Kenapa membawaku ke Bandara?

Mobil polisi terparkir di halaman rumah mewah Ben. Para polisi datang setelah mendapatkan laporan dari Ben. Tim penyidik tengah mengolah tempat kejadian perkara.

Gloria menangis sejadi-jadinya mengetahui putrinya tidak ada di rumah. Berdasarkan dari rekaman CCTV putrinya berhasil lolos dari kejadian tragis malam ini. Namun, setelahnya jejak Glamour tidak terlihat lagi setelah melewati pintu gerbang.

Menyesal karena ia meninggalkan putrinya bersama para pelayan. Kini ia tidak tahu keberadaan putri kesayangannya.

Ben berbicara dengan kepala polisi, menceritakan kronologi kejadian tersebut.

"Pak! Penjahat yang tewas di dalam kamar Nona Glamour ternyata seorang burunonan yang selama ini kita cari," laporan salah satu anggota polisi kepada atasannya.

"Di balik kejadian ini pasti ada dalangnya!" kata kepala polisi tersebut sembari berpikir keras.

"Anda bisa mengecek CCTV ulang." Ben memberikan saran.

"Baik, Tuan." Kepala polisi itu segera memerintah salah satu anggotanya untuk memeriksa CCTV lebih teliti.

*

Ben mendekati istrinya yang tengah duduk di sofa sembari memeluk foto putri mereka.

"Sayang, percayalah putri kita akan segera di temukan," bisik Ben seraya mendekap Gloria lalu mengecup pucuk kepala istrinya dengan penuh kesedihan.

"Bagaimana kalau terjadi hal buruk kepada putri kita. Aku tidak sanggup... hu hu hu." Wajah cantik Gloria di penuhi air mata, kedua matanya sembab, dan bibirnya terus bergetar sembari menggumamkan nama Glamour-putrinya.

Kabar pembunuhan di rumah Ben serta hilangnya Glamour sudah sampai ke telinga James, Honey, Anna dan Gail. Mereka berempat kompak datang ke rumah Ben dengan penuh duka yang mendalam.

Kantong jenazah yang terisi berjumlah 15 kantong berjajar rapi di halaman rumah. Membuat siapa saja yang melihatnya bergidik ngeri.

Honey memeluk lengan suaminya karena sangat takut. Tidak dengan Anna dan Gail yang berjalan tegak memasuki rumah.

"Ayah, Ibu." Anna berseru pada kedua orang tuanya. "Bagaimana ini bisa terjadi?" Anna langsung memeluk kedua orang tuanya secara bergantian.

"Anna, adikmu hilang," ucap Gloria lirih nyaris tidak terdengar karena suaranya bercampur dengan tangis yang menyayat hati.

"Hilang?"

Gloria mengangguk.

"Apa dia membawa kalung berlian yang pernah aku berikan?" tanya Anna kepada ibu sambungnya itu.

"Iya, aku rasa iya." Ben menyahut cepat. "Dia tidak pernah melepaskan kalung tersebut."

"Dengarkan aku, aku membuat kalung itu dengan menyisipkan alat pelacak GPS di dalamnya. Dengan kalung itu kita bisa mengetahui keberadaan Glamour," kata Anna penuh keyakinan.

Pernyataan Anna membuat Gloria sedikit lega.

Anna segera mengeluarkan ponselnya, membuka pelacak GPS kalung yang di miliki adiknya.

*

*

"Nyonya Toro, kenapa kau membawaku ke Bandara?" Glamour sudah siuman setelah satu jam tertidur. Ia kini dalam gendonga Nyonya Toro di dalam Bandara. Pakaiannya pun sudah di ganti dengan dress warna putih.

"Bukankah kau ingin bertemu dengan kedua orang tuamu?" balas Nyonya Toro lembut, begitu meyakikan Glamour yang polos dan sangat malang.

Glamour mengangguk dengan polosnya, sama sekali tidak merasa curiga, karena usianya yang masih 4 tahun, gadis kecil itu menurut pada Nyonya Toro yang dianggapnya baik ternyata sangatlah jahat melebihi iblis.

Setelah melewati area chekin Bandara. Nyonya Toro dan Glamour menunggu sebentar di ruang tunggu. Tidak berselang lama informasi keberangkatan pesawat menuju Italia di umumkan.

"Ayo, gadis kecil kita berangkat sekarang," kata Nyonya Toro, menggandeng tangan mungil gadis itu.

Langkah kecil gadis itu menyeimbangkan dengan langkah kaki Nyonya Toro yang lumayan cepat. "Nyonya..." ia hendak bertanya namun Nyonya Toro sudah menunduk sambil mendelik.

"Bertanya nanti saja, sekarang kita harus cepat!" jawab Nyonya Toro, dingin.

Gadis kecil itu menunduk sembari meraba lehernya, ia tidak menendapati kalung berliannya.

'Nona, apapun yang terjadi, tetap pakai kalung ini!' ucapan babysitternya terus terngiang di kepalanya.

Terpopuler

Comments

enur .⚘🍀

enur .⚘🍀

yang aq takut kan Glamour di ju4l atau ah ntah lah,, pikiran q selalu negativ terhadap nyonya Toro 🤧 semoga Glamour bisa lolos dari cewek setres seperti Toro , apapun cara ny,Glamour harus selamat 😢

2024-11-09

0

Farda monukliafari

Farda monukliafari

wahhh udah bau tanah aja masih jahat aja nih ibunya Ben.
pokonya kasih faham dan hukuman buat ibunya Ben ini.
sama cucunya sendiri tega.
semangat glam!

2024-11-06

0

Dwi Winarni Wina

Dwi Winarni Wina

kasian glamour dipisahkan sm kedua orgtuanya.....
Sinenek lampir toro ternyata biangkeroknya menculik glamour....

2024-11-06

0

lihat semua
Episodes
1 Awal
2 Kalung berlian
3 Kenapa membawaku ke Bandara?
4 Italia
5 Sobekan kain
6 15 tahun kemudian
7 Blood!!!
8 Aku ingin bersenang-senang
9 Dilelang
10 Dua juta dolar!
11 Berapapun jumlahnya
12 Aku tidak bisa
13 Seratus Juta Dolar
14 Tidak tahan lagi
15 Hei, botak!
16 Menjadi Penari Panas Tuan Mafia
17 Terungkap
18 Dua telur
19 Gara-Gara mie instan
20 Ada timbal baliknya!
21 Terlalu Volos
22 Di sekap belasan tahun
23 Sangat indah!
24 Seperti di Antartika!
25 Berhenti menjadi manusia Egois!
26 Jangan pernah menyukainya!
27 Mati, aku!
28 Istri Tuan Damon?
29 Kesakitan
30 Mulai menikmati
31 Nona Glam yang malang
32 Istri?
33 Dalang dibalik semua ini?
34 Satu Ranjang!
35 Mimpi buruk itu?
36 Siap salah, Tuan!
37 Manis sekali
38 Tindakan Ben
39 Kepanikan Nyonya Toro
40 Balasan Ben!
41 Bertemu Glam
42 Kelemahan Tuan Damon
43 Alat pelacak?
44 Tuan ... Ahh!
45 Singa Betina?
46 Berbunga-bunga
47 Menjadi Pelayan Nona Glam?
48 Penderitaan Nyonya Toro!
49 On The Way
50 Lagi dan lagi?
51 Kelicikan Damon!
52 Selesai!
53 Adegan hiyak-hiyak
54 Aku tidak suka tersenyum!
55 Mana kutahu?
56 Ponsel jadul
57 Gelisah
58 Anda jatuh cinta?
59 Apa itu cinta?
60 Janji Kelingking!
61 Coklat kesukaan
62 Empat kali lipat
63 Yang penting rasa
64 Badai cinta
65 Aku rindu
66 Kedatangan polisi
67 Pertemuan Nero dan Ele
68 Terluka
69 Meredakan amarah
70 Kematian Nyonya Toro
71 Di bawah sana
72 Aku? Kenapa aku?
73 Kembali membuat ulah
74 Telur asin
75 Ceritakan masa kecil Anda
76 Pesan dari Anna
77 Beberapa helai rambut
78 Membajak kebun
79 Berdebar
80 Dia hamil?
81 Nyawa dibalas Nyawa!
82 Sadis!
83 Kuret?
84 Hah?!
85 Bisa mati aku
86 Kembali bertaruh
87 Bertemu Ben
88 Psikopat?
89 Akan aku kabulkan
90 Ulah Glam
91 Bau rokok
92 Demi keamanan
93 Bertemu Tuan Damon
94 Di dalam sana
95 Kuras hartaku, Sayang!
96 Aroma Parfum
97 Masih mencari
98 Kamera pengawas
99 Kalian sudah selesai?
100 Fakta besar
101 Senyuman Damon
102 Budak cinta
103 Istriku
104 Bertemu, Ben
105 Kesalahpahaman
106 Rumah impian
107 Kejutan lagi
108 Tamu yang ditunggu
109 Pingsan
110 Sama-Sama terkejut
111 Terima kasih, Ele
112 Eh, apa ini?
113 Segera nikahi Ele!
114 Jadi kau adikku?!
115 Bahagia
116 Ingin membawa Glam pergi.
117 Masa lalu Nero
118 Jadi gugup
119 Demi Glam
120 Karya Baru Emak (Simpanan Tuan Douglas)
121 Ben tahu
122 Kau menodai putriku!
Episodes

Updated 122 Episodes

1
Awal
2
Kalung berlian
3
Kenapa membawaku ke Bandara?
4
Italia
5
Sobekan kain
6
15 tahun kemudian
7
Blood!!!
8
Aku ingin bersenang-senang
9
Dilelang
10
Dua juta dolar!
11
Berapapun jumlahnya
12
Aku tidak bisa
13
Seratus Juta Dolar
14
Tidak tahan lagi
15
Hei, botak!
16
Menjadi Penari Panas Tuan Mafia
17
Terungkap
18
Dua telur
19
Gara-Gara mie instan
20
Ada timbal baliknya!
21
Terlalu Volos
22
Di sekap belasan tahun
23
Sangat indah!
24
Seperti di Antartika!
25
Berhenti menjadi manusia Egois!
26
Jangan pernah menyukainya!
27
Mati, aku!
28
Istri Tuan Damon?
29
Kesakitan
30
Mulai menikmati
31
Nona Glam yang malang
32
Istri?
33
Dalang dibalik semua ini?
34
Satu Ranjang!
35
Mimpi buruk itu?
36
Siap salah, Tuan!
37
Manis sekali
38
Tindakan Ben
39
Kepanikan Nyonya Toro
40
Balasan Ben!
41
Bertemu Glam
42
Kelemahan Tuan Damon
43
Alat pelacak?
44
Tuan ... Ahh!
45
Singa Betina?
46
Berbunga-bunga
47
Menjadi Pelayan Nona Glam?
48
Penderitaan Nyonya Toro!
49
On The Way
50
Lagi dan lagi?
51
Kelicikan Damon!
52
Selesai!
53
Adegan hiyak-hiyak
54
Aku tidak suka tersenyum!
55
Mana kutahu?
56
Ponsel jadul
57
Gelisah
58
Anda jatuh cinta?
59
Apa itu cinta?
60
Janji Kelingking!
61
Coklat kesukaan
62
Empat kali lipat
63
Yang penting rasa
64
Badai cinta
65
Aku rindu
66
Kedatangan polisi
67
Pertemuan Nero dan Ele
68
Terluka
69
Meredakan amarah
70
Kematian Nyonya Toro
71
Di bawah sana
72
Aku? Kenapa aku?
73
Kembali membuat ulah
74
Telur asin
75
Ceritakan masa kecil Anda
76
Pesan dari Anna
77
Beberapa helai rambut
78
Membajak kebun
79
Berdebar
80
Dia hamil?
81
Nyawa dibalas Nyawa!
82
Sadis!
83
Kuret?
84
Hah?!
85
Bisa mati aku
86
Kembali bertaruh
87
Bertemu Ben
88
Psikopat?
89
Akan aku kabulkan
90
Ulah Glam
91
Bau rokok
92
Demi keamanan
93
Bertemu Tuan Damon
94
Di dalam sana
95
Kuras hartaku, Sayang!
96
Aroma Parfum
97
Masih mencari
98
Kamera pengawas
99
Kalian sudah selesai?
100
Fakta besar
101
Senyuman Damon
102
Budak cinta
103
Istriku
104
Bertemu, Ben
105
Kesalahpahaman
106
Rumah impian
107
Kejutan lagi
108
Tamu yang ditunggu
109
Pingsan
110
Sama-Sama terkejut
111
Terima kasih, Ele
112
Eh, apa ini?
113
Segera nikahi Ele!
114
Jadi kau adikku?!
115
Bahagia
116
Ingin membawa Glam pergi.
117
Masa lalu Nero
118
Jadi gugup
119
Demi Glam
120
Karya Baru Emak (Simpanan Tuan Douglas)
121
Ben tahu
122
Kau menodai putriku!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!