Kepulangan Kenzo

Belva keluar mobil dengan menenteng banyak belanjanya lumayan ribet di saat ingin meminta bantuan tapi dirinya di herankan saat melihat tak ada satu orang pun yang berada di depan pintu utama mansion saat terakhir dia melihat penjaga yaitu penjaga pintu gerbang dan selebihnya tak ada lagi.

Namun tak ingin memikirkan apapun dia masuk ke kamarnya dengan perasaan tenang aja,setelah membersikan tubuhnya dia merasa haus namun sama sekali tak ada minum di kamar membuat ia terpaksa keluar dari kamar. Biasanya Belva hanya akan berteriak namun entah kenapa dia tak ingin melakukannya.

Menelusuri setiap lorong yang memang sepi dan sunyi bahkan ruang dapur saja tak berpenghuni. "Kemana sebenarnya mereka semua?."entah bertanya kepada siapa namun suara tiba-tiba belakangnya membuat belva jelas tersentak kaget.

"Maaf nyonya saya mengagetkan anda"pria serba hitam itu menunduk.

Belva mengernyit heran,sejak kapan pria ini ada di dapur padahal belva yakin bahwa dia sendiri.

"Apakah yang kau katakan benar?.." Menatap curiga pria itu.

"Benar nyonya,tuan Kenzo telah pulang dan membuat semua orang berkumpul di aula "

"Aula? ada masalah apa mereka di kumpulkan di sana?.." Tanya belva penasaran namun menatap tajam pria itu lagi. " Lalu kenapa kau di sini"

Pria itu menunduk hormat." Saya petugas gerbang nyonya hanya saya merasa lapar dan ingin mengambil sesuatu yang bisa di makan di dapur." Balas pria itu yang di balas 'oh' oleh belva dan meminta tunjuk ruang aula yang di maksud.

Baru saja sampai dia di buat emosi saat mendengar apa yang ia dengar,"Lima puluh cabuk untuk mereka,dua puluh untuk pelayan

Kecuali pelayan pribadi wanita itu,saya ingin dia di pegal"

Tanpa banyak bicara di masuk dengan emosi meluap beraninya mereka ingin memenggal pelayannya,nyari mati sekali!. Tanpa tau siapa yang akan ia hadapi saat itu.

BRAK!!

"Siapa yang berani menghukum pelayanku?.."

.....

Beberapa jam yang lalu semua petugas rumah mendapatkan kabar bahwa sang tuan pulang tiba-tiba. Hal itu membuat semua orang panik dan bingung. Panik karena sang nyonya pergi tanpa ada pengawal sama sekali dan bingung harus bagaimana mereka dapat lolos dari hukuman kali ini.

Jadi setelah mendapatkan kabar kepulangan sang tuan. Mereka harap harap cemas semoga nyonya Belva pulang lebih dahulu dari pada sang tuan.

Tapi Harahap mereka seketika musnah melihat mobil mewah tuannya sudah berhenti di pekarangan mansion. Jantung mereka berdetak lebih cepat dari biasanya. Tidak ad yang berani membuka suara satu pun, bernafas saja mereka sengaja perlahan lahan agar tidak terdengar di telinga sensitif sang tuan mafia.

semua orang di mansion tau. Wajah tampan dan rupawan itu memiliki perangai yang mengerikan, mungkin kalau hanya sekilas lihat Kenzo terlihat tidak berbahaya tapi bagi mereka ketenangan itu lah yang paling mengerikan.

"SELAMAT MALAM TUAN KENZO!!." Kompak mereka berbaris rapi menyambut Kenzo yang berjalan dengan gagah tanpa menjawab apalagi melirik ke kanan dan ke kiri. Pandangannya lurus ke depan dengan di belakangnya Andre yang mengikuti.

Setelah badan Kenzo dan Andre menghilang di balik lift barulah mereka bisa bernafas dengan baik.

"Gila-gila aku hampir merasa mati tidak bernafas." Celoteh salah satu pelayan.

"Benar. Kau tau rasanya aku tadi di cekik sama aura tuan Kenzo yang gak main kuatnya. "

" Kalian lihat tatapan tuan Kenzo sepertinya lebih menyeramkan dari pada sebelum nya. "

"hih serem banget!." si pelayan dengan sengaja memeluk tuh teman nya.

" Ih apasih peluk peluk bau tau." ketus nya dengan menjauh.

"eh iya aku lupa tadi habis buang sampah,hehe belum sempat cuci tangan."

"ihhh,jorok banget sih."

tawa si pelayan pecah melihat temannya yang mau muntah.

pelayan pelayan di mansion masih sempat untuk bercanda beda cerita kalau pengawal yang sudah berkeringat dingin.

"Tamat riwayat kita. Nyonya belum pulang."

" Aku belum mau mati!."sahut yang lain sudah ketakutan.

"untuk sementara kita diam dan jangan ada yang membicarakan nyonya di depan tuan.

Itu sama saja kita memberi peluang tuan untuk menanyakan nyonya Belva." sahut yang lain memberi saran untuk keamanan mereka.

"apa setuju dengan mu ton. Cukup diam pasti tuan enggak bakal bertanya secara kan nyonya itu istri terabaikan. "

" Sut! Jangan keras keras. "tegur temannya.

" Harusnya kita kurung saja dia, Wanita gila itu benar-benar menyusahkan."

seketika semua mata tertuju pada bodyguard yang sudah merasakan pukulan Belva tadi ternyata masih punya dendam padanya.

"Kau__"

"Ngapain kalian masih berkumpul di sini?. BUBAR!!."

Semua orang langsung mengarah kan pandangannya ke arah bik Ina yang seakan siap menerkam mereka. Seketika ruangan langsung ricuh karena mereka langsung pergi ke tempat masih masih bekerja.

Bik Ina yang baru kembali setelah mengikuti tuan Kenzo ke atas tadi tapi saat kembali ternyata para pekerja mansion masih di depan pintu dengan acara gosip. Membuat bik Ina dengan cepat membubarkan sebelum sampai tuan Kenzo sendiri yang membubarkan mereka bisa lain ceritanya nanti.

" Kamu di mana nyonya!." bik Ina sangat khawatir karena istri tuan rumah belum juga kembali. Bisa gawat kalau tuan Kenzo tau. Dan ternyata oh ternyata semuanya terlambat.

Mereka semua bahkan di kumpulkan di aula membuat udara terasa sesak.

Tatapan semua orang bergetar ketakutan,tak ada suara dari sekian banyaknya orang itu,badan mereka kaku untuk beberapa menit karena orang yang duduk santai itu tak kunjung membuka suaranya hanya tatapannya saja yang menusuk seolah bisa menembus tubuh mereka.

"Andre?."

"Saya tuan." Si asisten langsung tegak di samping tuannya yang tampak tenang namun menghanyutkan.

"Hukum semua bodyguard termasuk pelayan itu"

Glekk! semua orang menelan saliva nya dengan susah payah apalagi pelayan yang di tunjuk membuat dirinya hampir pingsan karena syok.

"Tuan ampuni saya,saya tidak bermaksud untuk melepaskan nyonya sendiri di sana,saya tadi dia ajak tapi anak buah anda yang salah telah berbicara tidak sopan hingga membuat nyonya marah dan meninggalkan sa_saya..."badan Ica gemetaran hebat sekarang,buk Ina dan pelayan lainnya juga ada di sana menyaksikan betapa malangnya pelayan muda itu. Tapi tak urung banyak yang merasa itu pantes bagi Ica apalagi pelayan yang di tampar belva di ruang makan saat itu. Dia merasa Ica pantes karena dia pelayan wanita gatel itu,kalau bisa wanita gatel itu juga kena amuk tuan Kenzo jadi dia bisa bergerak pelan pelan merebut hati tuanya itu, memikirkan itu si pelayan itu tersenyum senang.

Kenzo menaikan alisnya namun saat mendengar bisikan andre barulah Kenzo paham,Kenzo sebenarnya hanya ingin memberikan pelajaran pada orang-orang yang sudah meremehkan tugasnya untuk mengurung belva apalagi saat dia mengetahui apa yang wanita itu lakukan membuat Kenzo merasa ada hal aneh di sini, membuatnya pulang namun saat tiba apa yang ia dapatkan hanyalah omongan anak buahnya yang mengatakan belva pergi tanpa pengawal.

Kenzo tau kemana perginya belva karena suara hpnya terus berbunyi tanda notifikasi pengeluaran biaya,dari sana Kenzo bisa mengecek belva berada di mana.

"Lima puluh cabuk untuk mereka." Kenzo mengarahkan pandangannya pada anak buahnya yang tampak pasrah. "Dua puluh untuk pelayan." Jantung para pelayan terasa dag dig dug karena berfikir mereka lepas dari hukuman namun tuannya menang lah seorang pemuda yang kejam dan tak berperasaan.

"Kecuali pelayan pribadi wanita itu,saya ingin dia di penggal"

Ica langsung lemes dan ambruk ke bawah dia menangis tersedu-sedu meminta ampunan.

BRAK!!

"Siapa yang berani menghukum pelayanku?.."

Pandangan semua orang terarah pada wanita yang terlihat segar dan cantik itu,tubuhnya Bahkan seperti memiliki daya tarik membuat semua orang tak ada yang berkedip saat itu juga.

Deg

Kenzo seperti memiliki sengatan aneh di dadanya namun di tepis dan menatap kejam ke arah wanita itu yang menatapnya menantang.

Terpopuler

Comments

Dian Susantie

Dian Susantie

peran Ica blm jelas.. sebentar dia membela Belva.. sebentar dia menghina.. eeh.. taunya dia ngarep Kenzo... 🤔🤔

2024-12-24

0

Ira Rachmad

Ira Rachmad

pantes => pantas

2025-02-24

0

Yanne Pangajow

Yanne Pangajow

penggal bukan pegal

2024-12-15

0

lihat semua
Episodes
1 Apa yang terjadi? Transmigrasi
2 Antagonis Memang Beda
3 Tidak Ada Toleransi Lagi
4 Kepulangan Kenzo
5 Apa Kesalahannya Tuan?
6 Pertengkaran Kecil Di Meja Makan
7 misteri kecelakaan orang tua belva
8 Serangan Dadakan
9 Kenzo Sialan!!
10 Tidur Bersama
11 Mall
12 Aura Kenzo
13 Tanda itu?
14 Pingsan
15 Ingatan Yang Hilang
16 Kakak!..
17 Pengawal nyonya hilang!!..
18 Seperti Seorang Gay
19 Orang Kaya Memang Bukan Kaleng-kaleng
20 Anjirr!..gue di sindir Cok
21 Mulut Manis Ibu Mertua
22 Kesepakatan Menantu Dan Mertua
23 Mantan Tunangan?
24 gila!..hampir mati lagi
25 Gak Papa Mereka Udah Mati Kok
26 Gubuk Tua
27 Musuh Bisnis Dunia Atas Atau Bawah?..
28 Kegelisahan Kenzo
29 Semakin Gawat!
30 Maaf Aku Terlambat
31 Pemilik Mata Coklat
32 Tidak Serenggang Sebelumnya
33 Dua Ingatan Yang Bertabrakan
34 bagaimana kita bisa menikah?..
35 Membujuk
36 Jangan Marah Oke
37 Pulang
38 Harus Bisa Ikhlaskan
39 banjir?
40 apa yang kau rencanakan?
41 apa yang di sembunyikan belva?
42 Ruang Bawah Tanah
43 Kau Gadis Penakut Dan Manja Itu...
44 Si..siapa Kau?..
45 Suasana Hati Yang Buruk
46 Kita Masih Suami Istri
47 Tuan Dingin Yang So Sweet
48 Ica Hamil?
49 Bagaikan Peri Yang Tertindas
50 Bubuk Manipulasi Fikiran
51 Sedikit Pun Tidak Ada?
52 biola lala pick me!..
53 A..apa ini?
54 Orang Ber Hoodie Hitam
55 Kamu Bahkan Melupakan Lily?
56 Lionel Olivier
57 Belva dan Lionel
58 Menagih Kesepakatan
59 Goodbye Indonesia
60 Situasi Keluarga Frison
61 Siapa Ayah Lionel?
62 Bermain Dengan Orang Yang Salah
63 Apa Dia Terobsesi Pada Mu?
64 Belva Wanita Di Hutan Itu
65 Senyuman Psikopat
66 Andre Dan Ica
67 Black Eagle Ya..
68 Tubuh Ini Saudara Ku
69 Penjelasan
70 Cucu Ganteng Grandma Dan Grandpa
71 Kenangan Buruk
72 Awal Kehancuran Viola
73 Lima Tuan Muda Frison
74 Misi
75 Suami Vs Istri
76 Di Mana Istri Dan Anak Ku?
77 Kedatangan Kenzo Dan Rissa
78 Kenzo & Belva
79 Ayo Kita Hancurkan Mafia Black Eagle Sekarang
80 Penyerangan 1
81 Penyerangan 2
82 Penyerangan 3
83 Semuanya Sudah Selesai
84 Tamat
85 Season 2
86 Season 2 Liona Eirene Arsanio
87 Season 2 Penjara Berkedok Rumah Mewah
88 Season 2 Anggota evil
89 Season 2 Lionel & Liona
90 Season 2 Bertemu Geng Evil
91 Keenan king Smith
92 Ceramah Liona
93 Kehebohan
94 Satu kelas?
95 Kantin
96 Lo Kulkas Gua Matahari
97 Geng Evil Vs Geng Diamond
98 Di Mana Liona ?
99 Mencari liona
100 Kedatangan Keenan
101 Ikatan Seorang Ibu
102 Saudara?
103 Sungguh Tidak Terduga
104 Balasan Untuk Vivian
105 Ta..tadi liona tertawa?
106 Bertanya Pada Sahabat Mu?
107 Aku Mencintaimu
108 Apa Liona ingin menjadi kuat?
109 Jangan-jangan Terjadi Sesuatu
110 Di Kejer Janda
111 Kenapa mirip?
112 Luna Islaya
113 Aku Akan Menikah Mu
114 Ini Akan Berakhir
115 Memilih Menjadi Wanita Yang Kejam
116 Drama Ibu Dan Anak
117 Liona!!!...
118 Lima Tahun Kemudian
119 Aroma Yang Familiar
120 Mawar Putih?
121 Rumah Tersembunyi
122 Pembunuh Bayaran
123 Deadly Rose Akan Tiba
124 Berkumpul Di Mansion Kenzo
125 Lina bertindak
126 Itu Kamu
127 Rencana Keenan
128 Kamu Anak Kandung
129 Ingatan Liona
130 Mau Menikah ?
131 Ending
Episodes

Updated 131 Episodes

1
Apa yang terjadi? Transmigrasi
2
Antagonis Memang Beda
3
Tidak Ada Toleransi Lagi
4
Kepulangan Kenzo
5
Apa Kesalahannya Tuan?
6
Pertengkaran Kecil Di Meja Makan
7
misteri kecelakaan orang tua belva
8
Serangan Dadakan
9
Kenzo Sialan!!
10
Tidur Bersama
11
Mall
12
Aura Kenzo
13
Tanda itu?
14
Pingsan
15
Ingatan Yang Hilang
16
Kakak!..
17
Pengawal nyonya hilang!!..
18
Seperti Seorang Gay
19
Orang Kaya Memang Bukan Kaleng-kaleng
20
Anjirr!..gue di sindir Cok
21
Mulut Manis Ibu Mertua
22
Kesepakatan Menantu Dan Mertua
23
Mantan Tunangan?
24
gila!..hampir mati lagi
25
Gak Papa Mereka Udah Mati Kok
26
Gubuk Tua
27
Musuh Bisnis Dunia Atas Atau Bawah?..
28
Kegelisahan Kenzo
29
Semakin Gawat!
30
Maaf Aku Terlambat
31
Pemilik Mata Coklat
32
Tidak Serenggang Sebelumnya
33
Dua Ingatan Yang Bertabrakan
34
bagaimana kita bisa menikah?..
35
Membujuk
36
Jangan Marah Oke
37
Pulang
38
Harus Bisa Ikhlaskan
39
banjir?
40
apa yang kau rencanakan?
41
apa yang di sembunyikan belva?
42
Ruang Bawah Tanah
43
Kau Gadis Penakut Dan Manja Itu...
44
Si..siapa Kau?..
45
Suasana Hati Yang Buruk
46
Kita Masih Suami Istri
47
Tuan Dingin Yang So Sweet
48
Ica Hamil?
49
Bagaikan Peri Yang Tertindas
50
Bubuk Manipulasi Fikiran
51
Sedikit Pun Tidak Ada?
52
biola lala pick me!..
53
A..apa ini?
54
Orang Ber Hoodie Hitam
55
Kamu Bahkan Melupakan Lily?
56
Lionel Olivier
57
Belva dan Lionel
58
Menagih Kesepakatan
59
Goodbye Indonesia
60
Situasi Keluarga Frison
61
Siapa Ayah Lionel?
62
Bermain Dengan Orang Yang Salah
63
Apa Dia Terobsesi Pada Mu?
64
Belva Wanita Di Hutan Itu
65
Senyuman Psikopat
66
Andre Dan Ica
67
Black Eagle Ya..
68
Tubuh Ini Saudara Ku
69
Penjelasan
70
Cucu Ganteng Grandma Dan Grandpa
71
Kenangan Buruk
72
Awal Kehancuran Viola
73
Lima Tuan Muda Frison
74
Misi
75
Suami Vs Istri
76
Di Mana Istri Dan Anak Ku?
77
Kedatangan Kenzo Dan Rissa
78
Kenzo & Belva
79
Ayo Kita Hancurkan Mafia Black Eagle Sekarang
80
Penyerangan 1
81
Penyerangan 2
82
Penyerangan 3
83
Semuanya Sudah Selesai
84
Tamat
85
Season 2
86
Season 2 Liona Eirene Arsanio
87
Season 2 Penjara Berkedok Rumah Mewah
88
Season 2 Anggota evil
89
Season 2 Lionel & Liona
90
Season 2 Bertemu Geng Evil
91
Keenan king Smith
92
Ceramah Liona
93
Kehebohan
94
Satu kelas?
95
Kantin
96
Lo Kulkas Gua Matahari
97
Geng Evil Vs Geng Diamond
98
Di Mana Liona ?
99
Mencari liona
100
Kedatangan Keenan
101
Ikatan Seorang Ibu
102
Saudara?
103
Sungguh Tidak Terduga
104
Balasan Untuk Vivian
105
Ta..tadi liona tertawa?
106
Bertanya Pada Sahabat Mu?
107
Aku Mencintaimu
108
Apa Liona ingin menjadi kuat?
109
Jangan-jangan Terjadi Sesuatu
110
Di Kejer Janda
111
Kenapa mirip?
112
Luna Islaya
113
Aku Akan Menikah Mu
114
Ini Akan Berakhir
115
Memilih Menjadi Wanita Yang Kejam
116
Drama Ibu Dan Anak
117
Liona!!!...
118
Lima Tahun Kemudian
119
Aroma Yang Familiar
120
Mawar Putih?
121
Rumah Tersembunyi
122
Pembunuh Bayaran
123
Deadly Rose Akan Tiba
124
Berkumpul Di Mansion Kenzo
125
Lina bertindak
126
Itu Kamu
127
Rencana Keenan
128
Kamu Anak Kandung
129
Ingatan Liona
130
Mau Menikah ?
131
Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!