Ch. 15 I Rapat Keluarga dan Penjemputan Luo Xinfen

Hari telah tiba untuk Luo Xinfen kembali ke keluarganya, membawa gelar pemenang dari Kompetisi Tempur Langit yang baru saja usai. Suasana di kediaman keluarga Luo dipenuhi kegembiraan dan kebanggan, tetapi juga ada rasa cemas menunggu Keputusan penting yang akan dibahas dalam rapat keluarga kali ini. Luo Xinfen mengetahui bahwa hasil pertempuran dan keputusannya untuk bergabung dengan Sekte Pedang Kilat akan dibahas di hadapan para tetua keluarga.

“Luo Xinfen sepertinya kamu harus menunda dulu untuk masuk ke Sekte Pedang Kilat” Ucap Dewa Bin Jue dengan nada serius

“Kenapa Guru Bin Jue, padahal ini merupakan kesempatan yang bagus untuk meningkatkan kekuatanku.” Ucap Luo Xinfen

Kesadaran Dewa Bin Jue memandang Luo Xinfen dengan sorot mata yang tajam dan penuh kewaspadaan. "Luo Xinfen," ucapnya, "kamu memiliki potensi luar biasa, tetapi kekuatanmu saat ini belum cukup matang. Sekte Pedang Kilat memang menawarkan kesempatan yang luar biasa, tetapi di dalamnya juga terdapat persaingan yang keras dan tantangan yang sangat berat. Jika kamu memasuki sekte sekarang, tanpa pondasi yang benar-benar kuat, kamu bisa berada dalam bahaya besar.”

Luo Xinfen mengerutkan kening. "Apakah ada yang lebih penting dari kesempatan meningkatkan kekuatanku di sekte, Guru?"

Dewa Bin Jue mengangguk tegas. "Ya. Kamu membutuhkan waktu untuk memperkuat pondasi kultivasimu, khususnya dalam menguasai Teknik Pedang Badai Halilintar yang baru-baru ini kamu gunakan dalam pertempuran. Teknik itu hanya satu dari banyak teknik yang perlu kamu kuasai sepenuhnya sebelum menghadapi para murid di sekte, yang tak akan ragu-ragu menyerang kelemahanmu demi memperoleh posisi lebih tinggi."

Sang guru melanjutkan dengan nada mendalam, "Tidak hanya itu, di sekte akan ada banyak mata yang mengawasi—termasuk mereka yang mungkin masih bersekutu dengan keluarga Wei. Dengan teknik dan persiapan yang lebih matang, kamu tidak hanya bisa bertahan, tetapi juga meraih posisi puncak tanpa ragu. Jadi gunakan satu tahun ini untuk menumbuhkan kekuatan yang tidak tergoyahkan dan mencari peluang disebuah tempat."

Luo Xinfen mengangguk, mulai memahami arahannya. “Baik, Guru. Aku akan menyiapkan diriku dengan sebaik-baiknya, agar tak ada satu pun musuh yang bisa menyentuhku begitu aku tiba di sekte nanti.”

Setelah semua anggota keluarga berkumpul, Luo Baixun, ayah dari Luo Xinfen, memulai rapat dengna tatapan bangga yang terpancar di wajahnya.

“Keluarga kita telah mencapai kemenangan besar kali ini,” ujar Luo Baixun dengan suara penuh kewibawaan. “Luo Xinfen telah membuktikan kemampuannya dan membawa kehormatan bagi keluarga Luo. Namun, kita juga harus menyadarai bahwa perjalanan ini baru permulaan.”

Luo Xinfen berdiri dan memberi hormat kepada seluruh anggota keluarga, lalu berbicara dengan tegas. “Ayah, para tetua, dan saudara-saudaraku, aku berterima kasih atas dukungan kalian selama ini. Akan tetapi sebelum aku berumur 18 tahun aku belum mau memasuki Sekte Pedang Kilat, aku meminta izin untuk menunda satu tahun kepergianku.”

Para tetua keluarga terkejut, dan beberapa dari mereka segera bergumam di antara satu sama lain. Luo Baixun menatap putranya dengan pandangan penasaran. “Xinfen, mengapa kau ingin menunda kesempatan sebesar ini?”

Luo xinfen menarik napas dalam-dalam. “Aku ingin memperkuat kultivasiku lebih lanjut, karena hanya dengna pondasi yang lebih kuat, aku bisa menjalankan tanggung jawab di Sekte Pedang Kilat dengan sebaik-baiknya dan tidak mengecewakan keluarga.”

Sejenak, suasana hening. Kemudia, salah satu tetua yang dihormati, Tetua Luo Feng angkat bicara. “Jika Keputusan ini adalah Keputusan bulat darimu, kita tidak memiliki alasan untuk menolak. Bagaimanapun, ini adalah jalan yang telah dipilih Xinfen sendiri, dan kita harus mendukungya.”

Dengan Persetujuan keluarga, Keputusan itu pun disetujui. Luo Xinfen diizinkan untuk melanjutkan kultivasinya secara mandiri selama satu tahun sebelum memasuki Sekte Pedang Kilat. Sesuai rencana, keesokan harinya, seorang tetua dari Sekte Pedang Kilat akan akan datang ke kediaman Luo untuk membawa Xinfen, meskipun dengan pengaturan yang telah ditentukan.

Setelah Keputusan diambil, Luo xinfen berbiicara lagi, kali ini dengan rasa Syukur yang mendalam. “Aku berjanji, setelah satu tahun berlalu, aku akan kembali sebagai sosok yang lebih kua dan lebih siap untuk melindungi serta membawa kehormatan bagi keluarga Luo.”

Para Anggota keluarga memberika dukungan penuh pada Keputusan Luo xinfen, menyadari bahwa apa yang dia lakukan adalah masa depan yang lebih cerah bagi dirinya dan keluarga.

Penjemputan oleh Tetua Sekte Pedang Kilat.

Keesokan harinya, tepat seperti yang telah dijanjikan, seorang tetua dari Sekte Pedang Kilat tiba di kediaman keluarga Luo. Tetua tersebut, seorang pria paruh baya dengan aura yang penuh wibawa, bernama Tetua Qian.

Tetua Qian memandang Luo Xinfen dengan penuh penghargaan. "Luo Xinfen, keputusanmu untuk menunda masuk ke sekte adalah pilihan yang bijaksana. Mengembangkan pondasi yang kuat akan membuatmu menjadi murid yang lebih unggul di sekte. Ingatlah, kami menantikan kedatanganmu satu tahun dari sekarang."

Luo Xinfen mengangguk penuh hormat. "Terima kasih, Tetua Qian. Aku akan menggunakan waktu ini sebaik-baiknya dan kembali dengan kekuatan yang lebih besar."

Setelah berbincang sejenak, Tetua Qian mengucapkan salam perpisahan dan kembali ke Sekte Pedang Kilat. Dengan ini, Luo Xinfen memiliki satu tahun untuk menjalani pelatihan mandiri sesuai arahan Dewa Bin Jue, sebuah tantangan yang dia harapkan akan membuatnya menjadi lebih kuat.

Setelah kepergian Tetua Qian, Luo Xinfen mempersiapkan diri untuk memulai perjalananya. Dalam hati, dia tahu bahwa setiap langkah selama setahun ke depan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menambah kekuatannya.

“Luo Xinfen, lebih baik kita mulai mencari peluang untuk latihanmu di Pelelangan, siapa tahu kita menemukannya disana.” Ucap Guru Bin jue.

Atas arahan Guru Bin Jue, Luo Xinfen menuju ke Paviliun Seribu Harta, tempat lelang terbesar di Benua Huangzhou yang dikenal dengan barang-barang langka dan misterius.

Saat tiba di pavilion, suasana terasa penuh ketegangan dan kegembiraan. Di ruangan luas yang dipenuhi kerumunan petarung, para pembli dari berbagai sekte, serta pada keluarga lainnya. Luo Xinfen terpaku pada meja lelang yang dihiasi barang-barang berkilauan. Setiap item memancarkan aura kuat, menandakan energi spiritualnya. Barang-barang ini bervariasi, mulai dari senjata langka, teknik kultivasi, hingga ramuan langka yang mampu menambah kekuatan berkali lipat.

Setelah melihat barang tersebut, Luo Xinfe mengatakan kepada penjaga Pelelangan. “Saya ingin bertemu dengan ketua pavilion Li Xinlan.” Ucap Luo Xinfen.

“Siapa kamu, dan kenapa kamu ingin bertemu dengannya?” Ucap Penjaga tersebut.

“Saya Luo Xinfen….” Ucap Luo Xinfen.

“Oooohhh.. Tuan muda Xinfen maafkan saya, baik saya akan mengantar tuan muda menuju ruangan ketua pavilion.” Ucap Penjaga tersebut.

Setiba nya di ruangan, Li Xinlan langsung menyambut Luo Xinfan dan ingin memeluknya. “Tuan muda Xinfen darimana saja kamu tidak pernah mengunjungiku, dan aku mendengar kamu telah memenangkan kompetisi itu. Aapakah benar?....” Ucap Li Xinlan dengan penuh Bahagia akan kehadiran Luo Xinfen.

“Benar saya baru saya memenangkannya, hanya keberuntungan kecil tidak bisa dianggap luar biasa… Hahaha..” Ucap Luo Xinfen.

Setelah berbincang, beberapa saat suara Guru Bin Jue muncul. “Xinfen kamu sepertinya belum memiliki cincin penyimpanan, bagaimana kalo kamu membelinya di Paviliun Seribu Harta agar memudahkan kamu menyimpan sesuatu.”

“Ohhhh… Benar juga terima kasih, atas sarannya Guru…” Ucap Luo Xinfen.

“Tuan Muda Xinfen datang ke paviliun apakah ingin melelang teknik-teknik tinggi lainnya” Ucap Li Xinlan.

Sontak Luo Xinfen menjawab dengan tegas. “Saya disini untuk membeli cincin Penyimpanan apakah kamu punya?. Serta ingin mencari peluang di pelelangan yang akan diadakan sebentar ini. “

“Jangankan cincin penyimpanan di pavilion ini juga memiliki tas penyimpanan, Pelayan segera ambilkan cincin penyimpanan untuk tuan muda Xinfen.” Ucap Luo Xinlan

“Berapa harga dari cincin ini?” Ujar Luo Xinfen

“Tidak Usah tuan muda Xinfen anggap saja ini hadiah  dari saya” Ucap Li Xinlan.

Ketika Li Xinlan mengatakan itu, Luo Xinfen justru tidak menolkan bahkan sangat menerima harta yang berharga itu. “Terima Kasih Ketua Paviliun” Ucap Luo Xinfen.

Setelah menerima cincin penyimpanan tersebut pelelanganpun dimulai, “Pelayan segera berikan tempat VIP untuk tuan muda Xinfen di pelelangan.” Ucap Li Xinlan.

Lelang pun dimulai dan banyak barang-barang yang telah dimenangkan oleh keluarga dan tetua-tetua sekte. Setelah beberapa lelang berlalu, sebuah benda kecil dibawa ke atas panggung, tampak seperti batu biasa berwarna biru keabu-abuan. Batu itu terlihat tak istimewa, namun di saat yang sama, Luo Xinfen merasakan ada yang berbeda. Suara Dewa Bin Jue terdengar di benaknya, "Itu dia, Xinfen! Batu yang kamu lihat itu adalah aku merasakan ada petunjuk menuju lokasi harta karun di sebuah Mansion. Namun, tak banyak orang yang tahu nilainya karena auranya disegel.”

Luo Xinfen terpana. “Apakah batu itu benar-benar petunjuk ke mansion yang hilang? Apa yang ada di dalamnya, Guru?” tanya Luo Xinfen dalam hati.

Dewa Bin Jue menjawab dengan nada misterius, “Mansion itu menyimpan kekayaan dan teknik yang luar biasa, bahkan peninggalan langka dari zaman para dewa. Namun, hanya mereka yang memiliki kekuatan serta petunjuk khusus yang bisa menemukannya. Batu itu adalah kunci pertama, dan kamu akan membutuhkan petunjuk lain di perjalananmu.”

Ketika pelelangan untuk batu tersebut dimulai, tak banyak yang berminat, karena batu itu terlihat seperti barang biasa tanpa aura energi khusus. Ini memberi Luo Xinfen kesempatan untuk menawarnya tanpa banyak saingan. Dia mengangkat tangannya, memberikan tawaran awal yang cukup rendah, dan melihat sekeliling untuk memastikan tidak ada yang bersaing.

Tidak lama kemudian, pelelang memukul palu, “Terjual kepada Tuan Muda Luo!”

Dengan batu itu kini dalam genggamannya, Luo Xinfen bergegas keluar dari paviliun, penuh antusiasme dan rasa penasaran. Saat dia keluar, Dewa Bin Jue memberikan arahan selanjutnya. “Xinfen, batu itu akan menjadi pemandumu ke mansion tersembunyi. Sebelum berangkat, kamu perlu memperkuat tubuh dan kesadaran spiritualmu. Hanya dengan demikian kamu bisa mengaktifkan energi tersembunyi dari batu itu.”

Luo Xinfen mengangguk penuh semangat. "Baik, Guru. Aku akan memulai latihan segera dan bersiap untuk perjalanan ini. Aku yakin, petualangan ini akan membuatku semakin kuat sebelum aku bergabung dengan Sekte Pedang Kilat."

Dengan batu itu di tangan dan arahan dari Dewa Bin Jue, Luo Xinfen memulai tahap pertama dari perjalanan kultivasinya yang baru, tanpa menyadari tantangan dan musuh yang akan menantinya di sepanjang jalan menuju Mansion Tersembunyi.

Terpopuler

Comments

Entis Sutisna

Entis Sutisna

Mantaap hayoooo Luo Xinfen srmangaaaaaat...lanjuuutkan Thor...👍👍😍😍🔥🔥💪💪

2024-11-23

0

Apakah itu baru Energi

2024-11-12

0

Aman 2016

Aman 2016

lanjut Thor tambah update nya

2024-10-30

2

lihat semua
Episodes
1 Ch. 1 | Awal Mula Kebangkitan
2 Ch. 2 I Pedang Langit dan Perselisihan Klan
3 Ch. 3 I Peningkatan Kultivasi dan Keterlibatan Ras Iblis
4 Ch. 4 I Pelelangan dan Tumbuhan Langka
5 Ch. 5 I Di Balik Kedok Identitas
6 Ch. 6 I Pembuatan Pil dan Penerobosan Kultivasi
7 Ch. 7 I Persiapan Kompetisi
8 Ch. 8 I Pelatihan Teknik Serta Pendaftaran Kompetisi
9 Ch. 9 I Dimulainya Kompetisi untuk Masuk Sekte
10 Ch. 10 I Pembuktian Kejeniusan
11 Ch. 11 I Persiapan Terakhir untuk Pertempuran
12 Ch.12 I Pertarungan Antar Jenius dan Kemunculan Wanita Misterius
13 Ch. 13 I Pertarungan Jenius II dan Terungkapnya Rahasia Keluarga Wei
14 Ch. 14 I Ras Iblis II dan Akhir Pertandingan
15 Ch. 15 I Rapat Keluarga dan Penjemputan Luo Xinfen
16 Ch. 16 I Persiapan Menuju Mansion Tersembunyi
17 Ch. 17 I Pertarungan Sengit Luo Xinfen dan Pengawal Baru
18 Ch. 18 I Megakui Luo Xinfen dan Melanjutkan Perjalanan Ke Dimension
19 Ch. 19 I Ujian Kota Qiyun
20 Ch. 20 I Melintasi Kabut dan Harta Terpendam
21 Ch. 21 I Teknik Tingkat Tinggi dan Berkumpul Kembali
22 Ch. 22 I Pertempuran di Mansion Tersembunyi
23 Ch. 23 I Pelatihan Yang Panjang
24 Ch. 24 I Memperdalam Teknik dan Pertemuan Tak Terduga
25 Ch. 25 I Pertempuran yang Tak Terelakkan
26 Ch. 26 I Penyembuhan di Tepi Hutan
27 Ch. 27 I Perjalanan Yang Penuh Rintangan
28 Ch. 28 I Pertemuan dan Perpisahan Mengharukan
29 Ch. 29 I Langkah Awal Di Sekte Pedang Kilat
30 Ch. 30 I Latihan dan Membungkam Murid Senior
31 Ch.31 I Rencana Besar di Sekte Pedang Kilat
32 Ch.32 I Tumbuhan Langka dan Pertarungan Alkemis
33 Ch. 33 I Pil Penguat Jiwa
34 Ch. 34 I Jenius Murid Luar Tersembunyi
35 Ch. 35 I Latihan Mendalam dan Persahabatan
36 Ch. 36 I Aula Misi Sekte Pedang Kilat
37 Ch. 37 I Serigala Angin Berkabut dan Ikan Roh Beringas
38 Ch. 38 I Kekuatan Energi Kolam Spiritual dan Munculnya Ras Iblis
39 Ch. 39 I Ke Aula Misi dan Laporan Kepada Tetua Qian
40 Ch. 40 I Teknik Pencerahan Kuno
41 Ch. 41 I Kemenangan Yang Mendapatkan Kehormatan
42 Ch. 42 I Pil Naga Surga Penembus Belenggu Xinfen
43 Ch. 43 I Misi Wilayah Utara
44 Ch. 44 I Menaklukkan Elang Sayap Emas
45 Ch. 45 I Penyusupan Wilayah Utara Di Mulai
46 Ch. 46 I Melawan Jendral Iblis
47 Ch. 47 I Kembali Ke Sekte
48 Ch. 48 I Persiapan Kompetisi Antar Murid Luar
49 Ch. 49 I Memperkuat Teknik, Jiwa, dan Kultivasi
50 Ch. 50 I Awal Kompetisi Sekte Pedang Kilat
51 Ch. 51 I Babak Kedua dan Muncul Jenius Murid Dalam
52 Ch. 52 I Babak Ketiga, Pertarungan Mengguncang Arena
53 Ch. 53 I Perjalanan Menuju Puncak
54 Ch. 54 I Kecurigaan dan Pertarungan Luo Xinfen Vs Ling Yun
55 Ch. 55 I Duel Li Feng dan Murong Tian
56 Ch. 56 I Informasi Penting dan Pertandingan Final
57 Ch. 57 I Pengumuman Serta Rapat Sekte Pedang Kilat
58 Ch. 58 I Latihan Menuju Tahap Baru, dan Menyiapkan Strategi
59 Ch. 59 I Menuju Lembah Legenda Surgawi
60 Ch. 60 I Ujian Kabut di Lembah Legenda Surgawi
61 Ch. 61 I Pengakuan Di Balik Rahasia Lembah
62 Ch. 62 I Pertarungan Takdir di Puncak Lembah
63 Ch. 63 I Goa Rahasia dan Pertarungan Penjaga Goa
64 Ch. 64 I Misteri Goa
65 Ch. 65 I Pertapaan dan Penerobosan
66 Ch. 66 I Kegagalan yang Menguji Ketahanan
67 Ch. 67 I Babak Baru Yang Tak Terduga
68 Ch. 68 I Murid Dalam dan Tempat Tinggal
69 Ch. 69 I Perselisihan Baru di Wilayah Inti/Bagian Dalam - I
70 Ch. 70 I Perselisihan Baru di Wilayah Inti/Bagian Dalam - II
71 Ch. 71 I Perselisihan Baru di Wilayah Inti/Bagian Dalam - III
72 Ch. 72 I Perselisihan Baru di Wilayah Inti/Bagian Dalam - IV
73 Ch. 73 I Duel yang Menentukan Segalanya
74 Ch. 74 I Rahasia Dibalik Teknik Terlarang
75 Ch. 75 I Meditasi di Kolam Energi
76 Ch. 76 I Perjalanan Ke Lembah Petir Kelam
77 Ch. 77 I Pertempuran di Kuil Gelap
78 Ch. 78 I Rapat Strategi dan Undangan Sekte
79 Ch. 79 I Latihan Luo Xinfen dan Gangguan Murid Dalam
80 Ch. 80 I Awal Strategi Besar
81 Ch. 81 I Hari Latihan Dimulai
82 Ch. 82 I Strategi Perang dan Persatuan Antar Sekte
83 Ch. 83 I Pertemuan dan Penyusupan Ke-I
84 Ch. 84 I Penyusupan Ke - II
85 Ch. 85 I Konspirasi dan Pertempuran di Bayangan
86 Ch. 86 I Kembali Ke Sekte dan Informasi
Episodes

Updated 86 Episodes

1
Ch. 1 | Awal Mula Kebangkitan
2
Ch. 2 I Pedang Langit dan Perselisihan Klan
3
Ch. 3 I Peningkatan Kultivasi dan Keterlibatan Ras Iblis
4
Ch. 4 I Pelelangan dan Tumbuhan Langka
5
Ch. 5 I Di Balik Kedok Identitas
6
Ch. 6 I Pembuatan Pil dan Penerobosan Kultivasi
7
Ch. 7 I Persiapan Kompetisi
8
Ch. 8 I Pelatihan Teknik Serta Pendaftaran Kompetisi
9
Ch. 9 I Dimulainya Kompetisi untuk Masuk Sekte
10
Ch. 10 I Pembuktian Kejeniusan
11
Ch. 11 I Persiapan Terakhir untuk Pertempuran
12
Ch.12 I Pertarungan Antar Jenius dan Kemunculan Wanita Misterius
13
Ch. 13 I Pertarungan Jenius II dan Terungkapnya Rahasia Keluarga Wei
14
Ch. 14 I Ras Iblis II dan Akhir Pertandingan
15
Ch. 15 I Rapat Keluarga dan Penjemputan Luo Xinfen
16
Ch. 16 I Persiapan Menuju Mansion Tersembunyi
17
Ch. 17 I Pertarungan Sengit Luo Xinfen dan Pengawal Baru
18
Ch. 18 I Megakui Luo Xinfen dan Melanjutkan Perjalanan Ke Dimension
19
Ch. 19 I Ujian Kota Qiyun
20
Ch. 20 I Melintasi Kabut dan Harta Terpendam
21
Ch. 21 I Teknik Tingkat Tinggi dan Berkumpul Kembali
22
Ch. 22 I Pertempuran di Mansion Tersembunyi
23
Ch. 23 I Pelatihan Yang Panjang
24
Ch. 24 I Memperdalam Teknik dan Pertemuan Tak Terduga
25
Ch. 25 I Pertempuran yang Tak Terelakkan
26
Ch. 26 I Penyembuhan di Tepi Hutan
27
Ch. 27 I Perjalanan Yang Penuh Rintangan
28
Ch. 28 I Pertemuan dan Perpisahan Mengharukan
29
Ch. 29 I Langkah Awal Di Sekte Pedang Kilat
30
Ch. 30 I Latihan dan Membungkam Murid Senior
31
Ch.31 I Rencana Besar di Sekte Pedang Kilat
32
Ch.32 I Tumbuhan Langka dan Pertarungan Alkemis
33
Ch. 33 I Pil Penguat Jiwa
34
Ch. 34 I Jenius Murid Luar Tersembunyi
35
Ch. 35 I Latihan Mendalam dan Persahabatan
36
Ch. 36 I Aula Misi Sekte Pedang Kilat
37
Ch. 37 I Serigala Angin Berkabut dan Ikan Roh Beringas
38
Ch. 38 I Kekuatan Energi Kolam Spiritual dan Munculnya Ras Iblis
39
Ch. 39 I Ke Aula Misi dan Laporan Kepada Tetua Qian
40
Ch. 40 I Teknik Pencerahan Kuno
41
Ch. 41 I Kemenangan Yang Mendapatkan Kehormatan
42
Ch. 42 I Pil Naga Surga Penembus Belenggu Xinfen
43
Ch. 43 I Misi Wilayah Utara
44
Ch. 44 I Menaklukkan Elang Sayap Emas
45
Ch. 45 I Penyusupan Wilayah Utara Di Mulai
46
Ch. 46 I Melawan Jendral Iblis
47
Ch. 47 I Kembali Ke Sekte
48
Ch. 48 I Persiapan Kompetisi Antar Murid Luar
49
Ch. 49 I Memperkuat Teknik, Jiwa, dan Kultivasi
50
Ch. 50 I Awal Kompetisi Sekte Pedang Kilat
51
Ch. 51 I Babak Kedua dan Muncul Jenius Murid Dalam
52
Ch. 52 I Babak Ketiga, Pertarungan Mengguncang Arena
53
Ch. 53 I Perjalanan Menuju Puncak
54
Ch. 54 I Kecurigaan dan Pertarungan Luo Xinfen Vs Ling Yun
55
Ch. 55 I Duel Li Feng dan Murong Tian
56
Ch. 56 I Informasi Penting dan Pertandingan Final
57
Ch. 57 I Pengumuman Serta Rapat Sekte Pedang Kilat
58
Ch. 58 I Latihan Menuju Tahap Baru, dan Menyiapkan Strategi
59
Ch. 59 I Menuju Lembah Legenda Surgawi
60
Ch. 60 I Ujian Kabut di Lembah Legenda Surgawi
61
Ch. 61 I Pengakuan Di Balik Rahasia Lembah
62
Ch. 62 I Pertarungan Takdir di Puncak Lembah
63
Ch. 63 I Goa Rahasia dan Pertarungan Penjaga Goa
64
Ch. 64 I Misteri Goa
65
Ch. 65 I Pertapaan dan Penerobosan
66
Ch. 66 I Kegagalan yang Menguji Ketahanan
67
Ch. 67 I Babak Baru Yang Tak Terduga
68
Ch. 68 I Murid Dalam dan Tempat Tinggal
69
Ch. 69 I Perselisihan Baru di Wilayah Inti/Bagian Dalam - I
70
Ch. 70 I Perselisihan Baru di Wilayah Inti/Bagian Dalam - II
71
Ch. 71 I Perselisihan Baru di Wilayah Inti/Bagian Dalam - III
72
Ch. 72 I Perselisihan Baru di Wilayah Inti/Bagian Dalam - IV
73
Ch. 73 I Duel yang Menentukan Segalanya
74
Ch. 74 I Rahasia Dibalik Teknik Terlarang
75
Ch. 75 I Meditasi di Kolam Energi
76
Ch. 76 I Perjalanan Ke Lembah Petir Kelam
77
Ch. 77 I Pertempuran di Kuil Gelap
78
Ch. 78 I Rapat Strategi dan Undangan Sekte
79
Ch. 79 I Latihan Luo Xinfen dan Gangguan Murid Dalam
80
Ch. 80 I Awal Strategi Besar
81
Ch. 81 I Hari Latihan Dimulai
82
Ch. 82 I Strategi Perang dan Persatuan Antar Sekte
83
Ch. 83 I Pertemuan dan Penyusupan Ke-I
84
Ch. 84 I Penyusupan Ke - II
85
Ch. 85 I Konspirasi dan Pertempuran di Bayangan
86
Ch. 86 I Kembali Ke Sekte dan Informasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!