bab. 16 informasi

Di dalam kantin yang riuh di penuhi dengan beberapa siswa siswi yang tengah bercanda gurau dan mengisi perut mereka dengan berbagai macam menu yang sudah tersedia disana

Terlihat Seorang gadis manis dengan gaya tomboy nya berjalan tergesa gesa menuju ke kelas XII IPS 2 dengan beberapa sahabat yang berada disamping nya tak butuh waktu lama ia sampai di depan kelas XII IPS 2 untuk mencari seseorang yang akhir akhir ini membuat emosinya memuncak

" brak" satu tendangan membuat pintu kelas terbuka lebar hingga banyak pasang mata yang berada di dalam kelas itu menatap nya kaget dan bingung ada yang langsung berdiri dari duduknya saat pintu kelas mereka di tendang kasar oleh seorang gadis

" apa Lo semua liat liat duduk atau gue sunat Lo semua" teriak gadis itu menahan emosi

" tapi Azka Lo ngapain ke _______"

" yang protes gue potong Joni nya" sahut Karin memotong ucapan salah satu lelaki di kelas tersebut

1 detik

2 detik

3 detik

seketika para lelaki di kelas itu berebut tempat duduk takut jika junior nya yang menjadi sasaran gadis gadis itu

Mata Azka menelisik mencari keberadaan seseorang dan yaa berapa detik kemudian seringai terukir di wajah manis nya saat melihat 2 orang gadis yang ia cari berada di meja pojok yang tengah sibuk dengan beberapa makeup nya ia pun berjalan menghampiri 2 gadis itu di ikuti Karin Fira dan Lia di belakang nya

" heh curut ngaca trus kerjaan Lo " sindir Fira

" tau nih mau ngaca Sampek 50 kali juga muka Lo berdua tetep sama"sahut Karin

" tau nih dempul aja Lo tebel lin otak kosong" tambah Lia membuat 2 gadis yang sibuk dengan make-up nya menoleh ke arah nya dengan wajah tak senang

" kalian ngapain sih ke sini kita berdua gk ada masalah ya sama kalian" protes salah satu dari dari 2 gadis itu yang tak lain adalah Fika dan silva

" tau nih terserah kita lah muka muka kita" sahut Silva tak mau kalah

" lagian ngapain kalian ke kelas kita"

" ya terserah kita dong mau kesana kek mau kesini kek lagian ni sekolah kan bukan punya nenek moyang Lo" jawab Lia tak kalah tajam dengan alis yang ia naik turun kan

" tau nih dempul aja yang di urus cantikan juga monyet tetangga gue" sahut Fira yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari dua gadis itu

" wih keren tetangga Lo punya peliharaan monyet" bisik Karin

"iya lah tetangga gue gitu Lo" sahut Fira pelan lalu kembali memandang Silva dan Fika tajam

" apa GK suka Lo berdua " sahut Karin

" kita nggk ada masalah ya sama kalian"

" apa coba ulangi lagi gk ada masalah " ucap Karin dengan ekspresi kaget yang ia buat buat

" Lo berdua udah buat temen kita di skors dan Lo bilang nggk ada masalah buta mata Lo hah "sahut Fira tajam

" kan itu salah Clara yang dia kan yang mukulin temen kita gimana sih " jawab Silva

" wah gila ni anak sini Lo maju silver tonjok dempul Lo yang berlapis lapis " sahut Lia yang ingin melayang pukulan nya namun segera di tahan oleh Fira

" lepasin Fira gue mau tonjok tu dempul " ucap Lia dengan tangan yang di tahan fira

" nama gue Silva ya sembarangan lo"

" brak"

" prang "

" prang "

" aaa"

" aaa"

" make up gue "

" makeup gue gila ya Lo semua ini harganya mahal tau nggk"

Azka yang yang sejak tadi duduk diam disalah satu kursi untuk meredam emosi nya ia pun bangkit dan melempar beberapa makeup 2 gadis itu dan melempar bangku ke arah Silva dan Fika membuat mereka berdua menjerit ketakutan kala bangku yang terlempar hampir mengenai wajah mereka

"berapa harga mek up Lo hah gue beli sekalian harga diri Lo berdua dan gue peringat tin Lo berdua jangan bully atau ganggu anak anak lain kalo Lo berdua nggk mau berada di nasib kayak temen Lo di icu" teriak azka yang dapat di dengar seisi kelas

" kalian semua ngomong sama gue kalo 2 orang ini ganggu anak anak di SMA ini" teriak azka kembali dengan nafas naik turun menahan emosi agar tidak melayang pukulan kepala 2 gadis itu ia pun menatap tajam Silva dan Fika yang mulai berkeringat dingin karna nya

" ingat itu"

" cabut" ucap Azka lalu beranjak pergi di ikuti Karin , Fira, dan Lia di belakang nya

🌱🌱🌱🌱

di sisi lain seorang gadis cantik yang tengah berbaring santai di atas kasur dengan laptop di depan nya mata indah yang fokus dengan film aksi yang ia tonton

" drrrrttt"

" drrrtt"

"drrrrrtt" terdengar suara panggilan masuk dari ponsel nya membuat gadis itu sedikit tersentak dengan segera ia pun melihat dari siapa panggil tersebut hingga tertera nama Samuel di sana tanpa pikir panjang ia pun segera mengangkat panggilan tersebut

" hallo my sister" ucap Samuel dari sambungan telpon tersebut

" apa ada hal penting kalo nggk gue matiin" sahut gadis itu yang di balas tawa oleh Samuel

" hilang kemana sopan santun kamu Beby" ucap Samuel yang sengaja meniru ucapan Cleo

" crazy boy" jawab Clara dengan kekeh han nya saat mendengar Samuel yang sengaja meniru ucapan dan nada kakak nya itu

" and gue udah dapat sedikit informasi tentang musuh om ADIWIJAYA mungkin ada kaitannya dengan tragedi beberapa tahun lalu"

" really " jawab Clara hingga membuat nya bangkit

" really Lo gk lagi becanda kan gue bisa buat peluru gue bersarang di otak Lo"

" wih tenang dong Beby gue nggk lagi becanda Lo bisa datang ke tempat gue jangan kasih tau siapa pun termasuk Abang lo" ucap Samuel yang membuat Clara langsung beranjak dari kasur nya

" and hati hati udah malem"

" gue kesana " ucap Clara lalu mematikan telfon secara sepihak

ia pun beranjak membuka lemari kaca terlihat beberapa baju dan beberapa jaket yang berjejer tergantung di dalam nya ia menyungging senyum saat melihat salah satu jaket kulit berwarna hitam yang di rancang Samuel khusus untuk nya tanpa sepengetahuan cleo ia pun dengan bangganya memakai jaket tersebut jaket kulit dengan lambang ular di bagian belakang dan beberapa permata kecil yang menghiasi lambang tersebut membuat jaket itu terkesan langka dan mewah tak lupa Clara memakai topi dan sepatu bot yang membuat penampilan nya seperti seorang bad gril

ia berjalan menuju menuju pintu kamar nya mengintip di balik lobang pintu terlihat beberapa bodyguard yang di perintahkan Cleo untuk berjaga di depan kamar agar ia tidak bisa keluar karena Clara sendiri masih menjalani hukumannya yang di berikan Cleo

" oh shit " umpat Clara lalu mulai berfikir apa yang harus dia lakukan untuk keluar dari masion nya hingga beberapa detik kemudian sebuah seringai terukir di wajah cantik nya ia pun berjalan menuju komputer di dalam kamar nya ia pun mulai mengotak Ngatik komputer tersebut .Cleo pasti melupakan fakta bahwa IQ Clara lebih tinggi dari pada diri nya

" dan hap" ucap Clara yang menekan satu tombol komputer nya

hingga beberapa detik kemudian seluruh Lampu di dalam mau pun di luar masion mati karena ulahnya membuat beberapa asisten dan bodyguard di masion sedikit riuh karena lampu yang tiba tiba mati Dengan cepat Clara bergegas keluar lewat jendela kamar nya dengan menggunakan tali panjang yang ia pakai untuk turun karena kamar nya sendiri berada di lantai dua

" bruk" Clara meloncat dengan lihai saat kaki nya sudah menginjak tanah ia pun berlari mengambil Ducati yang terparkir di halaman masion lalu menuntun Ducati nya keluar saat sampai di depan gerbang mata nya berbinar kala melihat security yang menjaga gerbang terlelap

" good " gumam Clara dengan mengendap endap keluar gerbang dan menuntun motor nya sedikit jauh dari masion

" Untung bang Cleo lagi ada proyek " batin nya lalu mencap gas Ducati nya menuju tempat dimana Samuel berada .

Episodes
1 bab 1 awal dari segalanya
2 bab 2 pertemuan
3 bab 3 marga Adiwijaya
4 bab 4 bingung
5 bab 5 menjadi siswa kembali
6 bab 6. keluarga Scorpion Zein
7 bab 7 I'M CLARA ANASTASYA
8 bab 8 "Cantik"
9 bab 9. amarah clara
10 bab 10. REYNZA ALGERIO RENALD
11 bab 11 Cleo clara
12 bab 12. bertemu kembali
13 bab 13 Adiwijaya
14 bab 14. pembantaian
15 bab 15 the Devils
16 bab. 16 informasi
17 bab 17 andara company
18 bab. 18 curiga
19 bab 19 rencana
20 bab 20. aksi clara
21 bab 21. mengetahui fakta
22 bab 22 perkenalan
23 bab 23 pesona CEO muda
24 bab 24 tasya
25 bab 25 penyelamat
26 bab 26
27 bab 27 kecurigaan clara
28 bab 28 bertemu
29 bab 29..
30 bab 30 kerja sama
31 bab 31 dekat
32 bab 32 Jogja
33 bab 33 misterius
34 bab 34 Clara zein
35 bab 35 rapat
36 bab 36 rumah zein
37 bab 37 trander
38 bab 38 Adiwijaya
39 bab 39 Raka
40 bab 40 bersama
41 bab 41 bocah and om
42 bab 42 bertemu
43 bab 43 Belva and Cleo
44 bab 44 kecupan
45 bab 45 rasaa
46 bab 46 jakarta
47 bab 47 mencari
48 bab 48 teman lama
49 bab 49 kabur
50 bab 50 curiga
51 bab 51 ricko Tasya
52 bab 52 khawatir
53 bab 53 demensia ( Clara)
54 bab 54 hukuman
55 bab 55 kasus baru
56 bab 56 the Devils
57 bab 57 penobatan
58 leader of the Devils.
59 1 fakta
60 60 berita
61 bab 61 TKP
62 bab 62 jendral
63 bab 63 pesan
64 64 mall
65 65 dekat
66 66 kebenaran
67 67 ADIWIJAYA
68 bab 68 waktu bersama
69 bab 69 basecamp
70 bab 70 musuh ADIWIJAYA
71 bab 71
72 bab 72 ricuh
73 bab 73 ARS
74 bab 74 rapat
75 bab 75 curiga azka
76 bab 76 menyusup
77 77 kecewa
78 78 kembali terungkap
79 79 mengetahui
80 80 teror
81 81 Rio azka
82 82 sam
83 83 map
84 bab 84 bersama
85 85 bunga
86 86 pertemuan
87 87 fakta
88 88 janji
89 89 penyelidikan
90 90 elang
Episodes

Updated 90 Episodes

1
bab 1 awal dari segalanya
2
bab 2 pertemuan
3
bab 3 marga Adiwijaya
4
bab 4 bingung
5
bab 5 menjadi siswa kembali
6
bab 6. keluarga Scorpion Zein
7
bab 7 I'M CLARA ANASTASYA
8
bab 8 "Cantik"
9
bab 9. amarah clara
10
bab 10. REYNZA ALGERIO RENALD
11
bab 11 Cleo clara
12
bab 12. bertemu kembali
13
bab 13 Adiwijaya
14
bab 14. pembantaian
15
bab 15 the Devils
16
bab. 16 informasi
17
bab 17 andara company
18
bab. 18 curiga
19
bab 19 rencana
20
bab 20. aksi clara
21
bab 21. mengetahui fakta
22
bab 22 perkenalan
23
bab 23 pesona CEO muda
24
bab 24 tasya
25
bab 25 penyelamat
26
bab 26
27
bab 27 kecurigaan clara
28
bab 28 bertemu
29
bab 29..
30
bab 30 kerja sama
31
bab 31 dekat
32
bab 32 Jogja
33
bab 33 misterius
34
bab 34 Clara zein
35
bab 35 rapat
36
bab 36 rumah zein
37
bab 37 trander
38
bab 38 Adiwijaya
39
bab 39 Raka
40
bab 40 bersama
41
bab 41 bocah and om
42
bab 42 bertemu
43
bab 43 Belva and Cleo
44
bab 44 kecupan
45
bab 45 rasaa
46
bab 46 jakarta
47
bab 47 mencari
48
bab 48 teman lama
49
bab 49 kabur
50
bab 50 curiga
51
bab 51 ricko Tasya
52
bab 52 khawatir
53
bab 53 demensia ( Clara)
54
bab 54 hukuman
55
bab 55 kasus baru
56
bab 56 the Devils
57
bab 57 penobatan
58
leader of the Devils.
59
1 fakta
60
60 berita
61
bab 61 TKP
62
bab 62 jendral
63
bab 63 pesan
64
64 mall
65
65 dekat
66
66 kebenaran
67
67 ADIWIJAYA
68
bab 68 waktu bersama
69
bab 69 basecamp
70
bab 70 musuh ADIWIJAYA
71
bab 71
72
bab 72 ricuh
73
bab 73 ARS
74
bab 74 rapat
75
bab 75 curiga azka
76
bab 76 menyusup
77
77 kecewa
78
78 kembali terungkap
79
79 mengetahui
80
80 teror
81
81 Rio azka
82
82 sam
83
83 map
84
bab 84 bersama
85
85 bunga
86
86 pertemuan
87
87 fakta
88
88 janji
89
89 penyelidikan
90
90 elang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!