bab 13 Adiwijaya

Suasana malam yang begitu menenangkan bagi seorang gadis cantik yang tengah duduk di balkon kamar nya dengan memandang ke arah ribuan bintang yang menghiasi malam tiupan angin malam yang menerpa wajah cantik yang mampu menghipnotis orang lain namun jauh berbeda dengan matanya . Mata yang hanya berisi kesepian

" hufh " helaan nafas berat nya dengan menggenggam botol kecil yang berisi beberapa pil kecil

" sampai kapan saya bisa bertahan" batin nya yang beralih memandang pil pil dalam genggaman nya

" drrrrttt"

"Drrrrttt "

"drrrrttt "

terdengar suara panggilan yang berasal dari ponsel nya membuat ia sedikit tersentak lalu ia segera mengangkat panggilan tersebut tertera nomor yang tidak ia kenali

" nomor siapa ini" gumam nya dengan ragu ragu lalu mengangkat panggilan tersebut

" hallo"

"hallo my sister long time no see " terdengar suara lelaki dari sambungan telpon tersebut suara yang familiar di telinganya namun ia tidak ingat suara siapa itu membuat Clara sedikit mengernyit bingung

" siapa ya" tanya Clara ragu

"why did you forget me"ucap lelaki itu dengan kekeh an nya

" saya tidak tau anda siapa "

" oh shit . Ada rumor yang mengatakan bahwa Seorang Clara Anastasya Adiwijaya memiliki IQ yang tinggi lalu kenapa kau dengan gampang melupakan ku"ucap lelaki itu yang membuat Clara semakin bingung dan mencoba untuk berfikir

" bang rey" ucap Clara

" good cantik " balas lelaki itu dengan kekeh an nya

" bang rey apa kabar"

" baik sangat baik bagaimana dengan diri mu"

" Clara baik baik aj bang rey tumben nelpon Clara ada apa"

" apa umur mu sudah 19 tahun " tanya lelaki itu dari sambungan telpon nya Clara sedikit bingung karena tak biasa nya Rey menanyakan hal hal yang aneh seperti ini pada nya

" yes aku 19 tahun Why"

" good after this we will often meet beautiful see you"

" Tut"

" Tut "

"Tut" sambungan di matikan secara sepihak oleh lelaki itu membuat Clara semakin bingung karena nya

" aneh" batin Clara lalu kembali duduk di bangku panjang balkon kamar nya ia pun menuang kan beberapa pil ke tangan nya lalu melahap pil itu dengan perasaan yang mulai tenang

" gue takut melukai orang lain karena penyakit ini" batin Clara setelah meminum pil penenang yang ia dapat dari dokter kepercayaan nya

" papa Clara kangen" batin nya dengan menatap kembali ke arah bintang bintang yang menghiasi langit

" papa di mana kapan Clara bisa ketemu papa lgi" gumam Clara yang mulai memejamkan matanya mengingat beberapa tahun lalu yang terjadi pada hidup nya masa lalu yang awalnya baik baik saja namun berakhir tragis yang membuat tidur nya sering terganggu

flash back on*🌱🌱✨

"papa"

" pa"

seorang gadis kecil berusia 10 tahun sedang bermain dengan anak laki laki berusia 15 tahun Lebih tua dari nya gadis itu terus memanggil ayah nya dengan sebutan papa

" Clara ada apa sayang" tanya seorang pria paruh baya dengan setelan santai nya ia berjalan menghampiri sang putri

" bang Cleo pelit pa masaa nggk mau pinjemin mainan nya " adu gadis kecil itu yang membuat pria itu terkekeh melihat wajah kesal putri nya

" kan itu mainan cowok sayang"ucap nya lembut pada sang putri

" tapi kan Clara pengen mainan motor Sama mobil mobilan itu pa"

" iya nanti kalo Clara udah gede papa ajarin Clara naik motor itu " ucap pria itu dengan menunjuk ke beberapa macam Ducati yang terparkir di bagasi masion nya

" beneran pa" ucap nya dengan memeluk pria itu

" iya sayang "

" sekarang biarin bang Cleo main Clara makan dulu trus main sama papa"

" main apa "

" kita main nembak nembak an kayak biasanya gimana mau nggk"

" Clara mau pa "

" bi tolong ajak Clara makan " suruh pria itu pada seorang asisten rumah tangga yang bekerja di masion nya

" iya tuan ayo nak Clara" ucap asisten itu dengan menggandeng Clara masuk ke dalam masion

sepeninggalan putri kecil nya itu kini mata nya beralih menatap putra sulung nya yang tengah bermain mobil remote

" Cleo " panggil nya membuat putranya sulungnya menoleh

" yes dedy" jawab nya yang berbeda dengan adiknya karena ia di lahirkan dan dibesarkan di Amerika berbeda dengan adik nya yang di lahirkan di Amerika namun di besarkan di Indonesia

" ikut papa ke ruang bawah"

" hmmm " jawab nya lalu beranjak menyusul langkah Daddy nya

Di dalam ruangan yang bernuansa hitam dengan banyak barang barang antik seperti pistol senapan dll yg menghiasi dinding ruangan tersebut seorang pria paru baya yang berada di sana bersama putra sulung nya

" Dedy mau kamu belajar cara menciptakan sebuah peluru dari racun" ucap nya

" what berarti nanti Cleo bisa buat peluru kayak papa dong" ucap nya dengan nada semangat

" yes kalo Kamu mau belajar "

" Cleo mau dad "

" good luck itu baru anak ADIWIJAYA " ucap nya bangga

" kamu akan di ajari om Marvin untuk tahap awal nya" ucap pria itu yang di balas anggukan paham oleh putra sulung nya

" nanti kamu nggk belajar sendiri ada Samuel juga"

"why kenapa harus dengan manusia itu" jawab Cleo yang selalu kesal jika harus belajar bersama Samuel karena Samuel selalu mengganggu konsentrasi nya agar Cleo gagal dalam latihan nya

" y udah nanti Daddy ngomong sama om kamu biar melatih kamu dulu" putus ADIWIJAYA

" yes dad "

" ya sudah kamu tunggu disini abis ini om kamu datang Daddy liat adik kamu dulu" ucap nya yg di angguki putra nya ia pun beranjak pergi

" P r o k"

"P r o k"

Terdengar suara tepukan tangan ADIWIJAYA saat melihat Putri kecil nya sedang berlatih menembak dengan beberapa bodyguard nya

salah satu bodyguard langsung berjalan menghampiri ADIWIJAYA dengan membawa sebuah peti Kaca kecil di atas nampan

" Clara kemari" panggil nya membuat gadis itu berlari kecil menghampiri nya

" ada apa pa" tanya

" papa punya mainan buat kamu"ucap nya membuat mata Putri nya berbinar senang

" beneran pa "

" iya dong sayang ni" ucap nya dengan menunjukkan peti kaca yang di dalam nya terdapat sebuah revolver berwarna emas yang di desain khusus untuk nya di atas nampan

" wih keren banget pa boleh Clara nyoba"

" boleh " jawab nya dengan senyuman yang terukir jelas di wajah ADIWIJAYA ia tak seperti ayah lain pada umumnya yang akan memberikan boneka atau pun mainan pada putri kecil nya ini lah cara seorang ADIWIJAYA mendidik sang Putri seperti seorang tentara

" dor"

" dor"

"dor" Suara tembakan yang Clara lakukan dengan berguling dan menembak ke arah sasaran dan hap beberapa tembakan tepat mengenai sasaran membuat ADIWIJAYA yang menyaksikan itu tersenyum bangga

" saya bangga punya putri seperti nya" gumam nya bangga

" tolong suruh Marvin agar mengajarkan Cleo membuat peluru dari racun ular untuk tahap awal" suruh ADIWIJAYA kepada beberapa pria berbadan kekar dengan pakaian serba hitam nya

" siap tuan"

" hmm" jawab ADIWIJAYA singkat lalu kembali menyaksikan putri kecilnya dengan menikmati kopi yang sudah di siapkan untuk nya . Sejak anak anak berusia 7 tahun ADIWIJAYA mulai membiasakan anak anak nya dengan berbagai latihan dan senjata maupun bela diri karena Adiwijaya tau potensi anak anak yang mampu meneruskan perjuangannya Clara pun sudah ia latih sejak dulu dalam hal menggunakan senjata atau pun bela diri jadi tidak heran jika Clara sudah mampu menguasai beberapa senjata di umur nya yg belum genap 10 tahun seperti revolver, senapan , pistol isyarat, senapan mesin berat . Tak lupa dengan bela diri yang berjenis karate berbeda dengan Cleo yang lebih tertarik di dunia bisnis dan menciptakan peluru dengan berbagai macam racun di dalam peluru tersebut ADIWIJAYA tidak ingin memaksa anak anak nya dengan apa yang ia mau ia hanya melatih skill yg membuat kedua anaknya tertarik untuk berlatih bersama nya

" hufh " hembusan nafas ADIWIJAYA dengan menyaksikan Clara yang mulai tumbuh menjadi wanita yang kuat

" Clara papa mendidik mu bagaikan tentara dan memperlakukan mu layaknya bangsawan jadi jangan pernah turun kan harga diri mu untuk lawan mu nanti" batin ADIWIJAYA dengan senyuman bangga seorang ayah yang berhasil mendidik putri kecilnya .

Pesona papa muda ADIWIJAYA

Episodes
1 bab 1 awal dari segalanya
2 bab 2 pertemuan
3 bab 3 marga Adiwijaya
4 bab 4 bingung
5 bab 5 menjadi siswa kembali
6 bab 6. keluarga Scorpion Zein
7 bab 7 I'M CLARA ANASTASYA
8 bab 8 "Cantik"
9 bab 9. amarah clara
10 bab 10. REYNZA ALGERIO RENALD
11 bab 11 Cleo clara
12 bab 12. bertemu kembali
13 bab 13 Adiwijaya
14 bab 14. pembantaian
15 bab 15 the Devils
16 bab. 16 informasi
17 bab 17 andara company
18 bab. 18 curiga
19 bab 19 rencana
20 bab 20. aksi clara
21 bab 21. mengetahui fakta
22 bab 22 perkenalan
23 bab 23 pesona CEO muda
24 bab 24 tasya
25 bab 25 penyelamat
26 bab 26
27 bab 27 kecurigaan clara
28 bab 28 bertemu
29 bab 29..
30 bab 30 kerja sama
31 bab 31 dekat
32 bab 32 Jogja
33 bab 33 misterius
34 bab 34 Clara zein
35 bab 35 rapat
36 bab 36 rumah zein
37 bab 37 trander
38 bab 38 Adiwijaya
39 bab 39 Raka
40 bab 40 bersama
41 bab 41 bocah and om
42 bab 42 bertemu
43 bab 43 Belva and Cleo
44 bab 44 kecupan
45 bab 45 rasaa
46 bab 46 jakarta
47 bab 47 mencari
48 bab 48 teman lama
49 bab 49 kabur
50 bab 50 curiga
51 bab 51 ricko Tasya
52 bab 52 khawatir
53 bab 53 demensia ( Clara)
54 bab 54 hukuman
55 bab 55 kasus baru
56 bab 56 the Devils
57 bab 57 penobatan
58 leader of the Devils.
59 1 fakta
60 60 berita
61 bab 61 TKP
62 bab 62 jendral
63 bab 63 pesan
64 64 mall
65 65 dekat
66 66 kebenaran
67 67 ADIWIJAYA
68 bab 68 waktu bersama
69 bab 69 basecamp
70 bab 70 musuh ADIWIJAYA
71 bab 71
72 bab 72 ricuh
73 bab 73 ARS
74 bab 74 rapat
75 bab 75 curiga azka
76 bab 76 menyusup
77 77 kecewa
78 78 kembali terungkap
79 79 mengetahui
80 80 teror
81 81 Rio azka
82 82 sam
83 83 map
84 bab 84 bersama
85 85 bunga
86 86 pertemuan
87 87 fakta
88 88 janji
89 89 penyelidikan
90 90 elang
Episodes

Updated 90 Episodes

1
bab 1 awal dari segalanya
2
bab 2 pertemuan
3
bab 3 marga Adiwijaya
4
bab 4 bingung
5
bab 5 menjadi siswa kembali
6
bab 6. keluarga Scorpion Zein
7
bab 7 I'M CLARA ANASTASYA
8
bab 8 "Cantik"
9
bab 9. amarah clara
10
bab 10. REYNZA ALGERIO RENALD
11
bab 11 Cleo clara
12
bab 12. bertemu kembali
13
bab 13 Adiwijaya
14
bab 14. pembantaian
15
bab 15 the Devils
16
bab. 16 informasi
17
bab 17 andara company
18
bab. 18 curiga
19
bab 19 rencana
20
bab 20. aksi clara
21
bab 21. mengetahui fakta
22
bab 22 perkenalan
23
bab 23 pesona CEO muda
24
bab 24 tasya
25
bab 25 penyelamat
26
bab 26
27
bab 27 kecurigaan clara
28
bab 28 bertemu
29
bab 29..
30
bab 30 kerja sama
31
bab 31 dekat
32
bab 32 Jogja
33
bab 33 misterius
34
bab 34 Clara zein
35
bab 35 rapat
36
bab 36 rumah zein
37
bab 37 trander
38
bab 38 Adiwijaya
39
bab 39 Raka
40
bab 40 bersama
41
bab 41 bocah and om
42
bab 42 bertemu
43
bab 43 Belva and Cleo
44
bab 44 kecupan
45
bab 45 rasaa
46
bab 46 jakarta
47
bab 47 mencari
48
bab 48 teman lama
49
bab 49 kabur
50
bab 50 curiga
51
bab 51 ricko Tasya
52
bab 52 khawatir
53
bab 53 demensia ( Clara)
54
bab 54 hukuman
55
bab 55 kasus baru
56
bab 56 the Devils
57
bab 57 penobatan
58
leader of the Devils.
59
1 fakta
60
60 berita
61
bab 61 TKP
62
bab 62 jendral
63
bab 63 pesan
64
64 mall
65
65 dekat
66
66 kebenaran
67
67 ADIWIJAYA
68
bab 68 waktu bersama
69
bab 69 basecamp
70
bab 70 musuh ADIWIJAYA
71
bab 71
72
bab 72 ricuh
73
bab 73 ARS
74
bab 74 rapat
75
bab 75 curiga azka
76
bab 76 menyusup
77
77 kecewa
78
78 kembali terungkap
79
79 mengetahui
80
80 teror
81
81 Rio azka
82
82 sam
83
83 map
84
bab 84 bersama
85
85 bunga
86
86 pertemuan
87
87 fakta
88
88 janji
89
89 penyelidikan
90
90 elang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!