16 - Pelajaran Terakhir

Di dalam Reruntuhan kuno.

"Jadi apa yang yang harus aku lakukan di tempat ini Guru.?" tanya Dion.

"Kita ketengah danau itu, apa kau bisa melompat sampai ke pohon itu Dion.?" sahut Sima

"Baiklah, akan aku coba."

Lalu, SIUUU. Tak. Dion pun melompat dan berhasil mendarat dengan mulus di depan pohon besar.

"Bagus. Sekarang coba perhatikan serpihan cahaya yang mengelilingi pohon sakral ini." kata Sima.

Dion pun memperhatikan serpihan cahaya itu dengan seksama, dan ia menemukan beberapa cahaya yang tidak bergerak.

"Apa serpihan itu tidak bergerak guru.?" tanya Dion.

"Itu adalah serpihan yang siap panen. Disinilah tempat gurumu ini bermeditasi sampai menerobos Dom Stuart. Energi di sini masih sangat murni, dan masih belum tercampur dengan udara luar."

"Emm." sahut Dion

"Mulai sekarang, kau harus meningkatkan kekuatan Dom mu disini. Mungkin beberapa tahun, dan belajar menggunakan kekuatan itu dengan maksimal." kata Sima.

"Baiklah guru, kalau begitu aku mulai sekarang."

Dion pun langsung duduk menghadap danau disana dan mulai bermeditasi. SWOS SWOS. Sebuah energi yang terserap kedalam tubuh Dion.

Dia melakukan itu setiap hari, dan hanya berhenti untuk makan dan minum. Terkadang Dion juga melatih skill berpedang dan skill bela dirinya disana sesuai instruksi Guru Sima.

Dia juga melatih mengeluarkan aura dari Gemstone dan melatih kekuatan Domnya. Bahkan ia cukup berbakat untuk mengembangkan kekuatannya sendiri.

...

1 Tahun pun berlalu sejak Dion memasuki Reruntuhan kuno.

"Sudah berapa lama aku disini Guru.?" tanya Dion.

"Kau sudah berlatih sekitar 1 tahun. Dan selama itu, banyak kejadian dan perubahan di luar sana." jawab Sima

"Kenapa guru bisa tau ?" tanya Dion.

"Hmm. Aku ini bentuk roh, jadi aku bisa berkeliaran sesukaku. Selama kau berlatih, gurumu ini mengumpulkan beberapa informasi di luar sana."

"Ah begitu ya.? Apa ada kabar dari ibuku.?"

"Kau tenang saja, kondisi ibumu sangat baik di Clan Siwa. Tapi sepertinya Clan Siga mulai terpecah, ada yang bergabung dengan Clan Siwa, tapi ada juga yang masih menjaga jati dirinya." kata Sima

"Mungkin mereka sudah nyaman berada disana. Karena Clan Siga sudah tidak punya wilayah, dan pemimpin nya juga sedang berlatih disini. Jadi wajar jika mereka memilih bergabung dengan Clan Siwa."

"Kau cukup dewasa untuk menyikapi keadaan Dion. Guru bangga padamu."

...

2 Tahun pun berlalu sejak Dion memasuki Reruntuhan kuno.

Clan Siwa mengadakan acara pernikahan antara Leo dan Lily. Mereka berdua resmi menjadi suami istri. Dan keadaan kekaisaran semakin kacau karena tidak menemukan penerus dari Clan Shinbi.

Raja Eden memutuskan untuk menggabungkan Clan Shinbi dengan Clan Floria melewati jalur pernikahan. Dan sejak saat itu, Clan Shinbi resmi di bubarkan. Semua wilayah Clan Shinbi di serahkan kepada Clan Floria yang di pimpin oleh Seila.

....

3 Tahun pun berlalu sejak Dion memasuki Reruntuhan kuno.

Clan Siwa mendapatkan tekanan dari kekaisaran, karena di anggap menyembunyikan sisa-sisa Clan Siga yang masih hidup di wilayahnya.

Verda selaku pemimpin Clan Siwa didesak oleh Kekaisaran untuk menyerahkan orang-orang dari Clan Siga. Namun, ia menolak dengan keras, bahkan beberapa Clan di kekaisaran memutuskan untuk berhenti bekerjasama dengan Clan Siwa.

Di tahun yang sama, Raja Eden masih mencari buku kuno yang di anggap sebagai sebuah Artefak langka di setiap sudut reruntuhan tempat tinggal Clan Siga. Dan mengirimkan mata-mata untuk mengamati pergerakan Clan Siwa.

...

4 Tahun pun berlalu sejak Dion memasuki Reruntuhan kuno.

Dion berhasil mencapai Ranah Dom Stuart Bintang 1, dan berhasil mempelajari beberapa skill dari guru Sima, bahkan dia mengembangkan Sklill itu dengan kemampuan Gemstonenya.

Dan disisi lain, Arwah Guru Sima sudah mencapai batasnya.

"Mungkin aku tidak akan lama lagi Dion. Dan umurmu sekarang sudah mencapai 16 Tahun. Aku dulu adalah seorang Tetua Clan Siga yang mengabdikan hidupku kepada kakekmu." kata Sima

"Guru."

"Aku akan mengunakan wewenangku sebagai tetua yang tersisa untuk mengangkat mu sebagai pemimpin Clan Siga secara resmi." kata Guru Sima.

Sep Sep Sep. Sebuah formasi yang dibentuk oleh Guru Sima, dan terbentuklah sebuah lingkaran di punggung Dion.

"Apa ini guru.?" tanya Dion.

"Aku akan melantik mu sebagai pemimpin Clan Siga. Hanya para pemimpin Clan dan tetua sajalah yang bisa menggunakan teknik ini. Aku akan memberikan tanda kecil di punggung mu sebagai tanda bahwa kau adalah pemimpin Clan yang sebenarnya."

"Baik Guru."

Dion pun bersila membelakangi Gurunya dengan telanjang dada. Tidak berlangsung lama, Guru Sima pun menempelkan tangannya di punggung Dion.

"Haaip." SUIIINGGG. Sebuah tanda kecil terbentuk di punggung Dion, dan simbol itu juga terbentuk di dahinya.

Tingg simbol itu bersinar dan mengeluarkan cahaya yang cukup terang. Dion pun berkonsentrasi menerima tanda itu di dalam tubuhnya.

Sep. Dan pelantikannya pun berhasil.

"Huuff" suara guru Sima menghela nafas.

"Apa sudah selesai Guru.?" tanya Dion.

"Sekarang kau benar-benar sudah resmi menjadi pemimpin Clan Siga. Masa depan Clan ada di tanganmu sekarang. Tanda yang tertanam di tubuhmu adalah simbol yang sebenarnya dari Clan Siga."

"Hm.?" sahut Dion sambil berkaca di atas Danau. "Ha.?" lalu ia pun terkejut melihat simbol itu.

"Bukankah simbol ini sangat mirip dengan simbol yang ada di halaman terakhir buku kuno.?" kata Dion dalam hati.

"Apa kau menyadari sesuatu.?" tanya Sima

"Benar guru, simbol ini sangat mirip dengan simbol yang ada di dalam buku kuno. Apa yang sebenarnya terjadi.?" tanya Dion.

"Simbol itu tidak ada hubungannya dengan buku kuno. Leluhur kita Siga Lyod, membuat lambang dan simbol Clan Siga dari referensi buku kuno itu. Aku pun tidak tau, apa artinya dari simbol yang ada di dalam buku kuno. Mungkin suatu hari nanti, kau bisa menemukan jawabannya."

Dion pun terdiam seribu bahasa. Lalu ia melihat arwah gurunya mulai memudar berubah menjadi serpihan cahaya secara perlahan.

"Ha." Dion langsung terkejut melihatnya.

"Mungkin sudah waktunya. Karena aku menyimpan sedikit sisa kekuatan Dom untuk hari ini. Dan mungkin inilah alasannya aku masih bisa bersamamu, seolah-olah Leluhur Clan Siga tidak membiarkanku pergi sebelum aku melantikmu." kata Guru Sima dengan tatapan yang sedih.

"Guru, kenapa kau tidak memberikannya saat umurku lebih tua lagi, atau bahkan mungkin saat aku sudah tua.? Guru, aku masih ingin belajar banyak denganmu." kata Dion dengan perasaan yang gelisah.

"Hohoho. Itu seperti kenapa aku tidak memberikannya saat kau masih berumur 12 tahun. Hm. Dion, ini adalah sumpah dan janji seorang tetua Clan Siga sejak dahulu kala. Bagi seorang Tetua, sumpah itu sudah melekat di dalam tubuh kami. Tentu saja Amanah itu harus kami jalankan."

Dion pun hanya terdiam sambil melihat arwah gurunya yang semakin memudar. Airmatanya pun tidak bisa ia bendung lagi.

"Berjanjilah padaku Dion, kau akan menjaga warisan leluhur kita. Kedua warisan itu, Jangan sampai di ambil oleh orang lain, karena tanggung jawab yang sebenarnya adalah melindungi umat Manusia dari ancaman kebangkitan Iblis bersama pasukannya."

"Hanya Clan Siga sajalah yang di wariskan ilmu ini. Dan belum tentu orang lain bisa mengemban tugas berat itu. Jadi, aku percayakan semuanya padamu Muridku."

Dion pun meneteskan airmatanya sambil melihat Gurunya. Lalu, ia pun mengusap airmatanya dan bersujud di depan Guru Sima.

"Guru, aku akan berjanji padamu. Semua ilmu yang kau ajarkan, dan semua warisan leluhur. Akan aku jaga dengan nyawaku sendiri. Aku berjanji sebagai seorang pemimpin Clan Siga." teriak Dion dengan hati yang sangat gelisah.

"Hohoho. Aku bangga padamu Muridku. Kau adalah anak yang sangat berbakat. Jangan ulangi kesalahan yang sama yang di lakukan oleh leluhur kita Siga Lyod, yang menyebarkan cerita fiktif tentang iblis kepada semua orang."

"Kau akan di anggap sebagai penipu dan di hindari oleh orang-orang. Simpan rahasia Clan Siga itu didalam pikiranmu, dan lakukan tugasmu jika memang dunia membutuhkanmu."

"Hiks Guru."

"Selamat tinggal Murid bodohku. Aku merasa bisa melepaskan semuanya. Terimakasih kau mau menerima beban yang sangat berat dariku."

Guru Sima pun tersenyum kepada Dion, dan tidak berlangsung lama. Arwahnya pun menghilang sepenuhnya.

"GURUUUUUUU."

...

Episodes
1 01 - Artefak Unik
2 02 - Kekuatan Jiwa
3 03 - Perintah Terakhir
4 04 - Aku Titipkan
5 05 - Jejak
6 06 - Penerus
7 07 - Warisan Leluhur
8 08 - Terulang Kembali
9 09 - Kemarahan
10 10 - Bala Bantuan
11 11 - Benda Langit
12 12 - Kemungkinan
13 13 - Arwah Gentayangan
14 14 - Surat Cinta
15 15 - Permusuhan
16 16 - Pelajaran Terakhir
17 17 - Aliansi
18 18 - Persiapan Perang
19 19 - Negosiasi
20 20 - Penyerangan Tak Terduga
21 21 - Catatan Kuno
22 22 - Tuan Putri
23 23 - Penjajah lainnya
24 24 - Menjadi Gila
25 25 - Kekejaman
26 26 - Orang Terkuat
27 27 - Deklarasi Perang
28 28 - Penawaran
29 29 - Pertemuan Pertama.
30 30 - Serangan Tombak Emas
31 31 - Sampai Bertemu Lagi
32 32 - Gelisah
33 33 - Cerita Masa Lalu.
34 34 - Salah Paham
35 35 - Kehilangan
36 36 - Menghadang
37 37 - Segel Seribu Cahaya.
38 38 - Perang Terakhir
39 39 - Kerajaan Baru
40 40 - Cinta
41 41 - Permata
42 42 - Menunggumu
43 43 - Aku tidak Tau
44 44 - Harapan
45 45 - Biarkan Saja
46 46 - Makanan Untukmu
47 47 - Tiba-tiba
48 48 - Selamat Tinggal
49 49 - Kuil Misterius
50 50 - Sebuah Gelar
51 51 - Sarang Naga
52 52 - Dermaga
53 53 - Tragedi Lainnya.
54 54 - Masih Menunggumu
55 55 - Rindu
56 56 - Hewan Mitologi
57 57 - Memisahkan Cahaya
58 58 - Sarang Naga
59 59 - Pilihan
60 60 - Pasukan Gabungan Overlord
61 61 - Kekuatan Penuh.
62 62 - Senjata Legenda
63 63 - Ciuman Pertama.
64 64 - Rapat Perdana.
65 65 - Tidak Ada Negosiasi.
66 66 - Informasi Bantuan
67 67 - Awakening
68 68 - Ruang Kekuatan.
69 69 - Ratusan Gemstone.
70 70 - Surat Kejutan.
71 71 - Percobaan
72 72 - Serangan Yang Tiba-Tiba
73 73 - Pasukan Naga
74 74 - Tetap Menunggumu.
75 75 - Fenomena.
76 76 - Kompensasi
77 77 - Dion Siga.
78 78 - Bantuan
79 79 - Tempat Itu.
80 80 - Jangan Pergi.
81 81 - Lamaran
82 82 - Luka Dalam
83 83 - Serikat
84 84 - Royal Union
85 85 - Peribahasa.
86 86 - Rahasia
87 87 - Penderitaan
88 88 - Kunci
89 89 - Sebuah Pilihan
90 90 - Anggaran Militer
91 91 - Menaikkan Tarif
92 92 - Biang Kerok
93 93 - Diskusi
94 94 - Pahlawan Sebenarnya.
95 95 - Pakaian Resmi
96 96 - Malam Yang Indah
97 97 - Tanda Tangan Perjanjian
98 98 - Fakta Lainnya
99 99 - Cara Aman
100 100 - Penerjemah
101 101 - Ancistor
102 102 - Hukum Kekuatan.
103 103 - Lahirnya Awakening Baru
104 104 - Surat Tugas Pertama
105 105 - Permintaan Bantuan
106 106 - Kerajaan Yang Runtuh
107 107 - Tidak Ada Fairley
108 108 - Mengagumimu
109 109 - Tragedi Yang Tragis
110 110 - Seorang Babu.
111 111 - Keputusan Yang Sulit
112 112 - Awasi Dia
113 113 - Nama Dewa
114 114 - Musuh Sejati
115 115 - Fakta Sebenarnya.
116 116 - Pertemuan Kerajaan
117 117 - Enigma
118 118 - Malaikat
119 119 - Merinding
120 120 - Sang Emperor
121 121 - Dimanfaatkan
122 122 - Ilmu Pengetahuan
Episodes

Updated 122 Episodes

1
01 - Artefak Unik
2
02 - Kekuatan Jiwa
3
03 - Perintah Terakhir
4
04 - Aku Titipkan
5
05 - Jejak
6
06 - Penerus
7
07 - Warisan Leluhur
8
08 - Terulang Kembali
9
09 - Kemarahan
10
10 - Bala Bantuan
11
11 - Benda Langit
12
12 - Kemungkinan
13
13 - Arwah Gentayangan
14
14 - Surat Cinta
15
15 - Permusuhan
16
16 - Pelajaran Terakhir
17
17 - Aliansi
18
18 - Persiapan Perang
19
19 - Negosiasi
20
20 - Penyerangan Tak Terduga
21
21 - Catatan Kuno
22
22 - Tuan Putri
23
23 - Penjajah lainnya
24
24 - Menjadi Gila
25
25 - Kekejaman
26
26 - Orang Terkuat
27
27 - Deklarasi Perang
28
28 - Penawaran
29
29 - Pertemuan Pertama.
30
30 - Serangan Tombak Emas
31
31 - Sampai Bertemu Lagi
32
32 - Gelisah
33
33 - Cerita Masa Lalu.
34
34 - Salah Paham
35
35 - Kehilangan
36
36 - Menghadang
37
37 - Segel Seribu Cahaya.
38
38 - Perang Terakhir
39
39 - Kerajaan Baru
40
40 - Cinta
41
41 - Permata
42
42 - Menunggumu
43
43 - Aku tidak Tau
44
44 - Harapan
45
45 - Biarkan Saja
46
46 - Makanan Untukmu
47
47 - Tiba-tiba
48
48 - Selamat Tinggal
49
49 - Kuil Misterius
50
50 - Sebuah Gelar
51
51 - Sarang Naga
52
52 - Dermaga
53
53 - Tragedi Lainnya.
54
54 - Masih Menunggumu
55
55 - Rindu
56
56 - Hewan Mitologi
57
57 - Memisahkan Cahaya
58
58 - Sarang Naga
59
59 - Pilihan
60
60 - Pasukan Gabungan Overlord
61
61 - Kekuatan Penuh.
62
62 - Senjata Legenda
63
63 - Ciuman Pertama.
64
64 - Rapat Perdana.
65
65 - Tidak Ada Negosiasi.
66
66 - Informasi Bantuan
67
67 - Awakening
68
68 - Ruang Kekuatan.
69
69 - Ratusan Gemstone.
70
70 - Surat Kejutan.
71
71 - Percobaan
72
72 - Serangan Yang Tiba-Tiba
73
73 - Pasukan Naga
74
74 - Tetap Menunggumu.
75
75 - Fenomena.
76
76 - Kompensasi
77
77 - Dion Siga.
78
78 - Bantuan
79
79 - Tempat Itu.
80
80 - Jangan Pergi.
81
81 - Lamaran
82
82 - Luka Dalam
83
83 - Serikat
84
84 - Royal Union
85
85 - Peribahasa.
86
86 - Rahasia
87
87 - Penderitaan
88
88 - Kunci
89
89 - Sebuah Pilihan
90
90 - Anggaran Militer
91
91 - Menaikkan Tarif
92
92 - Biang Kerok
93
93 - Diskusi
94
94 - Pahlawan Sebenarnya.
95
95 - Pakaian Resmi
96
96 - Malam Yang Indah
97
97 - Tanda Tangan Perjanjian
98
98 - Fakta Lainnya
99
99 - Cara Aman
100
100 - Penerjemah
101
101 - Ancistor
102
102 - Hukum Kekuatan.
103
103 - Lahirnya Awakening Baru
104
104 - Surat Tugas Pertama
105
105 - Permintaan Bantuan
106
106 - Kerajaan Yang Runtuh
107
107 - Tidak Ada Fairley
108
108 - Mengagumimu
109
109 - Tragedi Yang Tragis
110
110 - Seorang Babu.
111
111 - Keputusan Yang Sulit
112
112 - Awasi Dia
113
113 - Nama Dewa
114
114 - Musuh Sejati
115
115 - Fakta Sebenarnya.
116
116 - Pertemuan Kerajaan
117
117 - Enigma
118
118 - Malaikat
119
119 - Merinding
120
120 - Sang Emperor
121
121 - Dimanfaatkan
122
122 - Ilmu Pengetahuan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!