Tidak tahan lagi

Dalam benak Glam bertanya-tanya, mau di bawa ke mana  dirinya ini? Gadis cantik bermanik biru dan berkulit pucat itu menggeleng pelan. Tidak perlu memikirkannya, yang terpenting sudah bebas dari cengkraman Nyonya Besar. Kurang lebih kalimat itu yang terucap di dalam hatinya. Ya, walaupun ia sedikit cemas karena takut di perlakukan buruk oleh dua pria yang belum ia kenal, tapi Glam berusaha berpikir positif.

Sambil menahan pipis. Glam menikmati perjalanannya, menatap jalanan kota Italia pada malam itu yang terlihat begitu indah. Selama 15 tahun di Kota tersebut, ia sama sekali belum pernah keluar dari kastil. Nyonya Besar menjaganya ketat, tidak pernah memperbolehkan dirinya keluar dari pintu gerbang meski hanya satu langkah saja.

"Pohon natal." Glam bergumam di dalam hati dengan pandangan mata berkaca-kaca. Terlebih lagi ketika melihat beberapa anak kecil berjalan di tepi jalan tersenyum ceria dan penuh kebahagiaan bersama kedua orang tua. Pemandangan itu membuat hati Glam bergetar hebat sekaligus sangat nyeri. "Mommy, Daddy." Ia teringat kedua orang tuanya. Bahkan ia berusaha keras menahan air matanya.

Ingin rasanya Glam meminta Nero untuk menghentikan mobil sejenak di dekat pohon natal besar yang berdiri kokoh di pusat kota Italia. Tapi, sayangnya hal itu tidak mungkin terjadi mengingat pria itu sangat dingin dan melarangnya berbicara. Akhirnya keinginan Glam hanya memendam rasa inginnya itu.

"Natal ke 15 tanpanya," kata Gloria seraya menatap pohon natal yang sudah di hias indah di tengah ruangan dengan pandangan sendu.

"Mommy suka dengan pohon natalnya?" Ele menghampiri ibunya yang berdiri tak jauh dari pohon natal. "Aku yang menghias pohon natal ini. Merry christmas, Mommy." Ele memeluk ibunya dari samping, lalu melabukan kecupan manja di pipi kiri sang Mommy.

"Terima kasih, Ele," kata Gloria tersenyum kecil, lalu melepaskan pelukan putrinya, beralih menangkup wajah Ele lalu menatapnya dengan lekat. Ele berparas cantik, memiliki manik mata sama seperti Glamour, sangat indah.

Ele tersenyum seraya mengangguk berulang kali.

"Katakan kepada Mommy, tahun baru kau ingin liburan ke mana?" tanya Gloria pada putrinya dengan nada lembut.

"Aku tidak ingin liburan. Aku hanya ingin berada di rumah bersama Mommy," jawab Ele kembali memeluk ibunya seraya memejamkan mata erat.

"Kau yakin dengan keputusanmu? Tidak menyesal?" Gloria kembali bertanya tapi Ele menjawab dengan anggukan mantap.

Mobil yang di kendari Nero telah sampai di halaman rumah mewah Damon.

"Kita di mana?" Glam bertanya seraya menatap sekitar.

"Turun!" Hanya satu kata itu yang diucapkan Nero.

Bibir Glam mencebik, seraya membuka pintu mobil dengan kesal.

"Nero, kau sudah menyiapkan semuanya yang aku minta?" Damon bertanya kepada asistennya dengan suara dingin dan tegas.

"Sudah, Bos." Nero menjawab di sertai dengan anggukan kepala. Meski di dalam hati bingung dengan permintaan tuannya, tapi ia tetap menjalankan perintah, dari pada ia harus kehilangan kepala nantinya.

"Tuan-Tuan, bolehkah aku tahu di mana toiletnya?" tanya Glam sembari menggerakan kedua kakinya tidak beraturan.

"Di sana!" Nero menjawab sembari menunjuk ke dalam rumah dengan ujung dagunya.

Glam menoleh ke arah pintu mewah itu. "Ah, terima kasih." Tidak membutuhkan waktu lama, Glam segera berlari tunggang langgang menuju pintu karena ia sudah tidak tahan lagi menahan pipisnya. Tapi karena terburu-buru, kakinya tersandung, terlebih lagi ia memakai high heels.

Brug!!!

"Ahh, sakit!!!" rengek Glam ketika tubuhnya menubruk lantai di halaman rumah itu.

"Astaga, gadis itu!" Nero geleng-geleng kepala melihat tingkah Glam.

Sedangkan Damon hanya menatap datar tanpa ekspresi, namun dalam hati ia gemas dengan tingkah Glam yang sangat ceroboh.

Gemas karena kesal ya, bukan gemas karena suka. Wkwkwkwk

Terpopuler

Comments

Dwi Winarni Wina

Dwi Winarni Wina

Akhirnya glamour bisa bebas dr cengkraman sang nyonya besar dan glamour sangat merindukan daddy dan mommynya dan suatu saat nanti keinginan glamour akan terkabul bertemu dgn mommy dan daddynya....

Setidaknya glamour bs bebas dr castil selama ini dikurung sang nyonya besar dan tidak bisa melihat dunia luar....
Glamour sedikit lega walaupun dikelilingi pria bermuka dingin dan datar...

Glamour buat sang ketua mafia jatuh cinta dan bucin akut stadium akhir....
Smg damon bs membantu glamour bertemu dgn kedua orgtuanya....

Kasian mom gloria sangat sedih dan merindukan glamour dan filling mom gloria sangat kuat glamour msh hidup...

Lanjut thor....

2024-12-28

7

Dien Elvina

Dien Elvina

akhirnya Glam bisa bebas juga dari cengkraman nyonya besar ..entah lah skrng dia setelah bersama dgn Damon apa hidup nya akan senang atau lebih menderita ..selama 15 tahun terpisah dari ortu nya Glamour sangat merindukan kebersamaan di waktu hari natal yng sdh lama tidak dia dpt kan lagi 🥺

2024-12-29

2

Katminten

Katminten

walaupun kamu dilingkungan baru dan orangnya dingin2 dan datar2 semoga kamu senang dan bisa bahagia ya Glam bikin simafia itu jatuh cinta dan bucin kekamu

2024-12-28

4

lihat semua
Episodes
1 Awal
2 Kalung berlian
3 Kenapa membawaku ke Bandara?
4 Italia
5 Sobekan kain
6 15 tahun kemudian
7 Blood!!!
8 Aku ingin bersenang-senang
9 Dilelang
10 Dua juta dolar!
11 Berapapun jumlahnya
12 Aku tidak bisa
13 Seratus Juta Dolar
14 Tidak tahan lagi
15 Hei, botak!
16 Menjadi Penari Panas Tuan Mafia
17 Terungkap
18 Dua telur
19 Gara-Gara mie instan
20 Ada timbal baliknya!
21 Terlalu Volos
22 Di sekap belasan tahun
23 Sangat indah!
24 Seperti di Antartika!
25 Berhenti menjadi manusia Egois!
26 Jangan pernah menyukainya!
27 Mati, aku!
28 Istri Tuan Damon?
29 Kesakitan
30 Mulai menikmati
31 Nona Glam yang malang
32 Istri?
33 Dalang dibalik semua ini?
34 Satu Ranjang!
35 Mimpi buruk itu?
36 Siap salah, Tuan!
37 Manis sekali
38 Tindakan Ben
39 Kepanikan Nyonya Toro
40 Balasan Ben!
41 Bertemu Glam
42 Kelemahan Tuan Damon
43 Alat pelacak?
44 Tuan ... Ahh!
45 Singa Betina?
46 Berbunga-bunga
47 Menjadi Pelayan Nona Glam?
48 Penderitaan Nyonya Toro!
49 On The Way
50 Lagi dan lagi?
51 Kelicikan Damon!
52 Selesai!
53 Adegan hiyak-hiyak
54 Aku tidak suka tersenyum!
55 Mana kutahu?
56 Ponsel jadul
57 Gelisah
58 Anda jatuh cinta?
59 Apa itu cinta?
60 Janji Kelingking!
61 Coklat kesukaan
62 Empat kali lipat
63 Yang penting rasa
64 Badai cinta
65 Aku rindu
66 Kedatangan polisi
67 Pertemuan Nero dan Ele
68 Terluka
69 Meredakan amarah
70 Kematian Nyonya Toro
71 Di bawah sana
72 Aku? Kenapa aku?
73 Kembali membuat ulah
74 Telur asin
75 Ceritakan masa kecil Anda
76 Pesan dari Anna
77 Beberapa helai rambut
78 Membajak kebun
79 Berdebar
80 Dia hamil?
81 Nyawa dibalas Nyawa!
82 Sadis!
83 Kuret?
84 Hah?!
85 Bisa mati aku
86 Kembali bertaruh
87 Bertemu Ben
88 Psikopat?
89 Akan aku kabulkan
90 Ulah Glam
91 Bau rokok
92 Demi keamanan
93 Bertemu Tuan Damon
94 Di dalam sana
95 Kuras hartaku, Sayang!
96 Aroma Parfum
97 Masih mencari
98 Kamera pengawas
99 Kalian sudah selesai?
100 Fakta besar
101 Senyuman Damon
102 Budak cinta
103 Istriku
104 Bertemu, Ben
105 Kesalahpahaman
106 Rumah impian
107 Kejutan lagi
108 Tamu yang ditunggu
109 Pingsan
110 Sama-Sama terkejut
111 Terima kasih, Ele
112 Eh, apa ini?
113 Segera nikahi Ele!
114 Jadi kau adikku?!
115 Bahagia
116 Ingin membawa Glam pergi.
117 Masa lalu Nero
118 Jadi gugup
119 Demi Glam
120 Karya Baru Emak (Simpanan Tuan Douglas)
121 Ben tahu
122 Kau menodai putriku!
Episodes

Updated 122 Episodes

1
Awal
2
Kalung berlian
3
Kenapa membawaku ke Bandara?
4
Italia
5
Sobekan kain
6
15 tahun kemudian
7
Blood!!!
8
Aku ingin bersenang-senang
9
Dilelang
10
Dua juta dolar!
11
Berapapun jumlahnya
12
Aku tidak bisa
13
Seratus Juta Dolar
14
Tidak tahan lagi
15
Hei, botak!
16
Menjadi Penari Panas Tuan Mafia
17
Terungkap
18
Dua telur
19
Gara-Gara mie instan
20
Ada timbal baliknya!
21
Terlalu Volos
22
Di sekap belasan tahun
23
Sangat indah!
24
Seperti di Antartika!
25
Berhenti menjadi manusia Egois!
26
Jangan pernah menyukainya!
27
Mati, aku!
28
Istri Tuan Damon?
29
Kesakitan
30
Mulai menikmati
31
Nona Glam yang malang
32
Istri?
33
Dalang dibalik semua ini?
34
Satu Ranjang!
35
Mimpi buruk itu?
36
Siap salah, Tuan!
37
Manis sekali
38
Tindakan Ben
39
Kepanikan Nyonya Toro
40
Balasan Ben!
41
Bertemu Glam
42
Kelemahan Tuan Damon
43
Alat pelacak?
44
Tuan ... Ahh!
45
Singa Betina?
46
Berbunga-bunga
47
Menjadi Pelayan Nona Glam?
48
Penderitaan Nyonya Toro!
49
On The Way
50
Lagi dan lagi?
51
Kelicikan Damon!
52
Selesai!
53
Adegan hiyak-hiyak
54
Aku tidak suka tersenyum!
55
Mana kutahu?
56
Ponsel jadul
57
Gelisah
58
Anda jatuh cinta?
59
Apa itu cinta?
60
Janji Kelingking!
61
Coklat kesukaan
62
Empat kali lipat
63
Yang penting rasa
64
Badai cinta
65
Aku rindu
66
Kedatangan polisi
67
Pertemuan Nero dan Ele
68
Terluka
69
Meredakan amarah
70
Kematian Nyonya Toro
71
Di bawah sana
72
Aku? Kenapa aku?
73
Kembali membuat ulah
74
Telur asin
75
Ceritakan masa kecil Anda
76
Pesan dari Anna
77
Beberapa helai rambut
78
Membajak kebun
79
Berdebar
80
Dia hamil?
81
Nyawa dibalas Nyawa!
82
Sadis!
83
Kuret?
84
Hah?!
85
Bisa mati aku
86
Kembali bertaruh
87
Bertemu Ben
88
Psikopat?
89
Akan aku kabulkan
90
Ulah Glam
91
Bau rokok
92
Demi keamanan
93
Bertemu Tuan Damon
94
Di dalam sana
95
Kuras hartaku, Sayang!
96
Aroma Parfum
97
Masih mencari
98
Kamera pengawas
99
Kalian sudah selesai?
100
Fakta besar
101
Senyuman Damon
102
Budak cinta
103
Istriku
104
Bertemu, Ben
105
Kesalahpahaman
106
Rumah impian
107
Kejutan lagi
108
Tamu yang ditunggu
109
Pingsan
110
Sama-Sama terkejut
111
Terima kasih, Ele
112
Eh, apa ini?
113
Segera nikahi Ele!
114
Jadi kau adikku?!
115
Bahagia
116
Ingin membawa Glam pergi.
117
Masa lalu Nero
118
Jadi gugup
119
Demi Glam
120
Karya Baru Emak (Simpanan Tuan Douglas)
121
Ben tahu
122
Kau menodai putriku!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!