serta rasa kesal dan bencinya pada Tsania.

Sedangkan Teo yang perasaannnya diterima Tsania kini jelas sangat merasa bahagia. Tidak sia-sia dirinya yang memilih meninggalkan motor di jalanan dan berangkat ke kampus dengan berjalan kaki. Teo akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menyatakan perasaan.

Usaha Anggita gagal lagi. Perbuatannya yang menyebarkan artikel buruk tentang Tsania di group chat kampus kini lenyap seketika. Berganti dengan kabar Teo dan Tsania yang baru saja menjadi sepasang kekasih.

"Kurang ajar!"

Bugh!

Anggita mengumpat di dalam mobil, ia menangis dan membanting ponselnya dengan sembarang. Banyak sekali penghuni group yang kini membicarakan hubungan baru Tsania bersama Teo. Anggita begitu geram saat membacanya.

Meski semua mencibir karena mengetahui status Tsania yang tidak memiliki ayah, tapi mereka tak dapat lagi membicarakan hal itu lebih jauh. Resminya Tsania menjadi kekasih Teo Daka sudah mampu membuat semua penghuni kampus diam.

"Dasar perempuan murahan!!"

Prang!

Anggita yang tiba di kediaman mewahnya langsung berlari menuju kamar. Ia mengamuk, berteriak serta menghancurkan apa saja yang mampu ia jangkau.

"Jalang sialan!!"

Prang!

Botol-botol kaca yang bertuliskan merek ternama berserakan di lantai. Anggita benar-benar membuat keadaan kamarnya hancur berantakan.

"Anggita!!"

Anggita menoleh dengan mata yang basah. Ia sudah terduduk di lantai dengan tangan yang masih mengepal pada alas tempat tidur yang berhasil ia tarik dengan kasar.

"Apa yang kamu lakukan?!" Sekar masuk ke dalam kamar putrinya. "Kamu menghancurkan semuanya?!"

"Ini semua karena perempuan jalang itu!! Gadis murahan itu semakin bersikap kurang ajar!! Ia sudah merebut Teo dariku, Ma!! Dia merebut Teo!!"

Anggita menangis tergugu. Ia terisak seraya berteriak, menumpahkan rasa marah serta kesal yang ada. Tangannya bahkan tidak tinggal diam, terus membanting apa yang ada di sekitar tubuhnya.

"Aku tidak mau tahu. Aku ingin perempuan itu segera dikeluarkan dari kampus, Ma!! Papa pasti bisa melakukannya!! Dia sudah mempermalukan aku!!" kata Anggita dengan menggebu.

Ia yang awalnya terduduk di lantai dan menangis itu kini dengan tiba-tiba saja berdiri. Anggita menuju nakas yang terdapat telepon rumah di atasnya. Anggita langsung menghubungi ayahnya-Galang Abraham.

Anggita ingin Tsania dikeluarkan saja dari kampus dan ia yakin itu adalah hal mudah bagi seorang Galang Abraham.

Satu panggilan tidak menemukan jawaban, membuat Anggita mengulang kembali untuk menghubungi Galang. Dua, tiga dan entah hingga panggilan keberapa, Anggita tidak mendapati suara sang ayah. Wajahnya semakin kesal. Ia bahkan tak segan mengumpat dan didengar langsung oleh Sekar.

Sekar hanya diam terpaku, pandangannya tertuju pada Anggita yang sedang berusaha menghubungi Galang yang tak kunjung mengangkat panggilan dari putri mereka.

Mungkin kah karena suaminya saat ini masih berusaha untuk mendekati dan bicara pada wanita itu. Sekar menutup mata, ia memutuskan kembali lebih dulu setelah melihat Galang yang keluar dari kediaman wanita yang kini Sekar tahu merupakan wanita yang Galang cinta.

Sama sekali tidak berniat membiarkan suaminya yang tengah mengejar cinta wanita lain, namun Sekar memutuskan kembali hanya karena ingin memikirkan tindakan apa yang harus ia lakukan, tapi saat tiba di rumah ia malah mendapati laporan jika Anggita tengah mengamuk di dalam kamar.

"Katakan saja setelah papamu berada di rumah," suara Sekar terdengar lemah. Anggita menoleh pada ibunya yang sudah berlalu pergi meninggalkan kamar.

Ada apa dengan ibunya?

Sekilas sempat terlintas tanya dalam pikiran Anggita, namun setelahnya ia kembali memasang wajah kesal dan meletakkan gagang telepon dengan kasar.

"Awas kau Tsania!! Kau akan segera berakhir!"

Terpopuler

Comments

Jol Palembang

Jol Palembang

nah kan bener...anggita nangis2 krna ditolak😂🤭bisa nya cma bully doang sih...

2024-11-17

1

Sunshine💐🤎

Sunshine💐🤎

pasti ini Nerima cuma karena mau buat Anggita malu, kan?/Facepalm/

2024-12-13

1

〈⎳ Moms TZ

〈⎳ Moms TZ

kok laura sih? lg oleng nih anak

2024-11-17

1

lihat semua
Episodes
1 Tsania Laura 1.
2 Tsania Laura 2.
3 Tsania Laura 3.
4 Tsania Laura 4.
5 Tsania Laura 5.
6 Tsania Laura 6.
7 Tsania Laura 7.
8 Tsania Laura 8.
9 Tsania Laura 9.
10 Tsania Laura 10.
11 Tsania Laura 11.
12 Tsania Laura 12.
13 Tsania Laura 13.
14 Tsania Laura 14.
15 Tsania Laura 15.
16 Tsania Laura 16.
17 Tsania Laura 17.
18 Tsania Laura 18.
19 Tsania Laura 19.
20 Tsania Laura 20.
21 Tsania Laura 21.
22 Tsania Laura 22.
23 Tsania Laura 23.
24 Tsania Laura 24.
25 Tsania Laura 25.
26 Tsania Laura 26.
27 Tsania Laura 27.
28 Tsania Laura 28.
29 Tsania Laura 29.
30 Tsania Laura 30.
31 Tsania Laura 31.
32 Tsania Laura 32.
33 Tsania Laura 33.
34 Tsania Laura 34.
35 Tsania Laura 35.
36 Tsania Laura 36.
37 Tsania Laura 37.
38 Tsania Laura 38.
39 Tsania Laura 39.
40 Tsania Laura 40.
41 Tsania Laura 41.
42 Tsania Laura 42.
43 Tsania Laura 43.
44 Tsania Laura 44.
45 Tsania Laura 45.
46 Tsania Laura 46.
47 Tsania Laura 47.
48 Tsania Laura 48.
49 Tsania Laura 49.
50 Tsania Laura 50.
51 Tsania Laura 51.
52 Tsania Laura 52.
53 Tsania Laura 53.
54 Tsania Laura 54.
55 Tsania Laura 55.
56 Tsania Laura 56.
57 Tsania Laura 57.
58 Tsania Laura 58.
59 Tsania Laura 59.
60 Tsania Laura 60.
61 Tsania Laura 61.
62 Tsania Laura 62.
63 Tsania Laura 63.
64 Tsania Laura 64.
65 Tsania Laura 65.
66 Tsania Laura 66.
67 Tsania Laura 67.
68 Tsania Laura 68.
69 Tsania Laura 69.
70 Tsania Laura 70.
71 Tsania Laura 71.
72 Tsania Laura 72 Bonchap.
73 Tsania Laura 73 Bonchap.
74 Tsania Laura 74 Bonchap.
75 Tsania Laura 75 Bonchap.
76 Tsania Laura 76 Bonchap.
77 Tsania Laura 77 Bonchap Akhir.
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Tsania Laura 1.
2
Tsania Laura 2.
3
Tsania Laura 3.
4
Tsania Laura 4.
5
Tsania Laura 5.
6
Tsania Laura 6.
7
Tsania Laura 7.
8
Tsania Laura 8.
9
Tsania Laura 9.
10
Tsania Laura 10.
11
Tsania Laura 11.
12
Tsania Laura 12.
13
Tsania Laura 13.
14
Tsania Laura 14.
15
Tsania Laura 15.
16
Tsania Laura 16.
17
Tsania Laura 17.
18
Tsania Laura 18.
19
Tsania Laura 19.
20
Tsania Laura 20.
21
Tsania Laura 21.
22
Tsania Laura 22.
23
Tsania Laura 23.
24
Tsania Laura 24.
25
Tsania Laura 25.
26
Tsania Laura 26.
27
Tsania Laura 27.
28
Tsania Laura 28.
29
Tsania Laura 29.
30
Tsania Laura 30.
31
Tsania Laura 31.
32
Tsania Laura 32.
33
Tsania Laura 33.
34
Tsania Laura 34.
35
Tsania Laura 35.
36
Tsania Laura 36.
37
Tsania Laura 37.
38
Tsania Laura 38.
39
Tsania Laura 39.
40
Tsania Laura 40.
41
Tsania Laura 41.
42
Tsania Laura 42.
43
Tsania Laura 43.
44
Tsania Laura 44.
45
Tsania Laura 45.
46
Tsania Laura 46.
47
Tsania Laura 47.
48
Tsania Laura 48.
49
Tsania Laura 49.
50
Tsania Laura 50.
51
Tsania Laura 51.
52
Tsania Laura 52.
53
Tsania Laura 53.
54
Tsania Laura 54.
55
Tsania Laura 55.
56
Tsania Laura 56.
57
Tsania Laura 57.
58
Tsania Laura 58.
59
Tsania Laura 59.
60
Tsania Laura 60.
61
Tsania Laura 61.
62
Tsania Laura 62.
63
Tsania Laura 63.
64
Tsania Laura 64.
65
Tsania Laura 65.
66
Tsania Laura 66.
67
Tsania Laura 67.
68
Tsania Laura 68.
69
Tsania Laura 69.
70
Tsania Laura 70.
71
Tsania Laura 71.
72
Tsania Laura 72 Bonchap.
73
Tsania Laura 73 Bonchap.
74
Tsania Laura 74 Bonchap.
75
Tsania Laura 75 Bonchap.
76
Tsania Laura 76 Bonchap.
77
Tsania Laura 77 Bonchap Akhir.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!