Kami menerima lamaran ini

Teriakan Hasha sangat kencang sampai-sampai papa dan mamanya yang malu di depan orang tua Zayn.

"Iya sayang, kamu mau nikah sama Zayn nggak? Tante kaget banget loh semalam Zayn bilang ke tante sama om kalau dia mau ngelamar kamu. Tante pikir putra tante ini agak belok, eh ternyata dia masih suka perempuan."

Zayn melirik mamanya dengan wajah kesal. Enak saja dia di katain belok. Dari dulu dia memang suka perempuan kali. Hanya saja dia menahan dirinya  karena Hasha masih terlalu kecil dulu. Dia juga ingin fokus menyelesaikan pendidikannya lalu bekerja keras menjadi pria sukses agar bisa memberikan hidup yang layak pada Hasha.

Sekarang kondisi keuangannya tidak perlu diragukan lagi. Tanpa bantuan orang tuanya dia berhasil membangun bisnisnya sendiri. Umurnya sudah matang untuk menikah, Hasha pun tidak terlalu muda lagi, menurutnya sudah pas untuk dinikahi. Apalagi dia sudah meniduri wanita ini. Keluar di dalam pula.

Dia harus secepatnya menikahi Hasha karena besar kemungkinannya wanita itu bisa mengandung anaknya.

"Dan ternyata perempuan yang ingin dinikahin anak tante itu kamu sayang, gadis kesayangan tante. Makanya tante sama om langsung setuju. Iya kan pa?" ucap Ria lagi menatap ke Max suaminya dengan penuh semangat.

Max mengangguk. Lelaki tua itu memang sudah kenal Hasha dari gadis ini masih remaja. Ia juga berasal dari latar belakang keluarga yang baik. Bukan berarti Max tidak akan setuju kalau putranya memilih perempuan dari keluarga pas-pasan. Tapi karena kebetulan ia menyukai wanita yang memang kelas sosialnya setara, itu lebih baik. Karena tak akan ada drama perbandingan dari orang-orang bermulut julid di luar sana.

Hasha menatap Zayn yang tersenyum licik padanya, lalu menatap mama dan papanya. Ia berharap orang tuanya tidak menyetujui pernikahan ini. Dia kan mau menghindari laki-laki menakutkan ini. Menjadi isteri Zayn pasti akan makan hati terus.

"Kami menerima lamaran ini, untuk menikahkan putri bungsu kami dengan putra kalian Zayn." Isaac sang papa angkat bicara.

Hasha melotot lagi. Apa? Dia nggak salah dengar? Orang tuanya menerima lamaran ini?

"Pa, Hasha, Hasha kan masih muda, masa nikahnya cepat banget sih?" Hasha memberanikan diri menyampaikan keberatannya kepada papanya. Demi keberlangsungan hidupnya yang tenang dari laki-laki berbahaya seperti Zayn.

"Abang kamu udah cerita kalau kamu tergila-gila sama Zayn udah dari kamu remaja. Usia kamu udah 23 tahun Hasha. Kamu juga perempuan, itu adalah usia yang pas buat bisa melahirkan cucu buat papa dan mama."

Hasha langsung terbatuk-batuk. Abangnya Suho menepuk-nepuk punggungnya sedang Flint tertawa lucu sementara Zayn menikmati tontonannya melihat Hasha kelabakan. Imut sekali. Suho yang paling kasihan pada adik kesayangannya.

"Papa kamu bener sayang, anak kamu dan Zayn pasti lucu-lucu." Ria menambahkan. Hasha ingin menghilang saja dari mereka sekarang juga. Wajahnya mungkin sudah hampir semerah tomat.

"Bagaimana dengan tanggal pernikahannya? Kita sekalian saja langsung cari tanggalnya." Hilda mamanya angkat bicara.

"Kamu ada usulan tanggal Zayn?"

Zayn memandangi orangtua dan calon mertuanya bergantian. Kalau mau mengikuti keinginannya, besok pun dia ingin langsung menikahi Hasha. Tapi itu tidak mungkin bukan? Karena semua orang akan merasa terlalu mendadak dan terburu-buru.

Pandangan Zayn beralih ke Hasha lagi. Wanita itu membenamkan matanya dalam-dalam membalas tatapannya.

Zayn gemas sekali ingin menggigit pipi tembemnya.

"Bagaimana kalau dua minggu depan? Sebelum aku kembali ke luar negeri untuk mengurus perpindahan kantor utama." pria itu bersuara. Dia berencana memindahkan kantor utamanya di negara ini agar bisa bekerja dari dalam negeri dan bisa melihat isterinya setiap hari. Karena dia tidak mungkin dapat persetujuan bisa bawa Hasha pindah bersamanya ke luar negeri. Flint sendiri yang memberitahunya ketika keduanya bertemu semalam.

Orang tua Zayn juga sudah tahu tentang dia yang berencana menetap di negara kelahirannya itu setelah menikah nanti. Dan mereka senang sekali pastinya. Orangtua mana yang tidak senang coba kalau anak mereka tinggal dekat sama mereka. Setidaknya di negara yang sama.

"Dua minggu depan? Berarti kita harus segera menyiapkan pernikahannya mulai besok." seru Hilda. Ria mengangguk setuju. Kedua ibu itu sudah sangat antusias.

Padahal Hasha ingin berteriak mau menolak pernikahan tersebut, tapi bibirnya kelu. Ia tidak berani menolak langsung di depan orang tua Zayn.

"Ya sudah, kalau begitu sudah fix ya pernikahannya diadakan dua minggu lagi." kata Max. Isaac dan Hilda sudah setuju.

Flint setuju. Suho, mau tak mau setuju juga meski dia masih ingin adiknya tinggal dengan mereka. Tapi karena cerita Flint semalam, Suho akhirnya harus setuju.

Flint sudah cerita padanya tentang Zayn dan Hasha telah tidur bersama. Zayn sendiri yang mengakuinya makanya ia cepat-cepat ingin bertanggungjawab dengan menikahi adik mereka. Suho juga ingat gelagat aneh Hasha minggu lalu. Pasti karena kepikiran telah tidur dengan Zayn. Kalau sudah tidur bersama, adik mereka memang harus segera dinikahkan.

"Hasha sayang, mulai ini jangan panggil tante dan om lagi ya? Panggil papa dan mama." Hasha hanya diam, wajahnya cemberut.

"Kok cemberut begitu sih adek. Senyum dong, kan sebentar lagi kamu mau nikah sama babang Zayn kesayangan kamu." goda Flint. Hasha langsung menyikut perut abangnya kesal.

"Maaf ya, putri kami selalu begitu kalau lagi tegang. Nanti juga biasa lagi." ucap Ria.

Hasha sebal. Semua orang mendukung pernikahannya dengan Zayn. Ah, rasanya dia mau kabur saja. Lihat, kedua orangtua mereka sekarang berbincang-bincang asyik.

"Bang mau kemana?" tanya Hasha begitu melihat abang keduanya berdiri hendak pergi dari ruang tamu. Abang pertamanya si Flint lagi angkat telpon dan belum balik-balik dari tadi.

"Teman kantor abang ada di depan, abang keluar sebentar ya." sahut Suho mengacak lembut rambut Hasha dan pergi.

Sekarang ia duduk sendirian di sofa panjang itu berhadap-hadapan dengan Zayn yang terus memberinya tatapan meresahkan, hingga membuatnya salah tingkah.

"Hasha, kamu ajak calon suami kamu jalan-jalan ke taman belakang sana. Biar kalian bisa berduaan juga." suruh mamanya.

Kalau sama adalah teman seangkatannya pasti sudah dia getok kepalanya saking kesalnya. Tapi itu mama kandung, masa dia getok. Kan jatohnya dia jadi anak durhaka.

"Hasha mandi, badan Hasha udah gatal semua!" seru Hasha kemudian berlari secepat kilat meninggalkan ruangan itu naik ke lantai atas. Enak saja ajak Zayn jalan-jalan. Dia kesal, nggak mau pokoknya.

"Astaga anak itu kelakuannya," Ria malu pada calon besannya.

"Maaf ya jeng, anak itu memang kadang sering aneh."

"Nggak pa_pa jeng. Hasha-nya lucu banget malahan."

Setelah puas berbincang-bincang, keluarga itu pun pamit pulang. Zayn tidak banyak bicara, tapi dia sudah puas karena tidak lama lagi Hasha akan menjadi miliknya secara sah.

Terpopuler

Comments

Firanty Ranty

Firanty Ranty

nah lhoo hasha udah GK bisa lagi loe menghindar dari babang Zayn 😁😁

2024-12-26

1

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Sangat beruntung sekali si gadis yg langsung di sukain mertuanya..

2025-03-13

0

Faris Fahmi

Faris Fahmi

padahal di awal ria itu ibunya Zain
skrg ria jadi ibunya hasha

2025-02-08

0

lihat semua
Episodes
1 PENOKOHAN
2 Kejadian di hotel
3 Satu Minggu kemudian
4 Ternyata temannya abang Flynn ...
5 Memberikan pelajaran
6 Club
7 Coba saja kalau berani minum
8 Niat jahat Sindy
9 Turunin Hasha, bang Zayn!
10 Rumah pribadi Zayn
11 Kau adalah milikku
12 Malu, marah tapi nikmat
13 Menikah?
14 Kami menerima lamaran ini
15 Hasha ngambek
16 Turun Hasha!
17 Bang Zayn gila!
18 Ep 17
19 Ep 18
20 Ep 19
21 Ep 20
22 Ep 21
23 Ep 22
24 Ep 23
25 Ep 24
26 Ep 25
27 Ep 26
28 Ep 27
29 Ep 28
30 Ep 29
31 Ep 30
32 Ep 31
33 Ep 32
34 Ep 33
35 Ep 34
36 Ep 35
37 Ep 36
38 Ep 37
39 Rp 38
40 Ep 39
41 Ep 40
42 Ep 41
43 Ep 42
44 Ep 43
45 Ep 44
46 Ep 45
47 Ep 46
48 Ep 47
49 Ep 48
50 Ep 49
51 Ep 50
52 Ep 51
53 Ep 52
54 Ep 53
55 Ep 54
56 Ep 55
57 Ep 56
58 Ep 57
59 Ep 58
60 Ep 59
61 Ep 60
62 Ep 61
63 Ep 62
64 Ep 63
65 Ep 64
66 Ep 65
67 Ep 66
68 Ep 67
69 Ep 68
70 Ep 69
71 Ep 70
72 Ep 71
73 Ep 72
74 Ep 73
75 Ep 74
76 Ep 75
77 Ep 76
78 Ep 77
79 Ep 78
80 Ep 79
81 Ep 80
82 Ep 81
83 Ep 82
84 Ep 83
85 Ep 84
86 Ep 85
87 Ep 86
88 Ep 87
89 Ep 88
90 Ep 89
91 Ep 90
92 Ep 91
93 Ep 92
94 Ep 93
95 Bab 94
96 Bab 95
97 bab 96
98 Bab 97
99 Bab 98
100 Bab 99
101 Bab 100
102 Bab 101
103 Bab 102
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109
111 Bab 110
112 Bab 111
113 Bab 112
114 Bab 113
115 Bab 114
116 Bab 115
117 Bab 116
118 Bab 117
119 Bab 118
120 Bab 119
121 Bab 120
122 Bab 121
123 Bab 122
124 Bab 123
125 Bab 124
126 Bab 125
127 Bab 126
128 Bab 127
129 Bab 128
130 Bab 129
131 Bab 130
132 Bab 131
133 Bab 132
134 Bab 133
135 Bab 134
136 Bab 135
137 Bab 136
138 Bab 137
139 Bab 138
140 Bab 139
141 Bab 139
142 Bab 140
143 Bab 141
144 Bab 142
145 Bab 143
146 Bab 144
147 Bab 145
148 Bab 146
149 Bab 147
150 Bab 148
151 Bab 149
152 Bab 150
153 Bab 151
154 Bab 152
155 Bab 153
156 Bab 154
157 Bab 155
158 Bab 156
159 Bab 157
160 Bab 158
161 Bab 159
162 Bab 160
163 Bab 161
164 Bab 162
165 Bab 163
166 Bab 164
167 Bab 165
168 Bab 166
169 Bab 167
170 Bab 168
171 Bab 169
172 Bab 170
173 Bab 171
174 Bab 172
175 Bab 173
176 Bab 174
177 Bab 175
178 Bab 176
179 Bab 177
180 Bab 178
181 Bab 179
182 Bab 180
183 Bab 181
184 Bab 182
185 Bab 183
186 Bab 184
187 Bab 185
188 Bab 186
189 Bab 187
190 Bab 188
191 Bab 189
192 Bab 190
193 Bab 191
194 Bab 192
195 Bab 193
196 Bab 194
197 Bab 195
198 Bab 196
199 Bab 197
200 Bab 198
201 Bab 199
202 Bab 200
203 Bab 201
204 Bab 202
Episodes

Updated 204 Episodes

1
PENOKOHAN
2
Kejadian di hotel
3
Satu Minggu kemudian
4
Ternyata temannya abang Flynn ...
5
Memberikan pelajaran
6
Club
7
Coba saja kalau berani minum
8
Niat jahat Sindy
9
Turunin Hasha, bang Zayn!
10
Rumah pribadi Zayn
11
Kau adalah milikku
12
Malu, marah tapi nikmat
13
Menikah?
14
Kami menerima lamaran ini
15
Hasha ngambek
16
Turun Hasha!
17
Bang Zayn gila!
18
Ep 17
19
Ep 18
20
Ep 19
21
Ep 20
22
Ep 21
23
Ep 22
24
Ep 23
25
Ep 24
26
Ep 25
27
Ep 26
28
Ep 27
29
Ep 28
30
Ep 29
31
Ep 30
32
Ep 31
33
Ep 32
34
Ep 33
35
Ep 34
36
Ep 35
37
Ep 36
38
Ep 37
39
Rp 38
40
Ep 39
41
Ep 40
42
Ep 41
43
Ep 42
44
Ep 43
45
Ep 44
46
Ep 45
47
Ep 46
48
Ep 47
49
Ep 48
50
Ep 49
51
Ep 50
52
Ep 51
53
Ep 52
54
Ep 53
55
Ep 54
56
Ep 55
57
Ep 56
58
Ep 57
59
Ep 58
60
Ep 59
61
Ep 60
62
Ep 61
63
Ep 62
64
Ep 63
65
Ep 64
66
Ep 65
67
Ep 66
68
Ep 67
69
Ep 68
70
Ep 69
71
Ep 70
72
Ep 71
73
Ep 72
74
Ep 73
75
Ep 74
76
Ep 75
77
Ep 76
78
Ep 77
79
Ep 78
80
Ep 79
81
Ep 80
82
Ep 81
83
Ep 82
84
Ep 83
85
Ep 84
86
Ep 85
87
Ep 86
88
Ep 87
89
Ep 88
90
Ep 89
91
Ep 90
92
Ep 91
93
Ep 92
94
Ep 93
95
Bab 94
96
Bab 95
97
bab 96
98
Bab 97
99
Bab 98
100
Bab 99
101
Bab 100
102
Bab 101
103
Bab 102
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109
111
Bab 110
112
Bab 111
113
Bab 112
114
Bab 113
115
Bab 114
116
Bab 115
117
Bab 116
118
Bab 117
119
Bab 118
120
Bab 119
121
Bab 120
122
Bab 121
123
Bab 122
124
Bab 123
125
Bab 124
126
Bab 125
127
Bab 126
128
Bab 127
129
Bab 128
130
Bab 129
131
Bab 130
132
Bab 131
133
Bab 132
134
Bab 133
135
Bab 134
136
Bab 135
137
Bab 136
138
Bab 137
139
Bab 138
140
Bab 139
141
Bab 139
142
Bab 140
143
Bab 141
144
Bab 142
145
Bab 143
146
Bab 144
147
Bab 145
148
Bab 146
149
Bab 147
150
Bab 148
151
Bab 149
152
Bab 150
153
Bab 151
154
Bab 152
155
Bab 153
156
Bab 154
157
Bab 155
158
Bab 156
159
Bab 157
160
Bab 158
161
Bab 159
162
Bab 160
163
Bab 161
164
Bab 162
165
Bab 163
166
Bab 164
167
Bab 165
168
Bab 166
169
Bab 167
170
Bab 168
171
Bab 169
172
Bab 170
173
Bab 171
174
Bab 172
175
Bab 173
176
Bab 174
177
Bab 175
178
Bab 176
179
Bab 177
180
Bab 178
181
Bab 179
182
Bab 180
183
Bab 181
184
Bab 182
185
Bab 183
186
Bab 184
187
Bab 185
188
Bab 186
189
Bab 187
190
Bab 188
191
Bab 189
192
Bab 190
193
Bab 191
194
Bab 192
195
Bab 193
196
Bab 194
197
Bab 195
198
Bab 196
199
Bab 197
200
Bab 198
201
Bab 199
202
Bab 200
203
Bab 201
204
Bab 202

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!