Nonton

Melihat Rachel sudah keluar dari dalam rumahnya, Bima segera turun dari lantai atas di susul oleh Cahaya. Sagara yang melihat kedatangan Bima pun langsung menundukkan tubuhnya seraya merentangkan tangannya.

Greeppp...

Bima masuk ke dalam pelukan Sagara, keresahan hatinya seketika lenyap berganti dengan kehangatan yang menciptakan ketenangan jiwanya.

"Makasih, Papa." Ucap Bima.

Sagara menganggukkan kepalanya seraya mengusap punggung Bima, ada hal yang membuatnya heran akan ucapan terimakasih Bima, dia tak bisa menahannya dan Sagara pun langsung menanyakannya pada sang Putra.

"Em, Bima. Papa mau tanya sesuatu sama kamu, kenapa sekarang kamu gak suka lihat Bibi Rachel? Bukannya dulu kamu seneng banget kalo ketemu Bibi Rachel ya?" Tanya Sagara beruntun.

"Dulu kan Bima masih kecil, sekarang Bima sudah besar jadinya Bima tahu mana yang baik attitudenya sama yang gak baik. Masuk rumah orang kok seenaknya ngatur, kan Bima gak suka lihatnya." Jawab Bima beralasan, padahal bukan itu yang sebenarnya.

"Oh, gitu ya. Bima, Papa hari ini pulang cepet dan gak balik lagi ke kantor. Gimana kalo kita nonton bareng? Ultraman, atau superhero yang kamu suka." Ajak Sagara yang malas kembali ke kantor, pekerjaannya juga tidak terlalu banyak dan masih bisa di handle oleh Aliando.

"Ayok! Bima mau nonton Ultraman, tapi nanti sore Bumi ngajak Bima main futsal, boleh gak Pa?"Seru Bima bersemangat.

"Boleh dong, nanti Papa temenin." Ucap Sagara sambil mengelus rambut Bima.

"Kalau begitu, biar Mbak Yaya buatkan cemilan ya." Ucap Cahaya.

" Apa tuan butuh sesuatu? Biar saya siapkan sekalian?" Tambah Cahaya menatap Sagara.

"Tolong buatkan saya jus jeruk, sekalian masak cumi ring yang garing." Jawab Sagara.

"Siap, Tuan." Balas Cahaya.

Sagara dan Bima pergi menaiki tangga, mereka berdua berjalan menuju kamar Sagara yang jaraknya tak jauh dari kamar Bima. Sementara Cahaya membuat bolu brownies kesukaan dua pria beda usia di rumah itu.

Bi Nur menghampiri Cahaya dan membantunya, mereka hanya berdua sebagai pembantu karena Sagara belum mendapatkan pembantu baru yang akan bertugas menggantikan Lela karena tak mungkin juga Cahaya harus terus mengurus Bima sekaligus mengurus daerah perdapuran. Sayangnya, Sagara sudah cocok dengan masakan apapun yang di sajikan oleh Cahaya, pesan dari luar pun ia hanya mencicipi saja, mungkin karena sudah terbiasa makan masakan rumah.

Bima menolak les yang di tawarkan kembali oleh ayahnya, bagi Bima dia tak perlu les karena merasa nyaman belajar otodidak, hingga akhirnya Sagara pun menuruti ucapan Bima selama itu nyaman untuk putranya.

Sambil menyiapkan adonan untuk membuat brownies kukus, Cahaya juga menyiapkan bahan masakan sesuai permintaan Sagara. Kalau Bima, menu makannya pasti ia serahkan pada Cahaya karena Cahaya lebih mengerti apa yang ia sukai.

*

*

Rachel sudah sampai di hotel untuk sementara waktu, pria yang ia hubungi juga sudah menunggu kedatangannya. Rachel turun dari mobil yang di tumpanginya, seorang pria yang memakai penutup wajah menyambut kedatangannya, keduanya pun masuk sambil bergandengan tangan.

Beberapa saat kemudian.

Rachel dan pria yang masih menggandeng tangannya sudah sampai di kamar, ia duduk di pangkuan pria tersebut yang tak lain adalah Akbar- ayah Sagara. Keduanya menjalin hubungan sudah lama, sejak Bima berusia 4 tahun. Hubungan keduanya sangat tertutup rapi dan tak ada satupun yang mengetahuinya, mereka tak tahu saja kalau Sagara sudah mengantongi banyak bukti yang akan ia gunakan untuk kehancuran ayahnya sendiri.

Sikap Akbar terhadap Mahya tidak memancing kecurigaan apapun, Akbar benar-benar terlihat seperti suami yang romantis dan perhatian seperti biasanya. Bosan dengan pernikahannya yang banyak tuntutan dari Mahya, semua terasa monoton dan untuk itu Akbar mencari sesuatu yang baru. Siapa sangka, Rachel yang memiliki postur tubuh yang aduhai mengundang hasratnya dan keduanya pun menjalin hubungan sampai Akbar rela bolak-balik ke luar negeri demi menemui kekasih gelapnya.

Inilah alasan Sagara menolak turun ranjang, dia tahu kalau Akbar dan Rachel memanfaatkan statusnya demi menutupi kebusukan mereka. Akbar memanfaatkan kedekatan Mahya dan Rachel untuk mendorong Sagara menikahi Mahya, Akbar dan Rachel ingin memiliki anak yang hadir dari hasi hubungan keduanya, akan tetapi Akbar bisa memberikan keturunan pada Rachel, namun tak bisa memberikan status walaupun siri karena perusahaan miliknya lah yang menjadi taruhannya. Rachel pun tak mau menjadi perempuan miskin, dia memang mencintai Akbar akan tetapi ia tak mau segala kemewahan yang dia dapatkan itu hilang begitu saja. Dengan Rachel dan Sagara menikah, Akbar bisa lebih dekat dengan keturunannya dan juga Rachel nantinya.

"Honey, bagaimana ini? Anak aibmu itu malahh mendorongku dan mengusirku, apa batalkan saja rencana pernikahan konyol ini." Rajuk Rachel.

"Tidak bisa sayang, kalau kita membatalkannya itu sama saja kita harus berjarak lagi, lama-lama Mahya akan curiga. Kalau Mahya sampai curiga pasti dia usut ke ranah hukum, perusahaanku pasti akan jatuh." Ucap Akbar sambil meremas mainan kesukaannya.

Rachel memejamkan matanya, dia menikmati sentuhan dari Akbar dan sekarang dia tak bisa berpikir dengan jernih karena isi kepalanya sedang bersebrangan.

Aahhhh.... Clappp... Clappp...

Rachel membalikkan tubuhnya yang tengah duduk membelakangi Akbar, reaksi Rachel tentu sangat di sukai oleh Akbar yang mudah terpancing hasratnya. Rachel menyambar b**** Akbar dengan brutal, pasalnya hari ini dia sangat kesal dan butuh tempat untuk menyalurkan kemarahannya dengan sebuah kenikmatan. Akhirnya keduanya pun memulai apa yang sudah menjadi kebiasaan mereka ketika bertemu, saat Rachel tiba di tanah air Mahya memintanya untuk berkunjung ke rumah Sagara. Tapi siapa sangka, Sagara justru tidak menyukai kehadirannya.

Salah seorang pria meminta pihak hotel untuk bekerja sama, sedikit ancaman membuat pihak hotel terpaksa menyetujui apa yang pria itu minta.

*

*

Sagara mendapat panggilan dari seseorang, tetapi ia tak sempat menjawabnya karena tengah asyik menonton televisi bersama Bima. Tetapi pesan masuk membuat senyumnya terbit, bukti-bukti semakin memperjelas bagaimana kelakuan seorang Akbar.

Tok.. Tok... Tok

Cahaya mengetuk pintu. Dia membuka sedikit pintu kamar Sagara, terlihat Bima menengok kearahnya.

"Masuk, mbak!" Ucap Bima.

Cahaya pun masuk ke dalam kamar Sagara, Bima bangun dari duduknya dan menghampiri Cahaya.

"Yeaaayyy, brownies!!" Sorak Bima.

Cahaya menyimpan nampan yang di bawanya keatas meja yang sengaja Sagara simpan di depan kasurnya, bukan hanya menonton televisi saja, ternyata mereka berdua bermain games.

"Dimakan ya, Den." Ucap Cahaya.

"Cahaya, boleh minta tolong sampaikan pada Nur, untuk menyiapkan pakaian kerja saya yang masih di laundry soalnya besok saya mau meeting dengan klien penting." Ucap Sagara.

"Baik, Tuan." Jawab Cahaya.

"Sebentar, saya belum kasih uang bulanan sekalian sama keperluan yang lainnya." Ucap Sagara berbalik menuju walk in closet dimana ia menyimpan uang yang akan dia berikan.

Sambil menunggu Sagara datang, Cahaya berdiri menatap layar berukuran besar di depannya. Baru kali ini Cahaya melihat Gambar yang begitu terpampang besar di depan, dia juga suka Ultraman karena dulu Erik sering mengajaknya menonton di rumahnya.

Saat Sagara datang, Cahaya berbalik karena mendengar suara pintu terbuka. Sagara tak melihat langkah kakinya saat berjalan, kakinya terpeleset karena ada air yang tumpah oleh Bima dan belum di bersihkan oleh Sagara sendiri.

Cahaya yang melihat Sagara hampir terjatuh pun segera meraih tangannya, tapi bukannya Sagara tertolong malah Cahaya yang ikut jatuh sampai menimpa tubuh majikannya sendiri.

Bruukkk....

Maaf up nya satu, bener-bener gak bisa konsen soalnya ada yang hajatan sampe tidur pun keganggu sangking ramenya 😭🙏

Terpopuler

Comments

🌷💚SITI.R💚🌷

🌷💚SITI.R💚🌷

hati2 saga tr malah jatuh cinta lg

2024-10-24

1

Indriani Kartini

Indriani Kartini

lanjut thor

2024-10-24

0

Nur Faris

Nur Faris

tinggal nunggu bisul jedot nich😁🤭biar th rasa tuh si mahya dikadalin Mulu Ama lakinya
sebegitu murahannya si Rachel pantas bima jg jijik😏😏😏

2024-10-23

0

lihat semua
Episodes
1 Hama
2 Tawaran pekerjaan.
3 Berangkat
4 Di usir
5 Akan selalu Ada
6 Demam
7 Pembantu baru
8 Sembuh
9 Gaduh
10 Membela Bima
11 Binar Bahagia
12 Penyesalan Sagara
13 Janji Sagara
14 Dia datang
15 Di balik semua yang terjadi
16 Mengusirnya
17 Nonton
18 Salah tingkah
19 Ghost
20 Editan
21 Pergi bersama
22 Baby Face
23 Beralasan
24 Cemburu
25 Mencari Cahaya dan Bima
26 Menjadi tamu
27 Bukti
28 Sebuah pilihan
29 Menikah
30 Bima bosan
31 Ketakutan Bima
32 Belanja
33 Berdarah
34 Pulang
35 Sagara salah tingkah
36 Bersaing
37 Sagara menangis
38 Keributan di Club
39 Meleleh
40 Mudik
41 Tidak ada peran Kakak
42 Kesempatan
43 Tidur bersama
44 Keinginan Bima
45 Menerkam
46 Pulang kampung
47 Angkasa dan Gadis kurir.
48 Lambe doerrrr
49 Menginap
50 Calon istriku
51 Menggoda Cahaya
52 Pulang
53 Keteguhan Kiki
54 Manusia lumpur
55 Saran Langit
56 Kejutan
57 Lewati bersama
58 Kedatangan tamu
59 Pingsan
60 Rumah sakit
61 Menyesal
62 Bersimpuh
63 Murkanya si bungsu
64 Meeting adik
65 Kritis
66 Syukuran
67 Aliando patah hati
68 Ketegaran Aliando
69 Bertemu Angkasa
70 Gosip
71 Makan siang
72 Rumah sakit
73 Mahya pingsan
74 Penyesalan Relia
75 Logika bergosip
76 Persiapan
77 Rumah baru
78 Memberi pelajaran
79 Menyesal
80 SAH
81 Mempermalukan diri sendiri
82 Nunggang kuda
83 Jatuh ke dalam perangkap sendiri.
84 Kejepit
85 Di pertemukan
86 Kejutan
87 Seekor kupu-kupu
88 Rasa iri
89 Isi pikiran Marshel
90 Rencana
91 Melarikan diri
92 Gila
93 Mencurigakan.
94 Pengakuan Toni
95 Menjalin hubungan baik
96 Lelahnya Rachel
97 Berdiskusi.
98 Jebakan
99 Di amankan
100 Akbar berontak
101 Saling memaafkan
102 Pinta Khanza
103 Mau Papa baru
104 Mak Comblang
105 Kejutan?
106 Kekhawatiran Rizaldy
107 Cahaya ngidam
108 Kiki dan duriannya
109 Keberatan
110 Pahatan luka
111 Mak comblang berjamaah.
112 Akting?
113 Di imbangi
114 Kabar duka
115 Pemakaman
116 Kembali kehilangan
117 Ayo mampiiirrr
118 Melamar
119 Mendampingi
120 menyambut anggota baru
121 Menyambut anggota baru
122 bahagia dan duka
Episodes

Updated 122 Episodes

1
Hama
2
Tawaran pekerjaan.
3
Berangkat
4
Di usir
5
Akan selalu Ada
6
Demam
7
Pembantu baru
8
Sembuh
9
Gaduh
10
Membela Bima
11
Binar Bahagia
12
Penyesalan Sagara
13
Janji Sagara
14
Dia datang
15
Di balik semua yang terjadi
16
Mengusirnya
17
Nonton
18
Salah tingkah
19
Ghost
20
Editan
21
Pergi bersama
22
Baby Face
23
Beralasan
24
Cemburu
25
Mencari Cahaya dan Bima
26
Menjadi tamu
27
Bukti
28
Sebuah pilihan
29
Menikah
30
Bima bosan
31
Ketakutan Bima
32
Belanja
33
Berdarah
34
Pulang
35
Sagara salah tingkah
36
Bersaing
37
Sagara menangis
38
Keributan di Club
39
Meleleh
40
Mudik
41
Tidak ada peran Kakak
42
Kesempatan
43
Tidur bersama
44
Keinginan Bima
45
Menerkam
46
Pulang kampung
47
Angkasa dan Gadis kurir.
48
Lambe doerrrr
49
Menginap
50
Calon istriku
51
Menggoda Cahaya
52
Pulang
53
Keteguhan Kiki
54
Manusia lumpur
55
Saran Langit
56
Kejutan
57
Lewati bersama
58
Kedatangan tamu
59
Pingsan
60
Rumah sakit
61
Menyesal
62
Bersimpuh
63
Murkanya si bungsu
64
Meeting adik
65
Kritis
66
Syukuran
67
Aliando patah hati
68
Ketegaran Aliando
69
Bertemu Angkasa
70
Gosip
71
Makan siang
72
Rumah sakit
73
Mahya pingsan
74
Penyesalan Relia
75
Logika bergosip
76
Persiapan
77
Rumah baru
78
Memberi pelajaran
79
Menyesal
80
SAH
81
Mempermalukan diri sendiri
82
Nunggang kuda
83
Jatuh ke dalam perangkap sendiri.
84
Kejepit
85
Di pertemukan
86
Kejutan
87
Seekor kupu-kupu
88
Rasa iri
89
Isi pikiran Marshel
90
Rencana
91
Melarikan diri
92
Gila
93
Mencurigakan.
94
Pengakuan Toni
95
Menjalin hubungan baik
96
Lelahnya Rachel
97
Berdiskusi.
98
Jebakan
99
Di amankan
100
Akbar berontak
101
Saling memaafkan
102
Pinta Khanza
103
Mau Papa baru
104
Mak Comblang
105
Kejutan?
106
Kekhawatiran Rizaldy
107
Cahaya ngidam
108
Kiki dan duriannya
109
Keberatan
110
Pahatan luka
111
Mak comblang berjamaah.
112
Akting?
113
Di imbangi
114
Kabar duka
115
Pemakaman
116
Kembali kehilangan
117
Ayo mampiiirrr
118
Melamar
119
Mendampingi
120
menyambut anggota baru
121
Menyambut anggota baru
122
bahagia dan duka

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!