Bab.09 Pernikahan Ghaib

"Lia,..apa kamu tahu mengapa putraku, Pangeran Emas mengajak mu kemari?" tanya sang Raja.

"Mahesa bilang dia ingin mengajakku jalan - jalan ke rumah nya dan memperkenalkan diri pada kalian," jawab Lia dengan polosnya.

Ibu ratu dan sang raja saling pandang. " apa putraku itu tidak mengatakan padamu jika kalian akan menikah?", tanya ibu ratu.

"Hah,... menikah?"

Bagai di sambar geledek, Lia tak habis pikir, mengapa Mahesa tidak mengatakan apa-apa tentang hal ini.

"Begini, anakku, sebenarnya kami bermaksud untuk menikahkan kamu dengan putra kami, Pangeran Emas, atau yang kamu kenal dengan nama Mahesa Bramantyo. Apa kamu bersedia, anakku Lia?" ujar ayah Mahesa.

Dahlia terdiam.

"Katakan saja dengan jujur,...apa yang ada di hati kamu, Lia.." ucap ratu Laila, ibu kandung Mahesa.

Dahlia terdiam. Jujur hatinya sedang bingung. Dia memang mencintai Mahesa, pangeran jin yang tampan itu. Tapi dia tak habis pikir, bagaimana caranya ia dan Mahesa bisa menikah?

Bukankah Bangsa jin adalah gaib.

Seolah mengetahui apa yang ada di dalam otak Lia, ayah Mahesa berkata, " Kamu tidak usah memikirkan hal itu. Kami akan menikahkan kalian berdua, Nak,"

"Maksud tuan, bagaimana?" tanya Lia bingung.

"Kamu akan menikah dengan putraku seperti layaknya tata cara manusia menikah. Hanya saja, kita melakukan nya di sini, di dunia jin. Kami menikah kan engkau dengan wali hakim karena ayahmu sebagai wali nikah mu sudah meninggal. Apakah engkau bersedia, anakku?" tanya Ayah Mahesa.

"Baik,.... aku bersedia," ucap Dahlia. Entah seperti ada dorongan yang meminta dia untuk mengangguk. Mungkin karena dorongan hatinya yang memang sudah jatuh hati pada Mahesa atau memang karena dia ingin dilindungi. Dengan Mahesa dia merasa terlindungi. Lagi pula bukankah kata Mahesa, mereka memang sudah ditakdirkan berjodoh.

"Bagus, kalau begitu, acara pernikahan bisa kita gelar sekarang," ucap ayah Mahesa.

Hah,.....??

"Apa, Tuan. Sekarang?" Lia syok mendengar pernikahan akan segera di gelar. Secepat ini? Pikirnya panik.

Benar saja,....

Saat ini, acara besar - besaran sedang di gelar di halaman istana tempat kediaman Mahesa. Alunan Gending keraton terdengar mengalun lembut mengiringi prosesi pernikahan ghaib antara dua insan yang berbeda alam itu. Terdengar syahdu, penuh nuansa mistis.

Mahesa dan Lia akan jadi raja dan ratu sehari di istana ini. Ritual sakral di laksanakan dengan penuh hikmat dan takjim. Dahlia menjalani prosesi itu selayaknya pengantin di dunia manusia. Hanya saja,... calon suaminya adalah jin.

Setelah segala ritual pesta pernikahan dilaksanakan, maka sah sudah Mahesa dan Lia menjadi pasangan suami istri. Pesta meriah pun di gelar.

Dahlia melihat ribuan orang datang ke pesta itu untuk menghadiri pernikahan dirinya dan Mahesa.

Dahlia tak menyangka, jika pernikahan dirinya akan di gelar demikian meriah. Apakah seperti ini, pernikahan bangsa jin? Lia tak bisa menyangkal, dia sangat bahagia saat ini. Dia tak ingin memikirkan apakah yang dia lakukan ini salah atau benar. Apapun itu, Lia tak peduli. Jika bisa bahagia meskipun menikah dengan makhluk halus, maka dia akan melakukannya.

Acara pernikahan itu berlangsung cukup lama. Setelah pesta selesai, Lia di boyong Mahesa masuk ke dalam kamar. Mahesa ingin menggendong Lia karena iba melihat Lia yang terlihat sangat lelah.

"Mahesa, aku bisa jalan sendiri, malu di lihat ayahanda dan bunda ratu," ucap Lia. Tapi Mahesa tak menghiraukan ucapan Lia dan tetap menggendong Lia.

"Diamlah,... Aku akan menggendong mu. Kamu itu istriku. Dan istriku sedang lelah."

"Tapi, Mahesa,"

"Dinda, ... panggil nya kanda Mahesa.. Kan aku ini suamimu," ucap Mahesa.

"Dinda,... kenapa kamu memanggilku Dinda? Namaku Dahlia."

"Jika kita sudah menjadi suami istri, kita panggilnya dinda dan kanda. Aku memanggilmu Dinda dan kamu memanggilku Kanda," ujar Mahesa.

"Hemm,... berarti aku harus memanggilmu kanda Mahesa, ya?"

"Iya,...dinda," jawab Mahesa.

"Mengapa tidak memanggilku dengan panggilan yang lain, sayang atau Honey?" tanya Lia.

"Panggilan untuk pasangan nya seperti di dunia manusia?"

Lia mengangguk. " Bagaimana, sayang?"

"terlalu pasaran, aku suka memanggilmu Dinda saja. Lebih terasa mesra," ucap Mahesa. Dahlia menghela nafas panjang.

"Baiklah,.... aku mengerti. meskipun ini agak terdengar aneh." ucap Lia pasrah.

Tak beberapa lama,... keduanya sampai di sebuah kamar. Kamar itu sangat besar dan dihiasi dengan kelopak bunga mawar yang harum.

Mahesa meletakkan tubuh Lia perlahan di atas ranjang mewah yang bertabur bunga mawar merah di atas nya.

"Kanda Mahesa, bolehkah dinda bertanya?"

Mahesa yang tahu apa yang ada dalam pikiran Lia faham akan kekhawatiran gadis itu. Dia duduk di samping Lia, menatap wajah cantik Lia. "Apa itu?" ujarnya.

"Apa maksud kanda mengatakan jika dinda dan kanda telah di takdirkan bersama. Dari mana kanda tahu akan hal itu?" tanya Lia penasaran.

"200 tahun lalu,.. aku menerima sebuah titah bahwa calon istri ku akan terlahir dari bangsa manusia."

Mata Lia terbelalak. Dia kaget mendengar hal itu.

"Hah,...200 tahun lalu? Memang berapa umurmu, kanda?"

"Umurku lima ratus tahun, Dinda," ucap Mahesa.

"Astaga,....setua itu?" Mulut Lia ternganga

"Dinda,... umurku belum tua. Ayahanda saja sudah berumur 2000 tahun dan bunda ratu 1500 tahun."

"Tapi kalau di dunia manusia, umur 500 tahun sudah lama sekali. Itu sudah Kakek buyut," ucap Lia.

"Dinda, apa kamu liat aku sudah seperti Kakek - kakek? Umur 500 jika di dunia manusia sama dengan umur 25 tahun." ujar Mahesa.

"Ohh, begitu ya? Berarti nanti aku pasti akan menua dan jadi nenek - nenek dan kanda masih tetap muda dan gagah," ujar Lia.

"Hal itu tak akan terjadi. Aku akan membuat mu awet muda selamanya," jawab Mahesa.

"Benarkah? Tapi bagaimana?" Lia penasaran.

"tak usah kamu pikirkan tentang hal itu.. Kamu akan tahu sendiri nanti. Sekarang, bagaimana ? Apa kita sudah bisa mulai?" tanya Mahesa.

"Hah,... mulai apanya?" tanya Lia dengan polosnya.

"Malam pertama kita, Dinda," jawab Mahesa.

"Malam pertama?" Wajah Dahlia memerah seketika. Dia tak pernah membayangkan tentang hal ini.

"Bagaimana Dinda," Mahesa mendekatkan wajahnya ke wajah Lia. Dia mencium pucuk kepala Lia dengan mesra.

Jantung Lia berdebar kencang ketika merasakan hembusan napas Mahesa yang tak beraturan. Aduh,...dia takut. Malam pertama dengan bangsa jin, apakah seperti malam pertama dengan manusia juga.

"Dinda,... boleh kah aku meminta hakku?"

Mahesa membawa wajah Lia untuk menatapnya. Tatapan mereka bertemu.

Lia tak kuasa menolak bibir Mahesa yang kini sudah menempel di bibirnya.

Ciuman Mahesa sangat dalam dan menuntut. Perlahan, Mahesa menaiki tubuh Lia sehingga kini tubuh kekar itu sudah mengukung tubuh mungil Lia.

Lia tak mampu menjawab pertanyaan Mahesa karena dirinya sudah terbuai oleh ciuman Mahesa yang memabukkan.

Lia hanyut dalam cumbuan Mahesa sampai akhirnya hanya terdengar jeritan tertahan dari mulut Lia ketika Mahesa berhasil menerobos dinding keperawanan Lia.

Malam itu terjadi penyatuan antara dua insan yang berbeda dunia. Langit dan bumi menyaksikannya. Bintang dan bulan menatap tak berkedip penyatuan indah itu.

"Dinda,... mulai sekarang dan selamanya, kamu adalah milikku," ucap Mahesa saat pemuda itu sudah selesai dengan pelepasan nya.

Terpopuler

Comments

Dhedhe Rustam

Dhedhe Rustam

semangat terus thor, kutunggu cerita selanjutnya

2024-10-25

2

lihat semua
Episodes
1 BAB. 01 Pengikut Tak Kasat Mata
2 BAB. 02 Mimpi Yang Aneh
3 BAB. 03 Di Datangi Ular
4 Bab. 04 Kita Sudah Ditakdirkan Bertemu
5 Bab. 05 Ajakan Mahesa
6 Bab.06 Menghilang
7 Bab. 07 Pergi Ke Kota
8 Bab. 08 Pergi Ke Istana Jin
9 Bab.09 Pernikahan Ghaib
10 Bab 10. Kantong Ajaib.
11 Chapter. 11. Melamar Kerja di restoran
12 Bab.12 Hari Pertama Bekerja
13 Bab. 13. Apakah itu...?
14 Bab.14. Pesugihan
15 Bab. 15. Hati - hati Bekerja di sini, Mbak!
16 Bab.16 Peraturan Aneh
17 Bab.17. Kesurupan
18 Bab. 18. Bingung
19 Bab.19. Keluar Malam
20 Bab.20. Mengintip Pak Karso
21 Bab. 21. Apa yang dilakukan Pak Karso?
22 Bab. 22. Pak Karso Pergi Ke Jawa
23 Bab. 23 Sasaran Target
24 Bab.24. Mimpi Dahlia
25 Bab. 25 Menyelamatkan Iteung
26 Bab. 26 Rendi Kecelakaan
27 Bab 27. Sahabat Yang Tidak Percaya
28 Bab. 28 Korban lain
29 Bab. 29. Pertanyaan Iteung
30 Ungkapan Cinta Rendi
31 Chapter.31 Hubungan yang Rumit
32 Bab. 32 Pingsan
33 Bab.33 Kembali ke Hutan Larangan
34 Bab. 34. Serangan Ghaib Sang Juru Kunci
35 Bab. 35. Kematian Enah
36 Bab. 36 Telepon Wak Emah
37 Bab. 37. Curhatan Mak Emah
38 Bab. 38 Pocong Enah
39 Bab.39 Permintaan Rendi
40 Bab.40. Kerisauan Lia
41 Bab. 41 Kematian Rendi
42 Bab.42 Di pecat
43 Bab.43. Memulai dari Awal
44 Bab. 44 Bertemu Teman Lama
45 Bab. 45. Rumah makan Pak Karso Kebakaran
46 Bab. 46. Akhir kisah Pak Karso
47 Bab.47. Mendapatkan Pekerjaan
48 Bab. 48. Perkenalan dengan Viktor
49 Bab. 49. Mimpi Buruk Iteung
50 Bab.50 Bayangan Hitam
51 Bab. 51. Pertarungan Sengit
52 Bab.52. Grab Khusus
53 Bab.53. Sundel Bolong
54 Bab. 54. Makan Di Restoran Mewah
55 Bab. 55. Kembali Melihat
56 Bab. 56 Cemas
57 Bab.57. Sebuah Rencana
58 Bab. 58. Jalan Pintas
59 Bab. 59. Mengobati Iteung
60 Bab. 60 Mencari Raga untuk Mahesa
61 Bab. 61. Kejujuran Mahesa
62 Bab. 62. Tak Ada Cara Lain
63 Bab.63. Makan Pizza
64 Bab 64. Perut Wong Ndeso
65 Cha.65. Makan di Restoran Mewah
66 Bab. 66. Penjelasan Mahesa
67 Bab. 67. Ada apa dengan Radit?
68 Bab. 68 Penganut Ilmu Hitam
69 Bab. 69. Cemas
70 Bab 70 Renggang
71 Bab.71. Rencana Yang Gagal
72 Bab.72 Dia Adalah Targetnya
73 Bab.73. Cerita Lia
74 Bab. 74. Hantu Perempuan.
75 Bab.75 Panggilan Rivan
76 Bab.76. Melihat Pertunjukan Seru?
77 Bab. 77 Ketahuan ...
78 Bab. 78. Penjelasan Mahesa
79 Bab. 79. Iteung dijodohkan dengan Wirayuda
80 Bab. 80. Putus
81 Bab.81. Lamaran Panglima Wirayuda
82 Bab. 82. Nyaris di Pecat...
83 Bab. 83. Kegilaan Radit
84 Bab.84. Di Hukum
85 Bab 85. Double Dates
86 Bab. 86. Iteung di Lamar Viktor.
87 Bab.87. Kemarahan Radit
88 Bab. 88. Rencana Rivan
89 Bab. 89. Serangan Ghaib
90 Bab 90. Penolakan Orang Tua Rivan.
91 Bab.91. Kesedihan Lia
92 Bab. 92. Kecemasan istrinya Ihsan
93 Bab. 93. Membeli Rumah Untuk Lia
94 Bab. 94. Kedatangan Mak Emah
95 Bab.95. Dendam Radit
96 Bab.96. Hadiah Rumah Mewah Dari Kekasih gaib.
97 Bab. 97. Restu Mak Emah
98 Bab. 98 Cinta Pria - Pria Bunian
99 Bab.99 Bertemu Orang tua Viktor
100 Bab. 100. Dendam Radit
101 Bab. 101. Teluh Tulang Pukang
102 Bab. 102. Teluh Yang Tak Sampai
103 Bab. 103. Keraguan Lia
104 Bab. 104. Diusir Dari Rumah
105 Chapter.105. Tinggal di rumah Viktor
106 Bab.106. Panggilan Lia
107 Bab.107. Pertanyaan Viktor
108 Bab.108. Terancam Batal
109 Bab.109. Rumah kita
110 Bab.110 Pindah Ke Rumah Baru
111 Bab.111. Di ikuti oleh Papa Rivan
112 Bab 112 Rencana Iteung
113 Bab.113 Pertemuan Rivan dan Kedua orang tua nya
114 Bab. 114. Ada apa dengan Iteung
115 Bab.115. Akhir Bahagia
Episodes

Updated 115 Episodes

1
BAB. 01 Pengikut Tak Kasat Mata
2
BAB. 02 Mimpi Yang Aneh
3
BAB. 03 Di Datangi Ular
4
Bab. 04 Kita Sudah Ditakdirkan Bertemu
5
Bab. 05 Ajakan Mahesa
6
Bab.06 Menghilang
7
Bab. 07 Pergi Ke Kota
8
Bab. 08 Pergi Ke Istana Jin
9
Bab.09 Pernikahan Ghaib
10
Bab 10. Kantong Ajaib.
11
Chapter. 11. Melamar Kerja di restoran
12
Bab.12 Hari Pertama Bekerja
13
Bab. 13. Apakah itu...?
14
Bab.14. Pesugihan
15
Bab. 15. Hati - hati Bekerja di sini, Mbak!
16
Bab.16 Peraturan Aneh
17
Bab.17. Kesurupan
18
Bab. 18. Bingung
19
Bab.19. Keluar Malam
20
Bab.20. Mengintip Pak Karso
21
Bab. 21. Apa yang dilakukan Pak Karso?
22
Bab. 22. Pak Karso Pergi Ke Jawa
23
Bab. 23 Sasaran Target
24
Bab.24. Mimpi Dahlia
25
Bab. 25 Menyelamatkan Iteung
26
Bab. 26 Rendi Kecelakaan
27
Bab 27. Sahabat Yang Tidak Percaya
28
Bab. 28 Korban lain
29
Bab. 29. Pertanyaan Iteung
30
Ungkapan Cinta Rendi
31
Chapter.31 Hubungan yang Rumit
32
Bab. 32 Pingsan
33
Bab.33 Kembali ke Hutan Larangan
34
Bab. 34. Serangan Ghaib Sang Juru Kunci
35
Bab. 35. Kematian Enah
36
Bab. 36 Telepon Wak Emah
37
Bab. 37. Curhatan Mak Emah
38
Bab. 38 Pocong Enah
39
Bab.39 Permintaan Rendi
40
Bab.40. Kerisauan Lia
41
Bab. 41 Kematian Rendi
42
Bab.42 Di pecat
43
Bab.43. Memulai dari Awal
44
Bab. 44 Bertemu Teman Lama
45
Bab. 45. Rumah makan Pak Karso Kebakaran
46
Bab. 46. Akhir kisah Pak Karso
47
Bab.47. Mendapatkan Pekerjaan
48
Bab. 48. Perkenalan dengan Viktor
49
Bab. 49. Mimpi Buruk Iteung
50
Bab.50 Bayangan Hitam
51
Bab. 51. Pertarungan Sengit
52
Bab.52. Grab Khusus
53
Bab.53. Sundel Bolong
54
Bab. 54. Makan Di Restoran Mewah
55
Bab. 55. Kembali Melihat
56
Bab. 56 Cemas
57
Bab.57. Sebuah Rencana
58
Bab. 58. Jalan Pintas
59
Bab. 59. Mengobati Iteung
60
Bab. 60 Mencari Raga untuk Mahesa
61
Bab. 61. Kejujuran Mahesa
62
Bab. 62. Tak Ada Cara Lain
63
Bab.63. Makan Pizza
64
Bab 64. Perut Wong Ndeso
65
Cha.65. Makan di Restoran Mewah
66
Bab. 66. Penjelasan Mahesa
67
Bab. 67. Ada apa dengan Radit?
68
Bab. 68 Penganut Ilmu Hitam
69
Bab. 69. Cemas
70
Bab 70 Renggang
71
Bab.71. Rencana Yang Gagal
72
Bab.72 Dia Adalah Targetnya
73
Bab.73. Cerita Lia
74
Bab. 74. Hantu Perempuan.
75
Bab.75 Panggilan Rivan
76
Bab.76. Melihat Pertunjukan Seru?
77
Bab. 77 Ketahuan ...
78
Bab. 78. Penjelasan Mahesa
79
Bab. 79. Iteung dijodohkan dengan Wirayuda
80
Bab. 80. Putus
81
Bab.81. Lamaran Panglima Wirayuda
82
Bab. 82. Nyaris di Pecat...
83
Bab. 83. Kegilaan Radit
84
Bab.84. Di Hukum
85
Bab 85. Double Dates
86
Bab. 86. Iteung di Lamar Viktor.
87
Bab.87. Kemarahan Radit
88
Bab. 88. Rencana Rivan
89
Bab. 89. Serangan Ghaib
90
Bab 90. Penolakan Orang Tua Rivan.
91
Bab.91. Kesedihan Lia
92
Bab. 92. Kecemasan istrinya Ihsan
93
Bab. 93. Membeli Rumah Untuk Lia
94
Bab. 94. Kedatangan Mak Emah
95
Bab.95. Dendam Radit
96
Bab.96. Hadiah Rumah Mewah Dari Kekasih gaib.
97
Bab. 97. Restu Mak Emah
98
Bab. 98 Cinta Pria - Pria Bunian
99
Bab.99 Bertemu Orang tua Viktor
100
Bab. 100. Dendam Radit
101
Bab. 101. Teluh Tulang Pukang
102
Bab. 102. Teluh Yang Tak Sampai
103
Bab. 103. Keraguan Lia
104
Bab. 104. Diusir Dari Rumah
105
Chapter.105. Tinggal di rumah Viktor
106
Bab.106. Panggilan Lia
107
Bab.107. Pertanyaan Viktor
108
Bab.108. Terancam Batal
109
Bab.109. Rumah kita
110
Bab.110 Pindah Ke Rumah Baru
111
Bab.111. Di ikuti oleh Papa Rivan
112
Bab 112 Rencana Iteung
113
Bab.113 Pertemuan Rivan dan Kedua orang tua nya
114
Bab. 114. Ada apa dengan Iteung
115
Bab.115. Akhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!