BAB ENAM BELAS

Gala menggendong Clara turun kelantai bawah menuju meja makan .

"Sayang ,sepertinya kamu harus banyak makan biar tidak ringan lagi seperti ini . Lihatlah , tubuh sayang ringan sekali bagaikan kapas " ,ucap Gala dengan lembut

"I-iya hubby ", sahut Clara terbata-bata

Sesampainya dilantai bawah , Gala segera menurunkan istrinya dan mendudukkan nya dikursi meja makan .

"Makasih Hubby ", ujar Clara

"Sama-sama sayang ", balas Gala seraya mencium puncak kepala istri nya .

Setelah itu Gala mendudukkan dirinya disamping Clara , tapi suara ketukan pintu membuatnya urung untuk segera duduk .

"Siapa ?" tanya Gala pada Clara

Clara menggendikkan bahunya ."Gak tau hubby , perasaan manager ku juga masih nanti jemputnya . Biar aku lihat ".

"Sayang duduk saja , biar aku saja yang membuka nya ". Tukas Gala

Clara mengangguk , setelah itu Gala segera melangkahkan kakinya kearah pintu .

Tok ..

Tok ..

Tok ..

Ceklek ..

"Mama ..." Seru Gala saat melihat Mama Retta datang mengunjungi nya . Setelah itu ia segera meraih tangan Mama Retta dan mencium takzim

"Kamu apa kabar nak ?" tanya mama Retta

"Baik mah , mama sendiri ?" ujar Gala seraya menolehkan kepalanya ke kanan-kiri seolah sedang mencari sesuatu .

"Iya , papah lagi ada kerjaaan keluar kota ". Jawab Mama Retta

Gala mengangguk-anggukkan kepalanya paham ."Ayo masuk mah"

Gala mengajak Mama Retta masuk kedalam rumahnya , setelah itu ia segera menutup kembali pintu nya .

"Mama.." sapa Clara , ia langsung berdiri dari duduknya dan menghampiri mertua nya . Kemudian Clara meraih tangan Mama Retta dan menciumnya takzim , sama seperti yang Gala lakukan tadi .

"Kamu apa kabar sayang ?" tanya Mama Retta pada menantunya

"Baik mah , mamah apa kabar?" Clara balik bertanya

"Mama baik sayang ". Jawab Mama Retta

"Mama udah sarapan ? Kalo belum ayo sarapan bareng mah . Hari ini Gala masak steak mah ". Ucap Clara dengan antusias . Ia langsung menarik pelan tangan mertuanya itu dan mengajak nya duduk dikursi meja makan .

Melihat itu Gala tersenyum tipis dan segera menyusul dua wanita yang amat ia cintai . Hatinya benar-benar menghangat saat melihat kedua nya akur dan tak pernah cekcok meskipun status mereka mertua dan menantu .

Mama Retta sebagai ibu mertua juga sayang menyayangi menantu nya , ia sudah menganggap Clara seperti anak nya sendiri . Ia juga tak pernah membeda-bedakan anak bungsunya Zia dan Clara sebagai menantu nya .

Begitu juga dengan Clara , meskipun statusnya hanya sebagai menantu tapi ia juga sangat menyayangi Mama Retta . Apalagi semenjak ia kehilangan sang Mama saat usia remaja ,kini hanya mama Retta lah yang bisa memberinya kasih sayang yang sama seperti almarhumah mama nya. Adik kembar Gala pun juga sama , mereka juga tak pernah membeda-bedakan satu sama lain . Hanya Zio saja yang terlalu tertutup dengannya dan tidak se-akrab seperti Zia .

Tangan Mama Retta terangkat mengelus surai panjang Clara . Seulas senyuman tulus terbit diwajahnya yang masih cantik , meskipun usia nya tak lagi muda.

"Nanti main kerumah mama ya , kita belajar masak sama-sama . Biar bisa masak buat suami kita . Mereka para suami akan sangat suka jika kita sebagai istri mampu melayani nya dengan baik , bukan hanya masalah dikamar tapi juga didapur , kamu paham sayang?" Ucap Mama Retta memberikan nasihat dengan cara halus

"I-iya mah " Sahut Clara .

Ia tau jika mama mertuanya itu tidak bermaksud menyindirnya tapi rasanya seperti , ah sudahlah jangan apa-apa dimasukkan hati nanti bisa jadi penyakit . Bukan begitu ?

Sreeettt ...

Gala menarik kursi dan duduk dihadapan keduanya .

"Mah , kapan papah pulang ?" tanya Gala

Mama Retta menoleh menatap putra sulungnya ."Dua hari lagi , tumben nanyain papah ?"

"Gala ada urusan sama papa ,mah ". Jawabnya

Mama Retta menganggukkan kepalanya paham .

"Sayang , bisa tolong buatkan kopi untuk ku?" ujar Gala saat melihat istrinya itu hanya diam melamun .

"Eh, i-iya hubby . Sebentar ya .." Clara segera berdiri dari duduknya dan bergegas melangkahkan kakinya menuju dapur .

"Gala , apa kalian bertengkar ?" tanya mama Retta saat Clara sudah berjalan menjauh

"Semalam kami sempat bertengkar mah , tapi sudah berbaikan . Memang kenapa mah ?" Ujar Gala keheranan

"Enggak, mama perhatikan dari tadi istri mu sering melamun . Apa Clara ada masalah ?" tukas mama Retta

Gala menolehkan kepalanya menatap istrinya yang tengah membuatkan kopi untuknya , dan memang benar istrinya itu sedang mengaduk kopi sambil melamun .

"Jangan biarkan Clara memendam sesuatu sendirian nak , kamu sebagai suami juga harus bisa memberikan solusi jika memang Clara sedang ada masalah ", Mama Retta memberikan nasehat

Gala kembali mengalihkan pandangannya menatap mama Retta .

"Iya mah , Gala paham ". Sahut Gala

Tak lama setelah itu , Clara kembali ke meja makan .

"Ini hubby kopi nya ". Ucap Clara sambil mengangsurkan segelas kopi dihadapan Gala

Gala menyunggingkan senyum tampannya seraya berucap ."Terimakasih sweetie ".

.

.

Rumah Sakit ...

Braakk. ..

Pintu ruang rawat Bu Mala didobrak dari luar hingga jebol . 3 orang pria bertubuh besar kembali datang , mereka adalah anak buah Tuan Karto yang ditugaskan untuk menagih hutang almarhum Agung - Ayah Aluna .

Aluna sama berjingkat kaget , begitu juga dengan Bu Mala .Ia sampai memegangi dada nya tiba-tiba kembali terasa nyeri .

"Bisakah kalian mengetuk saja pintunya? tidak perlu mendobrak nya sampai rusak seperti itu ". Sentak Aluna

"Tidak perlu basa-basi , kami datang ingin menagih hutang Agung ". Ucap salah satu pria itu seraya menatap Aluna tajam .

"Janji kalian satu Minggu lagi , dan kalian baru datang kemarin ", teriak Aluna

"Aarrghhh kelamaan , Tuan Karto ingin hutang Agung lunas sekarang !" Bentak pria itu

"Seret gadis itu jika tak sanggup membayar hutang agung!" titahnya kedua temannya

"Siap bos" , dua lelaki itu berjalan mendekati Aluna

"Jangan .. Jangan bawa putri saya " pinta Bu Mala seraya tangannya menggenggam erat tangan Aluna .

"Lepaskan tangan mu dari gadis ini, sebelum kami menghabisi mu .." ancam teman pria itu lalu tangannya menarik kedua tangan Aluna

Bu Mala menggeleng-gelengkan kepalanya , ia terus memegangi tangan putrinya itu dengan kuat .

"Lepaskan tangan ku !" teriak Aluna pada dua pria itu sambil terus memberontak dari cengkeraman mereka .

"Diamlah , atau kami akan menggunakan kekerasan !" Ancam pria tersebut

"Aku akan melunasi hutang ayahku sekarang !" teriak Aluna lagi

Ketiga pria itu sontak tertawa keras mendengar ucapan Aluna . Mana mungkin Aluna mampu membayar semua hutang ayah nya yang sangat banyak itu .

"Hei gadis kecil kau tak mungkin bisa melunasi semua hutang-hutang ayah mu bersama bunga nya ", ucap bos mereka seolah meremehkan Aluna

"Lepaskan tangan ku , akan ku ambilkan uang nya ". Ujar Aluna

Ketiga pria itu seketika langsung saling pandang , hingga akhir nya pria yang dipanggil bos tadi mengangguk memberi kode pada kedua untuk melepaskan tangan Aluna .

Setelah cekalan tangan itu terlepas Aluna langsung berbalik badan dan mengambil uang yang Gala berikan kemarin . Beruntung sebelum tiba dirumah sakit Aluna mampir diATM untuk menarik uang itu secara tunai .

"Ini uang nya , 200 juta . Hutang Ayah beserta bunga nya lunas !"

.

.

.

Haii , jangan lupa tinggalkan jejak like , vote dan komen ... dan terus berikan dukungan untuk karya Buna ... Terima kasih ♥️🌹

Terpopuler

Comments

Nadav Effendy

Nadav Effendy

elahh gak masuk akal banget si thor thorr... masa bisa tarik tunai 200jt di atm hadeuhh.. dalam 1hr aja batas maksimum penarikan di atm itu hanya sebesar 5jt thorr.. jgnkan smp ratusan juta, diatas 10jt aja udh harus ke Bank ambilnya.. dirimu gak pernah tarik tunai dalam jumlah besar kah 🙈

2025-03-04

1

millie ❣

millie ❣

Dasar lintah darat rentenir kgk tau diri semoga ibu'y luna gpp ehmmm gw kok pinisirin ama clara sakit apakah dia keknya serius 🤔 apa kanker ya semoga Aluna bs dicintai dgn tulus nanti'y n bs jadi istri satu2'y Gala donk mengingat hidupnya kasian gt.

2024-11-21

1

aryuu

aryuu

coba kamu gendong aku gala... dijamin langsung encok🤭

2025-01-12

0

lihat semua
Episodes
1 BAB SATU
2 BAB DUA
3 BAB TIGA
4 BAB EMPAT
5 BAB LIMA
6 BAB ENAM
7 BAB TUJUH
8 BAB DELAPAN
9 BAB SEMBILAN
10 BAB SEPULUH
11 BAB SEBELAS
12 BAB DUABELAS
13 BAB TIGABELAS
14 BAB EMPAT BELAS
15 BAB LIMA BELAS
16 BAB ENAM BELAS
17 BAB TUJUH BELAS
18 BAB DELAPAN BELAS
19 BAB SEMBILAN BELAS
20 BAB DUA PULUH
21 BAB DUA PULUH SATU
22 BAB DUA PULUH DUA
23 BAB DUA PULUH TIGA
24 BAB DUA PULUH EMPAT
25 BAB DUA PULUH LIMA
26 BAB DUA PULUH ENAM
27 BAB DUA PULUH TUJUH
28 BAB DUA PULUH DELAPAN
29 BAB DUA PULUH SEMBILAN
30 BAB TIGA PULUH
31 BAB TIGA PULUH SATU
32 BAB TIGA PULUH DUA
33 BAB TIGA PULUH TIGA
34 BAB TIGA PULUH EMPAT
35 BAB TIGA PULUH LIMA
36 BAB TIGA PULUH ENAM
37 BAB TIGA PULUH TUJUH
38 BAB TIGA PULUH DELAPAN
39 BAB TIGA PULUH SEMBILAN
40 BAB EMPAT PULUH
41 BAB EMPAT PULUH SATU
42 BAB EMPAT PULUH DUA
43 BAB EMPAT PULUH TIGA
44 BAB EMPAT PULUH EMPAT
45 BAB EMPAT PULUH LIMA
46 BAB EMPAT PULUH ENAM
47 BAB EMPAT PULUH TUJUH
48 BAB EMPAT PULUH DELAPAN
49 BAB EMPAT PULUH SEMBILAN
50 BAB LIMA PULUH
51 BAB LIMA PULUH SATU
52 BAB LIMA PULUH DUA
53 BAB LIMA PULUH TIGA
54 BAB LIMA PULUH EMPAT
55 BAB LIMA PULUH LIMA
56 BAB LIMA PULUH ENAM
57 BAB LIMA PULUH TUJUH
58 BAB LIMA PULUH DELAPAN
59 BAB LIMA PULUH SEMBILAN
60 BAB ENAM PULUH
61 BAB ENAM PULUH SATU
62 BAB ENAM PULUH DUA
63 BAB ENAM PULUH TIGA
64 BAB ENAM PULUH EMPAT
65 BAB ENAM PULUH LIMA
66 BAB ENAM PULUH ENAM
67 BAB ENAM PULUH TUJUH
68 BAB ENAM PULUH DELAPAN
69 BAB ENAM PULUH SEMBILAN
70 BAB TUJUH PULUH
71 BAB TUJUH PULUH SATU
72 BAB TUJUH PULUH DUA
73 BAB TUJUH PULUH TIGA
74 BAB TUJUH PULUH EMPAT
75 BAB TUJUH PULUH LIMA
76 BAB TUJUH PULUH ENAM
77 BAB TUJUH PULUH TUJUH
78 BAB TUJUH PULUH DELAPAN
79 BAB TUJUH PULUH SEMBILAN
80 BAB DELAPAN PULUH
81 BAB DELAPAN PULUH SATU
82 BAB DELAPAN PULUH DUA
83 BAB DELAPAN PULUH TIGA
84 BAB DELAPAN PULUH EMPAT
85 BAB DELAPAN PULUH LIMA
86 BAB DELAPAN PULUH ENAM
87 BAB DELAPAN PULUH TUJUH
88 BAB DELAPAN PULUH DELAPAN
89 BAB DELAPAN PULUH SEMBILAN
90 BAB SEMBILAN PULUH
91 BAB SEMBILAN PULUH SATU
92 BAB SEMBILAN PULUH DUA
93 BAB SEMBILAN PULUH TIGA
94 BAB SEMBILAN PULUH EMPAT
95 BAB SEMBILAN PULUH LIMA
96 BAB SEMBILAN PULUH ENAM
97 BAB SEMBILAN PULUH TUJUH
Episodes

Updated 97 Episodes

1
BAB SATU
2
BAB DUA
3
BAB TIGA
4
BAB EMPAT
5
BAB LIMA
6
BAB ENAM
7
BAB TUJUH
8
BAB DELAPAN
9
BAB SEMBILAN
10
BAB SEPULUH
11
BAB SEBELAS
12
BAB DUABELAS
13
BAB TIGABELAS
14
BAB EMPAT BELAS
15
BAB LIMA BELAS
16
BAB ENAM BELAS
17
BAB TUJUH BELAS
18
BAB DELAPAN BELAS
19
BAB SEMBILAN BELAS
20
BAB DUA PULUH
21
BAB DUA PULUH SATU
22
BAB DUA PULUH DUA
23
BAB DUA PULUH TIGA
24
BAB DUA PULUH EMPAT
25
BAB DUA PULUH LIMA
26
BAB DUA PULUH ENAM
27
BAB DUA PULUH TUJUH
28
BAB DUA PULUH DELAPAN
29
BAB DUA PULUH SEMBILAN
30
BAB TIGA PULUH
31
BAB TIGA PULUH SATU
32
BAB TIGA PULUH DUA
33
BAB TIGA PULUH TIGA
34
BAB TIGA PULUH EMPAT
35
BAB TIGA PULUH LIMA
36
BAB TIGA PULUH ENAM
37
BAB TIGA PULUH TUJUH
38
BAB TIGA PULUH DELAPAN
39
BAB TIGA PULUH SEMBILAN
40
BAB EMPAT PULUH
41
BAB EMPAT PULUH SATU
42
BAB EMPAT PULUH DUA
43
BAB EMPAT PULUH TIGA
44
BAB EMPAT PULUH EMPAT
45
BAB EMPAT PULUH LIMA
46
BAB EMPAT PULUH ENAM
47
BAB EMPAT PULUH TUJUH
48
BAB EMPAT PULUH DELAPAN
49
BAB EMPAT PULUH SEMBILAN
50
BAB LIMA PULUH
51
BAB LIMA PULUH SATU
52
BAB LIMA PULUH DUA
53
BAB LIMA PULUH TIGA
54
BAB LIMA PULUH EMPAT
55
BAB LIMA PULUH LIMA
56
BAB LIMA PULUH ENAM
57
BAB LIMA PULUH TUJUH
58
BAB LIMA PULUH DELAPAN
59
BAB LIMA PULUH SEMBILAN
60
BAB ENAM PULUH
61
BAB ENAM PULUH SATU
62
BAB ENAM PULUH DUA
63
BAB ENAM PULUH TIGA
64
BAB ENAM PULUH EMPAT
65
BAB ENAM PULUH LIMA
66
BAB ENAM PULUH ENAM
67
BAB ENAM PULUH TUJUH
68
BAB ENAM PULUH DELAPAN
69
BAB ENAM PULUH SEMBILAN
70
BAB TUJUH PULUH
71
BAB TUJUH PULUH SATU
72
BAB TUJUH PULUH DUA
73
BAB TUJUH PULUH TIGA
74
BAB TUJUH PULUH EMPAT
75
BAB TUJUH PULUH LIMA
76
BAB TUJUH PULUH ENAM
77
BAB TUJUH PULUH TUJUH
78
BAB TUJUH PULUH DELAPAN
79
BAB TUJUH PULUH SEMBILAN
80
BAB DELAPAN PULUH
81
BAB DELAPAN PULUH SATU
82
BAB DELAPAN PULUH DUA
83
BAB DELAPAN PULUH TIGA
84
BAB DELAPAN PULUH EMPAT
85
BAB DELAPAN PULUH LIMA
86
BAB DELAPAN PULUH ENAM
87
BAB DELAPAN PULUH TUJUH
88
BAB DELAPAN PULUH DELAPAN
89
BAB DELAPAN PULUH SEMBILAN
90
BAB SEMBILAN PULUH
91
BAB SEMBILAN PULUH SATU
92
BAB SEMBILAN PULUH DUA
93
BAB SEMBILAN PULUH TIGA
94
BAB SEMBILAN PULUH EMPAT
95
BAB SEMBILAN PULUH LIMA
96
BAB SEMBILAN PULUH ENAM
97
BAB SEMBILAN PULUH TUJUH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!