3

Tatapannya mengeras, suaranya penuh desakan. “Apa maksudmu kau tidak tahu, Yuki? Apa itu artinya kau akan pergi begitu saja dan meninggalkan semuanya?Raymond menggigit bibirnya, jelas tidak puas dengan jawaban Yuki.

Yuki Menghela napas dalam-dalam, menatap Raymond dengan mata berkaca-kaca. Ada rasa lelah yang sulit disembunyikan. Dia tidak ingin bertengkar dengan Raymond disaat terakhir Mereka bertemu.

“Raymond… aku benar-benar tidak tahu.” Yuki berkata dengan suara lemah, penuh kesedihan. “Mungkin… mungkin kita tidak akan pernah berjumpa lagi.”

Raymond Kaget dan tidak percaya, Dia melangkah mendekat, matanya menelusuri wajah Yuki. “Tidak akan pernah berjumpa lagi? Apa maksudmu, Yuki? Kau tidak bisa hanya pergi dan menghilang begitu saja!”

Yuki Menundukkan kepala, tidak sanggup menatap Raymond. Jarinya tanpa sadar kembali memegang cincin yang melingkari jarinya, cincin dari Pangeran Riana.

“Aku tidak punya pilihan, Raymond. Aku tidak bisa menceritakan apapun padamu… terlalu berbahaya. Aku tidak bisa menyeretmu ke dalamnya. Dan kalau aku pergi… mungkin aku tidak akan bisa kembali.” Suaranya semakin pelan, penuh ketidakpastian dan rasa sakit.

Raymond berkata dengan suara pecah penuh emosi, dia menggenggam lengan Yuki dengan lembut tapi tegas.

“Tidak, Yuki. Kau tidak bisa begitu saja menghilang dari hidupku. Kau tidak bisa meninggalkanku dengan begitu banyak pertanyaan dan tanpa jawaban.” Matanya berkaca-kaca, tapi dia menahannya, tidak ingin terlihat lemah.

Yuki menatap tangan Raymond yang menggenggam lengannya. “Aku juga tidak ingin pergi, Raymond… Tapi ini ada hal yang lebih besar sedang terjadi. Dan kalau aku tidak pergi… aku takut akan kehilangan segalanya.… mereka membutuhkanku.”

Raymond Suaranya gemetar, penuh keputusasaan.

“Bagaimana denganku, Yuki? Aku… aku juga membutuhkamu. Apakah itu tidak cukup untuk membuatmu tinggal?”

Yuki Terdiam sesaat, rasa sakit di hatinya semakin dalam. “Aku berharap… itu cukup. Tapi aku harus membuat keputusan yang tidak bisa kubatalkan. Aku tidak bisa membiarkanmu dalam bahaya. Aku tidak bisa menghancurkan hidupmu, Raymond.”

Hening

Yuki dan Raymond bertatapan dalam diam sesaat.

“Apa kau akan pergi bersama pria itu?”

Yuki tersentak mendengar kata-kata Raymond, matanya melebar. Dia tidak menyangka Raymond akan mengungkit kejadian di rumah kaca. Yuki mengira Raymond saat itu pingsan karena pukulan dikepalanya, dan tidak mengetahui apa yang terjadi. Dalam hati Yuki, ia tahu siapa yang dimaksud Raymond.

“Aku melihat semuanya. Ketika kita di rumah kaca, pria itu—dia mengangkatmu, menyeretmu ke lubang aneh, dan setelah itu kau menghilang. Selama delapan bulan, kau pergi tanpa jejak. Tidak ada kabar. Tidak ada penjelasan.” Mata Raymond bersinar dengan kemarahan yang terpendam, namun juga penuh rasa sakit. “Aku bertanya-tanya setiap hari, apa yang sebenarnya terjadi? Dan sekarang, kau akan pergi lagi?”

“Aku… Aku tidak ingin pergi seperti itu, Raymond. Percayalah, aku ingin tetap di sini, menjalani hidup normal seperti semua orang. Tapi ada hal yang tidak bisa aku kendalikan, hal-hal yang jauh lebih besar dariku.”

Raymond Suaranya gemetar, penuh keputusasaan. “Dan pria itu… apakah dia bagian dari hal-hal yang tidak bisa kau kendalikan? Apakah dia alasan kau harus meninggalkan semuanya, meninggalkan aku?” Mata Raymond menatap Yuki dengan penuh harapan, seolah-olah masih ada sedikit ruang untuknya.

Yuki Terdiam, merasa beban di dadanya semakin berat. Dia tidak bisa menyangkal sepenuhnya, tapi juga tidak bisa menjelaskan semuanya kepada Raymond. “Aku tidak bisa memberitahumu segalanya, Raymond. Tapi dia—Ya Dia adalah salah satu dari hal-hal yang tidak bisa Aku kendalikan” Yuki meremas cincin di jarinya, mengingat tanggung jawab yang harus ia emban.

“Dia… dia pria yang telah tidur bersamamu, bukan?”

Yuki Terdiam sesaat. Tangannya menggenggam cincin di jarinya dengan lebih erat, berusaha menahan rasa bersalah yang menyeruak. Dengan suara yang nyaris tak terdengar, ia menjawab.

“Ya.”

Raymond Terkejut, meski ia mungkin sudah menduganya. Tatapannya semakin tajam, penuh kesedihan dan amarah yang tertahan. “Apakah kau mencintainya?”

Yuki tidak langsung menjawab. Pertanyaan itu berputar di benaknya, membuat dadanya terasa sesak. Dia memikirkan Pangeran Riana—sosok yang penuh perlindungan tapi juga membawa ketakutan di hatinya. Yuki tak bisa memahami apakah yang ia rasakan adalah cinta atau hanya ketakutan pada kekuatan Pangeran Riana dan tanggung jawab yang melekat pada dirinya.

Yuki berbisik, Suaranya bergetar, seolah bertanya pada dirinya sendiri. “Aku… aku tidak tahu.”

Yuki berpaling dari Raymond, merasa hatinya terkoyak oleh kebingungan yang tak kunjung berakhir. Apakah ia mencintai Pangeran Riana? Atau apakah ikatan mereka hanya didorong oleh rasa tanggung jawab dan ketakutannya pada nasib yang menunggu jika dia tidak memilih Pangeran Riana? Pertanyaan itu terus menghantui Yuki.

Raymond berkata lagi dengan suara yang melemah, tatapannya meredup, seolah putus asa mencoba memahami. “Jadi, kau bahkan tidak tahu perasaanmu sendiri?”

Yuki hanya bisa terdiam, tak ada jawaban yang mampu ia berikan pada Raymond atau dirinya sendiri. Persimpangan di depan matanya semakin kabur.

“Tapi meskipun kau tidak yakin apakah kau mencintainya atau tidak, kau akan tetap pergi ke tempatnya… dengan mengorbankan segalanya, kan?”

Yuki merasakan dadanya sesak, tatapan Raymond penuh dengan kesedihan dan rasa terluka yang membuatnya ingin berpaling. Tapi ia tahu ini adalah kenyataan yang harus ia hadapi. Ia menghela napas panjang sebelum akhirnya berbicara.

Yuki berkata pelan, hampir seperti bisikan, tapi penuh dengan beban keputusan yang sudah ia ambil.

“Ya.”

Raymond menatap Yuki semakin intens, namun ada keputusasaan di matanya. Dia mendekat sedikit, seolah berusaha menggapai Yuki meskipun jarak emosional di antara mereka terasa semakin lebar.

“Dan aku? Apa aku termasuk dalam hal-hal yang harus kau korbankan?”

Yuki terdiam, merasa tertikam oleh pertanyaan itu. Dia ingin menjawab, ingin memberitahu Raymond bahwa ia peduli, bahwa meninggalkan dunia ini sangat sulit dengan mengabaikan dunia asalnya.

Yuki menggengam tangannya sendiri, suaranya serak penuh kesedihan.

“Aku tidak ingin mengorbankanmu, Raymond… tapi jika aku tetap di sini, aku akan menempatkanmu dalam bahaya. Dunia yang akan kutinggalkan tidak akan membiarkanku berada disini begitu saja.”

Raymond berbisik dengan suara bergetar, penuh keteguhan dan rasa takut akan kehilangan. “Bisakah aku ikut denganmu, Yuki?”

Yuki terkejut mendengar permintaan itu. Hatinya bergejolak. Raymond yang selama ini ia pikir tidak akan terlibat lebih jauh, kini menempatkan dirinya di ujung bahaya. Tapi ia tahu jawabannya. Jawaban yang harus ia berikan demi keselamatan Raymond.

Yuki menggelengkan kepala tegas, namun dengan nada lembut, seperti meredakan sesuatu yang tak bisa dihindari berkata “Tidak. Kau punya mimpi-mimpimu, Raymond. Dan di sana bukan tempat yang bersahabat untuk kita.”

Raymond menatap Yuki tajam, hatinya terasa berat. Dia tahu ada sesuatu yang lebih besar sedang terjadi, tapi dia tidak peduli. Bagi Raymond, yang paling penting adalah tetap berada di sisi Yuki.

Raymond Penuh ketegangan, berusaha menahan rasa sakit di hatinya. “Persetan dengan mimpi-mimpiku! Aku tidak akan jadi bebanmu, Yuki! Aku bisa menjaga diriku sendiri, aku bisa melindungimu.”

Yuki tersenyum pahit, menghargai tekad Raymond, tapi ini bukan tentang siapa yang kuat atau siapa yang bisa menjaga siapa. Dunia yang menunggu Yuki adalah tempat penuh bahaya, dan ia tidak bisa menyeret Raymond ke dalamnya.

“Bukan itu masalahnya, Raymond. Di sana… tempat yang berbahaya. Lebih dari yang bisa kau bayangkan. Aku sudah sering kehilangan orang-orang yang aku sayangi… Aku tidak akan menempatkanmu dalam bahaya yang sama.”

Raymond merasakan hati Yuki yang terluka, tapi ketakutan terbesar Yuki jauh lebih besar dari dirinya. Dia tahu bahwa Yuki berbicara dari pengalaman, tapi itu tidak menghentikan rasa putus asanya. Ia ingin tetap di sisi Yuki, apapun resikonya.

“Tapi… aku tidak bisa hanya melihatmu pergi tanpa melakukan apa-apa.”

Yuki menatap dalam ke arah Raymond, penuh kasih, tapi juga dengan kepastian yang tak bisa diruntuhkan.

“Raymond… inilah satu-satunya cara aku bisa melindungimu.”

Raymond terdiam, menyadari bahwa apapun yang ia katakan, keputusan Yuki sudah bulat. Namun rasa sakit di hatinya semakin dalam, karena ia tahu, ia harus merelakan Yuki pergi.

“Jadi… hanya karena menurutmu Aku lemah, Kau tidak bisa membawaku?”

Yuki menutup matanya, menahan air mata yang mulai menggenang. Ia tahu bahwa apa yang Raymond katakan adalah kebenaran yang pahit. Tapi di dalam hatinya, ia tahu ini adalah satu-satunya jalan.

“Ada seseorang yang harus Aku selamatkan saat ini, dan Kau tidak bisa ikut” kata Yuki lagi dengan tegas.

Yuki adalah seorang Ciel. Jika ada yang jatuh cinta secara dalam pada seorang Ciel. Dia akan mencintai Ciel tersebut seumur hidupnya. Yuki yakin Raymond adalah salah satu dari pria bodoh yang mencintainya. Hal itu membuat Yuki semakin merasa bersalah padanya.

Karenanya, Yuki menahan perasaan. Tidak ingin bertengkar dengan Raymond dan kembali memperbaiki hubungan pertemanan saat Dia pulang dulu. Yuki tahu, keadaan seperti ini akan datang pada waktunya dan Yuki hanya ingin memberi kenangan yang baik untuk Raymond.

Terpopuler

Comments

🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ

🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ

sampai sini dulu ka, cicil 2 bab tiap hari😂✌️

2024-12-10

0

lihat semua
Episodes
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28
29 29
30 30
31 31
32 32
33 33
34 34
35 35
36 36
37 37
38 38
39 39
40 40
41 41
42 42
43 43
44 44
45 45
46 46
47 47
48 48
49 49
50 50
51 51
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 91
92 92
93 93
94 94
95 95 Water Ripple (Morning Dew Series 3)—End
96 1 Rain Pour—Morning Dew Series 4
97 2
98 3
99 4
100 5
101 6
102 7
103 8
104 9
105 10
106 11
107 12
108 13
109 14
110 15
111 16
112 17
113 18
114 19
115 20
116 21
117 22
118 23
119 24
120 25
121 26
122 27
123 28
124 29
125 30
126 31
127 32
128 33
129 34
130 35
131 36
132 37
133 38
134 39
135 40
136 41
137 42
138 43
139 44
140 45
141 46
142 47
143 48
144 49
145 50
146 51
147 52
148 53
149 54
150 55
151 56
152 57
153 58
154 59
155 60
156 61
157 62
158 63
159 64
160 65
161 66
162 67
163 68
164 69
165 70
166 71
167 72
168 73
169 74
170 75
171 76
172 77
173 78
174 79
175 80
176 81
177 82
178 83
179 84
180 85
181 86
182 87
183 88
184 89
185 90
186 91
187 92
188 93
189 94
190 95
191 96
192 97
193 98
194 99
195 100
196 101
197 102
198 103
199 104
200 105
201 106
202 107
203 108
204 109
205 110
206 111
207 112
208 113
209 114
210 115
211 116
212 117
213 118
214 119
215 120
216 121
217 122
218 123
219 124
220 125
221 126
222 127
223 128
224 139
225 140
226 141
227 142
228 143
229 144
230 145
231 146
232 147
233 148
234 149
235 150
236 151
237 152
238 153
239 154
240 155
241 156
242 157
243 158
244 159
245 160
246 161
247 162
248 163
249 164
250 165
251 166
252 167
253 168
254 169
255 170
256 171
257 172
258 173
259 174
260 175
261 176
262 177
263 178
264 179
265 180
266 181
267 182
268 183
269 184
270 185
271 186
272 187
273 188
274 189
275 190
276 191
277 192
278 193
279 194
280 195
281 196
282 197
283 198
284 199
285 200
286 201
Episodes

Updated 286 Episodes

1
1
2
2
3
3
4
4
5
5
6
6
7
7
8
8
9
9
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
27
28
28
29
29
30
30
31
31
32
32
33
33
34
34
35
35
36
36
37
37
38
38
39
39
40
40
41
41
42
42
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50
50
51
51
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
91
92
92
93
93
94
94
95
95 Water Ripple (Morning Dew Series 3)—End
96
1 Rain Pour—Morning Dew Series 4
97
2
98
3
99
4
100
5
101
6
102
7
103
8
104
9
105
10
106
11
107
12
108
13
109
14
110
15
111
16
112
17
113
18
114
19
115
20
116
21
117
22
118
23
119
24
120
25
121
26
122
27
123
28
124
29
125
30
126
31
127
32
128
33
129
34
130
35
131
36
132
37
133
38
134
39
135
40
136
41
137
42
138
43
139
44
140
45
141
46
142
47
143
48
144
49
145
50
146
51
147
52
148
53
149
54
150
55
151
56
152
57
153
58
154
59
155
60
156
61
157
62
158
63
159
64
160
65
161
66
162
67
163
68
164
69
165
70
166
71
167
72
168
73
169
74
170
75
171
76
172
77
173
78
174
79
175
80
176
81
177
82
178
83
179
84
180
85
181
86
182
87
183
88
184
89
185
90
186
91
187
92
188
93
189
94
190
95
191
96
192
97
193
98
194
99
195
100
196
101
197
102
198
103
199
104
200
105
201
106
202
107
203
108
204
109
205
110
206
111
207
112
208
113
209
114
210
115
211
116
212
117
213
118
214
119
215
120
216
121
217
122
218
123
219
124
220
125
221
126
222
127
223
128
224
139
225
140
226
141
227
142
228
143
229
144
230
145
231
146
232
147
233
148
234
149
235
150
236
151
237
152
238
153
239
154
240
155
241
156
242
157
243
158
244
159
245
160
246
161
247
162
248
163
249
164
250
165
251
166
252
167
253
168
254
169
255
170
256
171
257
172
258
173
259
174
260
175
261
176
262
177
263
178
264
179
265
180
266
181
267
182
268
183
269
184
270
185
271
186
272
187
273
188
274
189
275
190
276
191
277
192
278
193
279
194
280
195
281
196
282
197
283
198
284
199
285
200
286
201

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!