13 - Arwah Gentayangan

Diatas bukit.

Terlihat, Dion masih pingsan selama dua hari diatas sana. Dan terdengar suara yang sangat samar sedang ia dengarkan dari alam bawah sadar Dion.

"Aku ciptakan kekuatan yang dahsyat untukmu manusia. Sebuah kekuatan yang mampu melawan Iblis suatu hari nanti."

"Separuh serpihan cahaya yang aku tinggalkan, sudah memilih Tuannya, seseorang yang berjuang antara hidup dan mati. Aku wariskan kekuatan dari serpihan tubuh kami, sebuah Dom Heavenly kepadamu."

Kata-kata itu terus terngiang-ngiang di telinga Dion. Bahkan kata-kata itu terus di ulang-ulang.

"Heavenly.? Dom Heavenly.? Apa, kenapa.?"

"Dion, bangun. Bangunlah Dion. Masih banyak yang harus kau lakukan." suara Guru Sima yang terdengar

"Bangunlah nak, bangunlah."

Dengan sontak, Dion pun membuka matanya "Ha". Ia pun melihat langit yang cerah dari atas bukit.

"A, apa aku masih hidup.?" sahut Dion sambil mengangkat tangannya.

"Tentu saja kau masih hidup nak."

"Ha.? Siapa disana ?" sahut Dion dengan sangat terkejut mendengar suara orang lain.

"Bangunlah, dan lihatlah kemari."

"Siapa.?" Dion pun berusaha bangkit dan ia pun melihat Siluet seperti Arwah berwarna putih yang ada di depannya.

"Guru ?" sahut Dion.

"Hmm. Sampai kapan kau akan tertidur seperti itu.?"

"Apa yang terjadi padamu Guru.? Kenapa tubuhnya berwarna putih, bahkan kau terlihat tembus pandang." kata Dion yang berusaha duduk.

"Nanti saja ceritanya. Untuk sekarang, berdirilah, dan keluar dari lubang itu. Kau butuh asupan makanan sekarang."

Dion pun berusaha berdiri. "Ini masih sakit Guru, sakit sekali."

"Jangan cengeng. Seharusnya lukamu sudah sembuh total, dan kau hanya tidak mempunyai energi saja. Cepat keluar dari situ dan carilah makanan."

"Baik"

Dion pun mencoba sekuat tenaga untuk keluar dari lubang itu, sampai akhirnya dia berhasil keatas.

"Huh huh, bahkan hanya naik ke atas sini saja aku sangat lelah."

"Berhenti mengeluh, dan ikuti aku."

"Em ? Kemana guru.?" tanya Dion.

"Sudah ikuti saja aku. Dan ambil tongkat itu untuk membantumu berjalan."

"Baik Guru."

...

Beberapa saat kemudian, Dion pun di bawah oleh Sima kesebuah kebun buah milik warga desa Majaren.

"Kebun buah. tempat ini masih utuh." kata Dion sambil berjalan mengunakan tongkatnya.

"Pasukan kekaisaran tidak akan sempat berkeliling di semua wilayah desa. Dan tempat ini bisa kau jadikan sebagai pemasok bahan makanan. sebaiknya kau memakan beberapa buah disini." kata Sima.

"Ah, baik guru."

Dion pun memetik beberapa buah apel disana dan memakannya. "Uh, Uhuk uhuk."

"Kau sudah lima hari tidak makan dan 3 hari tidak minum. Pelan-pelan saja, dan ambil botol itu, di dalamnya ada sedikit air."

Dion pun langsung mengambil botol itu dan meminum airnya.

"Haaaaah. Akhirnya aku bisa minum dengan puas." sahut Dion sambil memakan apelnya lagi.

Dan Sima hanya melihat Dion dengan penuh kesedihan.

Lalu, beberapa saat kemudian. Dion pun sudah tidak kuat memakan makanan lagi dan berbaring di bawah pohon.

"Jadi, apa yang sudah terjadi padamu guru ?" tanya Dion.

"Hm, Dion, keadaan Clan Siga sekarang sudah terhapuskan oleh kekaisaran. Dan keadaan di desa Majaren masih di penuhi bau busuk dari sisa mayat yang masih ada disana."

"Em.?" Dion pun masih kebingungan dengan perkataan gurunya itu.

"Hah. Dion sebenarnya aku sudah meninggal."

"He.?" Dion pun sangat terkejut mendengarnya

"Aku berhasil membunuh semua pasukan dari Clan Shinbi, bahkan ketua mereka pun sudah meninggal saat itu. Aku menggunakan teknik terlarang dari Clan Siga dengan bayaran nyawa, tapi ternyata efeknya adalah memisahkan Jiwa dengan Raga. Dan inilah yang terjadi pada gurumu saat ini."

"Jadi, Jiwa guru bergentayangan saat ini.? Apa tidak bisa di kembalikan ketubuhmu sendiri.?" sahut Dion dengan santai.

"Aah, bajingan cilik ini. seharusnya kau memasang wajah yang sedih. Gurumu ini sebenarnya sudah meninggal."

"Tapi kenapa jiwa guru masih ada disini.? Menurutku Guru hanya bergentayangan saja."

"Hmm, sudahlah. Dalam bentuk jiwa spiritual seperti ini, aku juga tidak bisa bertahan lebih lama. Sebelum aku pergi dari dunia ini, ada beberapa hal yang ingin aku ajarkan padamu." kata Sima.

"He.? Jadi benar, guru sudah meninggal.?" sahut Dion dengan sangat terkejut.

"Reaksimu sangat lamban sekali. Untuk sekarang, itu tidaklah penting Dion, Guru akan membimbingmu sebisanya. Dengan batasan waktu, entah itu satu tahun, atau dua tahun, aku sendiri tidak tau. Jadi lebih baik kita langsung memulai pelatihan."

"Itu terlalu mendadak guru. Bahkan aku masih memulihkan tubuhku." sahut Dion.

"Hm. Ada sesuatu yang masuk kedalam tubuhmu Dion. Apa kau merasakan sesuatu.?" tanya Sima

"Aku tidak mengingat dengan jelas Guru. Waktu malam hari, aku melihat sebuah cahaya yang turun dari langit, dan aku berusaha untuk menghampiri turunnya cahaya itu. Setelah aku sampai di atas bukit, aku tidak mengingatnya lagi."

"Apa kau tidak merasakan sesuatu.?" tanya Sima.

"Ah, aku merasa ada energi lain di dalam diriku. Dan aku mendengar seseorang yang berkata. Aku titipkan kekuatan ini padamu, sebuah Dom Heavenly yang kami ciptakan dari tubuh kami. Kurang lebih seperti itu." kata Dion.

"Itu adalah Gemstone. Kau berhasil mendapatkannya Dion." kata Sima

"Apa.? Gemstone.?" teriak Dion dengan sangat terkejut.

"Itu benar. Meskipun gurumu ini tidak memiliki Gemstone, tapi pengetahuan ku sangat luas. Apa kau ingin melatihnya.?" sahut Sima.

Dion pun hanya menelan Ludah. Lalu ia pun langsung bersila dan bermeditasi. Sebuah Aura berwarna putih keluar dari tubuh Dion.

"Aura warna putih. Warna itu tidak ada di dalam daftar catatan kuno tentang Gemstone. Apa yang sebenarnya dia dapatkan."

"Guru, kekuatanku melesat sangat jauh." sahut Dion dengan terkejut.

"Setelah kau meresap semua esensi Gemstone, kau akan langsung menerobos tingkat Dom sangat jauh. Bahkan jenis Gemstone yang kau serap tidak ada di dalam daftar catatan kuno. Mungkin jenis Gemstone milikmu adalah jenis yang berbeda, atau lebih tinggi tingkatannya dari yang lain."

"Jadi, ada jenis Gemstone lainnya.?" sahut Dion.

"Melihat kasusnya, itulah yang terjadi. Bahkan kau berhasil menerobos ke tingkat Evril bintang 5 sekaligus."

"Jadi inikah rasanya menjadi seorang Evril Guru. Aku benar-benar sangat terkejut saat bermeditasi barusan. Kekuatanku benar-benar naik sangat pesat."

"Namun, kau masih harus belajar menggunakan kekuatan itu. Karena kau belum pernah merasakan Dom Bride dan Dom Baidu, jadi kau akan kehilangan kontrol atas kekuatan itu. Disinilah tugasku mengajarimu, karena sebelumnya, aku juga seorang Evril tanpa bantuan Gemstone. Jadi aku tau batasan dan memaksimalkan kekuatan itu."

Dion pun langsung berlutut dan bersujud di hadapan Sima.

"Mohon bantuannya Guru."

"Hm, pertama-tama ada sedikit tugas yang akan aku berikan padamu. Ini menyangkut ibumu." sahut Sima.

"Ibu.? Aku bahkan melupakannya. Apa ibuku masih hidup Guru.?" tanya Dion.

"Dia sekarang berada di Castle kediaman Clan Siwa. Kakekmu menjaga dia dengan baik. Jadi kau tidak perlu khawatir. Tapi, dia menerima kabar yang mengatakan bahwa kau sudah meninggal karena serangan tombak hijau kemarin, dan muncullah persepsi lain yang mengatakan bahwa tubuhmu hancur total. Kabar inilah yang membuat ibumu shock berat."

"Ibu."

"Jadi tugasmu adalah, temui pasukan patroli yang berada di desa Majaren saat ini. Karena mereka tidak akan kembali lagi setelah ini. Dan berikan pesan singkat kepada ibumu bahwa kau masih hidup dan tidak bisa kembali menemuinya dalam waktu dekat."

Dion pun hanya terdiam seribu bahasa.

...

Episodes
1 01 - Artefak Unik
2 02 - Kekuatan Jiwa
3 03 - Perintah Terakhir
4 04 - Aku Titipkan
5 05 - Jejak
6 06 - Penerus
7 07 - Warisan Leluhur
8 08 - Terulang Kembali
9 09 - Kemarahan
10 10 - Bala Bantuan
11 11 - Benda Langit
12 12 - Kemungkinan
13 13 - Arwah Gentayangan
14 14 - Surat Cinta
15 15 - Permusuhan
16 16 - Pelajaran Terakhir
17 17 - Aliansi
18 18 - Persiapan Perang
19 19 - Negosiasi
20 20 - Penyerangan Tak Terduga
21 21 - Catatan Kuno
22 22 - Tuan Putri
23 23 - Penjajah lainnya
24 24 - Menjadi Gila
25 25 - Kekejaman
26 26 - Orang Terkuat
27 27 - Deklarasi Perang
28 28 - Penawaran
29 29 - Pertemuan Pertama.
30 30 - Serangan Tombak Emas
31 31 - Sampai Bertemu Lagi
32 32 - Gelisah
33 33 - Cerita Masa Lalu.
34 34 - Salah Paham
35 35 - Kehilangan
36 36 - Menghadang
37 37 - Segel Seribu Cahaya.
38 38 - Perang Terakhir
39 39 - Kerajaan Baru
40 40 - Cinta
41 41 - Permata
42 42 - Menunggumu
43 43 - Aku tidak Tau
44 44 - Harapan
45 45 - Biarkan Saja
46 46 - Makanan Untukmu
47 47 - Tiba-tiba
48 48 - Selamat Tinggal
49 49 - Kuil Misterius
50 50 - Sebuah Gelar
51 51 - Sarang Naga
52 52 - Dermaga
53 53 - Tragedi Lainnya.
54 54 - Masih Menunggumu
55 55 - Rindu
56 56 - Hewan Mitologi
57 57 - Memisahkan Cahaya
58 58 - Sarang Naga
59 59 - Pilihan
60 60 - Pasukan Gabungan Overlord
61 61 - Kekuatan Penuh.
62 62 - Senjata Legenda
63 63 - Ciuman Pertama.
64 64 - Rapat Perdana.
65 65 - Tidak Ada Negosiasi.
66 66 - Informasi Bantuan
67 67 - Awakening
68 68 - Ruang Kekuatan.
69 69 - Ratusan Gemstone.
70 70 - Surat Kejutan.
71 71 - Percobaan
72 72 - Serangan Yang Tiba-Tiba
73 73 - Pasukan Naga
74 74 - Tetap Menunggumu.
75 75 - Fenomena.
76 76 - Kompensasi
77 77 - Dion Siga.
78 78 - Bantuan
79 79 - Tempat Itu.
80 80 - Jangan Pergi.
81 81 - Lamaran
82 82 - Luka Dalam
83 83 - Serikat
84 84 - Royal Union
85 85 - Peribahasa.
86 86 - Rahasia
87 87 - Penderitaan
88 88 - Kunci
89 89 - Sebuah Pilihan
90 90 - Anggaran Militer
91 91 - Menaikkan Tarif
92 92 - Biang Kerok
93 93 - Diskusi
94 94 - Pahlawan Sebenarnya.
95 95 - Pakaian Resmi
96 96 - Malam Yang Indah
97 97 - Tanda Tangan Perjanjian
98 98 - Fakta Lainnya
99 99 - Cara Aman
100 100 - Penerjemah
101 101 - Ancistor
102 102 - Hukum Kekuatan.
103 103 - Lahirnya Awakening Baru
104 104 - Surat Tugas Pertama
105 105 - Permintaan Bantuan
106 106 - Kerajaan Yang Runtuh
107 107 - Tidak Ada Fairley
108 108 - Mengagumimu
109 109 - Tragedi Yang Tragis
110 110 - Seorang Babu.
111 111 - Keputusan Yang Sulit
112 112 - Awasi Dia
113 113 - Nama Dewa
114 114 - Musuh Sejati
115 115 - Fakta Sebenarnya.
116 116 - Pertemuan Kerajaan
117 117 - Enigma
118 118 - Malaikat
119 119 - Merinding
120 120 - Sang Emperor
121 121 - Dimanfaatkan
122 122 - Ilmu Pengetahuan
Episodes

Updated 122 Episodes

1
01 - Artefak Unik
2
02 - Kekuatan Jiwa
3
03 - Perintah Terakhir
4
04 - Aku Titipkan
5
05 - Jejak
6
06 - Penerus
7
07 - Warisan Leluhur
8
08 - Terulang Kembali
9
09 - Kemarahan
10
10 - Bala Bantuan
11
11 - Benda Langit
12
12 - Kemungkinan
13
13 - Arwah Gentayangan
14
14 - Surat Cinta
15
15 - Permusuhan
16
16 - Pelajaran Terakhir
17
17 - Aliansi
18
18 - Persiapan Perang
19
19 - Negosiasi
20
20 - Penyerangan Tak Terduga
21
21 - Catatan Kuno
22
22 - Tuan Putri
23
23 - Penjajah lainnya
24
24 - Menjadi Gila
25
25 - Kekejaman
26
26 - Orang Terkuat
27
27 - Deklarasi Perang
28
28 - Penawaran
29
29 - Pertemuan Pertama.
30
30 - Serangan Tombak Emas
31
31 - Sampai Bertemu Lagi
32
32 - Gelisah
33
33 - Cerita Masa Lalu.
34
34 - Salah Paham
35
35 - Kehilangan
36
36 - Menghadang
37
37 - Segel Seribu Cahaya.
38
38 - Perang Terakhir
39
39 - Kerajaan Baru
40
40 - Cinta
41
41 - Permata
42
42 - Menunggumu
43
43 - Aku tidak Tau
44
44 - Harapan
45
45 - Biarkan Saja
46
46 - Makanan Untukmu
47
47 - Tiba-tiba
48
48 - Selamat Tinggal
49
49 - Kuil Misterius
50
50 - Sebuah Gelar
51
51 - Sarang Naga
52
52 - Dermaga
53
53 - Tragedi Lainnya.
54
54 - Masih Menunggumu
55
55 - Rindu
56
56 - Hewan Mitologi
57
57 - Memisahkan Cahaya
58
58 - Sarang Naga
59
59 - Pilihan
60
60 - Pasukan Gabungan Overlord
61
61 - Kekuatan Penuh.
62
62 - Senjata Legenda
63
63 - Ciuman Pertama.
64
64 - Rapat Perdana.
65
65 - Tidak Ada Negosiasi.
66
66 - Informasi Bantuan
67
67 - Awakening
68
68 - Ruang Kekuatan.
69
69 - Ratusan Gemstone.
70
70 - Surat Kejutan.
71
71 - Percobaan
72
72 - Serangan Yang Tiba-Tiba
73
73 - Pasukan Naga
74
74 - Tetap Menunggumu.
75
75 - Fenomena.
76
76 - Kompensasi
77
77 - Dion Siga.
78
78 - Bantuan
79
79 - Tempat Itu.
80
80 - Jangan Pergi.
81
81 - Lamaran
82
82 - Luka Dalam
83
83 - Serikat
84
84 - Royal Union
85
85 - Peribahasa.
86
86 - Rahasia
87
87 - Penderitaan
88
88 - Kunci
89
89 - Sebuah Pilihan
90
90 - Anggaran Militer
91
91 - Menaikkan Tarif
92
92 - Biang Kerok
93
93 - Diskusi
94
94 - Pahlawan Sebenarnya.
95
95 - Pakaian Resmi
96
96 - Malam Yang Indah
97
97 - Tanda Tangan Perjanjian
98
98 - Fakta Lainnya
99
99 - Cara Aman
100
100 - Penerjemah
101
101 - Ancistor
102
102 - Hukum Kekuatan.
103
103 - Lahirnya Awakening Baru
104
104 - Surat Tugas Pertama
105
105 - Permintaan Bantuan
106
106 - Kerajaan Yang Runtuh
107
107 - Tidak Ada Fairley
108
108 - Mengagumimu
109
109 - Tragedi Yang Tragis
110
110 - Seorang Babu.
111
111 - Keputusan Yang Sulit
112
112 - Awasi Dia
113
113 - Nama Dewa
114
114 - Musuh Sejati
115
115 - Fakta Sebenarnya.
116
116 - Pertemuan Kerajaan
117
117 - Enigma
118
118 - Malaikat
119
119 - Merinding
120
120 - Sang Emperor
121
121 - Dimanfaatkan
122
122 - Ilmu Pengetahuan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!