Episode 5

“Rrrrrrrgh!” Wang Lu menggeram tak sabar. “Aku benar-benar tak tahan lagi,” gerutunya. “Sudah begitu lama, tidak di Gunung Luar, tidak di Gunung Dalam, aku hanya direndam dan direndam!”

Hari pertama, ia direndam di air sungai. Hari kedua, ia direndam di danau air dingin. Hari ketiga, ia direndam di gua es. Hari keempat, ia direndam lagi di kolam air panas. Hari kelima lebih ekstrem lagi, ia direndam di kolam magma di perut gunung. Hari keenam, ia direndam di kolam plasma—cairan yang dihasilkan oleh petir—lengkap dengan sambaran petir. Hari berikutnya, kembali ke sungai di dekat gerbang. Begitu seterusnya berulang-ulang, dan Wang Lu terkejut ia masih hidup.

“Sudah enam putaran,” bisik Duanmu Jin pada Long Ziling. “Kukira memang sudah waktunya. Aku sudah tak tahan mendengar rengekannya!”

“Hao!” Untuk pertama kalinya, Long Ziling akhirnya membuka suara.

Wang Lu terkejut mendengar suaranya seperti pria dewasa.

“Jadi kau ingin berlatih apa?” tantang Long Ziling dengan tatapan dingin tanpa ekspresi. “Bertarung?”

Oh?! gumam Wang Lu dalam hatinya. Long kecil ini sedang menantangku?

“Cih!” dengusnya. Sungguh berlagak!

Wang Lu melangkah keluar dari kolam, kemudian menghampiri Long Ziling dengan gaya tengil.

Long Ziling mengangkat sebelah tangannya di sisi tubuhnya, kemudian menyentakkan jemarinya membentuk cakar.

SLASH!

Sebatang tongkat bambu kuning seukuran kelingking setinggi tubuhnya seketika muncul dalam genggamannya.

Sesaat Wang Lu merasa familier dengan senjata itu. Senjata gurunya juga sebatang tongkat bambu. Tapi milik gurunya berwarna hijau, dan diameternya sedikit lebih besar dan panjangnya hanya setengah meter.

“Tongkat pemukul anjing?” cemooh Wang Lu. “Weh! Bocah Long! Kau sedang meremehkanku?”

“Tutup mulutmu dan kemarilah. Bukankah kau minta dipukul?” sergah Long Ziling dalam gumaman datar tanpa emosi.

Wang Lu melejit dan menerjang ke arah Long Ziling sembari mengayunkan tinju.

BLAAARRR!

Tongkat bambu di tangan Long Ziling membengkak seribu kali lipat.

“Apa?” pekik Wang Lu tak siap dengan situasinya. Dan sebelum ia sempat bereaksi.

Long Ziling sudah mengayunkan tongkatnya dengan kedua tangan, kemudian mendaratkannya dengan telak di rahang Wang Lu.

BUG!

Tak disangka tongkat bambu yang telah membengkak itu terasa seperti pilar batu kuno saat menghantam tubuh Wang Lu hingga tulang-tulangnya bergemeretak.

Wang Lu terlempar hingga beberapa puluh meter dan ambruk dengan kondisi mengenaskan. Ia mencoba bergerak, tapi sekujur tubuhnya terasa kebas, dan ia tahu itu bukan pertanda baik.

Tidak merasakan sakit artinya sekujur tubuhnya benar-benar remuk-redam.

Siapa sebenarnya Bocah Long ini? pikirnya dengan ngeri.

Bersamaan dengan itu, Long Ziling sudah melayang dari tempatnya, dan mendarat di sisi Wang Lu. Tertunduk menatap pemuda itu dengan sorot dinding tanpa ekspresi.

Itu bukan tatapan anak-anak! Wang Lu menyadari. Anak kecil ini bukan anak kecil biasa.

Long Ziling mengayunkan satu kakinya dan menendang tubuh Wang Lu.

Wang Lu terlempar lagi beberapa puluh meter, kembali tercebur ke dalam kolam. Sudah begitu, ia juga disambar petir.

Beberapa jam kemudian, tubuh Wang Lu kembali pulih.

Long Ziling memukulnya lagi, kali ini menghantam pinggang Wang Lu, dan sekali lagi ia berhasil meremukkan tulang-tulang Wang Lu dalam satu pukulan.

Lagi-lagi Wang Lu berakhir di dalam kolam plasma, disambut sambaran petir.

Proses itu berulang selama tiga hari.

Hari ke hari Wang Lu mulai menunjukkan kemajuan meski belum bisa menghindari serangan Long Ziling. Apalagi melakukan perlawanan.

Tak ada yang mengharapkannya bisa melawan Long Ziling. Tidak seorang pun mampu mengalahkannya.

Wang Lu saja yang tidak tahu!

Hari ketiga, Wang Lu akhirnya bisa mengelak dari serangan Long Ziling dan menahannya.

Itu sudah termasuk luar biasa!

Wang Lu dianggap lulus dengan gemilang.

Tanpa sadar, Wang Lu telah menyelesaikan lima tahap Enam Denyut Nadi Dewa dari Tujuh Diagram Kerajaan Langit: pemurnian kulit, pemurnian daging, pemurnian kotoran, praktik kekuatan, dan kalsinasi tulang.

Tinggal selangkah lagi, dan dia sudah menyempurnakan Enam Denyut Nadi Dewa, menerobos ranah pertama dari Tujuh Diagram Kerajaan Langit.

“Sekarang aku tahu kenapa Wang Wu menyegel kekuatan spiritualnya,” gumam Long Ziling setelah semua proses itu berakhir.

Wang Lu sedang bermeditasi di pekarangan pondok, sementara Long Ziling sedang menikmati teh di beranda bersama Duanmu Jin.

“Maksud Anda… bukan sekadar mencegah kerusakan pondasi internal lebih buruk?” tanya Duanmu Jin sambil menuangkan teh ke cangkir Long Ziling.

“Tidak,” tukas Long Ziling nyaris berbisik. “Pondasi internalnya memang pernah mengalami kerusakan, tapi anehnya itu berevolusi.”

“Ada hal seperti itu?” Duanmu Jin terpekik takjub.

“Ada sesuatu dalam dirinya yang dibawanya sejak lahir,” jelas Long Ziling. “Sesuatu yang tidak dikenal dan sangat langka. Asal-usulnya tak diketahui, levelnya tidak terukur.”

“Pantas saja gurunya mengatakan tak ada yang bisa mengajarinya,” gumam Duanmu Jin.

“Benar,” timpal Long Ziling, tetap datar dan tanpa ekspresi. “Tidak satu pun ilmu sebanding dengan miliknya. Tubuhnya sendiri menyimpan formula rahasia. Dia hanya belum menyadarinya.”

“Jadi alasan gurunya menyegel kekuatan spiritualnya, karena dia belum menyadari kekuatannya sendiri?” tanya Duanmu Jin.

“Sebenarnya… dia hanya memperbaikinya,” ungkap Long Ziling.

“Maksud Anda adalah…”

“Benar,” potong Long Ziling tetap statis. “Sebelumnya, seseorang juga sudah pernah menyegel kekuatannya. Tapi ketika pondasi internalnya mengalami kerusakan, segelnya juga rusak. Sekarang, setelah tubuhnya terlahir kembali, perubahan terbalik itu menjadi tak terkalahkan. Kekuatan fisik saja bisa mencapai dua juta jins, dan itu cukup untuk meratakan gunung dan memotong sungai yang deras.”

"Dua juta pound?” Duanmu Jin terperangah.

“Bayangkan jika ia benar-benar mengeluarkan kekuatannya, bahkan jika tidak menggunakan kekuatan spiritual, ia sudah bisa meratakan gunung,” imbuh Long Ziling. “Jika ditambah kekuatan spiritual, konsekuensinya tak terbayangkan.”

Duanmu Jin menelan ludah.

“Kudengar dia hampir membunuh temannya saat pertarungan final!” Long Ziling menambahkan. “Kalau tidak, bagaimana mungkin pondasi internalnya mengalami kerusakan?”

Keesokan harinya…

Sisa satu hari sebelum genap empat puluh hari.

Long Ziling memanfaatkan sisa waktu satu hari itu untuk membawa Wang Lu ke Makam Pedang.

Makam Pedang adalah pusat warisan leluhur yang sebenarnya. Koleksi senjata di Balai Leluhur hanyalah bagian kecil dari harta karun yang dapat dipindahkan. Beberapa pusaka tidak dapat dipindahkan karena tidak satu pun layak mewarisinya.

Namun dibandingkan dengan semua pusaka itu, hukum rahasia yang dimiliki Wang Lu jauh lebih langka dan sangat misterius.

Bahkan leluhurnya, belum tentu mengetahuinya.

Setiap metode rahasia memiliki kemampuan magis imajinatif. Sementara warisan tidak ada yang rahasia.

“Hari ini tidak berlatih?” tanya Wang Lu sambil mengekor di belakang Long Ziling.

“Masih ingin berlatih?” Long Ziling tersenyum samar. “Untuk apa berlatih lagi? Kau sudah lulus!”

“Apa?” Wang Lu membelalakkan matanya. “Begitu saja?”

“Begitu saja?” Long Ziling membalikkan pertanyaan Wang Lu. Wajahnya tetap datar seperti biasanya. “Kau ingin dipukul lagi?”

“Me—méiyǒu!” tukas Wang Lu cepat-cepat.

Sementara Wang Lu terus-terusan memasang wajah penasaran dan bersemangat seorang anak kecil, Long Ziling tetap menanggapinya dengan ekspresi tenang. Kalau diperhatikan, mereka seperti bertukar kepribadian.

Sebenarnya siapa di sini yang lebih tua?

“Ini…” Wang Lu tertegun ketika langkah mereka berakhir di kaki gunung paling bawah.

Sebuah gua menganga di bagian bawah gunung itu. Selaksa pedang berjejal di dalamnya, sebagian tertancap, sebagian tergolek sembarang, sebagian lagi bertumpuk-tumpuk seperti timbunan sampah.

“Makam Pedang,” jelas Long Ziling. “Kudengar kau mematahkan tiga senjata setelah tidak satu pun pedang warisan memilihmu.”

“Ah—haha! Itu…” Wang Lu tertawa kikuk sembari mengusap bagian belakang kepalanya dengan salah tingkah.

“Masuklah!” instruksi Long Ziling tak ingin membuang waktu.

Wang Lu melangkah lebih dulu, Long Ziling mengikutinya.

Tiba-tiba gua itu berguncang. Lalu terdengar suara bergemuruh.

Pedang-pedang itu bergetar dan bergemeretak. Lalu terdengar suara berderak nyaring.

GRAAAKKK!

Pedang-pedang itu mendadak bangkit, dan melesat ke arah Wang Lu.

“AAAAAAAAAAAAARRRRRRGH!”

Terpopuler

Comments

Machan

Machan

apa bakal nemu senjata pusaka di makam pedang?

2024-10-13

0

Machan

Machan

jangan panggil aku anak kecil, paman🤣🤣

2024-10-13

1

Mazz Tama_Meii

Mazz Tama_Meii

hahaha...seru seru alur cerita nya

2024-10-10

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116
117 Episode 117
118 Episode 118
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132
133 Episode 133
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 Episode 137
138 Episode 138
139 Episode 139
140 Episode 140
Episodes

Updated 140 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116
117
Episode 117
118
Episode 118
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132
133
Episode 133
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
Episode 137
138
Episode 138
139
Episode 139
140
Episode 140

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!