10. Langsung Viral

“Apa-apaan ini?” ucap ibu Minah tak terima lantaran hingga pagi harinya, Arini tak kunjung pulang ke rumahnya.

Padahal, selain tangan kirinya sudah memegang palu. Tangan kanannya juga sudah menegang golok. Kedua alat tempur itu siap ia gunakan untuk menghajar Arini. Sebab ia yakin, Arini menjadi alasan Akbar terancam mendekam di penjara.

Video penggerebekan Akbar dan Killa memang langsung viral. Bukan hanya tetangga yang silih berganti datang kemudian memastikan, dan itu sejak pagi hari ini. Selain Messi yang yang juga menonton beberapa video yang beredar, melalui ponselnya. Sebab dini hari kemarin, polisi yang melakukan penangkapan juga datang. Dua orang polisi yang datang itu mengabari ibu Minah selaku keluarga sekaligus orang tua Akbar.

“Makanya, Ma ... ayo kita ke rumah orang tua mbak Arini. Mbak Arini pasti pulang ke sana. Mana sudi, wanita mandiri seperti mbak Arini balik ke sini. Aku yakin, fisi misi mbak Arini, suami selingkuh ya mending dibunuh. Buktinya di video saja, mas Akbar langsung dipiting terus dibanting!” komentar Messi yang jadi sibuk memoles wajahnya menggunakan bedak. Selain itu, hampir dua menit sekali, bibir tipisnya juga ia poles menggunakan lipstik merah pemberian Killa. Lipstik bagus dan ia yakini mahal. Itu mengapa, ia mendukung Killa jadi istri kedua Abar. Terlebih ia tahu, Killa yang cantik sekaligus seksi, merupakan orang kaya raya.

Setelah tak sengaja menoleh dan menatap sang putri, ibu Minah jadi bingung sendiri. “Si, kok dari tadi, Mama perhatiin. Kamu jadi sibuk dandan? Enggak ada hujan apalagi badai, kamu juga mendadak mandi subuh-subuh?” lirihnya.

Messi langsung tersenyum enteng. Ia menggunakan cermin di bedak miliknya untuk bercermin lantaran ia akan kembali memoles bibir tipisnya yang sudah sangat merah, menggunakan lipstik warna merah lagi.

“Ini namanya aji mumpung, Ma. Mumpung mas Akbar lagi viral, dan sana sini kepo termasuk ke kita. Mana tahu, rezeki dan nasibku jadi mirip Puji A—En. Sering dikejar wartawan, kalau aku tampil cantik kan mana tahu rezeki. Entah aku jadi artis, atau malah ditaksir orang tajir!” jawab Messi dengan santainya.

Ibu Minah yang memang agak gaul, mengangguk-angguk paham. Tentunya, ia mendukung kesuksesan Messi. Entah jadi artis layaknya Puji A—En yang jadi kecipratan rezeki berkat kekuatan viral. Atau malah, ditaksir orang tajir gara-gara ketahuan, putri yang ia lahirkan itu cantiknya cukup membuat para bidadari keder bin minder.

“Oke, Ma. Setelah ini juga, ayo kita cari mbak Arini ke tempat kerjanya, atau ke rumah orang tuanya!” semangat Messi.

“Mending kita ke rumah orang tuanya saja deh, Si. Soalnya si Arini kan kerjanya di kantor ibu Killa. Mama takut banget ke suaminya ibu Killa,” ucap ibu Minah.

“Bentar ... suaminya ibu Killa? Yang ganteng mirip artis itu? Itu mah jodoh masa depan aku, Ma! Mama enggak usah takut. Si Ardhan bakalan jadi menantu Mama. Lihat saja, nanti aku bakalan bikin dia bertekuk lutut ke aku!” ucap Messi amat sangat percaya diri. Saking percaya dirinya, ia jadi sibuk ngakak sekaligus tersipu malu.

“Bagus, Si. Mama bakalan dukung kamu. Mama bakalan kencengin doa kamu biar kamu beneran jodoh sama Ardhan. Rezeki nomplok kan kalau kamu dapat duren tajir gitu!” Ibu Minah jadi sangat semangat. Saking semangatnya, ia nyaris menghantamkan palu di tangan kirinya ke kepala Messi.

“Eh, Ma ... Ma. Palu itu palu!”

“Oh iya, Si ... maaf ... maaf. Lupa kalau ini palu. Mama bawa ini juga masukin tas. Buat jaga-jaga kalau ketemu Arini.”

“Ya sudah, Ma. Masukin ke tas saja. Ini kita pergi ke rumah orang tua mbak Arini sewa mobil saja ya Ma. Uang dari mas Akbar masih, kan? Sekalian sombong biar mereka segan ke kita Ma. Datang ke rumah pelosok, pakai mobil, kan nanti tetangga pada kepo. Syukur-syukur, mereka merekam aku pakai hape terus diviralin, biar aku jadi artis! Hahaha.”

Viralnya penggerebekan Akbar dan Killa, justru dimanfaatkan dengan baik oleh ibu Minah apalagi Messi sang putri. Padahal karena penggerebekan tersebut pula, Akbar maupun Killa, tetap terancam mendekam di penjara. Tak peduli walau baik Killa maupun Akbar, berdalih dijebak. Bukti saat penggerebekan benar-benar tak terelakan. Pasal perzinahan dan ancaman penjara paling lama satu tahun

“Ardhan dan keluarganya tetap enggak mau menyelesaikan ini secara kekeluargaan! Bajingan!” kesal Killa yang tengah berkonsultasi kepada kuasa hukumnya.

Berbeda dari biasanya yang tampil segar dengan riasan wajah yang paripurna, kali ini Killa tampak sangat pucat. Selain itu, rambut panjangnya juga lepek karena belum dibersihkan setelah dibuat basah kuyup oleh Arini yang berani menenggelamkannya.

Di tempat berbeda, di ruang Rutan khusus pria, Akbar masih duduk diam. Akbar amat sangat mengkhawatirkan nasibnya yang terancam dibui. Karena memang, penggerebekannya dan Killa, terbukti.

“Aku harap, Arini dan pak Ardhan akan menyelesaikan ini secara kekeluargaan!” batin Akbar.

Sementara itu, di salah satu ruang toilet, Arini yang tetap memaksa bekerja, justru dibuat muak oleh sederet pesan WA dari Marini, selaku kakak perempuannya. Karena viralnya berita penggerebekan Akbar dan Killa, justru membuat Marini murka. Namun, bukannya membela apalagi memberi Arini dukungan. Marini justru mengutuk perbuatan Arini. Bagi Marini, apa yang Arini lakukan sama saja menciptakan aib keluarga.

Mbak Marini : Jangan pernah pulang ke sini. Rumah ini tertutup untukmu. Dasar, dari dulu bakatmu bikin malu!

Mbak Marini : Di mana-mana yang namanya janda itu aib. Aib yang sama saja tidak ada harga dirinya.

Arini : Berdoa saja agar suamimu tidak pernah selingkuh apalagi naksir aku yang sebentar lagi jadi janda, Mbak! DASAR TUA-TUA ENGGAK NGOTAK! 🔨🔨🔨🔨🔨

Mbak Marini : Dasar lonte kamu, Rin!

Saking muaknya Arini dengan tanggapan kakak perempuannya yang begitu takut Arini pulang ke rumah orang tua mereka, Arini membanting ponselnya. Padahal, tanpa dibanting saja, ponsel itu sudah renta.

Lagi-lagi, Ardhan yang tak sengaja asal membuka toilet yang tengah dibersihkan Arini, nyaris jantungan gara-gara ulah Arini. Akan tetapi, Arini tidak tahu jika di belakangnya ada Ardan. Sebab kran air yang dibiarkan menyala penuh, menciptakan suara yang sangat bising. Ditambah lagi, posisi Arini memunggungi Ardhan.

“Dia nangis ...?” batin Ardhan yang diam-diam bersembunyi sekaligus mengintip dari balik pintu ruang toilet yang sedang Arini bersihkan.

Sambil menggosok-gosok kloset, Arini tersedu-sedu. Hanya saja, Arini memang pandai menyembunyikan kesedihan bahkan kerapuhannya. Arini menyalakan keran air hingga menimbulkan berisik dan meredam suara tangisnya.

(RAMAIKAN ... BIARKAN ARINI WAR SAMA IBU MINAH BAHKAN MARINI 😭🔨🔨🔨🔨)

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

ada kkak model Marini gitu.. adik kena musibah bukan kasih dukungan kok malah menyiram luka dgn cuka.. gak waras ini org..

2025-02-20

0

Kamiem sag

Kamiem sag

nangislah Arini biar lapang dadamu

2025-02-09

0

jumirah slavina

jumirah slavina

mulut'y minta d'tabok nih...

2024-11-18

3

lihat semua
Episodes
1 1. Benarkah Ada Rahasia?
2 2. Kecurigaan Dan Atisipasi
3 3. Satu Frekuensi
4 4. Tak Mau Hancur Sendiri
5 5. Selingkug Balas Selingkuh
6 6. Bertukar Pasangan
7 7. Sudah Bulat
8 8. Di Lingkungan Keluarga Ardhan
9 9. Larangan Untuk Orang M!skin
10 10. Langsung Viral
11 11. Pemberian Ardhan
12 12. Seolah Akan Nyata
13 13. Pertemuan yang Meledakkan Emosi
14 14. Pembagian Tugas Dan Agak Gugup
15 15. Semi Pacaran
16 16. Calon Menantu Jalur Korban Perselingkuhan
17 17. Restu
18 18. Peringatan Keras
19 19. Kehidupan Arini
20 20. Dituduh Selingkuh
21 21. Sudah Ada Rasa Sayang
22 22. Peduli
23 23. Pembatalan Pernikahan
24 24. Panggilan Dan Sebutan Untuk Ardhan
25 25. Mesra yang Berbeda
26 26. Serba Cepat Dan Makin Gugup
27 27. Jedag–Jedug
28 28. Akan Ada Balas Dendam
29 29. Merasa Dispesialkan
30 30. Beneran Pengantin Baru
31 31. Ardhan—Kamu Kok Manis Banget, Sih?
32 32. Istri Baru
33 33. Kresek-Kresek
34 34. Kita Harus Menikah~
35 35. Gara-Gara Ganti Istri
36 36. Kabar Kehamilan
37 37. Mengenai Kehamilan Killa
38 38. Keluarga Ardhan
39 39. Keputusan yang Diambil
40 40. Semua yang Sudah Ada Di Depan Mata
41 41. Keputusan yang Sudah Bulat
42 42. Emas Kawin
43 43. Uring-Uringan Sendiri
44 44. Perhiasan Berlian Lima Belas Gram
45 45. Pijat Makin Sayang
46 Empat Puluh Enam
47 Empat Puluh Tujuh
48 Empat Puluh Delapan
49 Empat Puluh Sembilan
50 Lima Puluh
51 Lima Puluh Satu
52 Lima Puluh Dua
53 BONUS
54 BONUS DUA
55 Bonus Tiga
56 Bonus : Muyen
57 Ditikung Kakak Kandung, Dapat Boss Tajir
58 Istri yang (Tak) Diinginkan
Episodes

Updated 58 Episodes

1
1. Benarkah Ada Rahasia?
2
2. Kecurigaan Dan Atisipasi
3
3. Satu Frekuensi
4
4. Tak Mau Hancur Sendiri
5
5. Selingkug Balas Selingkuh
6
6. Bertukar Pasangan
7
7. Sudah Bulat
8
8. Di Lingkungan Keluarga Ardhan
9
9. Larangan Untuk Orang M!skin
10
10. Langsung Viral
11
11. Pemberian Ardhan
12
12. Seolah Akan Nyata
13
13. Pertemuan yang Meledakkan Emosi
14
14. Pembagian Tugas Dan Agak Gugup
15
15. Semi Pacaran
16
16. Calon Menantu Jalur Korban Perselingkuhan
17
17. Restu
18
18. Peringatan Keras
19
19. Kehidupan Arini
20
20. Dituduh Selingkuh
21
21. Sudah Ada Rasa Sayang
22
22. Peduli
23
23. Pembatalan Pernikahan
24
24. Panggilan Dan Sebutan Untuk Ardhan
25
25. Mesra yang Berbeda
26
26. Serba Cepat Dan Makin Gugup
27
27. Jedag–Jedug
28
28. Akan Ada Balas Dendam
29
29. Merasa Dispesialkan
30
30. Beneran Pengantin Baru
31
31. Ardhan—Kamu Kok Manis Banget, Sih?
32
32. Istri Baru
33
33. Kresek-Kresek
34
34. Kita Harus Menikah~
35
35. Gara-Gara Ganti Istri
36
36. Kabar Kehamilan
37
37. Mengenai Kehamilan Killa
38
38. Keluarga Ardhan
39
39. Keputusan yang Diambil
40
40. Semua yang Sudah Ada Di Depan Mata
41
41. Keputusan yang Sudah Bulat
42
42. Emas Kawin
43
43. Uring-Uringan Sendiri
44
44. Perhiasan Berlian Lima Belas Gram
45
45. Pijat Makin Sayang
46
Empat Puluh Enam
47
Empat Puluh Tujuh
48
Empat Puluh Delapan
49
Empat Puluh Sembilan
50
Lima Puluh
51
Lima Puluh Satu
52
Lima Puluh Dua
53
BONUS
54
BONUS DUA
55
Bonus Tiga
56
Bonus : Muyen
57
Ditikung Kakak Kandung, Dapat Boss Tajir
58
Istri yang (Tak) Diinginkan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!