18 - Persiapan Perang

Di istana Kerajaan Alden.

Semua petinggi kekaisaran dan pemimpin Clan berkumpul di ruang pertemuan untuk membahas persiapan peperangan yang akan datang.

Lalu, terlihat langkah kaki yang berjalan menuju ruang pertemuan itu.

Tak Tak Tak. Suara langkah kaki

"Yang Mulia Raja sudah datang." teriak prajurit disana.

Semua orang yang sudah berkumpul di sana langsung berdiri dan menundukkan kepala mereka. Terdapat 12 orang yang sudah berkumpul disana.

Ketua Clan Seigawa, Ketua Clan Floria, Ketua Clan Bima, Ketua Clan Mu, Panglima Besar Kekaisaran, 5 Jendral besar Kekaisaran, Penasehat Kekaisaran, dan Tetua Clan Riu.

Kedua belas orang itu adalah pondasi utama kekaisaran di bidang kemiliteran. Dan mereka semua adalah orang-orang yang kuat secara fisik maupun intelektual.

"Hormat Yang Mulia Raja." kata semua orang disana.

Eden pun hanya mengangkat tangan kirinya, lalu ia pun duduk di kursinya. Dan semua orang pun mengikutinya.

"Apa semuanya sudah berkumpul.?" tanya Eden.

"Sesuai perintah Anda." sahut Tetua Clan Riu bernama Saikii

"Baiklah kalau begitu, kita mulai saja sekarang." sahut Eden.

"Baik Yang Mulia. Kami akan melaporkan kejadian saat ini. Menurut laporan yang kami terima, Aliansi Kerajaan Alden dan Clan Siwa sudah mempersiapkan pasukan di perbatasan timur antara kekaisaran Riu dan kerajaan Alden. Beberapa Pasukan Batalion sudah bergerak menuju wilayah Clan Siwa. Dan sepertinya mereka akan menyerang lebih dulu." kata Saikii

"Hm, apa ada laporan lain ?" sahut Eden sambil menghentakkan jarinya ke meja berkali-kali.

"Yang Mulia, kami jua berhasil mengumpulkan laporan kekuatan mereka." kata Shang dengan serius.

Semua orang pun langsung terkejut mendengarnya.

"Jadi, berapa jumlah pasukan mereka.?" tanya Eden.

"Laporan ini tidak sepenuhnya akurat, namun ini bisa menjadi acuan kita untuk membuat sebuah strategi kedepannya. Jumlah pasukan mereka kurang lebih berjumlah 450rb prajurit." kata Shang.

"Apa.?" sahut semua orang dengan terkejut.

"Apa mereka mengumpulkan pasukan dari kelompok lainnya.?" sahut Eden dengan santai.

"Itu benar Yang Mulia. Aku akan memulai dengan jumlah kelompok yang mendukung mereka. Ada beberapa Clan besar lainnya di luar kekaisaran yang membantu mereka. Mereka adalah Clan Seiro, dan Clan Patio, lalu ada Clan Siwa dan kerajaan Alden. Kekuatan tempur mereka benar-benar sangat besar." kata Shang.

"Ini sangat berbahaya." sahut Seila dengan tercengang.

"Dua Clan besar itu sudah memiliki wilayah yang sangat luas, bahkan hampir menjadi sebuah kerajaan. Jika mereka bergabung bersama Siwa, apa kita bisa memenangkan perang ini.?" sahut Gildan

"Itu benar, tapi kita masih memiliki peluang untuk menang." kata Pandam pemimpin Clan Bima.

"Hm, Apa hanya itu laporan yang kalian berikan.?" sahut Raja Eden

"Yang Mulia, kami sudah berusaha untuk mengumpulkan informasi dari musuh. Untuk saat ini, hanya itu sajalah yang bisa kami laporkan." kata Seikii

"Baiklah. Aku langsung ke kesimpulannya saja. Pertama, jangan biarkan mereka menyerang lebih dulu, karena ini hanya akal-akalan Kerajaan Alden. Mereka tidak ingin kita memasuki wilayahnya, dan menciptakan Medan perang di wilayah kekaisaran." kata Eden.

Mereka semua pun hanya terdiam.

"Lalu yang kedua adalah, Clan Seiro dan Clan Patio. Mereka sudah beraliansi sejak dulu, dan ingin membangun sebuah kerajaan bersama. Tapi, kekuatan internal mereka masih belum cukup untuk menerima ancaman dari luar. Dan untuk kekuatan tempur mereka masih di bawah rata-rata. Yang jadi permasalahan adalah jumlahnya. Selama tidak ada kekuatan yang setara dengan Clan Siga, tidak perlu takut menghadapi mereka semua."

"Dimengerti Yang Mulia." sahut semua orang.

"Lalu, bagaimana dengan persiapan kita.?" tanya Eden.

"Baik Yang Mulia. Kami sudah mengumpulkan semua pasukan dan membaginya dalam beberapa Batalion. Sejumlah kurang lebih 375rb prajurit siap tempur, dan pasukan cadangan dari rakyat sipil berjumlah 200rb orang. mereka masih kita latih untuk menjadi pasukan militer saat ini. Dan jika peperangan ini berlangsung cukup panjang, kita masih memiliki cadangan militer siap tempur." kata Seikii

"Bagus, lalu bagaimana dengan logistik dan alat tempur lainnya.?"

"Kami sudah memesan perlengkapan perang pada Clan Floria. Jadi Ketua Seila lah yang bertanggung jawab atas hal ini." sahut Seikii

"Mohon maaf Yang Mulia. Untuk sekarang, kami masih mampu memproduksi 10rb set alat tempur dalam satu hari, dan persediaan yang sudah jadi ada 280rb set alat tempur termasuk baju zirah, pedang dan tameng. Untuk sisanya kami masih membutuhkan waktu untuk menyiapkan semua perlengkapan itu." kata Seila.

"Apa kau membutuhkan bahan baku.?" tanya Raja Eden.

"Anda benar Yang Mulia. Saat ini, hasil tambang kami hanya bisa memproduksi sejumlah itu setiap hari. Jadi kami tidak bisa menambah jumlahnya." Jawa Seila.

"Baik, menurut laporan kekaisaran. Terdapat wilayah dengan sumber tambang yang melimpah, dan itu masih belum di ketahui siapapun. Wilayah itu dekat dengan reruntuhan yang ada di belakang desa Majaren, titik pastinya ada di sebelah Utara. Aku akan memerintahkan Panglima Gildan untuk memulai operasi pengambilan bahan baku disana." kata Eden.

"Laksanakan Perintah Yang Mulia." sahut Gildan.

"Lalu, siapkan batalion siap tempur untuk menyerang ke wilayah Clan Siwa secepat mungkin. Dan jangan lupa persediaan logistik dan keperluan prajurit lainnya. Apa sampai disini ada yang di tanyakan lagi ?" kata Eden.

"Baik Yang Mulia. Lalu, bagaimana dengan Panglima yang akan memimpin pasukan sebesar ini.?" tanya Shang.

"Hm, Perang ini tidak seperti dengan perang yang kita lakukan dengan Clan Siga. Karena kekuatan Aliansi mereka masih di bawah rata-rata kita. Jadi, orang yang pantas untuk memimpin perang ini adalah Seikii Riu dari Calon Riu. Aku serahkan semuanya padaku, dan laporkan setiap kejadian di dalam peperangan. Aku tidak ingin mengulangi hal yang sama terus menerus." kata Eden

"Laksanakan Perintah Anda Yang Mulia." kata Seikii

"Baiklah. Pertemuan hari cukup sampai disini. Dan sebisa mungkin, ambil alih wilayah mereka semua." kata Raja Eden dan ia pun langsung berdiri dari tempat duduknya.

Semua orang pun berdiri dan melihat Eden berjalan menjauh dari sana.

"Siap. Laksanakan Perintah Yang Mulia."

"Aku harus cepat menemukan Artefak itu." kata Eden dalam hati sambil mengepalkan tangannya.

...

7 Hari kemudian.

Ada sekitar 5 Batalion yang bergerak menuju Clan Siwa. Perkiraan jumlahnya adalah 120rb prajurit kekaisaran. Saikii membagi pasukannya dengan sangat hati-hati dan sangat cermat.

Beberapa Batalion lainnya, ia kerahkan menuju wilayah perbatasan kerajaan Alden. Dan jumlah pastinya adalah 250rb prajurit yang di kerahkan ke Medan perang dengan titik tempur yang berbeda-beda.

Pasukan Aliansi tidak akan pernah memperkirakan hal itu, dan mereka lebih fokus untuk menyerang secara langsung ke wilayah kekaisaran di kota Sura.

...

Episodes
1 01 - Artefak Unik
2 02 - Kekuatan Jiwa
3 03 - Perintah Terakhir
4 04 - Aku Titipkan
5 05 - Jejak
6 06 - Penerus
7 07 - Warisan Leluhur
8 08 - Terulang Kembali
9 09 - Kemarahan
10 10 - Bala Bantuan
11 11 - Benda Langit
12 12 - Kemungkinan
13 13 - Arwah Gentayangan
14 14 - Surat Cinta
15 15 - Permusuhan
16 16 - Pelajaran Terakhir
17 17 - Aliansi
18 18 - Persiapan Perang
19 19 - Negosiasi
20 20 - Penyerangan Tak Terduga
21 21 - Catatan Kuno
22 22 - Tuan Putri
23 23 - Penjajah lainnya
24 24 - Menjadi Gila
25 25 - Kekejaman
26 26 - Orang Terkuat
27 27 - Deklarasi Perang
28 28 - Penawaran
29 29 - Pertemuan Pertama.
30 30 - Serangan Tombak Emas
31 31 - Sampai Bertemu Lagi
32 32 - Gelisah
33 33 - Cerita Masa Lalu.
34 34 - Salah Paham
35 35 - Kehilangan
36 36 - Menghadang
37 37 - Segel Seribu Cahaya.
38 38 - Perang Terakhir
39 39 - Kerajaan Baru
40 40 - Cinta
41 41 - Permata
42 42 - Menunggumu
43 43 - Aku tidak Tau
44 44 - Harapan
45 45 - Biarkan Saja
46 46 - Makanan Untukmu
47 47 - Tiba-tiba
48 48 - Selamat Tinggal
49 49 - Kuil Misterius
50 50 - Sebuah Gelar
51 51 - Sarang Naga
52 52 - Dermaga
53 53 - Tragedi Lainnya.
54 54 - Masih Menunggumu
55 55 - Rindu
56 56 - Hewan Mitologi
57 57 - Memisahkan Cahaya
58 58 - Sarang Naga
59 59 - Pilihan
60 60 - Pasukan Gabungan Overlord
61 61 - Kekuatan Penuh.
62 62 - Senjata Legenda
63 63 - Ciuman Pertama.
64 64 - Rapat Perdana.
65 65 - Tidak Ada Negosiasi.
66 66 - Informasi Bantuan
67 67 - Awakening
68 68 - Ruang Kekuatan.
69 69 - Ratusan Gemstone.
70 70 - Surat Kejutan.
71 71 - Percobaan
72 72 - Serangan Yang Tiba-Tiba
73 73 - Pasukan Naga
74 74 - Tetap Menunggumu.
75 75 - Fenomena.
76 76 - Kompensasi
77 77 - Dion Siga.
78 78 - Bantuan
79 79 - Tempat Itu.
80 80 - Jangan Pergi.
81 81 - Lamaran
82 82 - Luka Dalam
83 83 - Serikat
84 84 - Royal Union
85 85 - Peribahasa.
86 86 - Rahasia
87 87 - Penderitaan
88 88 - Kunci
89 89 - Sebuah Pilihan
90 90 - Anggaran Militer
91 91 - Menaikkan Tarif
92 92 - Biang Kerok
93 93 - Diskusi
94 94 - Pahlawan Sebenarnya.
95 95 - Pakaian Resmi
96 96 - Malam Yang Indah
97 97 - Tanda Tangan Perjanjian
98 98 - Fakta Lainnya
99 99 - Cara Aman
100 100 - Penerjemah
101 101 - Ancistor
102 102 - Hukum Kekuatan.
103 103 - Lahirnya Awakening Baru
104 104 - Surat Tugas Pertama
105 105 - Permintaan Bantuan
106 106 - Kerajaan Yang Runtuh
107 107 - Tidak Ada Fairley
108 108 - Mengagumimu
109 109 - Tragedi Yang Tragis
110 110 - Seorang Babu.
111 111 - Keputusan Yang Sulit
112 112 - Awasi Dia
113 113 - Nama Dewa
114 114 - Musuh Sejati
115 115 - Fakta Sebenarnya.
116 116 - Pertemuan Kerajaan
117 117 - Enigma
118 118 - Malaikat
119 119 - Merinding
120 120 - Sang Emperor
121 121 - Dimanfaatkan
122 122 - Ilmu Pengetahuan
Episodes

Updated 122 Episodes

1
01 - Artefak Unik
2
02 - Kekuatan Jiwa
3
03 - Perintah Terakhir
4
04 - Aku Titipkan
5
05 - Jejak
6
06 - Penerus
7
07 - Warisan Leluhur
8
08 - Terulang Kembali
9
09 - Kemarahan
10
10 - Bala Bantuan
11
11 - Benda Langit
12
12 - Kemungkinan
13
13 - Arwah Gentayangan
14
14 - Surat Cinta
15
15 - Permusuhan
16
16 - Pelajaran Terakhir
17
17 - Aliansi
18
18 - Persiapan Perang
19
19 - Negosiasi
20
20 - Penyerangan Tak Terduga
21
21 - Catatan Kuno
22
22 - Tuan Putri
23
23 - Penjajah lainnya
24
24 - Menjadi Gila
25
25 - Kekejaman
26
26 - Orang Terkuat
27
27 - Deklarasi Perang
28
28 - Penawaran
29
29 - Pertemuan Pertama.
30
30 - Serangan Tombak Emas
31
31 - Sampai Bertemu Lagi
32
32 - Gelisah
33
33 - Cerita Masa Lalu.
34
34 - Salah Paham
35
35 - Kehilangan
36
36 - Menghadang
37
37 - Segel Seribu Cahaya.
38
38 - Perang Terakhir
39
39 - Kerajaan Baru
40
40 - Cinta
41
41 - Permata
42
42 - Menunggumu
43
43 - Aku tidak Tau
44
44 - Harapan
45
45 - Biarkan Saja
46
46 - Makanan Untukmu
47
47 - Tiba-tiba
48
48 - Selamat Tinggal
49
49 - Kuil Misterius
50
50 - Sebuah Gelar
51
51 - Sarang Naga
52
52 - Dermaga
53
53 - Tragedi Lainnya.
54
54 - Masih Menunggumu
55
55 - Rindu
56
56 - Hewan Mitologi
57
57 - Memisahkan Cahaya
58
58 - Sarang Naga
59
59 - Pilihan
60
60 - Pasukan Gabungan Overlord
61
61 - Kekuatan Penuh.
62
62 - Senjata Legenda
63
63 - Ciuman Pertama.
64
64 - Rapat Perdana.
65
65 - Tidak Ada Negosiasi.
66
66 - Informasi Bantuan
67
67 - Awakening
68
68 - Ruang Kekuatan.
69
69 - Ratusan Gemstone.
70
70 - Surat Kejutan.
71
71 - Percobaan
72
72 - Serangan Yang Tiba-Tiba
73
73 - Pasukan Naga
74
74 - Tetap Menunggumu.
75
75 - Fenomena.
76
76 - Kompensasi
77
77 - Dion Siga.
78
78 - Bantuan
79
79 - Tempat Itu.
80
80 - Jangan Pergi.
81
81 - Lamaran
82
82 - Luka Dalam
83
83 - Serikat
84
84 - Royal Union
85
85 - Peribahasa.
86
86 - Rahasia
87
87 - Penderitaan
88
88 - Kunci
89
89 - Sebuah Pilihan
90
90 - Anggaran Militer
91
91 - Menaikkan Tarif
92
92 - Biang Kerok
93
93 - Diskusi
94
94 - Pahlawan Sebenarnya.
95
95 - Pakaian Resmi
96
96 - Malam Yang Indah
97
97 - Tanda Tangan Perjanjian
98
98 - Fakta Lainnya
99
99 - Cara Aman
100
100 - Penerjemah
101
101 - Ancistor
102
102 - Hukum Kekuatan.
103
103 - Lahirnya Awakening Baru
104
104 - Surat Tugas Pertama
105
105 - Permintaan Bantuan
106
106 - Kerajaan Yang Runtuh
107
107 - Tidak Ada Fairley
108
108 - Mengagumimu
109
109 - Tragedi Yang Tragis
110
110 - Seorang Babu.
111
111 - Keputusan Yang Sulit
112
112 - Awasi Dia
113
113 - Nama Dewa
114
114 - Musuh Sejati
115
115 - Fakta Sebenarnya.
116
116 - Pertemuan Kerajaan
117
117 - Enigma
118
118 - Malaikat
119
119 - Merinding
120
120 - Sang Emperor
121
121 - Dimanfaatkan
122
122 - Ilmu Pengetahuan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!