9

Mereka berjalan tanpa henti selama satu minggu. Berjalan dengan cepat, menuju Argueda. Sebelum Pangeran Riana menyadari bahwa Yuki bersama para prajurit Argueda.

Angin malam semakin menggigit, suhu udara semakin dingin seiring mereka semakin dalam memasuki hutan. Panglima Arden tetap memacu kudanya dengan kecepatan yang konsisten, tapi kali ini dengan kecemasan yang jelas terlihat di wajahnya. Yuki yang duduk di depannya mulai menunjukkan tanda-tanda kritis—napasnya tersengal, tubuhnya menggigil parah, dan kulitnya semakin pucat.

Panglima Arden berbisik cemas, sambil mengatur posisi Yuki di depannya. “Bertahanlah, Putri… Kita hampir sampai.”

Yuki bergumam lemah, suara kecilnya hampir tidak terdengar di tengah gemerisik pepohonan yang dilalui mereka.

Yuki dengan suara lemah, dan kesadarannya turun naik. “Di mana aku…”

Panglima Arden merasakan dahi Yuki dengan punggung tangannya. Panas tubuhnya semakin tinggi, dan kondisinya semakin lemah. Dia tahu mereka tidak punya banyak waktu.

Panglima Arden berbisik penuh tekad. “Kita akan segera sampai. Bertahanlah Putri, Pangeran Sera sudah menyiapkan jalur pelarian.”

Panglima Arden mengarahkan kudanya ke jalur sempit yang jarang dilalui, menembus celah-celah tersembunyi yang hanya dia dan pasukannya ketahui. Ini adalah jalur rahasia yang akan membawa mereka keluar dari wilayah Garduete tanpa diketahui oleh pasukan Pangeran Riana.

Yuki hanya bisa merespons dengan gerakan lemah, matanya setengah tertutup, kesadarannya semakin kabur. Hatinya terasa remuk, campuran antara rasa sakit fisik dan luka emosional yang belum sembuh. Pandangannya buram, namun bayangan Pangeran Riana bersama Putri Marsha berulang kali mengganggu pikirannya, membuat jantungnya semakin lemah.

Yuki berbisik dengan lirih “… Aku… tidak bisa…”

Panglima Arden mendengarnya dan merasakan betapa beratnya kondisi Yuki saat ini. Dia bertekad untuk segera sampai ke perbatasan di Argueda. Setiap hentakan kuda, setiap langkah menuju jalan rahasia, terasa seperti pertarungan dengan waktu.

Panglima Arden dengan suara tegas dan fokus, namun lirih untuk menenangkan. “Kita akan segera sampai, Putri. Pangeran Sera telah mengatur semuanya. Tidak ada yang akan menemukanmu.”

Sementara itu, Pangeran Sera, dari tempat persembunyiannya, terus mendapatkan laporan dari para mata-matanya yang tersebar di istana Pangeran Riana. Dia tahu Riana pasti sedang menggila mencari Yuki, tapi Sera tidak akan membiarkan Riana mengambil Yuki begitu saja lagi. Jalur pelarian sudah dipersiapkan dengan rapi, dan dia siap menyambut Yuki di perbatasan.

...****************...

Yuki merasa tubuhnya semakin berat. Kesadarannya mulai pudar seiring tubuhnya terus menggigil hebat. Udara dingin menusuk tulang, sementara pergerakan kuda terasa seperti ombak yang terus mengguncang tubuhnya yang lemah. Matanya hanya setengah terbuka, tapi ia mulai merasakan kehadiran seseorang yang sangat familiar. Saat ia membuka matanya sedikit lebih lebar, sosok itu menjadi semakin jelas.

Yuki berbisik lemah, hampir tak terdengar “Pangeran…Sera…?”

Dari kejauhan, Pangeran Sera berlari mendekati Yuki. Wajahnya penuh kekhawatiran, langkahnya cepat dan mantap. Tanpa ragu, ia meraih Yuki dari pelukan Panglima Arden yang turun dari kudanya.

Dengan cepat tubuh Yuki berpindah, Yuki merasakan pelukan Pangeran Sera yang hangat di sekelilingnya, menenangkan tubuhnya yang menggigil hebat.

Pangeran Sera dengan suara lembut tapi tegas, penuh perhatian. “Aku di sini, Yuki. Kau aman sekarang.”

Yuki mencoba memfokuskan matanya, namun pandangannya semakin kabur. Hanya sosok Pangeran Sera yang terasa jelas di sekelilingnya, meskipun tubuhnya terasa berat dan kelelahan luar biasa. Ia merasakan detak jantung Pangeran Sera yang kuat saat tubuhnya dipeluk erat.

Pangeran Sera membawanya menuju kereta kuda yang telah disiapkan. Di dalam kereta, suasana hangat dan nyaman menyambut mereka, mengusir dingin yang menusuk tulang. Pangeran Sera dengan hati-hati meletakkan Yuki di tempat duduk empuk di dalam kereta, membungkus tubuhnya dengan selimut tebal. Wajahnya tetap serius, tapi ada kelegaan terlihat di matanya.

Pangeran Sera berbisik penuh perhatian. “Beristirahatlah. Kau akan segera pulih, aku akan menjagamu.”

Yuki mencoba membalas kata-katanya, namun kesadarannya semakin hilang. Mata Yuki perlahan menutup, suara Pangeran Sera menjadi semakin jauh. Tubuhnya menyerah pada kelelahan, namun dalam hatinya, dia merasa aman di dekat Pangeran Sera.

...****************...

Pangeran Riana berdiri tegak di hadapan para perompak hutan yang tersisa. Beberapa dari Mereka ditemukan tanpa nyawa didalam hutan. Wajah Pangeran Riana memancarkan kemarahan yang tak tertahankan. Para perompak itu telah diinterogasi dengan keras, dan mereka akhirnya mengakui bahwa mereka bertemu Yuki malam itu, namun tidak mengenali siapa dia. Mereka bahkan mengungkapkan niat busuk mereka untuk melecehkan Yuki sebelum menjualnya ke pasar gelap.

Mata Riana menyipit tajam saat mendengar pengakuan itu, tangannya mengepal keras hingga buku-buku jarinya memutih. Hanya bayangan dari apa yang hampir terjadi pada Yuki sudah cukup untuk membuat darahnya mendidih. Namun, kemarahan itu semakin memuncak saat mendengar perompak itu menyebutkan bahwa prajurit Argueda, dipimpin oleh Panglima Arden, datang dan menyelamatkan Yuki tepat waktu.

Riana menghela napas panjang, mencoba menenangkan gejolak di dadanya. “Kalau begitu, bisa dipastikan Yuki bersama mereka,” gumamnya dengan nada dingin dan tegas, lebih kepada dirinya sendiri.

“Mereka menelusuri setiap negara untuk mencari Ratu Isodele dan Putri Magitha yang dikabarkan menghilang bulan lalu,” kata Bangsawan Asry dengan tenang, “Tampaknya mereka tidak sengaja bertemu dengan Yuki didalam hutan dan mengubah rencana untuk membawanya ke Argueda. Aku mendengar laporan, Pangeran Sera beberapa hari yang lalu tiba-tiba memutuskan pergi ke perbatasan tanpa alasan yang jelas. Apakah itu untuk menjemput Putri Yuki?”

Riana terdiam sejenak, kemarahan yang terpendam bercampur dengan kekhawatiran yang semakin menumpuk. Tentu saja, Sera selalu berada di posisi yang tepat ketika Yuki membutuhkan bantuan. Seolah takdir telah membentuk garis antara mereka. Tapi pikiran itu membuat amarah Riana semakin membara.

Pangeran Riana mengangkat kepalanya, matanya tajam menatap Bangsawan Asry. “Aku tak akan membiarkan mereka membawa Yuki begitu saja. Siapkan pasukan tambahan. Kita akan bergerak malam ini dan memblokade setiap jalur yang menuju Argueda. Kita harus menghentikan mereka sebelum mencapai istana Sera.”

“Asry,” lanjut Riana dengan suara lebih rendah namun penuh ancaman, “jika perlu, kirim mata-mata kita untuk memastikan kita tahu setiap langkah mereka. Yuki adalah milikku, dan aku akan membawanya kembali, tak peduli apa yang terjadi.”

“Riana mungkin Kau perlu menjelaskan kesalahpahaman pada Yuki jika Kalian bertemu. Aku tidak yakin, sekarang Yuki mau bekerja sama ingin kembali ke Garduete. Dan itu akan menghambat semua rencana Kita membawanya” kata Bangsawan Voldermon yang sembari tadi terdiam.

Pangeran Riana berdiri di depan jendela, menatap ke luar dengan tatapan kosong, mendengar kata-kata itu. Sebuah senyum tipis, hampir pahit, tersungging di bibirnya. Dia tahu betul kesalahpahaman yang telah terjadi. Pertemuan di taman dengan Putri Marsha—yang seolah mengukuhkan pada Yuki bahwa dia hanyalah salah satu dari banyak wanita dalam hidupnya—adalah sesuatu yang tak pernah diinginkannya. Dan, Yuki tidak kembali dalam kemarahannya, memilih masuk ke dalam hutan daripada kembali untuk bertemu dengannya.

“Apa yang dia lihat hanyalah sekilas, potongan kecil dari sesuatu yang tidak berarti apa-apa.” Kata Pangeran Riana dingin.

“Tapi Yuki… dia merasa berbeda. Wanita memang melihat hal-hal dengan cara yang berbeda,” suara Bangsawan Voldermon menjadi lebih lembut seiring dengan pernyataan itu, tetapi ada ketegasan yang tak terbantahkan dalam nada bicaranya. “Apa Kau akan membiarkan kesalahpahaman ini bertahan lebih lama. Yuki harus tahu kebenarannya atau Kau akan kehilangan Dia, Jika Yuki benar bersama dengan para prajurit Argueda, sudah pasti, cepat atau lambat Sera akan menemukannya.”

Riana berjalan menuju meja, menunduk sebentar sebelum melanjutkan, “Jika Sera berpikir dia bisa menggunakan kesempatan ini untuk mendapatkan Yuki, dia salah besar. Aku tidak akan menyerah begitu saja.” Ada nada ancaman dalam suaranya, cerminan dari sifat keras kepala dan determinasi yang mendefinisikan dirinya.

Dia kembali menatap peta yang terbentang di depannya. “Aku akan menemukan Yuki dan menjelaskan semuanya. Sera mungkin mencoba menahannya di Argueda, tapi aku tidak akan tinggal diam. Yuki adalah milikku.”

“Tapi, Sedikitnya Kau bisa senang. Jika Yuki memiliki rasa cemburu padamu. Bukankah artinya Dia memiliki rasa untukmu ?” Kata Bangsawan Voldermon.

Pangeran Riana berhenti sejenak, wajahnya berubah sedikit lebih lembut saat mendengar ucapan Bangsawan Voldermon. “Cemburu, ya?” gumamnya dengan suara rendah, hampir seolah berbicara pada dirinya sendiri.

Dia menatap jauh ke depan, pikirannya berputar, merenungkan perasaan Yuki. “Jika Yuki benar-benar cemburu, itu berarti dia peduli…,” lanjut Riana pelan, matanya yang tajam seolah-olah mencoba memahami sesuatu yang baru.

Tapi kemudian, ekspresi tegasnya kembali. “Aku tidak bisa hanya bergantung pada perasaan itu. Aku harus memastikan Yuki tahu siapa yang sebenarnya di hatiku. Dia harus mengerti bahwa tidak ada wanita lain yang bisa menggantikannya.”

Bangsawan Voldermon tersenyum tipis, merasa bahwa kata-katanya mungkin sedikit membantu melunakkan hati Pangeran Riana, meski hanya sedikit. “Yuki mungkin belum sepenuhnya menyadari perasaannya sendiri,” kata Voldermon lagi. “Tapi itu artinya kau masih punya kesempatan. Hanya saja, jangan biarkan kebingungannya semakin dalam. Kau harus bertindak sekarang sebelum semuanya semakin sulit. Riana. Ingat ini, Setiap hari yang berlalu, Yuki semakin jauh darimu, dan semakin dekat pada Sera.”

Episodes
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28
29 29
30 30
31 31
32 32
33 33
34 34
35 35
36 36
37 37
38 38
39 39
40 40
41 41
42 42
43 43
44 44
45 45
46 46
47 47
48 48
49 49
50 50
51 51
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 91
92 92
93 93
94 94
95 95 Water Ripple (Morning Dew Series 3)—End
96 1 Rain Pour—Morning Dew Series 4
97 2
98 3
99 4
100 5
101 6
102 7
103 8
104 9
105 10
106 11
107 12
108 13
109 14
110 15
111 16
112 17
113 18
114 19
115 20
116 21
117 22
118 23
119 24
120 25
121 26
122 27
123 28
124 29
125 30
126 31
127 32
128 33
129 34
130 35
131 36
132 37
133 38
134 39
135 40
136 41
137 42
138 43
139 44
140 45
141 46
142 47
143 48
144 49
145 50
146 51
147 52
148 53
149 54
150 55
151 56
152 57
153 58
154 59
155 60
156 61
157 62
158 63
159 64
160 65
161 66
162 67
163 68
164 69
165 70
166 71
167 72
168 73
169 74
170 75
171 76
172 77
173 78
174 79
175 80
176 81
177 82
178 83
179 84
180 85
181 86
182 87
183 88
184 89
185 90
186 91
187 92
188 93
189 94
190 95
191 96
192 97
193 98
194 99
195 100
196 101
197 102
198 103
199 104
200 105
201 106
202 107
203 108
204 109
205 110
206 111
207 112
208 113
209 114
210 115
211 116
212 117
213 118
214 119
215 120
216 121
217 122
218 123
219 124
220 125
221 126
222 127
223 128
224 139
225 140
226 141
227 142
228 143
229 144
230 145
231 146
232 147
233 148
234 149
235 150
236 151
237 152
238 153
239 154
240 155
241 156
242 157
243 158
244 159
245 160
246 161
247 162
248 163
249 164
250 165
251 166
252 167
253 168
254 169
255 170
256 171
257 172
258 173
259 174
260 175
261 176
262 177
263 178
264 179
265 180
266 181
267 182
268 183
269 184
270 185
271 186
272 187
273 188
274 189
275 190
276 191
277 192
278 193
279 194
280 195
281 196
282 197
283 198
284 199
285 200
286 201
Episodes

Updated 286 Episodes

1
1
2
2
3
3
4
4
5
5
6
6
7
7
8
8
9
9
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
27
28
28
29
29
30
30
31
31
32
32
33
33
34
34
35
35
36
36
37
37
38
38
39
39
40
40
41
41
42
42
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50
50
51
51
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
91
92
92
93
93
94
94
95
95 Water Ripple (Morning Dew Series 3)—End
96
1 Rain Pour—Morning Dew Series 4
97
2
98
3
99
4
100
5
101
6
102
7
103
8
104
9
105
10
106
11
107
12
108
13
109
14
110
15
111
16
112
17
113
18
114
19
115
20
116
21
117
22
118
23
119
24
120
25
121
26
122
27
123
28
124
29
125
30
126
31
127
32
128
33
129
34
130
35
131
36
132
37
133
38
134
39
135
40
136
41
137
42
138
43
139
44
140
45
141
46
142
47
143
48
144
49
145
50
146
51
147
52
148
53
149
54
150
55
151
56
152
57
153
58
154
59
155
60
156
61
157
62
158
63
159
64
160
65
161
66
162
67
163
68
164
69
165
70
166
71
167
72
168
73
169
74
170
75
171
76
172
77
173
78
174
79
175
80
176
81
177
82
178
83
179
84
180
85
181
86
182
87
183
88
184
89
185
90
186
91
187
92
188
93
189
94
190
95
191
96
192
97
193
98
194
99
195
100
196
101
197
102
198
103
199
104
200
105
201
106
202
107
203
108
204
109
205
110
206
111
207
112
208
113
209
114
210
115
211
116
212
117
213
118
214
119
215
120
216
121
217
122
218
123
219
124
220
125
221
126
222
127
223
128
224
139
225
140
226
141
227
142
228
143
229
144
230
145
231
146
232
147
233
148
234
149
235
150
236
151
237
152
238
153
239
154
240
155
241
156
242
157
243
158
244
159
245
160
246
161
247
162
248
163
249
164
250
165
251
166
252
167
253
168
254
169
255
170
256
171
257
172
258
173
259
174
260
175
261
176
262
177
263
178
264
179
265
180
266
181
267
182
268
183
269
184
270
185
271
186
272
187
273
188
274
189
275
190
276
191
277
192
278
193
279
194
280
195
281
196
282
197
283
198
284
199
285
200
286
201

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!