Ep 18

Mobil yang dikendarai Zayn berhenti di sebuah taman kecil daerah pinggiran kota. Sesuai dengan alamat yang diberikan oleh teman Hasha tadi. Hasha langsung melihat Nita yang tengah duduk di bangku panjang sambil mengurut-urut kakinya. Tak ada orang lain di taman itu selain Nita.

"Itu temen Hasha bang!" seru Hasha.

Begitu Zayn menghentikan mobil dipinggir jalan, Hasha langsung keluar.

"Hasha!" Zayn kaget karena Hasha keluar secara tiba-tiba. Untung jalanan sepi dan hampir tidak ada kendaraan yang berlalu lalang di tempat ini. Kalau tidak, cara Hasha yang langsung turun seperti tadi bisa berbahaya.

Zayn melihat calon isterinya itu berlari ke seorang wanita yang duduk di bangku taman. Penampilan wanita itu terlihat jelas dari dari dalam mobil. Saat Hasha mendekati wanita itu dan duduk di sebelahnya, penampilan mereka tampak sangat kontras. Hasha terlihat begitu ceria, menawan, dan bersinar. Sedang temannya itu tampak murung dan tidak menarik. Wajahnya lumayan cantik, hanya saja tidak ada daya tariknya. Pakaian yang Hasha kenakan pun walau sudah terbilang cukup sederhana, tapi masih tetap jauh harganya jika dibandingkan dengan yang dikenakan oleh wanita itu. Zayn menyimpulkan kalau wanita itu memang serba berkekurangan.

Hasha-nya sangat baik dan polos, pastilah dia tergerak membantu temannya yang menyedihkan itu.

Zayn terus memperhatikan Hasha berbicara pada temannya itu. Sesekali menunjuk ke arah mobilnya. Sesaat kemudian ia lihat Hasha membantu wanita itu berdiri dan memapahnya mendekati mobilnya.

Zayn menurunkan kaca mobilnya begitu Hasha dan temannya itu sampai. Wanita itu menunduk malu ketika tatapannya bertemu dengan tatapan Zayn yang dingin. Tatapan pria itu nanti berubah ketika menatap Hasha.

"Jangan langsung lari kayak tadi. Kalau ada kendaraan yang tiba-tiba lewat gimana? Kamu mau aku jadi duda stres sebelum kita menikah?"

Hasha melotot. Dasar Zayn! Nita kan jadi tahu kalau dia sudah mau menikah. Hasha jadi malu ke Nita.

"Bang Zayn, kenalin ini temen Hasha namanya Nita." Hasha tidak menghiraukan ucapan Zayn tadi dan memperkenalkan Nita pada pria itu. Zayn hanya menatapnya sekilas, karena sama sekali tak tertarik untuk mengenalnya.

"Nit, laki-laki ini namanya bang Zayn. Sahabatnya abang aku."

"Ha .. halo bang Zayn," Nita menyapa Zayn malu-malu. Ia belum pernah melihat laki-laki setampan ini sebelumnya. Ini pertama kalinya dan Nita diam-diam mengagumi pria itu. Mobilnya juga bagus sekali, pasti mahal. Nita belum pernah naik mobil seperti ini.

Hasha tidak pernah bilang latar belakangnya dari keluarga yang bagaimana. Tapi Nita pernah beberapa kali melihat ada mobil mahal yang menjemputnya. Kalau background Hasha anak orang kaya, Nita iri sekali.

Zayn tidak membalas sapaan Nita. Hasha gemas jadinya. Kan dianya yang malu dan merasa gak enak sama Nita.

"Bang, bisa sekalian kita anterin temen aku pulang setelah anterin bunga pesanan orang kan?" Hasha bertanya, wajahnya memelas, sesekali ia memasang puppy eyes-nya menatap Zayn. Imut sekali. Bagaimana Zayn bisa menolak coba?

"Masuk cepet."

"Siap bang!" Zayn terkekeh.

Hasha membantu Nita masuk dan duduk di jok belakang.

"Kamu pindah ke depan sayang," kata Zayn lembut. Hasha malu pada Nita saat Zayn menyebut kata sayang.

"Hasha di sini aja bang. Temenin Nita."

"Aku bukan sopir sweety, kamu mau dapat hukuman kayak tadi atau mau pindah di depan?" ancaman Zayn langsung membuat Hasha mati kutu.

"Nit, aku duduk di depan ya." Nita menganggukkan kepala dan Hasha buru-buru pindah ke depan.

Zayn tersenyum mengacak-acak rambut Hasha.

"Kamu manis sekali kalau patuh."

Zayn tidak peduli ada orang lain di dalam mobil tersebut. Sesaat kemudian mobil tersebut melaju meninggalkan tempat itu.

Sepanjang perjalanan suasana hening sekali. Hasha ketiduran. Zayn fokus menyetir. Sedang Nita terus mencuri-curi pandang ke Zayn. Ia penasaran darimana Hasha kenal laki-laki dengan tampang bak artis papan atas itu. Apakah salah kalau dia bermimpi menginginkan pria seperti itu hadir dalam hidupnya.

"Hasha sudah tertidur, dia sudah capek seharian ini, aku tidak ingin membangunkannya. Kau saja yang mengantar bunga-bunga itu, bisa kan? Lagi pula itu memang pekerjaanmu, bukan Hasha." Zayn angkat suara. Menatap Nita dari spion tengah.

"Ah, iya. Maaf bang, sa ... Saya sudah merepotkan Hasha." ucap Nita tidak enak. Dia tidak ketahuan menatap pria itu diam-diam kan?

"Lain kali jangan merepotkan calon istriku lagi. Apalagi malam-malam begini." balas Zayn tegas. Dia akan menjadi sosok yang sangat dingin pada orang lain.

Nita memaksakan seulas senyum lalu menganggukkan kepala.

"Satu lagi, jangan memanggilku abang. Hanya Hasha yang kuperbolehkan memanggilku begitu." tambah Zayn mempertegas.

Nita sungguh malu sekali. Suasana berubah menjadi sangat canggung. Bahkan saat mereka sampai ke tempat orang yang memesan bunga tersebut, laki-laki itu tidak membantunya yang agak kesulitan turun karena kakinya yang sakit. Tapi mau apa lagi, sudah bagus calon suaminya Hasha mau mengantarnya. Apalagi statusnya dibandingkan laki-laki itu sangat rendah.

Apakah Hasha juga berasal dari kalangan sederhana yang hanya beruntung dicintai oleh laki-laki kaya dan tampan itu? Apa suatu hari nanti dia juga bisa mendapatkan laki-laki seperti itu? Atau jangan-jangan laki-laki itu memang jodohnya? Seperti di film-film, saat sahabat pemeran utama memperkenalkan pacarnya ke temannya, pacarnya malah berubah jatuh cinta ke temannya itu.

Nita sungguh memimpikan yang seperti itu bisa terjadi di dunia nyata. Sungguh, dia tidak mau lagi hidup melarat dan memiliki status rendah. Dia ingin mendapatkan laki-laki yang mapan, plus tampan seperti laki-laki di depannya ini.

"Di mana tempat tinggalmu?" suara datar itu kembali terdengar.

"Mm?"

"Aku tanya di mana rumahmu?" bunga sudah diantarkan, sekarang tinggal mengantarnya pulang.

Dalam hatinya Nita masih tidak rela. Dia masih ingin lebih lama lagi melihat pria itu.

"Ah, lu-lurus saja kira-kira lima ratus meter." jawab Nita.

Suasana kembali hening. Nita kembali mencuri-curi pandang ke Zayn dari kaca spion. Ia melihat pria itu menatap ke Hasha sesekali lalu tersenyum. Sesekali tangan Zayn terulur mengusap-usap kepala Hasha.

Nita merasa cemburu. Dia ingin sekali berganti posisi dengan Hasha. Siapa coba perempuan yang tidak ingin diperlakukan semanis itu.

"Ini sudah lima ratus meter, katakan aku harus berhenti di mana?"

"Di- di depan sana. Pagar hijau." Nita dengan random menunjuk sebuah rumah sederhana. Kalau di mata Zayn sih itu rumah agak kumuh. Tapi dia sama sekali tidak peduli. Toh tidak ada hubungan sama sekali dengan dia.

Setelah Nita turun dari mobil, Zayn langsung melajukan mobilnya meninggalkan tempat itu. Nita kecewa. Dia bahkan belum sempat mengucapkan terimakasih.

Terpopuler

Comments

ᴳᴿ🐅ᵘᵐᵘSᵃᶠ𝐀⃝🥀❤️⃟𝐖ᵃ𝐟ᵍʲˡ🤎🧡

ᴳᴿ🐅ᵘᵐᵘSᵃᶠ𝐀⃝🥀❤️⃟𝐖ᵃ𝐟ᵍʲˡ🤎🧡

Ada bibit pelakor nih roman-roman nya semoga Nita tidak kebablasan jadi pelakor beneran

2025-03-12

0

Sani Srimulyani

Sani Srimulyani

hadeuh......mimpimu ketinghian nit, dah tau dia calon suaminya hasha masih aja ngarep.

2024-11-03

0

Meilan Sitompul

Meilan Sitompul

seneng liat cwo cuek ke cewe lain...tapi dia tdk cuek dengan wanita pilihannya

2024-11-28

0

lihat semua
Episodes
1 PENOKOHAN
2 Kejadian di hotel
3 Satu Minggu kemudian
4 Ternyata temannya abang Flynn ...
5 Memberikan pelajaran
6 Club
7 Coba saja kalau berani minum
8 Niat jahat Sindy
9 Turunin Hasha, bang Zayn!
10 Rumah pribadi Zayn
11 Kau adalah milikku
12 Malu, marah tapi nikmat
13 Menikah?
14 Kami menerima lamaran ini
15 Hasha ngambek
16 Turun Hasha!
17 Bang Zayn gila!
18 Ep 17
19 Ep 18
20 Ep 19
21 Ep 20
22 Ep 21
23 Ep 22
24 Ep 23
25 Ep 24
26 Ep 25
27 Ep 26
28 Ep 27
29 Ep 28
30 Ep 29
31 Ep 30
32 Ep 31
33 Ep 32
34 Ep 33
35 Ep 34
36 Ep 35
37 Ep 36
38 Ep 37
39 Rp 38
40 Ep 39
41 Ep 40
42 Ep 41
43 Ep 42
44 Ep 43
45 Ep 44
46 Ep 45
47 Ep 46
48 Ep 47
49 Ep 48
50 Ep 49
51 Ep 50
52 Ep 51
53 Ep 52
54 Ep 53
55 Ep 54
56 Ep 55
57 Ep 56
58 Ep 57
59 Ep 58
60 Ep 59
61 Ep 60
62 Ep 61
63 Ep 62
64 Ep 63
65 Ep 64
66 Ep 65
67 Ep 66
68 Ep 67
69 Ep 68
70 Ep 69
71 Ep 70
72 Ep 71
73 Ep 72
74 Ep 73
75 Ep 74
76 Ep 75
77 Ep 76
78 Ep 77
79 Ep 78
80 Ep 79
81 Ep 80
82 Ep 81
83 Ep 82
84 Ep 83
85 Ep 84
86 Ep 85
87 Ep 86
88 Ep 87
89 Ep 88
90 Ep 89
91 Ep 90
92 Ep 91
93 Ep 92
94 Ep 93
95 Bab 94
96 Bab 95
97 bab 96
98 Bab 97
99 Bab 98
100 Bab 99
101 Bab 100
102 Bab 101
103 Bab 102
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109
111 Bab 110
112 Bab 111
113 Bab 112
114 Bab 113
115 Bab 114
116 Bab 115
117 Bab 116
118 Bab 117
119 Bab 118
120 Bab 119
121 Bab 120
122 Bab 121
123 Bab 122
124 Bab 123
125 Bab 124
126 Bab 125
127 Bab 126
128 Bab 127
129 Bab 128
130 Bab 129
131 Bab 130
132 Bab 131
133 Bab 132
134 Bab 133
135 Bab 134
136 Bab 135
137 Bab 136
138 Bab 137
139 Bab 138
140 Bab 139
141 Bab 139
142 Bab 140
143 Bab 141
144 Bab 142
145 Bab 143
146 Bab 144
147 Bab 145
148 Bab 146
149 Bab 147
150 Bab 148
151 Bab 149
152 Bab 150
153 Bab 151
154 Bab 152
155 Bab 153
156 Bab 154
157 Bab 155
158 Bab 156
159 Bab 157
160 Bab 158
161 Bab 159
162 Bab 160
163 Bab 161
164 Bab 162
165 Bab 163
166 Bab 164
167 Bab 165
168 Bab 166
169 Bab 167
170 Bab 168
171 Bab 169
172 Bab 170
173 Bab 171
174 Bab 172
175 Bab 173
176 Bab 174
177 Bab 175
178 Bab 176
179 Bab 177
180 Bab 178
181 Bab 179
182 Bab 180
183 Bab 181
184 Bab 182
185 Bab 183
186 Bab 184
187 Bab 185
188 Bab 186
189 Bab 187
190 Bab 188
191 Bab 189
192 Bab 190
193 Bab 191
194 Bab 192
195 Bab 193
196 Bab 194
197 Bab 195
198 Bab 196
199 Bab 197
200 Bab 198
201 Bab 199
202 Bab 200
203 Bab 201
204 Bab 202
Episodes

Updated 204 Episodes

1
PENOKOHAN
2
Kejadian di hotel
3
Satu Minggu kemudian
4
Ternyata temannya abang Flynn ...
5
Memberikan pelajaran
6
Club
7
Coba saja kalau berani minum
8
Niat jahat Sindy
9
Turunin Hasha, bang Zayn!
10
Rumah pribadi Zayn
11
Kau adalah milikku
12
Malu, marah tapi nikmat
13
Menikah?
14
Kami menerima lamaran ini
15
Hasha ngambek
16
Turun Hasha!
17
Bang Zayn gila!
18
Ep 17
19
Ep 18
20
Ep 19
21
Ep 20
22
Ep 21
23
Ep 22
24
Ep 23
25
Ep 24
26
Ep 25
27
Ep 26
28
Ep 27
29
Ep 28
30
Ep 29
31
Ep 30
32
Ep 31
33
Ep 32
34
Ep 33
35
Ep 34
36
Ep 35
37
Ep 36
38
Ep 37
39
Rp 38
40
Ep 39
41
Ep 40
42
Ep 41
43
Ep 42
44
Ep 43
45
Ep 44
46
Ep 45
47
Ep 46
48
Ep 47
49
Ep 48
50
Ep 49
51
Ep 50
52
Ep 51
53
Ep 52
54
Ep 53
55
Ep 54
56
Ep 55
57
Ep 56
58
Ep 57
59
Ep 58
60
Ep 59
61
Ep 60
62
Ep 61
63
Ep 62
64
Ep 63
65
Ep 64
66
Ep 65
67
Ep 66
68
Ep 67
69
Ep 68
70
Ep 69
71
Ep 70
72
Ep 71
73
Ep 72
74
Ep 73
75
Ep 74
76
Ep 75
77
Ep 76
78
Ep 77
79
Ep 78
80
Ep 79
81
Ep 80
82
Ep 81
83
Ep 82
84
Ep 83
85
Ep 84
86
Ep 85
87
Ep 86
88
Ep 87
89
Ep 88
90
Ep 89
91
Ep 90
92
Ep 91
93
Ep 92
94
Ep 93
95
Bab 94
96
Bab 95
97
bab 96
98
Bab 97
99
Bab 98
100
Bab 99
101
Bab 100
102
Bab 101
103
Bab 102
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109
111
Bab 110
112
Bab 111
113
Bab 112
114
Bab 113
115
Bab 114
116
Bab 115
117
Bab 116
118
Bab 117
119
Bab 118
120
Bab 119
121
Bab 120
122
Bab 121
123
Bab 122
124
Bab 123
125
Bab 124
126
Bab 125
127
Bab 126
128
Bab 127
129
Bab 128
130
Bab 129
131
Bab 130
132
Bab 131
133
Bab 132
134
Bab 133
135
Bab 134
136
Bab 135
137
Bab 136
138
Bab 137
139
Bab 138
140
Bab 139
141
Bab 139
142
Bab 140
143
Bab 141
144
Bab 142
145
Bab 143
146
Bab 144
147
Bab 145
148
Bab 146
149
Bab 147
150
Bab 148
151
Bab 149
152
Bab 150
153
Bab 151
154
Bab 152
155
Bab 153
156
Bab 154
157
Bab 155
158
Bab 156
159
Bab 157
160
Bab 158
161
Bab 159
162
Bab 160
163
Bab 161
164
Bab 162
165
Bab 163
166
Bab 164
167
Bab 165
168
Bab 166
169
Bab 167
170
Bab 168
171
Bab 169
172
Bab 170
173
Bab 171
174
Bab 172
175
Bab 173
176
Bab 174
177
Bab 175
178
Bab 176
179
Bab 177
180
Bab 178
181
Bab 179
182
Bab 180
183
Bab 181
184
Bab 182
185
Bab 183
186
Bab 184
187
Bab 185
188
Bab 186
189
Bab 187
190
Bab 188
191
Bab 189
192
Bab 190
193
Bab 191
194
Bab 192
195
Bab 193
196
Bab 194
197
Bab 195
198
Bab 196
199
Bab 197
200
Bab 198
201
Bab 199
202
Bab 200
203
Bab 201
204
Bab 202

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!