12 - Kemungkinan

2 hari pun berlalu sejak Dion mengekstrak esensi benda langit di atas bukit, dan 5 hari sejak penyerangan pasukan Kekaisaran ke desa Majaren.

Di istana Kekaisaran Riu.

"Tidak kusangkan Ketua Gedo akan meninggal saat penyerangan." kata Shang dengan sedih.

"Bahkan keadaan Clan Shinbi sekarang terancam bubar." kata Raiden.

"Pasukan kekaisaran dan pasukan Clan Shinbi, dengan total 28rb hanya kembali sekitar 3.000 orang saja. Itu pun sisa dari pasukan komandan Mona. Ini benar-benar kerugian yang besar bagi kita." kata Seila.

"Kita harus memikirkan cara untuk memperbaiki keadaan kekaisaran, salah satu pondasi akan hilang. Dan saat itu terjadi, kekaisaran Riu akan kehilangan pondasi utama kita." kata Shang.

"Apa kejadian ini ada campur tangan dari Clan Siwa.? Aku rasa kekuatan dari sisa-sisa Clan Siga tidak akan mampu menahan serangan kemarin." kata Raiden.

"Sudah cukup, kita tidak bisa memusuhi Clan Siwa. Meskipun pemimpin mereka tidak peduli dengan pertemuan seperti ini, tapi Clan Siwa juga berjasa untuk kekaisaran." kata Shang.

"Meskipun begitu, Clan Siwa mempunyai hubungan yang sangat dalam dengan Clan Siga. Kita harus berhati-hati kedepannya." sahut Raiden.

"Hmm. Mungkin sudah cukup sampai disini." kata Raja Eden.

"Tapi Yang Mulia. Bagaimana dengan sisa-sisa Clan Siga yang masih hidup.? Sepertinya mereka sedang berlindung di atas nama Clan Siwa. Tidak mungkin mereka bisa bertahan hidup setelah serangan kemarin." sahut Raiden.

"Aku tau itu. Bahkan diplomat kekaisaran sudah melaporkan semuanya padaku. Semua orang dari Clan Siga, memasuki wilayah Clan Siwa dan di berikan pertolongan. Tapi, jumlah mereka sangat sedikit, hanya sekitar 80 orang. Aku tidak bisa mengorbankan lebih banyak pasukan lagi hanya untuk membunuh 80 orang itu. Bahkan kita tidak bisa mengidentifikasi orang-orang dari Clan Siga. Karena meraka sudah membaur bersama rakyat Siwa." kata Raja Eden.

"Ini cukup sulit." sahut Seila.

"Yang Mulia Benar. Rata-rata pemasok hasil pertanian dan peternakan kekaisaran adalah Clan Siwa. Jika kita memusuhi mereka, keseimbangan ekonomi akan runtuh, dan akan menjadi bencana perekonomian kekaisaran." kata Shang.

"Clan Siga sudah berakhir. Pak Tua yang membunuh Ketua Gedo, adalah orang terakhir yang paling kuat di antara orang-orang dari Clan Siga. Dan Gedo sudah membunuh bocah yang di gadang-gadang adalah anak Raimond. Garis keturunan mereka sudah musnah. Tidak akan ada penerus dari Clan Siga." kata Raja Eden.

"Anda benar Yang Mulia."

"Untuk saat ini, mari kita tutup masalah Clan Siga. Sudah tidak ada ancaman lagi kedepannya." sahut Raja Eden.

"Baik laksanakan perintah Yang Mulia." kata semua orang yang ada di sana.

...

Di kediaman Clan Siwa.

Terlihat, Anna sedang merenung melihat keluar jendela. Hidupnya benar-benar hancur. Bahkan pasukan patroli yang dikirimkan oleh Ayahnya tidak menemukan jejak keberadaan Dion.

"Dion, apa kamu masih hidup.?Tolong jangan tinggalkan ibu sendirian Dion. Kembalilah nak, kembalilah."

TOK TOK. suara ketukan pintu

"Nyonya, ada beberapa kabar dari pasukan patroli." kata Leo yang berbicara di balik pintu.

"Hm.?" Anna pun langsung bergegas membuka pintunya.

"Leo.? Apa mereka menemukan sesuatu.?" tanya Anna dengan sangat penasaran.

"Ada Tiga kabar mengenai kondisi dan keadaan di desa Majaren sekarang." jawab Leo.

"Apa ada kabar dari Dion.? Aku harus membahas ini dengan tenang." kata Anna dalam hati.

"Baiklah, kita bicarakan di ruang depan." sahut Anna.

Mereka berdua pun menuju ruang depan dan di hadiri oleh beberapa orang dari Clan Siga. Bahkan Lily pun ikut dalam pertemuan itu.

"Nyonya." sahut Lily.

"Apa kau sudah baikan Lily.?" tanya Anna.

"Berkat pertolongan pertama Anda dan Leo, aku bisa di selamatkan. Terimakasih Nyonya." sahut Lily.

"Em, baiklah. Jadi kabar apa yang kau terima Leo.?" tanya Anna.

"Baik Nyonya. Yang pertama adalah, Tim patroli menemukan mayat Guru Sima di atas tumpukan mayat pasukan Clan Shinbi, bahkan mereka menemukan mayat Ketua Clan Shinbi disana."

"Jadi, Guru Sima pun meninggal dalam pertempuran itu." kata Anna dengan sedih.

"Kedua, tim patroli menemukan tubuh Seto yang sudah hancur di bawah lubang besar di tengah desa. Dari posisi tubuh yang di temukan, sepertinya Seto sedang melindungi sesuatu disana. Dan di temukan sebuah serpihan pedang kayu di samping tubuh Seto. Pedang kayu itu adalah milik Dion."

Anna yang mendengarkannya pun langsung terkejut dan tiba-tiba tubuhnya menjadi lemas.

"Kabar yang ketiga. Menurut pengamatan kami, kekuatan Seto sudah mencapai tingkat Dom Bride bintang 6. Seharusnya, dengan kekuatan seperti itu dia mampu menahan hantaman dari serangan apapun. Tapi hasil akhirnya, tubuhnya bisa hancur berkeping-keping. Dan jika melihat serpihan pedang kayu yang ada di sampingnya..." Leo pun menghentikan pembicaraannya.

Dan semua orang disana pun langsung memasang Raut wajah yang begitu sedih.

"Ini hanya kemungkinan kami saja Nyonya. Dan kami berharap ini salah. Dengan kekuatan Tuan Muda saat ini, dia masih berada di tingkat Dom Verage, yang artinya, tubuh Tuan Muda tidak akan bisa menahan serangan itu. Dan kemungkinannya adalah hancur total tak berbekas."

"Ha." Anna yang mendengarkannya pun langsung lemas dan tatapannya pun langsung kosong.

"Nyonya, nyonya." teriak semua orang disana.

"Di on."

Anna pun langsung pingsan di tempat.

"Nyonyaaa."

...

Beberapa saat kemudian. Anna pun di rawat di dalam kamarnya, bahkan Verda ada disana dengan rasa yang sangat cemas. Dan diluar kamar Anna, Leo di marahi oleh Lily.

"Seharusnya kau tau kondisi Nyonya seperti apa Leo. Tidak seharusnya kau bilang seperti itu." Ucap Lily.

"Maafkan aku. Aku hanya berusaha berkata dengan jujur." sahut Leo dengan sangat menyesal.

"Lalu, apa kemungkinan itu adalah benar.?" tanya Lily dengan serius.

"Aku sendiri tidak tau, itu semua hanya kemungkinan yang aku simpulkan dari laporan tim patroli." jawab Leo.

"Jika masih belum tau kepastiannya, jangan berbicara seperti itu." sahut Lily.

"Maafkan aku."

Tiba-tiba beberapa orang pun datang menghampiri mereka.

"Apa yang sudah terjadi.?" tanya seorang laki-laki yang menghampiri mereka bersama dengan perempuan.

"Ah, Tuan Muda. Ini hanya salah paham saja." Jawab Leo.

"Em.? siapa mereka Leo.?" tanya Lily.

"Ah, perkenalkan. Beliau ini adalah Asih Nyonya Anna, Tuan Muda Clan Siwa bernama Rin Siwa, dan Nona ini adalah adik ketiga Nyonya Anna bernama Elie Siwa." kata Leo.

"Eh.? Salam kenal Tuan muda dan Nona. Nama saya Lily."

"Ah salam kenal Nona Lily." sahut Rin.

"Salam kenal Nona." sahut Elie

"Lalu, bagaimana keadaan kakak.?" tanya Rin.

"Tuan muda tidak perlu khawatir, kami sudah berusaha untuk merawat Nyonya. Bahkan dokter dari Clan Siwa sedang berada di dalam bersama Tuan Verda." jawab Leo.

"Aku harap hatinya tidak terguncang." sahut Rin.

...

Didesa Majaren.

Tim patroli menemukan sejak darah yang mengarah ke arah bukit yang ada di samping desa. Meskipun jejak itu hampir hilang karena hujan deras, tapi masih terlihat dengan samar-samar.

"Darah ini menuju keatas bukit, apa ada seseorang yang mencoba kesana.?"

...

Episodes
1 01 - Artefak Unik
2 02 - Kekuatan Jiwa
3 03 - Perintah Terakhir
4 04 - Aku Titipkan
5 05 - Jejak
6 06 - Penerus
7 07 - Warisan Leluhur
8 08 - Terulang Kembali
9 09 - Kemarahan
10 10 - Bala Bantuan
11 11 - Benda Langit
12 12 - Kemungkinan
13 13 - Arwah Gentayangan
14 14 - Surat Cinta
15 15 - Permusuhan
16 16 - Pelajaran Terakhir
17 17 - Aliansi
18 18 - Persiapan Perang
19 19 - Negosiasi
20 20 - Penyerangan Tak Terduga
21 21 - Catatan Kuno
22 22 - Tuan Putri
23 23 - Penjajah lainnya
24 24 - Menjadi Gila
25 25 - Kekejaman
26 26 - Orang Terkuat
27 27 - Deklarasi Perang
28 28 - Penawaran
29 29 - Pertemuan Pertama.
30 30 - Serangan Tombak Emas
31 31 - Sampai Bertemu Lagi
32 32 - Gelisah
33 33 - Cerita Masa Lalu.
34 34 - Salah Paham
35 35 - Kehilangan
36 36 - Menghadang
37 37 - Segel Seribu Cahaya.
38 38 - Perang Terakhir
39 39 - Kerajaan Baru
40 40 - Cinta
41 41 - Permata
42 42 - Menunggumu
43 43 - Aku tidak Tau
44 44 - Harapan
45 45 - Biarkan Saja
46 46 - Makanan Untukmu
47 47 - Tiba-tiba
48 48 - Selamat Tinggal
49 49 - Kuil Misterius
50 50 - Sebuah Gelar
51 51 - Sarang Naga
52 52 - Dermaga
53 53 - Tragedi Lainnya.
54 54 - Masih Menunggumu
55 55 - Rindu
56 56 - Hewan Mitologi
57 57 - Memisahkan Cahaya
58 58 - Sarang Naga
59 59 - Pilihan
60 60 - Pasukan Gabungan Overlord
61 61 - Kekuatan Penuh.
62 62 - Senjata Legenda
63 63 - Ciuman Pertama.
64 64 - Rapat Perdana.
65 65 - Tidak Ada Negosiasi.
66 66 - Informasi Bantuan
67 67 - Awakening
68 68 - Ruang Kekuatan.
69 69 - Ratusan Gemstone.
70 70 - Surat Kejutan.
71 71 - Percobaan
72 72 - Serangan Yang Tiba-Tiba
73 73 - Pasukan Naga
74 74 - Tetap Menunggumu.
75 75 - Fenomena.
76 76 - Kompensasi
77 77 - Dion Siga.
78 78 - Bantuan
79 79 - Tempat Itu.
80 80 - Jangan Pergi.
81 81 - Lamaran
82 82 - Luka Dalam
83 83 - Serikat
84 84 - Royal Union
85 85 - Peribahasa.
86 86 - Rahasia
87 87 - Penderitaan
88 88 - Kunci
89 89 - Sebuah Pilihan
90 90 - Anggaran Militer
91 91 - Menaikkan Tarif
92 92 - Biang Kerok
93 93 - Diskusi
94 94 - Pahlawan Sebenarnya.
95 95 - Pakaian Resmi
96 96 - Malam Yang Indah
97 97 - Tanda Tangan Perjanjian
98 98 - Fakta Lainnya
99 99 - Cara Aman
100 100 - Penerjemah
101 101 - Ancistor
102 102 - Hukum Kekuatan.
103 103 - Lahirnya Awakening Baru
104 104 - Surat Tugas Pertama
105 105 - Permintaan Bantuan
106 106 - Kerajaan Yang Runtuh
107 107 - Tidak Ada Fairley
108 108 - Mengagumimu
109 109 - Tragedi Yang Tragis
110 110 - Seorang Babu.
111 111 - Keputusan Yang Sulit
112 112 - Awasi Dia
113 113 - Nama Dewa
114 114 - Musuh Sejati
115 115 - Fakta Sebenarnya.
116 116 - Pertemuan Kerajaan
117 117 - Enigma
118 118 - Malaikat
119 119 - Merinding
120 120 - Sang Emperor
121 121 - Dimanfaatkan
122 122 - Ilmu Pengetahuan
Episodes

Updated 122 Episodes

1
01 - Artefak Unik
2
02 - Kekuatan Jiwa
3
03 - Perintah Terakhir
4
04 - Aku Titipkan
5
05 - Jejak
6
06 - Penerus
7
07 - Warisan Leluhur
8
08 - Terulang Kembali
9
09 - Kemarahan
10
10 - Bala Bantuan
11
11 - Benda Langit
12
12 - Kemungkinan
13
13 - Arwah Gentayangan
14
14 - Surat Cinta
15
15 - Permusuhan
16
16 - Pelajaran Terakhir
17
17 - Aliansi
18
18 - Persiapan Perang
19
19 - Negosiasi
20
20 - Penyerangan Tak Terduga
21
21 - Catatan Kuno
22
22 - Tuan Putri
23
23 - Penjajah lainnya
24
24 - Menjadi Gila
25
25 - Kekejaman
26
26 - Orang Terkuat
27
27 - Deklarasi Perang
28
28 - Penawaran
29
29 - Pertemuan Pertama.
30
30 - Serangan Tombak Emas
31
31 - Sampai Bertemu Lagi
32
32 - Gelisah
33
33 - Cerita Masa Lalu.
34
34 - Salah Paham
35
35 - Kehilangan
36
36 - Menghadang
37
37 - Segel Seribu Cahaya.
38
38 - Perang Terakhir
39
39 - Kerajaan Baru
40
40 - Cinta
41
41 - Permata
42
42 - Menunggumu
43
43 - Aku tidak Tau
44
44 - Harapan
45
45 - Biarkan Saja
46
46 - Makanan Untukmu
47
47 - Tiba-tiba
48
48 - Selamat Tinggal
49
49 - Kuil Misterius
50
50 - Sebuah Gelar
51
51 - Sarang Naga
52
52 - Dermaga
53
53 - Tragedi Lainnya.
54
54 - Masih Menunggumu
55
55 - Rindu
56
56 - Hewan Mitologi
57
57 - Memisahkan Cahaya
58
58 - Sarang Naga
59
59 - Pilihan
60
60 - Pasukan Gabungan Overlord
61
61 - Kekuatan Penuh.
62
62 - Senjata Legenda
63
63 - Ciuman Pertama.
64
64 - Rapat Perdana.
65
65 - Tidak Ada Negosiasi.
66
66 - Informasi Bantuan
67
67 - Awakening
68
68 - Ruang Kekuatan.
69
69 - Ratusan Gemstone.
70
70 - Surat Kejutan.
71
71 - Percobaan
72
72 - Serangan Yang Tiba-Tiba
73
73 - Pasukan Naga
74
74 - Tetap Menunggumu.
75
75 - Fenomena.
76
76 - Kompensasi
77
77 - Dion Siga.
78
78 - Bantuan
79
79 - Tempat Itu.
80
80 - Jangan Pergi.
81
81 - Lamaran
82
82 - Luka Dalam
83
83 - Serikat
84
84 - Royal Union
85
85 - Peribahasa.
86
86 - Rahasia
87
87 - Penderitaan
88
88 - Kunci
89
89 - Sebuah Pilihan
90
90 - Anggaran Militer
91
91 - Menaikkan Tarif
92
92 - Biang Kerok
93
93 - Diskusi
94
94 - Pahlawan Sebenarnya.
95
95 - Pakaian Resmi
96
96 - Malam Yang Indah
97
97 - Tanda Tangan Perjanjian
98
98 - Fakta Lainnya
99
99 - Cara Aman
100
100 - Penerjemah
101
101 - Ancistor
102
102 - Hukum Kekuatan.
103
103 - Lahirnya Awakening Baru
104
104 - Surat Tugas Pertama
105
105 - Permintaan Bantuan
106
106 - Kerajaan Yang Runtuh
107
107 - Tidak Ada Fairley
108
108 - Mengagumimu
109
109 - Tragedi Yang Tragis
110
110 - Seorang Babu.
111
111 - Keputusan Yang Sulit
112
112 - Awasi Dia
113
113 - Nama Dewa
114
114 - Musuh Sejati
115
115 - Fakta Sebenarnya.
116
116 - Pertemuan Kerajaan
117
117 - Enigma
118
118 - Malaikat
119
119 - Merinding
120
120 - Sang Emperor
121
121 - Dimanfaatkan
122
122 - Ilmu Pengetahuan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!