BAB EMPAT

Setelah membalas pesan dari Dirga , Gala langsung me-nonaktifkan ponsel nya lalu menyimpannya disaku celana . Setelah itu ia segera meraih dasi lalu memakainya .

Sejenak Gala menarik nafas panjang , mengingat rumah tangganya dengan Clara yang sudah berjalan selama lima tahun . Dua tahun terakhir semenjak karir Clara melejit , ia jadi jarang bertemu dengan sang istri. Padahal kedua orangtua nya selalu menagih kehadiran seorang cucu , sedangkan sang istri saja terus menunda kehamilan dengan dalih ingin lebih mengembangkan karir nya dulu sebelum memiliki anak .

CK! Alasan yang terdengar klise , tapi itulah kenyataannya . Setiap kali kedua nya sedang berhubungan bad*n , Clara langsung mendorong tubuh Gala agar lelaki itu mengeluarkan benih nya diluar .

Entah , Clara yang tidak ingin mengandung anak dari Gala atau memang dia ingin mengembangkan dulu karir nya . Pertanyaan seperti itu kerap mengacaukan pikiran Gala .

Tak ingin berlarut-larut memikirkannya , Gala bergegas melangkahkan kakinya keluar dari ruang kerja nya , tak lupa sebelum itu ia menyambar jas yang tadi ia tanggalkan disandaran kursi kebesarannya .

Saat Gala membuka pintu ruang kerja nya , ternyata Lendra sudah berdiri dan hendak mengetuk pintu nya .

"Sudah siap tuan ?" ujar Lendra

"Hmm". Sahut Gala berdehem , ia langsung berjalan duluan meninggalkan Lendra menuju lift .

Ting ..

Pintu lift terbuka , Gala langsung masuk dan diikuti Lendra dibelakang nya .

"Len , apa ada jadwal lain setelah makan siang dengan Affaction Coorporation ?" tanya Gala

Lendra membuka iPad yang dibawanya dan membaca lagi schedule Gala .

"Tidak tuan ,apa anda ingin pulang lebih awal ?" ujar nya

"Tidak , aku ingin ketempat biasa ". Jawab Gala datar

"Baik tuan " , sahut Lendra . Ia sudah paham jika Gala mengatakan ketempat biasa , itu arti nya lelaki itu ingin pergi ke club dan bertemu dengan kawan-kawannya .

Ting ..

Pintu lift terbuka dan telah sampai dilantai lobi , Gala bergegas keluar sembari memasukkan kedua tangannya kedalam saku celana .

Demi apapun , semua yang melihat Gala saat ini akan langsung terkesima dengan kharisma serta wibawa yang lelaki itu pancarkan . Tubuh tegap tinggi , bentuk wajah dengan rahang yang tegas . Dan jangan lupakan mata nya yang berbentuk hazel dengan bola mata berwarna coklat nan tajam seperti elang, setiap menatap orang bagaikan tengah mengintimidasi nya .

Benar-benar kombinasi yang sempurna . Ia seperti Kaivan - sang papa ketika waktu masih muda . Penuh dengan pesona .

Bahkan kecerdasannya dalam meneruskan perusahaan keluarga nya pun tak perlu diragukan lagi , semenjak ia dilantik menjadi direktur utama Winata Grup , tak sampai bertahun-tahun perusahaan itu sudah makin merambah sukses ditangan Gala . Hingga perusahaan-perusahaan lain dari mancanegara berbondong-bondong ingin menjadi investor .

"Siang Pak Gala ". Sapa Para karyawan yang berpapasan dengannya sembari menundukkan kepala nya .

"Hmm ..." dan Gala hanya berdehem sebagai jawabannya .

Saat akan melangkah keluar dari pintu loby , mata nya tak sengaja melirik Aluna yang tengah mengepel lantai bersama temannya .

Wanita terlihat sangat seksi dengan pakaian Office Girl yang melekat ditubuh ramping nya , ditambah rambut nya dikuncir kuda dengan poni belah samping . Terlihat natural tapi sangat cantik . Tanpa sadar Gala mengulas senyum tipis , setipis mungkin hingga Lendra pun tak bisa melihat nya .

"Mari tuan ". Ucap Lendra membuyarkan lamunan Gala saat tengah menatap intens Aluna , dan wanita itu pun juga menyadari jika Gala tengah menatap nya .

Lendra membukakan pintu mobil untuk Gala , dan lelaki itu segera masuk . Setelah itu Lendra pun bergegas mengitari setengah badan mobil dan masuk kedalam kursi kemudi .

Perlahan mobil yang dikendarai Lendra melaju meninggalkan gedung mewah dan bertingkat itu menuju restoran XX .

Tingg ..

Dering ponsel Gala berbunyi, ia langsung merogoh nya dari dalam saku celana dan melihat siapa yang mengirimi nya pesan .

My Wife ..

Ternyata Clara , Gala tak membuka nya dan hanya membaca nya lewat jendela atas layar . Istri nya itu kembali mengirimi nya pesan yang berisi :

Sayang , kenapa tidak membalas pesan ku ? Apa sayang marah ?

Gala hanya membacanya saja tanpa berniat membalas pesan tersebut , sampai tiba-tiba ponsel nya bergetar dan itu adalah panggilan dari Clara . Dengan malas , Gala menggeser tombol hijau lalu menempelkan benda pipih itu ditelinga nya .

"Sayang , kenapa diam saja ? Apa kamu marah karena aku mengundur kepulanganku ?"

"Aku juga kaget saat manager ku mengatakan jika waktu kepulangan ku terpaksa diundur karena ternyata aku ada pemotretan produk make up ter-"

"Cukup Clara ! Aku tidak mau tau . Kau sudah mengatakan jika lima hari lagi akan pulang dan aku tidak menerima alasan apapun lagi !"

"Gala? Kau membentakku ?"

Tak ingin semakin terpancing emosi , Gala segera mematikan panggilan telepon itu sepihak . Ia langsung menyandarkan tubuh nya disandaran kursi sembari memejamkan matanya dan memijat pelipis nya . Sejenak ia menarik nafas dalam-dalam demi menetralkan emosi nya yang tiba-tiba memuncak .

"Ah sial! Mau sampai kapan rumah tanggaku seperti ini ". Umpat nya lirih

Lendra yang mendengar itu hanya bisa melirik tuannya dari kaca spion tanpa berani berkomentar .

Tujuh tahun lama nya ia menjadi asisten pribadi Gala , jelas ia tau bagaimana perasaan lelaki itu . Sebenarnya Lendra juga turut prihatin dengan keadaan rumah tangga tuannya itu , apalagi ia yang menjadi saksi bagaimana kerasnya perjuangan Gala dalam mendapatkan restu dari orang tua Clara , hanya karena dulunya Gala tak mengatakan sejujurnya jika dia seorang penerus tahta kekayaan Winata .

Orang tua Clara hanya mengetahui jika Gala hanya seorang pemuda biasa yang menjadi kekasih putri nya sejak masa kuliah . Kala itu Gala berangkat dan pulang ke kampus hanya mengendarai motor tua , menjadikan orang tua Clara berpikir jika Gala adalah orang miskin .

"Tuan kita sudah sampai ". Ucap Lendra

"Hmm ... Len , kau keluarlah dan temui pempimpin Affaction Coorporation ". Tukas Gala tanpa membuka matanya menatap Lendra

"Tapi tuan -"

"Aku tidak menerima bantahan Len , jika mereka ingin membatalkan kerjasama nya . Langsung batalkan saja , aku juga tidak akan rugi ". Sahut Gala cepat sembari membuka matanya dan menegakkan tubuh nya .

Mendengar itu , Lendra hanya bisa menghela nafas panjang dan tak lagi membantah .

"Baik tuan ".

Lendra segera turun dari mobil dan bergegas melangkahkan kakinya masuk kedalam Restoran XX .

.

.

.

Haii , jangan lupa tinggalkan jejak like dan komen .. Terimakasih ♥️🌹

Terpopuler

Comments

Femmy Femmy

Femmy Femmy

palingan istrinya selingkuh ..makanya g mau punya anak..entar melentung perutnya baru bilang anak dr suami ya🤦

2025-01-21

0

Raufaya Raisa Putri

Raufaya Raisa Putri

selidiki donk gal...nm ny jg artis.bisa aj kn?!.meski ngg semua tp bnyk jg yg ngg bnr aplg kl ad adegan Rai ny

2024-12-09

0

suyetno

suyetno

ya begitu lah kli nikah sm artis Haru banyak ngalah

2025-02-07

0

lihat semua
Episodes
1 BAB SATU
2 BAB DUA
3 BAB TIGA
4 BAB EMPAT
5 BAB LIMA
6 BAB ENAM
7 BAB TUJUH
8 BAB DELAPAN
9 BAB SEMBILAN
10 BAB SEPULUH
11 BAB SEBELAS
12 BAB DUABELAS
13 BAB TIGABELAS
14 BAB EMPAT BELAS
15 BAB LIMA BELAS
16 BAB ENAM BELAS
17 BAB TUJUH BELAS
18 BAB DELAPAN BELAS
19 BAB SEMBILAN BELAS
20 BAB DUA PULUH
21 BAB DUA PULUH SATU
22 BAB DUA PULUH DUA
23 BAB DUA PULUH TIGA
24 BAB DUA PULUH EMPAT
25 BAB DUA PULUH LIMA
26 BAB DUA PULUH ENAM
27 BAB DUA PULUH TUJUH
28 BAB DUA PULUH DELAPAN
29 BAB DUA PULUH SEMBILAN
30 BAB TIGA PULUH
31 BAB TIGA PULUH SATU
32 BAB TIGA PULUH DUA
33 BAB TIGA PULUH TIGA
34 BAB TIGA PULUH EMPAT
35 BAB TIGA PULUH LIMA
36 BAB TIGA PULUH ENAM
37 BAB TIGA PULUH TUJUH
38 BAB TIGA PULUH DELAPAN
39 BAB TIGA PULUH SEMBILAN
40 BAB EMPAT PULUH
41 BAB EMPAT PULUH SATU
42 BAB EMPAT PULUH DUA
43 BAB EMPAT PULUH TIGA
44 BAB EMPAT PULUH EMPAT
45 BAB EMPAT PULUH LIMA
46 BAB EMPAT PULUH ENAM
47 BAB EMPAT PULUH TUJUH
48 BAB EMPAT PULUH DELAPAN
49 BAB EMPAT PULUH SEMBILAN
50 BAB LIMA PULUH
51 BAB LIMA PULUH SATU
52 BAB LIMA PULUH DUA
53 BAB LIMA PULUH TIGA
54 BAB LIMA PULUH EMPAT
55 BAB LIMA PULUH LIMA
56 BAB LIMA PULUH ENAM
57 BAB LIMA PULUH TUJUH
58 BAB LIMA PULUH DELAPAN
59 BAB LIMA PULUH SEMBILAN
60 BAB ENAM PULUH
61 BAB ENAM PULUH SATU
62 BAB ENAM PULUH DUA
63 BAB ENAM PULUH TIGA
64 BAB ENAM PULUH EMPAT
65 BAB ENAM PULUH LIMA
66 BAB ENAM PULUH ENAM
67 BAB ENAM PULUH TUJUH
68 BAB ENAM PULUH DELAPAN
69 BAB ENAM PULUH SEMBILAN
70 BAB TUJUH PULUH
71 BAB TUJUH PULUH SATU
72 BAB TUJUH PULUH DUA
73 BAB TUJUH PULUH TIGA
74 BAB TUJUH PULUH EMPAT
75 BAB TUJUH PULUH LIMA
76 BAB TUJUH PULUH ENAM
77 BAB TUJUH PULUH TUJUH
78 BAB TUJUH PULUH DELAPAN
79 BAB TUJUH PULUH SEMBILAN
80 BAB DELAPAN PULUH
81 BAB DELAPAN PULUH SATU
82 BAB DELAPAN PULUH DUA
83 BAB DELAPAN PULUH TIGA
84 BAB DELAPAN PULUH EMPAT
85 BAB DELAPAN PULUH LIMA
86 BAB DELAPAN PULUH ENAM
87 BAB DELAPAN PULUH TUJUH
88 BAB DELAPAN PULUH DELAPAN
89 BAB DELAPAN PULUH SEMBILAN
90 BAB SEMBILAN PULUH
91 BAB SEMBILAN PULUH SATU
92 BAB SEMBILAN PULUH DUA
93 BAB SEMBILAN PULUH TIGA
94 BAB SEMBILAN PULUH EMPAT
95 BAB SEMBILAN PULUH LIMA
96 BAB SEMBILAN PULUH ENAM
97 BAB SEMBILAN PULUH TUJUH
Episodes

Updated 97 Episodes

1
BAB SATU
2
BAB DUA
3
BAB TIGA
4
BAB EMPAT
5
BAB LIMA
6
BAB ENAM
7
BAB TUJUH
8
BAB DELAPAN
9
BAB SEMBILAN
10
BAB SEPULUH
11
BAB SEBELAS
12
BAB DUABELAS
13
BAB TIGABELAS
14
BAB EMPAT BELAS
15
BAB LIMA BELAS
16
BAB ENAM BELAS
17
BAB TUJUH BELAS
18
BAB DELAPAN BELAS
19
BAB SEMBILAN BELAS
20
BAB DUA PULUH
21
BAB DUA PULUH SATU
22
BAB DUA PULUH DUA
23
BAB DUA PULUH TIGA
24
BAB DUA PULUH EMPAT
25
BAB DUA PULUH LIMA
26
BAB DUA PULUH ENAM
27
BAB DUA PULUH TUJUH
28
BAB DUA PULUH DELAPAN
29
BAB DUA PULUH SEMBILAN
30
BAB TIGA PULUH
31
BAB TIGA PULUH SATU
32
BAB TIGA PULUH DUA
33
BAB TIGA PULUH TIGA
34
BAB TIGA PULUH EMPAT
35
BAB TIGA PULUH LIMA
36
BAB TIGA PULUH ENAM
37
BAB TIGA PULUH TUJUH
38
BAB TIGA PULUH DELAPAN
39
BAB TIGA PULUH SEMBILAN
40
BAB EMPAT PULUH
41
BAB EMPAT PULUH SATU
42
BAB EMPAT PULUH DUA
43
BAB EMPAT PULUH TIGA
44
BAB EMPAT PULUH EMPAT
45
BAB EMPAT PULUH LIMA
46
BAB EMPAT PULUH ENAM
47
BAB EMPAT PULUH TUJUH
48
BAB EMPAT PULUH DELAPAN
49
BAB EMPAT PULUH SEMBILAN
50
BAB LIMA PULUH
51
BAB LIMA PULUH SATU
52
BAB LIMA PULUH DUA
53
BAB LIMA PULUH TIGA
54
BAB LIMA PULUH EMPAT
55
BAB LIMA PULUH LIMA
56
BAB LIMA PULUH ENAM
57
BAB LIMA PULUH TUJUH
58
BAB LIMA PULUH DELAPAN
59
BAB LIMA PULUH SEMBILAN
60
BAB ENAM PULUH
61
BAB ENAM PULUH SATU
62
BAB ENAM PULUH DUA
63
BAB ENAM PULUH TIGA
64
BAB ENAM PULUH EMPAT
65
BAB ENAM PULUH LIMA
66
BAB ENAM PULUH ENAM
67
BAB ENAM PULUH TUJUH
68
BAB ENAM PULUH DELAPAN
69
BAB ENAM PULUH SEMBILAN
70
BAB TUJUH PULUH
71
BAB TUJUH PULUH SATU
72
BAB TUJUH PULUH DUA
73
BAB TUJUH PULUH TIGA
74
BAB TUJUH PULUH EMPAT
75
BAB TUJUH PULUH LIMA
76
BAB TUJUH PULUH ENAM
77
BAB TUJUH PULUH TUJUH
78
BAB TUJUH PULUH DELAPAN
79
BAB TUJUH PULUH SEMBILAN
80
BAB DELAPAN PULUH
81
BAB DELAPAN PULUH SATU
82
BAB DELAPAN PULUH DUA
83
BAB DELAPAN PULUH TIGA
84
BAB DELAPAN PULUH EMPAT
85
BAB DELAPAN PULUH LIMA
86
BAB DELAPAN PULUH ENAM
87
BAB DELAPAN PULUH TUJUH
88
BAB DELAPAN PULUH DELAPAN
89
BAB DELAPAN PULUH SEMBILAN
90
BAB SEMBILAN PULUH
91
BAB SEMBILAN PULUH SATU
92
BAB SEMBILAN PULUH DUA
93
BAB SEMBILAN PULUH TIGA
94
BAB SEMBILAN PULUH EMPAT
95
BAB SEMBILAN PULUH LIMA
96
BAB SEMBILAN PULUH ENAM
97
BAB SEMBILAN PULUH TUJUH

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!