Episode 17

Suasana di meja teh terasa canggung.

Terutama karena sebagian besar ingatan Wang Lu telah kembali. Menyadari pedang Yu Fengmu dicabut dari anggota tubuhnya, melihatnya saja sudah membuat Wang Lu merasa getir.

Wang Lu bergerak gelisah di tempat duduknya.

Yu Fengmu tertunduk kikuk di seberang meja.

Wang Wu sudah menghilang setelah sebelumnya mengatakan dengan cepat dan salah tingkah, bahwa ia tak akan menggangu mereka.

Entah siapa sebenarnya di sini yang merasa mengganggu atau sebaliknya. Yang jelas kedatangan Yu Fengmu memang tidak di waktu yang seharusnya.

“Itu…” Wang Lu dan Yu Fengmu berkata bersamaan. Lalu keduanya terdiam.

“Begini—” kata keduanya lagi setelah sejenak terdiam, lagi-lagi secara bersamaan. Lalu keduanya terdiam lagi.

Pada akhirnya tidak satu pun dari kedua pemuda itu tahu apa yang harus dikatakan.

Kekakuan itu akhirnya mencair setelah keduanya sepakat untuk turun gunung dan berjalan-jalan di kota.

“Hari ini aku yang mentraktirmu,” kata Wang Lu. Tapi sebelum itu, ada hal yang perlu kulakukan, katanya dalam hati.

Niatnya, ia ingan menjual Pil Siluman yang didapatkannya kemarin, kemudian menebus barang-barang gurunya di pegadaian, sisanya untuk mereka makan dan bersenang-senang.

Seharusnya mudah jika semuanya berjalan lancar.

Tapi dunia ini tampaknya terlalu sempit, selalu bertemu musuh di mana-mana.

Baru saja melewati gerbang kota, seorang shashou sudah menghadang mereka.

Mula-mula terdengar alunan seruling mistis yang familier, kemudian seorang wanita berpakaian serba hitam muncul entah dari mana, lengkap dengan jubah bertudung namun tidak mengenakan masker karena mulutnya disumpal bilah seruling. Wajahnya dirias pucat dengan perona mata dan lipstik warna hitam. Auranya juga berwarna hitam. Satu-satunya yang berwarna cerah hanyalah iris matanya yang menyala merah. Kemunculannya membuat suasana sekitar terasa mencekam.

Langit mendadak gelap ketika wanita itu melayang turun dari atap sebuah bangunan sambil meniup seruling. Rambut dan jubahnya melecut-lecut di sekeliling tubuhnya bersama aura gelap yang tampak seperti asap.

Orang banyak tersentak dan berlarian menjauhinya sambil berteriak ketakutan.

Wang Lu dan Yu Fengmu membeku di tempatnya masing-masing.

“Ini dia tingkat sembilan?” desis Yu Fengmu dengan suara tercekat.

Wang Lu mengepalkan tangannya. “Shi-ya,” bisiknya dengan dengan rahang mengetat. “Inilah tingkat sembilan!”

Wanita itu menurunkan seruling dari mulutnya dan menyeringai. Kemudian melipat kedua tangannya ke belakang dan melayang ringan ke arah Wang Lu. “Anak Muda… wǒ láile!” desisnya dengan senyuman licik. Suaranya terdengar seperti desau angin di tebing-tebing. Tubuhnya melayang diam setinggi kepala, merunduk mencondongkan wajahnya ke arah Wang Lu.

Yu Fengmu bersiap mencabut pedangnya, tapi dengan cepat Wang Lu merentangkan sebelah tangannya di depan pangeran itu merintanginya.

Wang Lu melangkah ke depan menghadang wanita itu menutupi Yu Fengmu.

Yu Fengmu mengerjap dan tergagap.

“Nyonya! Apa aku mengenalmu?” celoteh Wang Lu berbasa-basi, sekadar mencoba mengalihkan perhatian ke arahnya.

Wanita itu mendengus dan tersenyum sinis. “Menurutmu?” pancingnya. Kemudian mengangkat seruling ke mulutnya dan meniupnya lagi.

Badai kegelapan mengendap turun dari langit seperti pusaran asap hitam, dan semua orang tersapu dalam teriakan.

Para wanita menjerit seperti orang gila, membuat dunia seakan kiamat.

Seorang pemanggil? pikir Wang Lu.

Pemanggil adalah ahli sihir yang dapat memanggil arwah dan bencana alam.

Seulas senyuman miring tersungging samar di sudut bibir Wang Lu, diam-diam ia mengembangkan jemari tangannya di sisi tubuhnya membentuk cakar, kemudian melontarkan gelembung air ke arah wanita itu yang dalam sekejap langsung membengkak seratus kali lipat dan menelan wanita itu.

Suara seruling teredam, dan badai kegelapan berangsur-angsur hilang.

Wanita itu terbelalak di dalam gelembung besar itu, tidak memperkirakan bentuk serangan itu karena terlalu meremehkan. Sihir apa ini? pikirnya. Kemudian mengayunkan serulingnya untuk menghancurkan gelembung itu.

BLAAARRR!

Gelembung itu berhasil dipecahkan, namun pada saat bersamaan, Wang Lu juga melontarkan ilusi pedang dari elemen yang sama ke arah wanita itu.

SLASH!

Wanita itu tersentak dan tidak sempat mengelak.

JLEB!

Pedang transparan itu menancap telak di perut wanita itu dan menembus ke punggungnya.

Wanita itu terperangah dengan tatapan ngeri sementara tubuhnya terhempas ke belakang dengan perut tertekuk.

Yu Fengmu terkesiap.

Semua orang tercengang bersamaan.

Sejak kapan kekuatannya meningkat lagi? pikir Yu Fengmu dengan ngeri. Bukankah dia baru siuman hari ini?

Yu Fengmu tidak tahu, sebenarnya Wang Lu hanya mendapatkan kembali ingatannya.

Wang Lu melesat dari tempatnya, menyambar seruling yang terlontar dari genggaman wanita itu.

BRUAAAK!

Wanita itu terjerembab membentur dinding benteng dan merosot ke bawah dengan tubuh terkulai dan tidak bergerak lagi.

“Sudah selesai?!” pekik seseorang bernada tak yakin.

Lalu orang banyak mulai bergumam di sana-sini.

Wang Lu mendarat di depan Yu Fengmu dan mengedar pandang, kemudian melirik sekilas ke arah wanita itu.

Kelemahan seorang pemanggil adalah tepat ketika sedang dalam proses pemanggilan.

Wang Lu tak ingin ambil risiko menunggu sampai ia selesai. Bagaimanapun wanita itu sudah tingkat sembilan. Jika ia tidak menyelesaikannya dengan cepat, ia tak bisa menjamin mereka bisa menghadapinya.

Yu Fengmu menatap wanita yang tergolek itu tanpa berkedip, kemudian menelan ludah dengan susah payah dan melirik Wang Lu dengan ngeri.

Bocah tengik itu hanya cengar-cengir sembari menjejalkan pusaka jarahannya ke dalam kantong penyimpanannya.

Beberapa saat kemudian, Wang Lu dan Yu Fengmu sudah berada di pusat kota, dan singgah di Balai Dagang Zuànshí.

“Untuk apa kau datang ke sini?” tanya Yu Fengmu.

“Balai Dagang Zuànshí merupakan salah satu asosiasi pedagang terbesar di Tianyuan,” jelas Wang Lu. “Semua benda langka di dunia dikumpulkan di sini.”

Tianyuan adalah nama kekaisaran di mana mereka tinggal sekarang.

“Mau beli atau jual?” sambut si pemilik toko tanpa mengalihkan perhatiannya dari sempoa di tangannya.

Wang Lu mengeluarkan dua buah Pil Siluman dari kantong penyimpanannya dan meletakkannya di meja kasir di depan pemilik toko.

Pemilik toko itu berhenti menghitung, kemudian menatap kedua pil itu dengan terkesiap. “Pil Siluman tingkat lima dan tujuh?” serunya dengan antusias. Lalu buru-buru menurunkan sempoanya, dan memeriksa kedua benda itu.

Pil Siluman tingkat tujuh? pikir Yu Fengmu merasa familier. Lalu teringat Serigala Raja yang ditemuinya di hutan berburu monster. Ternyata dia juga menyimpan pilnya? Tapi dari mana datangnya Pil Siluman tingkat lima? Lalu ia teringat bangkai monster harimau di tempat mereka bersitegang dengan Wang Yu. Apakah… dia juga yang membunuhnya?

“Tentukan harganya!” tegas Wang Lu tak ingin berbasa-basi.

“Ini… merupakan salah satu produk terbaik dari yang terbaik,” tutur pemilik toko dengan menggebu-gebu. “Untuk yang tingkat lima, bagaimana kalau kuberi harga 20 tael emas dan 80 tael emas untuk yang tingkat tujuh?”

“Katakan sekali lagi?” geram Wang Lu dengan raut wajah dingin.

Yu Fengmu mengerling ke arahnya dengan mata terpicing. 100 tael emas juga tak puas? pikirnya tak mengerti.

Seratus tael emas setara dengan sepuluh ribu tael perak atau sembilan juta Yuan.

“Hǎo, hǎo! 30-90?” Pemilik toko menambahkan cepat-cepat.

“Hmm?!” Wang Lu menggeram lagi.

Yu Fengmu semakin memicingkan matanya. Masih belum puas?! batinnya tak habis pikir.

“Ah—haha! Tuan Muda, Anda jangan marah!” Pemilik toko tertawa dengan gugup, kemudian membungkuk dengan kedua tangan tertaut di depan wajah. “Jika dirasa masih kurang, kita masih bisa membicarakannya lagi. Tapi…”

“Ah, sudahlah! Tidak perlu!” potong Wang Lu cepat-cepat. “Akan kujual! Di rumahku masih banyak,” katanya tanpa beban.

Yu Fengmu terbelalak. Masih banyak? pekiknya dalam hati. Seketika lupa temannya suka membual.

Wang Lu mengedipkan sebelah matanya diam-diam.

“Cih!” dengus Yu Fengmu. “Dasar tak bisa dipercaya!” gerutunya tanpa suara.

Terpopuler

Comments

Rhembezz

Rhembezz

Awas kalo ini cerita pedang suka sama pedang!!!

2024-11-26

1

Rhembezz

Rhembezz

Cincin/kantong penyimpanan gak dijarah sekalian? Kan elu miskin Lu?

2024-11-26

1

Oe Din

Oe Din

Suasana canggung...
Serba tanggung...
Akhirnya, gantung...???

2024-10-12

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116
117 Episode 117
118 Episode 118
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132
133 Episode 133
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 Episode 137
138 Episode 138
139 Episode 139
140 Episode 140
Episodes

Updated 140 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116
117
Episode 117
118
Episode 118
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132
133
Episode 133
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
Episode 137
138
Episode 138
139
Episode 139
140
Episode 140

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!