dua

Senin pagi yang cerah, sava sudah berada dikantin menikmati sarapan yang tak sempat ia lakukan karena bangun kesiangan

"Wey... tumben udah nongkrong dikantin non...? Ngga ngajak-ngajak lagi" Ucap seorang wanita yang sudah duduk dihadapan sava

"Jangan ganggu dulu sis, mood gw lagi berantakan nih pagi..." ucap sava yang masih menikmati sarapannya

"Kenapa emangnya..." bukan adel namanya, kalo diam saat disuruh diam, karena jiwa keponya selalu meronta saat berhubungan dengan sahabatnya ini

"Hah... lo tau sendiri semalem gw ngga bisa tidur gara-gara nonton film horor sebelum tidur. Pas mau tidur gw parno donk mangkanya gw baru tidur jam 3 pagi itu pun terpaksa karena ngantuk berat. Paginya gw bangun jam 7, gw inget kalo ada kelas bu norma jam 7.30 mangkanya gw buru-buru sampe ngga sarapan. Eh pas sampe, kelas kosong buka grup di batalin donk kelasnya... dan di sinilah gw..." ucap sava panjang lebar pada sahabatnya adelia

"Wkwkwkwk... lagian lo juga udah tau takut tapi masih nekat nonton horor malem-malem sendirian pula. Gw saranin lo nonton horornya nanti aja abis nikah biar ada yg nemenin lo"

Sava juga adelia tertawa bersama. Mereka sudah bersahabat sejak SMA sava juga adelia tak pernah merasa sungkan dan sama-sama bisa saling balikin mood jika sudah bertemu. obrolan mereka pun sudah tak pernah ada rahasia lagi.

Saat sava dan adelia tengah berbincang tiba-tiba datang seorang wanita

"Hai sav.. akhirnya kita satu kampus juga..!" Ucapnya yang membuat sava juga adelia menatap ke arah suara.

"Ow... lo jadi masuk sini juga..." jawab sava santai pada gisell

"Iya nih... btw boleh gabung kan..?" Belum mendapat jawaban gisell sudah mendaratkan tubuhnya di salah satu bangku di sebelah adelia

Adelia menatap sava meminta penjelasan, namun sava hanya mengangkat bahunya tanda malas menjelaskan sambil melanjutkan makannya. Sampai sava menghabiskan makanannya dan berencana pergi

"Gw duluan ya..." ucap sava tanpa melihat ke arah gisell

Baik sava juga adelia tak menunggu jawaban gisell dan langsung beranjak pergi

Sombong banget tuh cewe. Ngga berubah juga dari dulu. Kalo raka udah gw rebut gw mau tau masih bisa sombong ga lo nanti...

Gisell masih saja memaki sava dalam hatinya sampai matanya mendapati sosok yang mungkin bisa merubah nasibnya. Dengan memperhatikan setiap gerak gerik orang itu kini gisell beranjak saat sosok yang ia perhatikan juga akan pergi, setelah menaruh totebag dibahunya dan gelas minum yang masih ada setengah gisell berjalan setengah berlari dan

Bruk....

Minuman yang dibawa gisell mendarat sempurna di jaket pria yang ditabraknya

"Sial...." umpat pria itu sambil memgibaskan jaketnya yang terkena air

"Maaf... maaf..." ujar gisell sambil membantu mengusap jaket si pria

"Loh... raka... sorry rak... gw ngga sengaja, gw buru-buru sampe ngga liat ada orang didepan" sambung gisell saat melihat raka yang ia tabrak

"Stop... " bentak raka yang meminta gisell menghentikan gerakan tangannya di jaket raka, bahkan tadi sekilas gisell sempat meraba dadanya. Raka yang kesal akhirnya pergi diikuti 2 orang temannya

Heheh... lumayan kan bisa pegang-pegang. Ngga nyangka gw badannya bagus.. behhh diraba dari luar aja gw udah kebayang , gimana hotnya raka kalo ada di atas gw... gw harus cepet cari cara buat deket sama raka nih sebelum mereka nikah.

Gisell ternyata sengaja menabrak raka untuk menarik perhatiannya dan memberitahu bahwa ada gisell dikampus ini. Gisell sudah menargetkan raka untuk menjadi target berikutnya. Sehingga gisel tak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk selalu berinteraksi dengan raka apapun situasinya..

Kejadian dikantin pun sampai juga ditelinga sava, sava yang sangat mempercayai raka pun menganggap angin lalu, toh raka juga dikabarkan kesal karena kejadian itu, dan langsung meninggalkan gisell

Jam 11 sava sudah berada di lobby kampus menunggu raka yang juga akan segera selesai kelasnya. Sambil memainkan ponselnya sava duduk santai dekat jendela. Sava merasakan pergerakan di sebelahnya dan mengernyitkan keningnya saat melihat siapa yang sudah duduk di sebelahnya.

"Eh... sava... belum pulang..?" Ujar gisell yang sudah duduk disebelah sava

"Belum" jawab sava singkat lalu kembali menatap ponselnya. Menscroll medsosnya dan melihat berita disana.

"Supir gw lagi ngga bisa jemput nih, gw boleh nebeng ga sama lo..?" Tanpa basa basi gisell menyampaikan maksudnya

"Sorry gw juga nebeng koq" jawab sava tanpa menatap gisell seakan ponselnya lebih menarik dari pada berbicara dengannya

"Wah... nebeng raka ya... gw ikut juga donk, apalagi kalo kalian mau jalan, gw bete nih ngga ada temen. Sekali-kali boleh lah ajak gw gabung" entah terbuat dari apa mukanya, tanpa rasa malu tetap meminta sesuatu yang sebenarnya ngga mungkin dikabulkan

"Ngga bisa... hari ini gw ada acara sama sava" bukan sava yang menjawab tapi raka yang sedang berjalan dan mendengar obrolan mereka

"Loh... emangnya kalian mau kemana.? Gw ngga bakalan ganggu koq, gw cuma males aja. Pulang kerumah juga sepi ngga ada orang, lagian gw juga baru pindah belum punya temen, dan sava temen gw yang gw kenal buat saat ini" ucap gisell dengan wajah mengiba menatap raka juga sava bergantian.

Namun entah mengapa baik sava juga raka sama sekali tak bersimpatik pada wanita itu.

"Yang... ayo... kita udah ditunggu mami" ajak raka menghiraukan gisell.

Sava pun beranjak bersama raka keparkiran, tanpa mereka tau gisell berada dibelakang mereka dengan senyum liciknya.

Saat sava juga raka sudah siap didalam mobil tiba-tiba pintu belakang terbuka dan masuklah gisell dengan muka temboknya

"Sell lo apa-apaan sih... kan gw sama raka udah bilang kalo kita ada acara jadi kenapa lo masih ikut masuk kesini padahal ngga ditawarin" kesal sava saat melihat gisell dengan santainya sudah duduk dibangku penumpang

"Ya ampun va, hari ini doang gw ikut. Kaya sama siapa aja sih lo. Tuh raka aja diem aja. Koq lo sampe teriak-teriak gini sih" gisell memanfaatkan diamnya raka sebagai alasannya

"Hey... gw diem bukan karena gw setuju, gw masih nganggap lo temen sava jadi gw masih nahan diri buat ngga kasar sama lo, dan sekarang mumpung gw masih bisa ngendaliin emosi, gw minta lo turun sebelum gw kasar dan narik lo keluar" bentak raka yang melihat gisell melalui kaca sepion depannya.

"Ya ampun, kalian tega banget sih. Gw kan cuma minta ikut tanpa ganggu waktu kalian. Gw juga begini karena ngga ada pilihan. Gw sendiri kesepian. Kalo pun ada gw ngga bakalan kaya gini" ucap gisell lirih sambil menunduk namun gisell sempat tersenyum saat mengucapkannya. Ia berharap sava juga raka mau berbaik hati padanya

"Gini aja, kita kasih tumpangan lo sampe halte depan aja. Di sana lo bisa naik bus atau taxi" tawar sava yang tenaganya sudah cukup terkuras siang ini

"Loh koq diturunin dihalte sih... gw kan pengen ikut kalian jalan..." bantah gisell

"sell, sorry ya bukan gw ngga nganggep lo temen, tapi emang dulu kita juga ngga deket-deket banget kan. cuma sekedar kenal aja karna kita sekelas, jadi tolong hargai kita"

Gisell diam karena kesal yang dia lakukan tidak bisa membuat sava mengubah keputusannya. Hingga akhirnya gisell terpaksa turun sesuai dengan perkataan sava yang akan menurunkannya di halte.

Dengan berat hati gisell pun turun tanpa mengucapan terima kasih sekalipun. Membuat raka juga sava menggeleng pelan dengan sikap gisell yang seperti itu (kekanak-kanakan).

\=\=\=

Hah... gw kira 4 tahun jauh ngga liat dia, ngga tau kabar dia bisa bikin perasaan gw hilang, ternyata setelah ketemu lagi perasaan itu masih tetap ada bahkan sama seperti saat gw tinggal dulu ngga ada yang berubah. Kalo aja dia masih sendiri mungkin saat ini gw bakalan coba deketin dia. Tapi ternyata lagi-lagi gw datang di situasi yang salah. Dulu gw milih menyimpan perasaan gw karena dia masih sekolah menengah, terlebih dia adik dari sahabat gw sendiri, dl gw kira hw cuma menganggap dia sebagai adik dari sahat gw ternyata gw sudah menganggap dia sebagai seorang wanita. Sekarang saat dia sudah terlihat  dewasa ternyata sudah ada yang punya.... Ya tuhan... apa dia memang bukan jodoh ku. Tapi kenapa susah banget lupain dia, seakan-akan gw lagi disuruh nunggu moment yang tepat buat kita sama-sama.

Gw cuma berharap, kalo memang suatu saat kita memang berjodoh tolong tetap jaga perasaan ini buat dia. Tapi kalo kita ngga berjodoh tolong hadirkan sosok pengganti untuk melupakan dia.... biarkan dia dengan kebahagiaannya.

Terpopuler

Comments

Uthie

Uthie

Gedeg banget sama tipe cewek macam si Gisell gak tau malu gtu 😡😡😡

2024-11-24

4

lihat semua
Episodes
1 satu
2 dua
3 tiga
4 empat
5 lima
6 enam
7 tujuh
8 Delapan
9 sembilan
10 sepuluh
11 sebelas
12 dua belas
13 tiga belas
14 empat belas
15 lima belas
16 enam belas
17 tujuh belas
18 delapan belas
19 sembilan belas
20 dua puluh
21 dua puluh satu
22 dua puluh dua
23 dua puluh tiga
24 dua puluh empat
25 dua puluh lima
26 dua puluh enam
27 dua puluh tujuh
28 dua puluh delapan
29 dua puluh sembilan
30 Tiga puluh
31 tiga puluh satu
32 tiga puluh dua
33 tiga puluh tiga
34 tiga puluh empat
35 tiga puluh lima
36 tiga puluh enam
37 tiga puluh tujuh
38 tiga puluh delapan
39 tiga puluh sembilan
40 empat puluh
41 empat puluh satu
42 empat puluh dua
43 empat puluh tiga
44 empat puluh empat
45 empat puluh lima
46 empat puluh enam
47 empat puluh tujuh
48 empat puluh delapan
49 empat puluh sembilan
50 lima puluh
51 lima puluh satu
52 lima puluh dua
53 lima puluh tiga
54 lima puluh empat
55 lima puluh lima
56 Bayanaka Bintang adisatya
57 lima puluh tujuh
58 lima puluh delapan
59 lima puluh sembilan
60 enam puluh
61 enam puluh satu
62 enam puluh dua
63 enam puluh tiga
64 enam puluh empat
65 enam puluh lima
66 enam puluh enam
67 enam puluh tujuh
68 enam puluh delapan
69 enam puluh sembilan
70 tujuh puluh
71 tujuh puluh satu
72 tujuh puluh dua
73 tujuh puluh tiga
74 tujuh puluh empat
75 tujuh puluh lima
76 tujuh puluh enam
77 Bukan episode
78 tujuh puluh delapan
79 tujuh puluh sembilan
80 delapan puluh
81 delapan puluh satu
82 Delapan puluh dua
83 delapan puluh tiga
84 delapan puluh empat
85 delapan puluh lima
86 delapan puluh enam
87 delapan puluh tujuh
88 Delapan puluh delapan
89 delapan puluh sembilan
90 sembilan puluh
91 sembilan puluh satu..
92 sembilan puluh dua
93 sembilan puluh tiga
94 sembilan puluh empat
95 sembilan puluh lima
96 sembilan puluh enam
97 sembilan tujuh
98 sembilan puluh delapan
99 sembilan puluh sembilan
100 SERATUS....
101 seratus satu
102 seratus dua
103 seratus tiga
104 seratus empat
105 seratus lima
106 seratus enam
107 Seratus tujuh
108 seratus delapan
109 seratus sembilan
110 seratus sepuluh
111 seratus sebelas
112 saratus dua belas
113 seratus tiga belas
114 seratus empat belas
115 seratus lima belas
116 seratus enam belas
117 seratus tujuh belas
118 seratus delapan belas
119 seratus sembilan belas
120 seratus dua puluh
121 seratus dua puluh satu
122 SEASON DUA
123 INTRO
124 S2. Gadis bar-bar buat penasaran (GBBP)
125 S2. GBBP
126 S2. GBBP
127 S2. GBBP
128 S2.GBBP
129 S2. GBBP
130 S2.GBBP
131 S2.GBBP
132 S2.GBBP
133 S2.GBBP
134 S2.GBBP
135 S2.GBBP
136 S2.GBBP
137 S2.GBBP
138 S2. GBBP
139 S2.GBBP
140 S2.GBBP
141 S2.GBBP
142 S2 GBBP
143 S2.GBBP
144 S2.GBBP
145 S2.GBBP
146 S2.GBBP
147 S2.GBBP
148 S2.GBBP
149 S2.GBBP
150 S2.GBBP
151 S2.GBBP
152 S2.GBBP
153 S2.GBBP
154 S2. GBBP
155 S2.GBBP
156 S2.GBBP
157 S2.GBBP
158 S2.GBBP
159 S2.GBBP
160 S2.GBBP
161 S2.GBBP
162 S2.GBBP
163 S2.GBBP
164 S2.GBBP
165 S2.GBBP
166 S2.GBBP
167 S2.GBBP
168 S2.GBBP
169 S2.GBBP
170 S2.GBBP
Episodes

Updated 170 Episodes

1
satu
2
dua
3
tiga
4
empat
5
lima
6
enam
7
tujuh
8
Delapan
9
sembilan
10
sepuluh
11
sebelas
12
dua belas
13
tiga belas
14
empat belas
15
lima belas
16
enam belas
17
tujuh belas
18
delapan belas
19
sembilan belas
20
dua puluh
21
dua puluh satu
22
dua puluh dua
23
dua puluh tiga
24
dua puluh empat
25
dua puluh lima
26
dua puluh enam
27
dua puluh tujuh
28
dua puluh delapan
29
dua puluh sembilan
30
Tiga puluh
31
tiga puluh satu
32
tiga puluh dua
33
tiga puluh tiga
34
tiga puluh empat
35
tiga puluh lima
36
tiga puluh enam
37
tiga puluh tujuh
38
tiga puluh delapan
39
tiga puluh sembilan
40
empat puluh
41
empat puluh satu
42
empat puluh dua
43
empat puluh tiga
44
empat puluh empat
45
empat puluh lima
46
empat puluh enam
47
empat puluh tujuh
48
empat puluh delapan
49
empat puluh sembilan
50
lima puluh
51
lima puluh satu
52
lima puluh dua
53
lima puluh tiga
54
lima puluh empat
55
lima puluh lima
56
Bayanaka Bintang adisatya
57
lima puluh tujuh
58
lima puluh delapan
59
lima puluh sembilan
60
enam puluh
61
enam puluh satu
62
enam puluh dua
63
enam puluh tiga
64
enam puluh empat
65
enam puluh lima
66
enam puluh enam
67
enam puluh tujuh
68
enam puluh delapan
69
enam puluh sembilan
70
tujuh puluh
71
tujuh puluh satu
72
tujuh puluh dua
73
tujuh puluh tiga
74
tujuh puluh empat
75
tujuh puluh lima
76
tujuh puluh enam
77
Bukan episode
78
tujuh puluh delapan
79
tujuh puluh sembilan
80
delapan puluh
81
delapan puluh satu
82
Delapan puluh dua
83
delapan puluh tiga
84
delapan puluh empat
85
delapan puluh lima
86
delapan puluh enam
87
delapan puluh tujuh
88
Delapan puluh delapan
89
delapan puluh sembilan
90
sembilan puluh
91
sembilan puluh satu..
92
sembilan puluh dua
93
sembilan puluh tiga
94
sembilan puluh empat
95
sembilan puluh lima
96
sembilan puluh enam
97
sembilan tujuh
98
sembilan puluh delapan
99
sembilan puluh sembilan
100
SERATUS....
101
seratus satu
102
seratus dua
103
seratus tiga
104
seratus empat
105
seratus lima
106
seratus enam
107
Seratus tujuh
108
seratus delapan
109
seratus sembilan
110
seratus sepuluh
111
seratus sebelas
112
saratus dua belas
113
seratus tiga belas
114
seratus empat belas
115
seratus lima belas
116
seratus enam belas
117
seratus tujuh belas
118
seratus delapan belas
119
seratus sembilan belas
120
seratus dua puluh
121
seratus dua puluh satu
122
SEASON DUA
123
INTRO
124
S2. Gadis bar-bar buat penasaran (GBBP)
125
S2. GBBP
126
S2. GBBP
127
S2. GBBP
128
S2.GBBP
129
S2. GBBP
130
S2.GBBP
131
S2.GBBP
132
S2.GBBP
133
S2.GBBP
134
S2.GBBP
135
S2.GBBP
136
S2.GBBP
137
S2.GBBP
138
S2. GBBP
139
S2.GBBP
140
S2.GBBP
141
S2.GBBP
142
S2 GBBP
143
S2.GBBP
144
S2.GBBP
145
S2.GBBP
146
S2.GBBP
147
S2.GBBP
148
S2.GBBP
149
S2.GBBP
150
S2.GBBP
151
S2.GBBP
152
S2.GBBP
153
S2.GBBP
154
S2. GBBP
155
S2.GBBP
156
S2.GBBP
157
S2.GBBP
158
S2.GBBP
159
S2.GBBP
160
S2.GBBP
161
S2.GBBP
162
S2.GBBP
163
S2.GBBP
164
S2.GBBP
165
S2.GBBP
166
S2.GBBP
167
S2.GBBP
168
S2.GBBP
169
S2.GBBP
170
S2.GBBP

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!