Gue mengangguk lagi dan coba ngomong kali ini, tapi yang keluar cuma erangan lagi.
Itu artinya iya.
Bibirnya berhenti mencium gue, dan sekarang dia fokus tunggu jawaban gue. Gue taruh tangan gue di belakang kepalanya dan tempelkan pipi gue ke pipinya.
"Iya," gue berhasil mengucapkan. "Iya, Tama. Iy...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 64 Episodes
Hasrat Sang Kapten
Tiga Ronde
Comments