Rencana pindah

Sementara Ayah dan ibu mereka tengah berbincang di kamar. Mengenai anak anak mereka yang akan melanjutkan belajar ke luar kota.

" yah,anak- anak kan mau kuliah di luar kota . Bagaimana kalau kita pindah juga ke kota itu ?" ucap Bu Rini

"Lalu usaha kita yang disini bagaimana bu, kita berusaha dari nol disini kenapa kita harus pindah?" tanya pak Bagus pada istrinya . Menurutnya ide istrinya kali ini sangat konyol .

" Yah, ayah lupa . Orang tua ibu kan di kota S juga . Nah kalau usaha kita yang disini ibu sudah punya orang kepercayaan untuk mengurusnya .Kita sisakan saja toko kita yang di kota , untuk rumah dan toko ini kita bisa jual untuk membeli rumah di kota S " ucap istrinya .

Pak Bagus masih berfikir , Dia berat untuk meninggalkan kampung halaman nya . Disini dia di lahirkan di besarkan bahkan sampai dia memiliki anak pun disini . Terlalu banyak kenangan disini . Tapi bu Rini tak kalah akal , dia akan terus membujuk suami nya agar mau pindah.

*

*

Tiga hari berlalu dari kejadian itu , Aya berusaha bersikap biasa - biasa saja berharap semua tidak akan berubah . Seperti biasa hari ini dia ke sekolah berjalan kaki . Lalu ada mobil di belakang yang membunyikan klakson . Aya kaget dan hampir saja melompat .

" Aya , ayo berangkat bareng " kata Dinda .

"Baiklah kalau kamu memaksa " jawab Aya.

Dinda yang mendengar jawaban Aya hanya tertawa.Karena dia tidak merasa memaksa Aya . Tapi itulah mereka , suka sekali bercanda .

" Selamat pagi om" sapa Aya pada Ayah Dinda .

"Pagi Aya, sudah sarapan belum "tanya ayah Dinda.

"Sudah om , tadi dirumah " jawab Aya lagi .

Tak lama mereka pun tiba di sekolah ,setelah berpamitan pada ayah Dinda ,kedua gadis itu masuk menuju gerbang sekolah .

" Pagi pak maman" sapa Aya dan Dinda bersamaan.

" Pagi Aya , pagi Dinda " sapa pak Maman kembali .

 Aya dan juga Dinda berjalan menuju kelas mereka . Sambil bercerita , tapi Aya tidak menceritakan tentangnya yang ternyata bukan anak kandung Bu Rini .

*

* Di rumah Bu Rini ,dia mendapat kabar dari saudara nya di kota s , Bahwa ada rumah yang di jual dengan harga yang tidak terlalu mahal . Lokasi rumah itu juga strategis. Bu Rini memang menyuruh adik sepupunya untuk mencarikan rumah di sana , karena dia sudah punya rencana untuk pindah dan menetap di kota S ,tempat dimana semua keluarga nya berada.

Bu Rini memberitahukan pada suami nya , jika sudah ada rumah yang cocok untuk mereka . Dia juga menyuruh suami nya untuk segera mencari calon pembeli rumah dan toko mereka yang disini . Sementara semua stok toko yang ada di depan rumah akan di pindahkan ke toko pusat mereka yang ada di kota.

Pak Bagus setengah hati melakukan nya. Dia tau istrinya pasti akan mengajak dia pindah disana. Dia memikirkan tentang Aya . Apakh istri nya mengijinkan Aya ikut serta bersama mereka. Kalau tidak boleh bagaimana ,Aya akan tinggal bersama siapa disini. Sedang sibuk dengan pikiran nya sendiri Pak Bagus tidak sadar kalau dari tadi ada yang mengikutinya dari belakang . Dia masih saja berjalan tak tentu arah meninggalkan mobilnya di depan tokonya .

Awalnya dia keluar hanya untuk mencari makam siang ,di sekitar toko nya . Dia memilih berjalan kaki sembari berolahraga.

Ketika pak Bagus masih sibuk dengan pikirannya ,dan gawai yang masih di tangan . Orang yang tadi mengikuti nya merampas hp secara paksa , lalu pergi dengan motor nya . Pak Bagus hanya bisa berteriak meminta pertolongan . Tapi nasib baik belum berpihak padanya . Setelah orang-orang datang untuk menolongnya , jambret itu sudah kabur jauh entah kemana.

*

* Sore harinya Aya baru saja pulang dari sekolah ,karena memang hari ini ada kelas tambahan, orang tua nya juga tahu itu . Jadi Aya tidak perlu takut akan kena marah lagi . Dinda yang berjalan bersama nya ,hari ini memilih berjalan pulang ke rumahnya menemani Aya.

" Ay, kita bentar lagi mau test kenaikan kelas . Aku pusing "keluhnya

"pusing kenapa , jangan bilang kamu males belajar " Ujar Aya.

" ya belajarlah , ini belajar mati- matian aja nilai ku tetap pas -pasan ,mepet banget kalau kata abang tukang parkir . Apalagi kalau ngga belajar itu Nilai bisa di goreng dah " ucap Dinda

" iya di goreng soalnya nilainya 0 ...... Ndog goreng ( ndog \= telur) " ucap Aya sambil tertawa.

Episodes
1 Syahrine Yahya
2 SAHABAT
3 TETAP SAJA SALAH.
4 Terima kasih kak.
5 Kebaikan bu Susi
6 Apa salahku
7 pura pura tidak tahu
8 Rencana pindah
9 Harus bagaimana?
10 Pengambilan Raport
11 Aku juga ingin di sayang
12 Kemarahan Bu Rini
13 Aya Sakit
14 Sebelum Pindah
15 PINDAH
16 Surat untuk Aya
17 Diary Bunda
18 Draft
19 HARI SIBUK.
20 Kesedihan Aya
21 21
22 Roti kempit .
23 Namira dan kakaknya
24 Fadly dan Gibran
25 Demit vs Maling
26 Draft
27 FADLY HILANG
28 TENTANG NAMIRA
29 AYA DAN NAMIRA
30 cerita Namira
31 AYAH
32 Begini Rasanya
33 Akhir kesabaran pak Bagus
34 Draft
35 Ayah menghilang
36 Draft
37 FEBY KECELAKAAN
38 38
39 kembali nya ingatan
40 Harus berpisah
41 41
42 pelanggan baru
43 calon istri idaman
44 jangan tunggu lama-lama
45 memilih menyatakan
46 Emosi nya Fadly
47 Ya!!!! aku mau
48 LOVE YOU
49 Ijin melamar
50 Lamaran
51 Resmi berpisah
52 Tanggal pernikahan
53 Feby cemburu
54 para pengganggu
55 Rencana Sinta
56 Penangkapan Sinta
57 Niat pak Hendra
58 Hari pernikahan
59 keributan di tengah acara
60 Rencana jahat
61 Aya di culik
62 LEMAS
63 Mencari tahu
64 Main cantik aja
65 Terima kasih
66 SIAPA WANITA ITU
67 Calon pacar abang
68 poligami
69 Jadian beneran
70 OBAT TIDUR
71 Pak Hendra dan Feby
72 Kedatangan Bu Sheila
73 Draft
74 Lahiran
75 Bu Rini
76 Cinta yang salah
77 RAFKA ASAKHA WIJAYA
78 Mak Comblang Yang Terlambat
79 RENCANA
80 Draft
81 calon ulat bulu
82 pernikah Doni dan Namira
83 ....
84 keluarga Raylin
85 Keadaan bu Rini
86 KE KOTA S
87 kenyataan
88 PENOLAKAN FEBY
89 Apa yang terjadi?
90 LEPASKAN
91 Hanya formalitas saja
92 MARI BERMAIN
93 Hantu itu nyata
94 Balasan untuk mereka
95 PENOLONG
96 Sebentar saja
97 Meninggal
98 Keadaan Feby
99 keluarga
100 Akhir kisah Feby
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Syahrine Yahya
2
SAHABAT
3
TETAP SAJA SALAH.
4
Terima kasih kak.
5
Kebaikan bu Susi
6
Apa salahku
7
pura pura tidak tahu
8
Rencana pindah
9
Harus bagaimana?
10
Pengambilan Raport
11
Aku juga ingin di sayang
12
Kemarahan Bu Rini
13
Aya Sakit
14
Sebelum Pindah
15
PINDAH
16
Surat untuk Aya
17
Diary Bunda
18
Draft
19
HARI SIBUK.
20
Kesedihan Aya
21
21
22
Roti kempit .
23
Namira dan kakaknya
24
Fadly dan Gibran
25
Demit vs Maling
26
Draft
27
FADLY HILANG
28
TENTANG NAMIRA
29
AYA DAN NAMIRA
30
cerita Namira
31
AYAH
32
Begini Rasanya
33
Akhir kesabaran pak Bagus
34
Draft
35
Ayah menghilang
36
Draft
37
FEBY KECELAKAAN
38
38
39
kembali nya ingatan
40
Harus berpisah
41
41
42
pelanggan baru
43
calon istri idaman
44
jangan tunggu lama-lama
45
memilih menyatakan
46
Emosi nya Fadly
47
Ya!!!! aku mau
48
LOVE YOU
49
Ijin melamar
50
Lamaran
51
Resmi berpisah
52
Tanggal pernikahan
53
Feby cemburu
54
para pengganggu
55
Rencana Sinta
56
Penangkapan Sinta
57
Niat pak Hendra
58
Hari pernikahan
59
keributan di tengah acara
60
Rencana jahat
61
Aya di culik
62
LEMAS
63
Mencari tahu
64
Main cantik aja
65
Terima kasih
66
SIAPA WANITA ITU
67
Calon pacar abang
68
poligami
69
Jadian beneran
70
OBAT TIDUR
71
Pak Hendra dan Feby
72
Kedatangan Bu Sheila
73
Draft
74
Lahiran
75
Bu Rini
76
Cinta yang salah
77
RAFKA ASAKHA WIJAYA
78
Mak Comblang Yang Terlambat
79
RENCANA
80
Draft
81
calon ulat bulu
82
pernikah Doni dan Namira
83
....
84
keluarga Raylin
85
Keadaan bu Rini
86
KE KOTA S
87
kenyataan
88
PENOLAKAN FEBY
89
Apa yang terjadi?
90
LEPASKAN
91
Hanya formalitas saja
92
MARI BERMAIN
93
Hantu itu nyata
94
Balasan untuk mereka
95
PENOLONG
96
Sebentar saja
97
Meninggal
98
Keadaan Feby
99
keluarga
100
Akhir kisah Feby

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!