Part 20

Maaf Pak." Zhafira yang takut akan tatapan tajam anggara pun, menundukkan kepala.

"Ingat kamu di sini mahasiswa baru! Sekali lagi saya, dengar keributan. Silahkan keluar dari ruangan ini. Mengerti? " sahut, anggara penuh penekanan.

Zhafira mengangguk dan sekali lagi meminta maaf. Suasana di ruangan itu, seketika menjadi hening.

Dosen tampan itu pun memulai pembahasannya pada materi hari ini.

Zhafira yang baru pertama kali mengikuti pelajaran di kampus merasa senang. dengan semangat, dia pun mengikuti pelajaran.

Tanpa zhafira ketahui, jika anggara sesekali melihat ke arahnya.

Pelajaran pertama pun telah berakhir, anggara meninggalkan kelas itu. namun sebelum benar-benar keluar, anggara kembali menatap zhafira dan tersenyum tipis.

"Kamu mirip sekali, dengan dia." gumam anggara di dalam hati.

Zhafira dan nadia memutuskan untuk pergi dulu ke kantin, karena setelah ini ada kelas lagi.

"Zha, aku perhatikan tadi pak anggara, lihatin kamu terus." celetuk, nadia yang berhasil membuat zhafira menghentikan langkahnya.

"Maksud kamu, apa? " Zhafira menatap, nadia kebingungan.

Nadia terkekeh. "Zha... zha, kamu itu polos banget, sih." ujarnya gemas.

Zhafira hanya tersenyum, tidak ingin terlalu memikirkan apa yang di katakan oleh nadia.

Mereka terlihat sangat akrab, meskipun baru beberapa jam berteman.

Di kantin, zhafira dan nadia memesan makanan dan minuman. mereka menunggu pesanan, dengan melakukan perbincangan.

Di kantin suasana terlihat sangat ramai, karena semua mahasiswa kini sedang beristirahat.

Tak lama pun makanan yang mereka pesan sudah datang.

Zhafira dan nadia segera memakan bakso yang sangat menggugah selera.

BYURR...

Seseorang dengan sengaja menyiramkan,jus jeruk ke kepala zhafira.

Melihat hal itu, membuat nadia yang berada di depan zhafira ikut terkejut.

"Ha... ha... ha!" Tanpa rasa bersalah, orang itu tertawa keras.

"Heh, apa yang udah lo lakuin, Arabella!" teriak nadia, marah.

Arabella yang melakukan hal itu hanya terlihat santai. "Oops, sorry gue sengaja." Pura-pura terkejut.

Nadia memutar bola mata jengah, seakan sudah terbiasa melihat sikap Arabella seperti itu.

"Kamu enggak, apa-apa, zha?" Kini perhatian nadia, beralih menatap zhafira yang sudah basah kuyup.

Dapat nadia lihat, jika baju zhafira menjadi basah akibat tumpahan jus tadi. sehingga menyebabkan, pakaian dalam zhafira terlihat jelas.

"Aku mau ke kamar mandi dulu, nadia." Zhafira tak menghiraukan, tatapan mengejek Arabella kepadanya.

Nadia pun mengikuti zhafira, yang hendak ke kamar mandi.

Namun lagi-lagi dengan sengaja, Arabella mengulurkan kakinya pada saat zhafira berjalan. membuat zhafira, pun terhuyung jatuh tepat di bawah kaki Arabella.

Nadia yang kesal pun segera menolong zhafira, namun kedua teman Arabella menahan dirinya.

"Lepasin!" pekik nadia kesal.

Mereka tidak menanggapi ucapan nadia, bahkan mereka lebih mengeratkan cengkeramannya pada nadia.

"Diem lo. Jangan coba-coba tolong anak baru itu. Kalau enggak,lo tahu sendiri akibatnya!" Salah satu teman Arabella, memberikan ancam pada nadia.

"Lo semua kenapa sih, gangguin dia? " sahut nadia, semakin kesal.

Arabella tidak menghiraukan perkataan nadia yang marah. sekarang yang dia mau, hanya mengerjai zhafira sampai hatinya puas.

Melihat zhafira yang hanya terdiam, membuat Arabella semakin bersemangat untuk mengerjainya.

Dengan cepat, Arabella kembali menumpahkan jus buah naga, yang membuat keadaan zhafira semakin kotor dan lengket.

Bahkan dengan sengaja, Arabella menginjak tangan zhafira sampai zhafira berteriak kesakitan.

"Aaakkhh... sakit! " pekik zhafira, meringis kesakitan.

Mata nadia membulat, saat melihat perlakuan kejam Arabella pada zhafira.

"Zhafira ! " pekik nadia, yang tak tega melihat temannya kesakitan.

Di saat Arabella tersenyum puas, seseorang datang dan mendorong kuat tubuhnya hingga tersungkur.

Arabella menggeram marah, saat dirinya di perlakukan seperti itu.

"Heh jangan ikut campur, lo!" sahut Arabella menggeram marah.

Namun sekejap tubuh Arabella mematung saat tahu, jika orang yang mendorongnya adalah orang yang dia sukainya saat ini.

"E-eric." ucapnya tergagap, menatap eric yang menatapnya tajam.

Arabella segera berdiri dan menghampiri eric. "Sayang, dia jahat! Jadi aku balas saja perbuatannya." ucapannya, mendramatisir keadaan dan memutar balikkan fakta.

Tak ada tanggapan maupun pergerakan dari eric, membuat Arabella percaya diri bahwa eric berpihak kepadanya.

Sedangkan zhafira,melihat Arabella yang bersikap manja dan mesra merasakan hatinya sedikit sakit.

Bahkan melihat eric yang hanya diam dan tak membelanya, membuat hati zhafira kecewa.

"Ada hubungan apa, antara eric dan perempuan ini?" gumam zhafira dalam hati.

Matanya tak lepas melihat ke tangan Arabella yang bergelayut manja pada eric.

Menyadari tatapan zhafira, eric segera menghempaskan tangan Arabella dengan kasar.

"Sayang, kamu kok gitu! " protes Arabella tak terima.

Sekali lagi, eric menatap tajam pada Arabella yang selalu memanggilnya sayang.

Eric menghampiri zhafira yang masih terduduk, dan memegang tangannya yang terasa sakit.

Tanpa apa-apa, eric menggendong tubuh zhafira ala bridal style.

Zhafira terkejut dengan sikap eric, yang tiba-tiba saja menggendongnya.dia pun mengalunkan kedua tangannya, pada leher eric.

Nadia dan Arabella pun sama-sama,terkejut melihat adegan tak terduga di depan mata mereka.

Arabella yang baru saja tersadar, segera mengejar eric.

"Sayang! Tunggu. Apa yang kamu lakukan? Turunkan dia! " teriak Arabella marah.

Eric sendiri tidak memperdulikan teriakkan Arabella, justru kini hatinya marah karena melihat keadaan zhafira yang sangat kacau.

Begitu pun dengan nadia, saat kedua teman Arabella lengah, dia pun segera berlari untuk mengejar zhafira dan eric.

"Eh... dia kabur!" pekik dila, salah satu teman Arabella.

"Ya udah biarin, aja.Lagian tuh anak baru, udah pergi." sahut chika, pasrah.

Kini mereka mengejar Arabella yang berusaha menghalangi jalan eric.

Sementara zhafira hanya mampu terdiam dalam gendongan eric, hatinya seketika berdebar.

Namun ada perasaan tidak enak, saat eric menatapnya.

"Eric, turunkan aku." ucap zhafira pelan.

Eric menulikan telinganya,tetap berjalan menuju ke toilet.

"Eric... aku mohon...turunkan aku.... " lirih zhafira, yang malu karena menjadi bahan tontonan semua mahasiswa, di sekitar koridor sana.

"Apa kamu mau memperlihatkan, semuanya." sahut Eric, dingin.

Zhafira termenung mencerna ucapan eric. "Maksud kamu apa, eric? tanyanya, bingung.

Sampai lah mereka di toilet, eric pun menurunkan zhafira dan melihat kearah tubuhnya, yang memperlihatkan tang top dan bra nya terpampang jelas.

Zhafira yang mengikuti arah pandang eric, seketika mencoba menutupi tubuh bagian depan dengan kedua tangannya.

Sungguh zhafira sangat malu dengan keadaannya saat ini.

" Tunggu lah di toilet, nanti saya suruh orang untuk mengantarkan baju baru untuk, mu."

"Tapi, eric. sebentar lagi aku harus kembali ke kelas."

Eric nampak menimbang sesuatu, akhirnya pun dia memberikan jaketnya pada zhafira.

"Ini Pakailah. Saya tidak mau kamu memperlihatkan sesuatu, yang sudah menjadi milik, saya. "sahut eric, tegas dan dingin.

Zhafira pun menelan salivanya pelan, kejadian di mana eric menghukumnya tiba-tiba terlintas di pikirannya. dia seketika menjadi bergidik takut, jika mengingat kejadian itu.

" Ba-baik. Terima kasih eric." Zhafira Mengambil jaket, yang di berikan oleh Eric.

Eric pun segera pergi dari sana, dan tak lama kemudian pun nadia menghampiri zhafira yang sedang menatap kepergian Eric.

"Ehem...!" Nadia tersenyum menggoda.

"Eh, nadia, kamu ngikutin aku sampai sini! " sahut zhafira, salah tingkah.

Nadia tersenyum lebar. "Habisnya, aku khawatir sama kamu zha. Apalagi tadi si eric, sok-sokan gendong kamu, aku jadi makin khawatir." terang nadia, jujur.

"Memangnya kenapa dengan eric? Menurut ku dia baik." Zhafira penasaran dengan apa yang akan di katakan oleh nadia tentang eric.

Terpopuler

Comments

Ruk Mini

Ruk Mini

demen bilang bank

2025-03-14

0

lihat semua
Episodes
1 Part 1
2 Part 2
3 Part 3
4 Part 4
5 Part 5
6 Part 6
7 Part 7
8 Part 8
9 Part 9
10 Part 10
11 Part 11
12 Part 12
13 Part 13
14 Part 14
15 Part 15
16 Part 16
17 Part 17
18 Part 18
19 Part 19
20 Part 20
21 Part 21
22 Part 22
23 Part 23
24 Part 24
25 Part 25
26 Part 26
27 Part 27
28 Part 28
29 Part 29
30 Part 30
31 Part 31
32 Part 32
33 Part 33
34 Part 34
35 Part 35
36 Part 36
37 Part 37
38 Part 38
39 Part 39
40 Part 40
41 Part 41
42 Part 42
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Part 47
48 Part 48
49 Part 49
50 Part 50
51 Part 51
52 Part 52
53 Part 53
54 Part 54
55 Part 55
56 Part 56
57 Part 57
58 Part 58
59 Part 59
60 Part 60
61 Part 61
62 Part 62
63 Part 63
64 Part 64
65 Part 65
66 Part 66
67 Part 67
68 Part 68
69 Part 69
70 Part 70
71 Part 71
72 Part 72
73 Part 73
74 Part 74
75 Part 75
76 Part 76
77 Part 77
78 Part 78
79 Part 79
80 Part 80
81 Part 81
82 Part 82
83 Part 83
84 Part 84
85 Part 85
86 Part 86
87 Part 87
88 Part 88
89 Part 89
90 Part 90
91 Part 91
92 Part 92
93 Part 93
94 Part 94
95 Part 95
96 Part 96
97 Part 97
98 Part 98
99 Part 99
100 Part 100
101 Part 101
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Part 1
2
Part 2
3
Part 3
4
Part 4
5
Part 5
6
Part 6
7
Part 7
8
Part 8
9
Part 9
10
Part 10
11
Part 11
12
Part 12
13
Part 13
14
Part 14
15
Part 15
16
Part 16
17
Part 17
18
Part 18
19
Part 19
20
Part 20
21
Part 21
22
Part 22
23
Part 23
24
Part 24
25
Part 25
26
Part 26
27
Part 27
28
Part 28
29
Part 29
30
Part 30
31
Part 31
32
Part 32
33
Part 33
34
Part 34
35
Part 35
36
Part 36
37
Part 37
38
Part 38
39
Part 39
40
Part 40
41
Part 41
42
Part 42
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Part 47
48
Part 48
49
Part 49
50
Part 50
51
Part 51
52
Part 52
53
Part 53
54
Part 54
55
Part 55
56
Part 56
57
Part 57
58
Part 58
59
Part 59
60
Part 60
61
Part 61
62
Part 62
63
Part 63
64
Part 64
65
Part 65
66
Part 66
67
Part 67
68
Part 68
69
Part 69
70
Part 70
71
Part 71
72
Part 72
73
Part 73
74
Part 74
75
Part 75
76
Part 76
77
Part 77
78
Part 78
79
Part 79
80
Part 80
81
Part 81
82
Part 82
83
Part 83
84
Part 84
85
Part 85
86
Part 86
87
Part 87
88
Part 88
89
Part 89
90
Part 90
91
Part 91
92
Part 92
93
Part 93
94
Part 94
95
Part 95
96
Part 96
97
Part 97
98
Part 98
99
Part 99
100
Part 100
101
Part 101

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!