20 - Penyerangan Tak Terduga

Di barisan tengah pasukan Aliansi.

"Sepertinya sudah di mulai." kata Kiko sambil menunggu aba-aba dari pasukan garis depan.

...

Di barisan belakang pasukan Aliansi.

"Aku harap mereka bisa memenangkan pertempuran." kata Rin.

"Ini masih terlalu cepat untuk mengambil kesimpulan." kata Gio.

...

Pertempuran disana sudah cukup lama, dan sebagian prajurit sudah mulai berkurang dari kedua belah pihak. Leo yang bertarung disana, berusaha membunuh prajurit sebanyak mungkin, dan Seikii hanya melihat dari kejauhan.

SRAK SRAK TRANG SLASSH.

"Huh huh, kenapa pemimpin mereka tidak turun tangan, apa mereka sengaja mengorbankan prajurit mereka." kata Leo sambil bertarung.

"Jenderal, kita sudah mendapatkan celah untuk menerobos ke pemimpin mereka." kata komandan tempur

"Bagus, segera bantu aku untuk membuat formasi." sahut Leo.

"Laksanakan Perintah."

Sep Sep Sep. Leo pun membuat formasi dan terbentuklah sebuah lingkaran di atas udara.

"HEEEIIIP" sebuah tombak berwarna biru keluar dari lingkaran formasi itu.

Disisi lain, Seikii hanya tertawa melihat formasi itu. "Hm, hehehe. Itu terlalu dini untuk mengeluarkan kekuatan Dom kalian."

Tiba-tiba terdapat 6 lingkaran formasi dari pihak Kekaisaran. Dan sebuah tombak berwarna biru tua keluar dari lingkaran itu.

"Jenderal ini bahaya." kata komandan itu.

"Apa.?" sahut Leo yang melihat 6 tombak di depannya sambil menahan tombak miliknya.

"Chik." Leo pun melepaskan tombaknya kearah pasukan belakang pasukan Kekaisaran.

SWOOOSSSH.

Dan tanpa di sangka-sangka, pasukan kekaisaran melesatkan Ribuan Bola api dari alat berat milik mereka.

Lalu. BREDEMM Tombak milik Leo pun di halau dengan bola api itu. Dan bola api yang tersisa pun menghujani pasukan yang sedang berperang disana.

Piu Piu. BRDM BRDM

"Bajingan itu. Bahkan mereka juga membunuh pasukan mereka tanpa pikir panjang." kata Leo yang melihat bola api itu menghantam pasukan dari kedua belah pihak.

Dan tidak berlangsung lama. 6 Tombak milik pasukan kekaisaran pun di Lesatkan kearah mereka.

SWOOSH SWOOSH SWOOSH.

"Bentuk formasi pertahanan." teriak Leo.

WUIING. tembok perlindungan pun di ciptakan cukup besar di atas udara.

DMMMMM. Benturan keduanya pun terjadi di atas udara. lalu Kraak. Tembok itu pun retak dan tidak berlangsung lama, tembok itu pun pecah.

"Sialan."

SWOOSH. Enam tombak itu pun melesat kebawah dan menghantam tanah.

BREDMMMM . Bahkan tombak itu mengenai Leo bersama dengan komandanya. "Arrgh"

"Itu masih serangan pembuka. Dan ada banyak lagi tombak yang akan keluar." kata Seikii.

WUING WUING WUING. lingkaran formasi terbentuk di atas udara dengan sangat banyak. Ada sekitar 50 lingkaran yang terbentuk diatas sana.

"Hahahaha." suara ketawa Seikii.

Lalu, kebulan asap dari ledakan tombak sebelumnya pun mulai menghilang. Dan terlihat tubuh Leo sudah terluka cukup parah.

"Huh huh huh." ia pun sampai terengah-engah.

Lalu, ia melihat prajuritnya yang sudah tumbang sebagian. "Ini," Dan Leo juga melihat prajurit kekaisaran tidak mengalami luka dari serangan tombak sebelumnya, bahkan dari serangan bola api.

"Sialan, ternyata mereka sudah di lengkapi pelindung diri dari armornya. Aku kira orang itu menyerang dengan sembarang, tapi ternyata tidak." kata Leo dalam hati.

"Lepaskan Suarnya." kata Leo.

Dan tidak berlangsung lama. Sebuah Suar berwarna Merah pun di Lesatkan ke atas langit.

"Itu aba-aba nya. SERAAAAANG." teriak Kiko dari barisan belakang yang bergerak ke depan dari balik hutan.

Drap Drap Drap. Suara kuda dari batalion garis tengah milik pasukan Aliansi yang keluar dari balik hutan pun, langsung menyerang sebagian pasukan kekaisaran Riu.

Lalu, Kiko melihat ada 50 lingkaran formasi yang sudah mengeluarkan tombak di depannya.

"Formasi itu. Sialan." kata Kiko.

"Buat Formasi perlindungan." teriak Kiko.

WUING WUING. Sebuah tembok yang sangat besar tercipta di atas udara. Dan tembok itu pun bergerak kedepan secara perlahan.

...

"Untungnya mereka tidak jauh dari sini." kata Leo yang melihat tembok di atas udara bergerak ke lingkaran formasi milik pasukan kekaisaran.

"Lepaskan." kata Seikii

Tombak-tombak itu pun melesat secara bersamaan. Dan terjadilah ledakan di atas udara yang sangat besar. BDREEMMM

Ledakan itu sampai menutupi seluruh bagian atas Medan perang. Bahkan asapnya pun menyelimuti semua prajurit yang ada di bawahnya.

"Syukurlah masih bisa menahannya." kata Kiko.

Dan terlihat, siluet cahaya yang bergerak sangat cepat menuju barisan belakang pasukan Kekaisaran.

Srak Srak Slassh. WOOSSSH.

Leo pun bertarung dengan sangat cepat. Ia menghempaskan pedangnya dan membunuh prajurit kekaisaran dalam satu tebasan. Terkadang ia juga mengeluarkan petir di tangan untuk menyerang.

Cara bertarung Leo sangat epik disana. dengan gerakan yang cepat dan beberapa skill dia keluarkan secara bersamaan.

"Bocah itu tidak bisa di biarkan." kata Seikii

"Lepaskan bola api terus menerus, dan buat formasi Tombak biru untuk menyerang mereka." kata Saikii kepada pasukannya.

Lalu. SWOOSH. Ia pun melesat menghampiri Leo yang sudah dekat dengannya.

...

Di tempat Leo.

"Hiaa, huh huh. Haaip." suara Leo yang bertarung tanpa henti. Lalu tiba-tiba TRANG. Pedangnya pun di tangkis oleh seseorang "Ha.?"

"Haaiip." Seikii pun menyerang Leo dengan serangan yang bertubi-tubi.

Trang Trang Trang. suara pertarungan Leo dan Seikii.

Dan di barisan belakang, pasukan yang di pimpin oleh Kiko membuat sebuah formasi perlindungan untuk menghalau serangan tombak dan serangan bola api.

Peperangan mereka berlangsung cukup lama dan sengit. Bahkan terlihat, beberapa prajurit yang sudah kelelahan. Ada yang menerima tebasan tanpa perlawan, ada juga yang menghempaskan pedangnya asal-asalan.

...

Dua jam pun berlalu. Kiko memutuskan untuk melepaskan suar untuk meminta bala bantuan dari garis belakang. Dan memerintahkan pasukannya untuk kembali ke barisan tengah.

"Kita mundur. Semua pasukan mundur." teriak Kiko kepada pasukannya.

...

Di tempat Leo berada.

"Apa yang sudah terjadi, kenapa dia memerintahkan pasukannya untuk mundur.?" kata Leo yang sambil bertarung dengan Seikii.

Lalu, Slassh. Ia pun terkena sayatan di lengannya.

"Hm, apa yang kau lihat.?" kata Saikii sambil mengarahkan pedangnya ke arah Leo.

"Huh huh huh."

"Sepertinya pasukanmu semakin lelah. Kau pikir mengeluarkan kekuatan Dom sebesar itu tidak menguras energi ?" sahut Seikii.

Leo pun hanya terdiam sambil terengah-engah di depan Seikii

"Menurutku keputusannya sudah benar. Karena tidak mungkin mereka bisa menciptakan tembok itu terus-menerus. Bisa-bisa mereka akan mati konyol karena kehabisan Dom." kata Seikii.

Lalu. mereka berdua pun melanjutkan pertarungannya.

Dan tidak lama setelah itu. Pasukan garis belakang pun sampai di sana. Mereka mengantikan posisi Jenderal Kiko yang sedang memulihkan diri.

Pertarungan pun berlanjut sampai malam hari. Peperangan yang berlangsung sekitar 6 jam disana, membuat kedua belah pihak mengalami kerugian. Bahkan pasukan yang di pimpin oleh Leo mundur dengan sendirinya tanpa di perintah.

Dan 2 jam berlalu. Pasukan bantuan dari kekaisaran datang dari garis belakang wilayah Clan Siwa.

Drap Drap Drap. terdengar pasukan Kavaleri dari balik hutan yang mengepung pasukan Kiko yang sedang memulihkan diri

"Apa ?" Kiko pun hanya terkejut melihat pasukan kekaisaran yang tiba-tiba berada disana.

SRAAK SRAK SRAK SLASSH.

Pasukan mereka pun di bantai habis oleh pasukan kekaisaran. "Ini lebih mudah dari yang kami bayangkan. Strategi Tetua Seikii memang sangat hebat." kata Shang yang memimpin batalion itu.

Dalam 1 jam saja, pasukan Kiko beserta dirinya berhasil di ringkus habis oleh pasukan Shang. Lalu mereka bergerak ke Medan perang dan mengepung sisa-sisa pasukan Aliansi.

Drap Drap Drap. "HIAAAAAAAA" teriakan pasukan kekaisaran yang mengepung pasukan Aliansi.

"Mereka sudah datang." kata Seikii dengan tersenyum.

Alangkah sangat terkejutnya Leo yang melihat pasukannya di kepung oleh pasukan kekaisaran.

"Bajingan keparat " kata Leo dengan marah.

...

"Bagaimana ini bisa terjadi.?" kata Rin yang sedang bertarung disana.

Bahkan Jenderal lainnya pun hanya terdiam melihat pasukan kavaleri yang begitu banyak menyerang mereka dari belakang.

"Apa yang terjadi dengan pasukan Kiko disana.?" sahut Gio sambil mengepalkan tangannya.

SRAK SRAK SLASSH. Pasukan kavaleri itu pun menebas dan menerobos barisan belakang pasukan Aliansi.

...

Episodes
1 01 - Artefak Unik
2 02 - Kekuatan Jiwa
3 03 - Perintah Terakhir
4 04 - Aku Titipkan
5 05 - Jejak
6 06 - Penerus
7 07 - Warisan Leluhur
8 08 - Terulang Kembali
9 09 - Kemarahan
10 10 - Bala Bantuan
11 11 - Benda Langit
12 12 - Kemungkinan
13 13 - Arwah Gentayangan
14 14 - Surat Cinta
15 15 - Permusuhan
16 16 - Pelajaran Terakhir
17 17 - Aliansi
18 18 - Persiapan Perang
19 19 - Negosiasi
20 20 - Penyerangan Tak Terduga
21 21 - Catatan Kuno
22 22 - Tuan Putri
23 23 - Penjajah lainnya
24 24 - Menjadi Gila
25 25 - Kekejaman
26 26 - Orang Terkuat
27 27 - Deklarasi Perang
28 28 - Penawaran
29 29 - Pertemuan Pertama.
30 30 - Serangan Tombak Emas
31 31 - Sampai Bertemu Lagi
32 32 - Gelisah
33 33 - Cerita Masa Lalu.
34 34 - Salah Paham
35 35 - Kehilangan
36 36 - Menghadang
37 37 - Segel Seribu Cahaya.
38 38 - Perang Terakhir
39 39 - Kerajaan Baru
40 40 - Cinta
41 41 - Permata
42 42 - Menunggumu
43 43 - Aku tidak Tau
44 44 - Harapan
45 45 - Biarkan Saja
46 46 - Makanan Untukmu
47 47 - Tiba-tiba
48 48 - Selamat Tinggal
49 49 - Kuil Misterius
50 50 - Sebuah Gelar
51 51 - Sarang Naga
52 52 - Dermaga
53 53 - Tragedi Lainnya.
54 54 - Masih Menunggumu
55 55 - Rindu
56 56 - Hewan Mitologi
57 57 - Memisahkan Cahaya
58 58 - Sarang Naga
59 59 - Pilihan
60 60 - Pasukan Gabungan Overlord
61 61 - Kekuatan Penuh.
62 62 - Senjata Legenda
63 63 - Ciuman Pertama.
64 64 - Rapat Perdana.
65 65 - Tidak Ada Negosiasi.
66 66 - Informasi Bantuan
67 67 - Awakening
68 68 - Ruang Kekuatan.
69 69 - Ratusan Gemstone.
70 70 - Surat Kejutan.
71 71 - Percobaan
72 72 - Serangan Yang Tiba-Tiba
73 73 - Pasukan Naga
74 74 - Tetap Menunggumu.
75 75 - Fenomena.
76 76 - Kompensasi
77 77 - Dion Siga.
78 78 - Bantuan
79 79 - Tempat Itu.
80 80 - Jangan Pergi.
81 81 - Lamaran
82 82 - Luka Dalam
83 83 - Serikat
84 84 - Royal Union
85 85 - Peribahasa.
86 86 - Rahasia
87 87 - Penderitaan
88 88 - Kunci
89 89 - Sebuah Pilihan
90 90 - Anggaran Militer
91 91 - Menaikkan Tarif
92 92 - Biang Kerok
93 93 - Diskusi
94 94 - Pahlawan Sebenarnya.
95 95 - Pakaian Resmi
96 96 - Malam Yang Indah
97 97 - Tanda Tangan Perjanjian
98 98 - Fakta Lainnya
99 99 - Cara Aman
100 100 - Penerjemah
101 101 - Ancistor
102 102 - Hukum Kekuatan.
103 103 - Lahirnya Awakening Baru
104 104 - Surat Tugas Pertama
105 105 - Permintaan Bantuan
106 106 - Kerajaan Yang Runtuh
107 107 - Tidak Ada Fairley
108 108 - Mengagumimu
109 109 - Tragedi Yang Tragis
110 110 - Seorang Babu.
111 111 - Keputusan Yang Sulit
112 112 - Awasi Dia
113 113 - Nama Dewa
114 114 - Musuh Sejati
115 115 - Fakta Sebenarnya.
116 116 - Pertemuan Kerajaan
117 117 - Enigma
118 118 - Malaikat
119 119 - Merinding
120 120 - Sang Emperor
121 121 - Dimanfaatkan
122 122 - Ilmu Pengetahuan
Episodes

Updated 122 Episodes

1
01 - Artefak Unik
2
02 - Kekuatan Jiwa
3
03 - Perintah Terakhir
4
04 - Aku Titipkan
5
05 - Jejak
6
06 - Penerus
7
07 - Warisan Leluhur
8
08 - Terulang Kembali
9
09 - Kemarahan
10
10 - Bala Bantuan
11
11 - Benda Langit
12
12 - Kemungkinan
13
13 - Arwah Gentayangan
14
14 - Surat Cinta
15
15 - Permusuhan
16
16 - Pelajaran Terakhir
17
17 - Aliansi
18
18 - Persiapan Perang
19
19 - Negosiasi
20
20 - Penyerangan Tak Terduga
21
21 - Catatan Kuno
22
22 - Tuan Putri
23
23 - Penjajah lainnya
24
24 - Menjadi Gila
25
25 - Kekejaman
26
26 - Orang Terkuat
27
27 - Deklarasi Perang
28
28 - Penawaran
29
29 - Pertemuan Pertama.
30
30 - Serangan Tombak Emas
31
31 - Sampai Bertemu Lagi
32
32 - Gelisah
33
33 - Cerita Masa Lalu.
34
34 - Salah Paham
35
35 - Kehilangan
36
36 - Menghadang
37
37 - Segel Seribu Cahaya.
38
38 - Perang Terakhir
39
39 - Kerajaan Baru
40
40 - Cinta
41
41 - Permata
42
42 - Menunggumu
43
43 - Aku tidak Tau
44
44 - Harapan
45
45 - Biarkan Saja
46
46 - Makanan Untukmu
47
47 - Tiba-tiba
48
48 - Selamat Tinggal
49
49 - Kuil Misterius
50
50 - Sebuah Gelar
51
51 - Sarang Naga
52
52 - Dermaga
53
53 - Tragedi Lainnya.
54
54 - Masih Menunggumu
55
55 - Rindu
56
56 - Hewan Mitologi
57
57 - Memisahkan Cahaya
58
58 - Sarang Naga
59
59 - Pilihan
60
60 - Pasukan Gabungan Overlord
61
61 - Kekuatan Penuh.
62
62 - Senjata Legenda
63
63 - Ciuman Pertama.
64
64 - Rapat Perdana.
65
65 - Tidak Ada Negosiasi.
66
66 - Informasi Bantuan
67
67 - Awakening
68
68 - Ruang Kekuatan.
69
69 - Ratusan Gemstone.
70
70 - Surat Kejutan.
71
71 - Percobaan
72
72 - Serangan Yang Tiba-Tiba
73
73 - Pasukan Naga
74
74 - Tetap Menunggumu.
75
75 - Fenomena.
76
76 - Kompensasi
77
77 - Dion Siga.
78
78 - Bantuan
79
79 - Tempat Itu.
80
80 - Jangan Pergi.
81
81 - Lamaran
82
82 - Luka Dalam
83
83 - Serikat
84
84 - Royal Union
85
85 - Peribahasa.
86
86 - Rahasia
87
87 - Penderitaan
88
88 - Kunci
89
89 - Sebuah Pilihan
90
90 - Anggaran Militer
91
91 - Menaikkan Tarif
92
92 - Biang Kerok
93
93 - Diskusi
94
94 - Pahlawan Sebenarnya.
95
95 - Pakaian Resmi
96
96 - Malam Yang Indah
97
97 - Tanda Tangan Perjanjian
98
98 - Fakta Lainnya
99
99 - Cara Aman
100
100 - Penerjemah
101
101 - Ancistor
102
102 - Hukum Kekuatan.
103
103 - Lahirnya Awakening Baru
104
104 - Surat Tugas Pertama
105
105 - Permintaan Bantuan
106
106 - Kerajaan Yang Runtuh
107
107 - Tidak Ada Fairley
108
108 - Mengagumimu
109
109 - Tragedi Yang Tragis
110
110 - Seorang Babu.
111
111 - Keputusan Yang Sulit
112
112 - Awasi Dia
113
113 - Nama Dewa
114
114 - Musuh Sejati
115
115 - Fakta Sebenarnya.
116
116 - Pertemuan Kerajaan
117
117 - Enigma
118
118 - Malaikat
119
119 - Merinding
120
120 - Sang Emperor
121
121 - Dimanfaatkan
122
122 - Ilmu Pengetahuan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!