bab 12. bertemu kembali

" Brrrrrrm"

" Brrrrrrm"

" Brrrrrrm"

Laju mobil yg di kendarai Zein di tengah rintik kan hujan menuju arena balap untuk mencari hiburan karena banyak masalah yang terjadi hingga membuat pikiran nya sedikit terganggu

"Brrrrrrm"

" Brrrrrrm"

" Brrrrrrm" Zein terus menancap gas laju mobil nya di jalanan yang cukup sepi

Di arena balap banyak sekali para pengunjung yg berdatangan hanya untuk menghibur diri dan menonton para pembalap favorit mereka di tengah rintik kan hujan yg mulai reda sebuah mobil Mclaren berwarna hitam tiba di area parkiran arena balap

" cek klik" pintu mobil terbuka keatas seorang lelaki tampan keluar dari mobilnya lelaki dengan jaket kulit hitam dan celana jins panjang senada serta Head band yg terikat di kepala nya membuat banyak pasang mata yg menatap kagum dirinya

" anjir kapan gue punya cowok spek Korea gitu"

" aaa ganteng banget "

" bisa nggak ya punya cowok gitu"

" oppa oppa Korea banget "

" mirip idol nggk sih guys "

Pekik beberapa gadis dengan tatapan kagum mereka saat melihat ketampanan seorang Scorpion Zein Stevano Zein yg menyadari itu pun segera beranjak pergi menjauh menuju area penonton untuk melihat aksi para pembalap yang akan segera di mulai

" dor" suara tembakan yg menandakan pembalap mulai melajukan motornya mengejar garis finis

" wooo"

" wooo"

" woooo itu keren banget nggk sih guys"

" iya kayaknya itu emang Udah terlatih banget deh"

Pekik beberapa penonton saat melihat salah satu pembalap yg sangat terlatih dalam aksi motor nya Zein melihat itu pun sedikit terkesan dengan bagaimana Sang pembalap yang mahir dalam menguasai aksi motonya

" woo"

"Wooo"

" aaa trus dikit lagi sampe finis"

" aaaa keren banget "

Pekik penonton kembali saat sang pembalap tersebut tiba lebih dulu di garis finis

" Brrrrrrm"

"Brrrrrrm"

"Brrrrrrm"

" click" suara deru Ducati berwarna merah yang baru saja berhasil melewati garis finis lebih dulu

" wooo"

"wooo" sorakan penonton berlari mendekati sang pembalap tersebut untuk sekedar berfoto ataupun meminta tanda tangan

" iya nggk nyangka ternyata cewek"

" iya jago banget lagi aksinya tadi"

" mana cantik banget lagi kayak blaster gitu"

ucap beberapa penonton yang dapat di dengar zein membuat nya sedikit penasaran

ia pun berdiri untuk melihat lebih jelas apakah benar pembalap yg mahir tersebut seorang wanita Zein banyak pengunjung yg berkumpul mengelilingi pembalap tersebut sehingga membuat Zein tidak bisa dengan jelas melihat nya

Namun saat pengunjung mulai reda Zein dapat melihat dengan jelas seorang gadis cantik dengan make-up tipis nya serta gaya tomboy gadis itu , rambut panjang yang tergerai indah membuat siapa saja yang melihat kecantikan nya akan takjub

" Clara" gumam zein yang tak sedikitpun menyangka bahwa pembalap yg sangat mahir tersebut adalah Clara

" gak mungkin Clara" Zein kembali berfikir lalu melihat kembali kearah pembalap tersebut namun yang ia lihat hanya para pengunjung saja

" tadi Clara kan kok sekarang nggk ada" batin Zein lalu Tanpa pikir panjang ia segera beranjak pergi karena khawatir jika ada yang mengenali nya membuat Zein berjalan sedikit tergesa gesa

" bruk "

" aww bisa liat liat nggk" ceplos seorang gadis yang tak sengaja bertabrakan dengan Zein membuat gadis tersebut terjatuh

" Maaf saya nggk sengaja" ucap Zein yang hendak membantu gadis tersebut namun dengan cepat tangan nya di tepis oleh gadis itu membuat tatapan mereka saling bertemu tatapan yang berhasil memicu kecepatan jantung nya hingga beberapa detik mereka saling menatap satu sama lain dengan segera Zein menoleh ke arah lain tatapan yang akhir akhir ini membuat dirinya tertegun

" Lo punya mata nggk" protes gadis tersebut

" maaf maaf saya beneran nggk sengaja saya permisi dulu " ucap Zein lalu beranjak pergi meninggalkan gadis itu

Gadis cantik dengan rambut panjang yang tergerai indah dengan tatapan tajam memandang seseorang yang baru saja menabrak nya

" gila tu orang" gerutu Clara lalu tatapan nya beralih menatap sebuah head band yang tergeletak di bawah kaki nya hand band hitam dengan lambang external ia pun memungut hand band tersebut

" pasti punya cowok itu " gumam nya dengan menggenggam head band tersebut lalu berjalan pergi menuju Ducati nya yg terparkir di dekat pintu masuk arena

" Brrrrrrm"

" Brrrrrrm"

" Brrrrrrm " Clara dengan cepat menancap gas Ducati nya meninggalkan arena balap

Di dalam mobil mclaren Zein tengah menenangkan pikiran dan jantung nya

" heh gila tu bocah . Kenapa gue jadi deg degan gini sih aneh " ucap Zein dengan menarik dan menghembuskan nafas nya dengan segera ia pun mulai menyalakan mobil dan mulai melaju kan mobil nya meninggalkan arena

🌱🌱🌱✨

Di sisi lain Clara yang baru saya sampai dan memarkir ducati nya dia area masion ia sedikit mengernyit saat turun dari atas Ducati nya

" hufh" helaan nafas berat Clara saat melihat mobil alphard yang terparkir di depan masion dapat Clara pasti kan bahwa itu mobil mamanya

" why should I have a mother like her" gerutu Clara dengan berjalan masuk ke dalam masion nya

" Clara" bentak seorang wanita paru baya yg masih terlihat cantik dan elegan mirip dirinya ia berteriak memanggil nama Clara dengan nada amarah nya saat melihat Clara memasuki masion

" dari mana kamu haa perempuan jam segini keluyuran malem malem mau jadi apa kamu ha jalang kupu-kupu malam " ucap wanita itu yg membuat Clara menatap tajam diri nya

" berhenti membicarakan diri anda di depan Saya" ucap Clara enteng namun berhasil membuat wanita itu semakin emosi

" Plak" satu tamparan berhasil mendarat di pipi mulus clara

" gk tau diri Kamu berani kamu mengatakan hal itu kepada saya mau jadi apa kamu di sekolah hanya bisa membuat masalah saja "

Tamparan yang bukan membuat Clara takut justru membuat Clara terkekeh dengan seringai yang sulit di artikan

" apa yang Mama lakuin ke Clara ma" sahut cleo yang baru saja keluar dari dalam lift masion nya ia dengan cepat menghampiri Clara dan hendak memeluk nya namun dengan cepat hal itu di tepis oleh Clara ia paham bahwa Clara belum me maaf kan diri nya setelah kejadian di sekolah nya beberapa waktu lalu

" hahahaha" tawa Clara tiba yang membuat Cleo dan Andini mama nya menatap ke arah nya

" apa ini bisa di sebut rumah bagi seorang anak haa ibu Andini yang terhormat rumah yang nyaman bagi anak anak lain untuk pulang tapi neraka bagi saya" ucap Clara dengan nada tinggi nya

" kalo saya boleh meminta saya tidak mau di lahirkan di keluarga ini mungkin jika saya tidak di lahirkan itu lebih baik dari pada saya harus melihat keluarga ini berantakan, perselingkuhan yang anda lakukan di depan mata saya. saya lelah "

" gk tau diri kamu" ucap Andini tak mau kalah

" iya saya tidak tau diri karena saya ingin seperti anak lain yang memiliki tempat nyaman untuk pulang saya juga ingin seperti mereka dekat dengan orang tua mereka apa salah saya sehingga tuhan memberi ini semua untuk saya , saya ingin merasakan kasih sayang, perhatian seperti anak lain tapi sekarang karena anda saya membenci hidup saya"

" raaaa" ucap Cleo lembut dengan menahan air mata nya mendengar ucapan Clara

" hehehe percuma saya berbicara dengan manusia seperti anda yang tidak memiliki rasa sayang seperti ibu lain nya"

" jaga bicara kamu Clara saya melahirkan kamu dengan susah payah dan ini balasan kamu"

" saya tidak pernah minta untuk di lahirkan jika anda ingin balas ambil semua yang saya punya jika kurang bagi hidup anda setidaknya bisa membiayai hidup bajingan simpanan anda itu seumur hidup nya"

" Clara anak gk tau diri kurang ajar kmu" bentak Andini yang hendak melayang kan tamparan nya kembali namun dengan cepat di genggaman oleh Clara

" lebih tidak tau diri an mana Dengan apa yang Anda lakukan kepada saya dan juga kakak saya di saat papa di culik sampai saat ini dan apa yang Anda lakukan hmm" ucap Clara dengan menatap tajam Andini membuat Andini langsung terdiam

" lepasin tangan saya" ucap Andini dengan cepat Clara melepas genggamannya dari tangan Andini dengan kasar

" yang saya miliki hanya kakak saya saat ini dan anda bukan siapa siapa jadi berhenti mengatur hidup saya" ucap Clara tajam lalu beranjak pergi menuju kamar nya meninggalkan Andini yg masih menahan amarah karena nya

" kurang ajar adik kamu itu gak punya sopan santun " kesal Andini

" udah ma cukup Cleo capek mama bisa pergi dari sini kan" ucap Cleo yang masih berusaha untuk sopan

" kamu ngusir mama Cleo "

" Cleo nggk ngusir mama tapi Cleo mohon liat keadaan Cleo takut Clara nekat" ucap Cleo yang membuat andini sedikit mengerti bahwa yang katanya Cleo ada benarnya juga

" ya udah mama pergi dulu kamu hati hati ya"

" iya "

" jangan sampai tu anak buat mama malu lagi karena ulahnya di sekolah kemarin "

" iyaa"

" ya udah mama pamit " ucap Andini lalu beranjak pergi meninggalkan masion Cleo

Sepeninggalan Andini Cleo sedikit bingung apa yang harus dia lakukan untuk menenangkan adiknya karena Clara juga masih marah terhadap dirinya karna kejadian di sekolah beberapa waktu lalu

" apa gue biarin dulu aja biar Clara sedikit tenang trus gue minta maaf" putus Cleo lalu berjalan masuk menuju kamar nya.

Episodes
1 bab 1 awal dari segalanya
2 bab 2 pertemuan
3 bab 3 marga Adiwijaya
4 bab 4 bingung
5 bab 5 menjadi siswa kembali
6 bab 6. keluarga Scorpion Zein
7 bab 7 I'M CLARA ANASTASYA
8 bab 8 "Cantik"
9 bab 9. amarah clara
10 bab 10. REYNZA ALGERIO RENALD
11 bab 11 Cleo clara
12 bab 12. bertemu kembali
13 bab 13 Adiwijaya
14 bab 14. pembantaian
15 bab 15 the Devils
16 bab. 16 informasi
17 bab 17 andara company
18 bab. 18 curiga
19 bab 19 rencana
20 bab 20. aksi clara
21 bab 21. mengetahui fakta
22 bab 22 perkenalan
23 bab 23 pesona CEO muda
24 bab 24 tasya
25 bab 25 penyelamat
26 bab 26
27 bab 27 kecurigaan clara
28 bab 28 bertemu
29 bab 29..
30 bab 30 kerja sama
31 bab 31 dekat
32 bab 32 Jogja
33 bab 33 misterius
34 bab 34 Clara zein
35 bab 35 rapat
36 bab 36 rumah zein
37 bab 37 trander
38 bab 38 Adiwijaya
39 bab 39 Raka
40 bab 40 bersama
41 bab 41 bocah and om
42 bab 42 bertemu
43 bab 43 Belva and Cleo
44 bab 44 kecupan
45 bab 45 rasaa
46 bab 46 jakarta
47 bab 47 mencari
48 bab 48 teman lama
49 bab 49 kabur
50 bab 50 curiga
51 bab 51 ricko Tasya
52 bab 52 khawatir
53 bab 53 demensia ( Clara)
54 bab 54 hukuman
55 bab 55 kasus baru
56 bab 56 the Devils
57 bab 57 penobatan
58 leader of the Devils.
59 1 fakta
60 60 berita
61 bab 61 TKP
62 bab 62 jendral
63 bab 63 pesan
64 64 mall
65 65 dekat
66 66 kebenaran
67 67 ADIWIJAYA
68 bab 68 waktu bersama
69 bab 69 basecamp
70 bab 70 musuh ADIWIJAYA
71 bab 71
72 bab 72 ricuh
73 bab 73 ARS
74 bab 74 rapat
75 bab 75 curiga azka
76 bab 76 menyusup
77 77 kecewa
78 78 kembali terungkap
79 79 mengetahui
80 80 teror
81 81 Rio azka
82 82 sam
83 83 map
84 bab 84 bersama
85 85 bunga
86 86 pertemuan
87 87 fakta
88 88 janji
89 89 penyelidikan
90 90 elang
Episodes

Updated 90 Episodes

1
bab 1 awal dari segalanya
2
bab 2 pertemuan
3
bab 3 marga Adiwijaya
4
bab 4 bingung
5
bab 5 menjadi siswa kembali
6
bab 6. keluarga Scorpion Zein
7
bab 7 I'M CLARA ANASTASYA
8
bab 8 "Cantik"
9
bab 9. amarah clara
10
bab 10. REYNZA ALGERIO RENALD
11
bab 11 Cleo clara
12
bab 12. bertemu kembali
13
bab 13 Adiwijaya
14
bab 14. pembantaian
15
bab 15 the Devils
16
bab. 16 informasi
17
bab 17 andara company
18
bab. 18 curiga
19
bab 19 rencana
20
bab 20. aksi clara
21
bab 21. mengetahui fakta
22
bab 22 perkenalan
23
bab 23 pesona CEO muda
24
bab 24 tasya
25
bab 25 penyelamat
26
bab 26
27
bab 27 kecurigaan clara
28
bab 28 bertemu
29
bab 29..
30
bab 30 kerja sama
31
bab 31 dekat
32
bab 32 Jogja
33
bab 33 misterius
34
bab 34 Clara zein
35
bab 35 rapat
36
bab 36 rumah zein
37
bab 37 trander
38
bab 38 Adiwijaya
39
bab 39 Raka
40
bab 40 bersama
41
bab 41 bocah and om
42
bab 42 bertemu
43
bab 43 Belva and Cleo
44
bab 44 kecupan
45
bab 45 rasaa
46
bab 46 jakarta
47
bab 47 mencari
48
bab 48 teman lama
49
bab 49 kabur
50
bab 50 curiga
51
bab 51 ricko Tasya
52
bab 52 khawatir
53
bab 53 demensia ( Clara)
54
bab 54 hukuman
55
bab 55 kasus baru
56
bab 56 the Devils
57
bab 57 penobatan
58
leader of the Devils.
59
1 fakta
60
60 berita
61
bab 61 TKP
62
bab 62 jendral
63
bab 63 pesan
64
64 mall
65
65 dekat
66
66 kebenaran
67
67 ADIWIJAYA
68
bab 68 waktu bersama
69
bab 69 basecamp
70
bab 70 musuh ADIWIJAYA
71
bab 71
72
bab 72 ricuh
73
bab 73 ARS
74
bab 74 rapat
75
bab 75 curiga azka
76
bab 76 menyusup
77
77 kecewa
78
78 kembali terungkap
79
79 mengetahui
80
80 teror
81
81 Rio azka
82
82 sam
83
83 map
84
bab 84 bersama
85
85 bunga
86
86 pertemuan
87
87 fakta
88
88 janji
89
89 penyelidikan
90
90 elang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!