Chapter 3 - Keahlian Tangan Abas

Abas sudah membayangkan uang dan emas ada di dalam kotak jati yang kini dipegangnya. Namun setelah kotak itu terbuka, bayangannya seketika sirna.

Dahi Abas berkerut. Bagaimana tidak? Dia justru menemukan sebuah gulungan kertas di sana.

"Apa ini? Peta harta karun?" gumam Abas. Ia langsung membuka gulungan kertas yang tampak tebal itu.

Setelah terbuka, ternyata kertas-kertas itu berisi resep ramuan herbal tradisional yang digunakan untuk memijat. Resep-resep tersebut tertulis terpisah sesuai dengan penyakitnya.

"Astaga, Nek... Sejak dulu kau selalu saja membanggakan tentang hal ini," ungkap Abas sambil mendengus kasar. Dia kembali menggulung kertas resep itu dan dimasukkannya lagi ke dalam kotak.

Abas meletakkan kotak itu kembali ke lemari. Selanjutnya, dia segera beranjak pulang. Untuk sementara rumah neneknya akan kosong. Abas juga sama sekali tidak berpikiran untuk menjual rumah sederhana tersebut.

Kini Abas pulang ke rumah. Dia langsung menemui Denis. Anak itu terlihat sudah tertidur di ranjang.

Abas lantas menghampiri Denis. Saat itulah atensinya tertuju ke arah lebam yang ada di pergelangan tangan Denis.

Abas memicingkan matanya agar bisa melihat dengan lebih jelas lebam yang ada di tangan Denis. Ia sebenarnya ingin menanyakannya pada Denis secara langsung. Tetapi tidak tega karena Denis tidur nyenyak sekali.

Alhasil Abas pergi ke kamarnya. Bersamaan dengan itu, mertuanya datang.

"Baru pulang kau?!" timpal Tania.

"Iya, Ma. Aku harus mengurus pemakaman nenek sampai selesai. Mama sama papa kenapa nggak datang?" tanggap Abas.

"Maaf, Bas. Hari ini kami ada urusan mendesak. Ini baru saja pulang ke rumah. Aku dan Papa sudah lapar," ujar Tania.

"Iya, Ma. Aku akan segera ke dapur untuk memasak," kata Abas yang langsung paham dengan kode sang mertua. Dia segera pergi ke dapur untuk memasak makan malam. Tak peduli dengan seberapa lelahnya dirinya hari itu.

Abas memang seringkali disuruh-suruh oleh mertuanya sendiri. Mengingat dia hanya bekerja sebagai tukang cukur. Abas kebetulan sudah memiliki barbershop sendiri.

Sebenarnya Abas sudah berusaha mencari pekerjaan ke berbagai perusahaan dengan bermodalkan ijazah paket C. Tetapi sayangnya tidak ada yang berhasil. Mungkin salah satu alasannya karena nilai di ijazahnya sangatlah rendah.

Jadi Abas tak punya pilihan lain selain membuka usaha. Dia belajar mencukur dengan cara otodidak melalui youtube.

Awalnya barbershop milik Abas selalu ramai. Namun lama-kelamaan semakin sepi karena banyaknya pesaing yang bermunculan. Apalagi pesaingnya mempunyai barbershop yang lebih besar dengan kenyamanan dan pelayanan terbaik.

Sekarang Abas sibuk memasak. Malam itu dia memutuskan untuk menggoreng ayam dan menumis kangkung. Abas juga melengkapi makan malam keluarganya dengan gorengan tempe dan tahu.

Semuanya Abas lakukan sendiri. Abas mungkin tidak pandai jika berurusan dengan akademik. Akan tetapi setidaknya dia memiliki tangan emas yang ahli melakukan apapun. Selain bisa mencukur, dirinya juga pandai memasak. Mungkin itu terjadi karena Abas sudah terlalu sering melakukannya.

Ketika masakan telah jadi, Abas segera menyajikan makanan ke meja. Dia, Tania, dan Roni lantas makan malam bersama.

"Aku lupa memanggil Denis!" cetus Abas sembari mencoba beranjak dari kursi.

"Dia tadi sudah makan kok. Aku tadi membuatkannya mie instan dua bungkus. Makanya pas kenyang, langsung ngorok aja tuh," imbuh Tania.

Abas otomatis kembali duduk. Dia akan mempercayai perkataan mertuanya.

Usai makan, Abas pergi ke kamar. Dia duduk di tepi ranjang dan menonton tutorial mencukur di youtube. Jujur saja, Abas selalu mengasah keahliannya dengan mempelajari teknik baru di internet.

Karena merasa lelah, Abas merebahkan diri ke ranjang. Sampai akhirnya dia tertidur.

Wajah nenek langsung menyambut dengan senyuman. Abas melihat dirinya dan nenek duduk saling berhadapan di teras.

"Nenek?" panggil Abas terpelongo.

"Bas, apa kau sudah memeriksa lemariku?" tanya neneknya Abas.

Terpopuler

Comments

Al Fatih

Al Fatih

Awal baca bab 1,, sudah tertarik aq sama kisahnya Bagas....,, makin k sini makin penasaran.
Kayaknya Denis ga d perlakukan dgn baik sama nenek Tania....

2025-03-21

2

Cahaya Sidrap

Cahaya Sidrap

next thor

2025-02-15

0

Dirman Ha

Dirman Ha

kx zu

2024-11-10

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 - Hamil Duluan
2 Chapter 2 - Warisan Nenek
3 Chapter 3 - Keahlian Tangan Abas
4 Chapter 4 - Keahlian Memijat
5 Chapter 5 - Keangkuhan Tari
6 Chapter 6 - Pengkhianatan Tari
7 Chapter 7 - Memergoki
8 Chapter 8 - Amarah Abas
9 Chapter 9 - Tangisan Lelaki
10 Chapter 10 - Teman Lama Yang Asing
11 Chapter 11 - Nafkah 5000
12 Chapter 12 - Pelanggan Istimewa
13 Chapter 13 - Pelanggan Setia
14 Chapter 14 - Pijatan Nikmat Abas
15 Chapter 15 - Pelanggan Tetap Nek Asih
16 Chapter 16 - Memijat Janda
17 Chapter 17 - Tawaran Shinta
18 Chapter 18 - Mimpi Nenek Lagi
19 Chapter 19 - Nama Untuk Usaha Abas
20 Chapter 20 - Dujakur
21 Chapter 21 - Menghadapi Banyak Pelanggan
22 Chapter 22 - Menolong Mila
23 Chapter 23 - "Nggak Tahan Lagi, Bas..."
24 Chapter 24 - Pengakuan Mila
25 Chapter 25 - Ternyata Belah Duren
26 Chapter 26 - Hampir Saja
27 Chapter 27 - Toko Baru
28 Chapter 28 - Panggilan Memijat Pertama
29 Chapter 29 - Ingin Cepat Pulang
30 Chapter 30 - Undangan Tari
31 Chapter 31 - Undangan Yang Sama
32 Chapter 32 - Bersiap Pergi
33 Chapter 33 - Acara Pernikahan
34 Chapter 34 - Jenjang Lebih Serius
35 Chapter 35 - Tidak Bisa Dipaksakan
36 Chapter 36 - Permintaan Mila
37 Chapter 37 - Dikhianati Lagi
38 Chapter 38 - Kehilangan Lagi
39 Chapter 39 - Jadi Tukang Pijat Saja
40 Chapter 40 - Tawaran Shinta
41 Chapter 41 - Resiko
42 Chapter 42 - Kabar Mengejutkan
43 Chapter 43 - Rencana Abas
44 Chapter 44 - Di Rumah Sakit
45 Chapter 45 - Kepergian Pak Irwan
46 Chapter 46 - Hari Pemakaman
47 Chapter 47 - Pewaris Tak Terduga
48 Chapter 48 - Memberitahu Denis
49 Chapter 49 - Gadis Bernama Aqila
50 Chapter 50 - Sekretaris Viona
51 Chapter 51 - Godaan Lagi
52 Chapter 52 - Sekedar Pelampiasan
53 Chapter 53 - Jatuh Sakit
54 Chapter 54 - Merubah Penampilan
55 Chapter 55 - Kejahatan Keluarga Irwan
56 Chapter 56 - Warisan Zonk?
57 Chapter 57 - Sesi Curhat Abas & Wildan
58 Chapter 58 - Belajar Jadi Pengusaha Sukses [1]
59 Chapter 59 - Belajar Jadi Pengusaha Sukses [2]
60 Chapter 60 - Bantuan Terpaksa
61 Chapter 61 - Ide Tiba-Tiba
62 Chapter 62 - Memulai
63 Chapter 63 - Tamu Spesial
64 Chapter 64 - Wanita Di Sekeliling Abas
65 Chapter 65 - Bersama Shinta
66 Chapter 66 - Denis Hilang
67 Chapter 67 - Bersama Tari [1]
68 Chapter 68 - Bersama Tari [2]
69 Chapter 69 - Telepon Tengah Malam
70 Chapter 70 - Keinginan Denis
71 Chapter 71 - Isi Brankas Pak Irwan
72 Chapter 72 - Saat Sudah Tiada, Baru Terasa
73 Chapter 73 - Tetap Menolak
74 Chapter 74 - Minyak Perangsang
75 Chapter 75 - Bersama Viona
76 Chapter 76 - Wanita Abas & Wanita Denis
77 Chapter 77 - Dilema
78 Chapter 78 - Hal Penting
79 Chapter 79 - Bisikan Menggoda Dua Wanita
80 Chapter 80 - Informasi Dari Tari
81 Chapter 81 - Selamat Tinggal?
82 Chapter 82 - Kehilangan
83 Chapter 83 - Masalah Pribadi Abas
84 Chapter 84 - Mengungkap Insiden Kecelakaan
85 Chapter 85 - Kesetiaan Aqila
86 Chapter 86 - Perpisahan Dengan Tari
87 Chapter 87 - Menikahi Aqila
88 Chapter 88 - Malam Pertama Yang Luar Biasa [Ending]
89 Pengumuman
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Chapter 1 - Hamil Duluan
2
Chapter 2 - Warisan Nenek
3
Chapter 3 - Keahlian Tangan Abas
4
Chapter 4 - Keahlian Memijat
5
Chapter 5 - Keangkuhan Tari
6
Chapter 6 - Pengkhianatan Tari
7
Chapter 7 - Memergoki
8
Chapter 8 - Amarah Abas
9
Chapter 9 - Tangisan Lelaki
10
Chapter 10 - Teman Lama Yang Asing
11
Chapter 11 - Nafkah 5000
12
Chapter 12 - Pelanggan Istimewa
13
Chapter 13 - Pelanggan Setia
14
Chapter 14 - Pijatan Nikmat Abas
15
Chapter 15 - Pelanggan Tetap Nek Asih
16
Chapter 16 - Memijat Janda
17
Chapter 17 - Tawaran Shinta
18
Chapter 18 - Mimpi Nenek Lagi
19
Chapter 19 - Nama Untuk Usaha Abas
20
Chapter 20 - Dujakur
21
Chapter 21 - Menghadapi Banyak Pelanggan
22
Chapter 22 - Menolong Mila
23
Chapter 23 - "Nggak Tahan Lagi, Bas..."
24
Chapter 24 - Pengakuan Mila
25
Chapter 25 - Ternyata Belah Duren
26
Chapter 26 - Hampir Saja
27
Chapter 27 - Toko Baru
28
Chapter 28 - Panggilan Memijat Pertama
29
Chapter 29 - Ingin Cepat Pulang
30
Chapter 30 - Undangan Tari
31
Chapter 31 - Undangan Yang Sama
32
Chapter 32 - Bersiap Pergi
33
Chapter 33 - Acara Pernikahan
34
Chapter 34 - Jenjang Lebih Serius
35
Chapter 35 - Tidak Bisa Dipaksakan
36
Chapter 36 - Permintaan Mila
37
Chapter 37 - Dikhianati Lagi
38
Chapter 38 - Kehilangan Lagi
39
Chapter 39 - Jadi Tukang Pijat Saja
40
Chapter 40 - Tawaran Shinta
41
Chapter 41 - Resiko
42
Chapter 42 - Kabar Mengejutkan
43
Chapter 43 - Rencana Abas
44
Chapter 44 - Di Rumah Sakit
45
Chapter 45 - Kepergian Pak Irwan
46
Chapter 46 - Hari Pemakaman
47
Chapter 47 - Pewaris Tak Terduga
48
Chapter 48 - Memberitahu Denis
49
Chapter 49 - Gadis Bernama Aqila
50
Chapter 50 - Sekretaris Viona
51
Chapter 51 - Godaan Lagi
52
Chapter 52 - Sekedar Pelampiasan
53
Chapter 53 - Jatuh Sakit
54
Chapter 54 - Merubah Penampilan
55
Chapter 55 - Kejahatan Keluarga Irwan
56
Chapter 56 - Warisan Zonk?
57
Chapter 57 - Sesi Curhat Abas & Wildan
58
Chapter 58 - Belajar Jadi Pengusaha Sukses [1]
59
Chapter 59 - Belajar Jadi Pengusaha Sukses [2]
60
Chapter 60 - Bantuan Terpaksa
61
Chapter 61 - Ide Tiba-Tiba
62
Chapter 62 - Memulai
63
Chapter 63 - Tamu Spesial
64
Chapter 64 - Wanita Di Sekeliling Abas
65
Chapter 65 - Bersama Shinta
66
Chapter 66 - Denis Hilang
67
Chapter 67 - Bersama Tari [1]
68
Chapter 68 - Bersama Tari [2]
69
Chapter 69 - Telepon Tengah Malam
70
Chapter 70 - Keinginan Denis
71
Chapter 71 - Isi Brankas Pak Irwan
72
Chapter 72 - Saat Sudah Tiada, Baru Terasa
73
Chapter 73 - Tetap Menolak
74
Chapter 74 - Minyak Perangsang
75
Chapter 75 - Bersama Viona
76
Chapter 76 - Wanita Abas & Wanita Denis
77
Chapter 77 - Dilema
78
Chapter 78 - Hal Penting
79
Chapter 79 - Bisikan Menggoda Dua Wanita
80
Chapter 80 - Informasi Dari Tari
81
Chapter 81 - Selamat Tinggal?
82
Chapter 82 - Kehilangan
83
Chapter 83 - Masalah Pribadi Abas
84
Chapter 84 - Mengungkap Insiden Kecelakaan
85
Chapter 85 - Kesetiaan Aqila
86
Chapter 86 - Perpisahan Dengan Tari
87
Chapter 87 - Menikahi Aqila
88
Chapter 88 - Malam Pertama Yang Luar Biasa [Ending]
89
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!