bab 5 menjadi siswa kembali

" hallo jendral"

"______________"

" Baiklah saya kesana" ucap Zein Lalu pergi untuk menemui jendral

"Brrrrrrm"

" Brrrrrrm"

" Brrrrrrm" Zein mulai melajukan motor nya menuju tempat di mana ia akan menemui Mirza

Menghabiskan waktu sekitar 7-10 menit iya sudah sampai di depan  kafe  yg terkesan mewah iy pun turun dari atas motor nya dan melepas helm full face yg ia kenakan  membuat pasang mata banyak menatap kearah nya saat Zein menguraikan rambut dan memakai kacamata hitam nya

" Ganteng banget"

" Cocok jadi calon gue nih"

" Iii kayak opa opa Korea"

Begitu lah beberapa teriakan yg dapat Zein dengar namun ia mengabaikan nya dan masuk kedalam  Zein melihat ke kanan ke kiri mencari keberadaan jendral beberapa detik kemudian sebuah tangan melambai-lambai ke arah nya Zein yg melihat melihat itu pun langsung menghampiri Mirza

"Maaf membuat anda menunggu lama" ucap Zein lalu duduk di kursi yg tersedia untuk nya

" Hmm tidak masalah"

Tak lama seorang pelayan datang dengan membawa beberapa makanan dan dua minuman lalu meletakkan nya di depan Zein

" Silahkan tuan" ucap nya

" Iya terimakasih" bls Zein  lalu pelayanan itupun pergi

" Bagaimana dengan tawaran saya Zein " ucap Mirza to the poin" tanya Mirza to the poin dengan menyeruput minumannya

" Hufh " terdengar helaan nafas berat zein

" Baik lah saya siap apa yg harus saya lakukan "

Tanya Zein

" Silahkan di minum dlu "

" Terima kasih"

" Bagus " puji Mirza

"  Apa yg harus saya lakukan " tanya Zein

" Kmu cukup menyamar sebagai salah satu murid SMA Bayangkara karena yg saya dengar ada salah satu dari siswa SMA Bayangkara yg juga terlibat " jelas mirza membuat Zein mengernyit bingung

" Baiklah lah saya lakukan" jawab Zein enteng membuat Mirza sedikit terkekeh

" Ada apa Jendral"

" Tidak semudah itu Zein kmu harus merubah tampilan kmu. Menjadi sedikit lebih yaaa mungkin anak jaman sekarang menyebut nya culun" jelas Mirza kembali membuat Zein sedikit terkejut

" Haaaa apa kenapa harus merubah penampilan saya saya tetap bisa menyamar sebagai murid SMA Bayangkara tanpa menyamar" jawab zein

" Scorpion Zein Stevano, coba kmu lihat pengunjung di sini"

Zein pun mengamati seluruh pengunjung di kafe ini

" Hmm bagaimana kmu pasti paham maksud saya "

" Hmmm" Gumam Zein yg paham bahwa jika ia tidak merubah penampilan nya maka banyak pasang mata yg menyorot ketampanan nyaa dan yg pasti maka akan banyak siswi sma Bayangkara yg akan mengejar ngejar nya dan itu membuat misi nya terganggu

" Bagaimana saya hanya merubah sedikit saja"

Ucap Mirza membuat Zein sedikit berfikir

" Baiklah saya siap dengan misi ini" jawab Zein setelah sedikit berfikir

" Deal" ucap Mirza dengan mengulurkan tangan nya di depan Zein dengan segera Zein menerima jabatan tangan nya

" Deal" jawab zein

" Baiklah kita akhiri pertemuan kita hari ini Scorpion Zein Stevano dan tugas kmu di mulai besok siap kan diri kmu  saya yg akan mengurus sisa nya dengan kepala sekolah SMA Bayangkara"

"  Siap jendral "

" Saya pamit dulu kmu hati hati yaa" pamit Mirza yg di angguki Zein lalu melangkah kn kaki nya meninggalkan Zein

Tak ingin menjadi pusat perhatian pengunjung kafe dengan tatapan kagum padanya Zein pun dengan segera pergi  dari kafe tersebut.

"BRRRMM "

" BRRRMM"

" BRRRMM"

Laju mobil yg dikendarai Clara menuju tempat yg di mana sudah lama  tidak iya kunjungi  hanya membutuhkan kn waktu 20 menit  mobil Lamborghini Aventador nya tiba di depan masion mewah di tengah hutan  dengan banyak pepohonan yg menjulang tinggi

" Tin "

" Tin"

Clara membunyikan klakson mobil nya setelah berhenti di depan masion  mewah berlantai 4

" Maaf apakah anda sudah ada janji dengan pak  Marvin" ucap security yg menjaga gerbang besar masion tersebut  detik itu juga Clara menurun kan kaca mobil nya membuat security tersebut sedikit terkejut

" Ehh nak clara maaf saya kira tamu PK Marvin " ucap security tersebut lalu bergegas membuka gerbang besar berwarna emas itu

Clara pun menyetir mobilnya memasuki   halaman masion yg sangat luas itu dengan cepat ia keluarkan dari mobil nya dan berjalan memasuki masion tersebut

" Clara Anastasya Adiwijaya" suara menggelegar seorang lelaki Baru baya  dengan setelah santai nya yg tengah duduk di sofa ruang tamu nya dengan menikmati kopi di tangan nya

" Masih ingat jalan pulang kesini kmu" ucap nya lgi namun Clara mengabaikan nya

"  Sorry aku Baru datang setelah mengikuti pertukaran pelajar dari Amerika om"

" No jangan membuat alasan kmu bisa pulang kpn saja bilang sama om "

" Sorry"

" Sini kmu nggk mau peluk om" ucap Marvin dengan cepat Clara berlari ke arah nya dan memeluk nya pelukan yg selama ini ia rindukan  Marvin sendiri adalah adik kandung dari Adiwijaya ayah nya sudah hampir 10 tahun ini menghilang

" Om janji akan trus mencari ayah kmu" bisik nya dengan mengusap usap rambut panjang Clara

" Sama om doang sama Tante nggk" sahut seorang wanita yg berumur sekitar 37 tahun dengan gaya elegan wajah yg masih terlihat muda

" Tante " ucap Clara melepas pelukan nya pada Marvin dan berlari memeluk Dania istri Marvin itu

" Kmu ini ngabarin Tante kangen tau" ucap Dania penuh kasih ia sangat menginginkan seorang anak wanita namun  tuhan berkata lain ia Hanya memiliki satu anak laki laki yg bernama Samuel argan tara dan sejak ada Clara yg hadir di hidup nya dari umur Clara 10 tahun ia sudah menganggap Clara anaknya sendiri

"  Sam mana Tante  " tanya Clara lalu melepaskan pelukannya pada dania

" Ada di atas cari aja " ucap Dania dengan cepat ia pergi menuju lantai 3 menggunakan lift yg tersedia untuk mencari sepupu nya itu

Lift terbuka Clara dengan cepat berlari kecil mencari sepupu nya itu

" Sam" teriak Clara

" Samuel " teriak Clara kembali

" Maaf non " ucap salah satu ART yg melihat Clara tengah mencari anak majikannya itu

"Samuel bodoh mana"

" Anu non lgi sama temen temen nya di ruang billiard " ucap art tersebut membuat Clara sedikit terkekeh

" Masaa sih emang ada yg mau temenan sama tu cowok" jawab Clara lalu pergi menuju ruang billiard

" Brak " tanpa permisi ia langsung membuka ruang an tersebut membuat banyak pasang mata menatap kagum ke arah nya  terlihat ada sekitar 6  laki laki  tampan yg berkumpul disana

" Wihhh. Siapa nii "ucap salah satu teman Samuel yg bernama Arga

" Bidadari kmu beruntung masuk sini kita butuh teman cewek kok sini" ucap laki laki tampan berbadan kekar dengan tato di tangan nya bernama Marvel

" Wow masih tau jalan pulang loo" ucap lelaki tampan dengan rokok di yg menyala di mulut nya yg tak lain adalah Samuel

" Berisik Lo" jawab Clara  dingin dengan tatapan datar nya ia berjalan mendekat ke arah Samuel dan tanpa rasa takut ia menarik paksa rokok yg ada di mulut Samuel lalu menghisap nya

" Oh shit" umpat Samuel lalu membuang rokok yg Clara hisab  lalu dengan cepat ia memeluk erat Clara di depan teman teman nya

" Sorry" ucap nya tepat di telinga Clara ia sangat paham sekali jika Clara tidak suka melihat nya merokok

" Hmm " jawab Clara lalu melepaskan pelukannya

" Apa Lo liat liat " tanya Samuel pada teman teman nya

" Siapa ni cwe El kenalin lh " tanya Arga yg masih terpesona melihat kecantikan Clara

" Enak aja dia cwe gue" bohong Samuel dan melingkarkan tangannya di pinggang ramping Clara

" Cup " dengan sengaja ia mengecup singkat kening Clara hal itu sudah biasa ia lakukan karena ia sendiri sudah menganggap Clara adik nya sendiri

" Bohong looo  Lo aja males berurusan sama cwe" sahut Marvel yg sangat mengenal Samuel seorang yg anti cinta

" Terserah Lo mau percaya apa nggk iya kan Beby" ucap Samuel dengan mengedipkan sebelah matanya yg di balas anggukan oleh Clara

" Y udah Lo maafin dulu aja sam gue mau kebawa dulu makan" ucap Clara

" Iya makan yg banyak cantik "

" Yes "

" Clara mau bang  Arga temenin nggk" tanya Arga dengan senyuman nya

" Bugh"

" Arrrrg"

Detik itu juga Clara meng hadiah kan satu pukulan di perut Arga

" Nggk " jawab Clara singkat lalu pergi meninggalkan ruang billiard  membuat Samuel dan teman teman nya yg lain tertawa melihat Arga yg masih ke sakitan

" Gila tu cewek"

" Bilang apa loo sini gue patah bagian mana Lo" ancam Samuel

" Hehehe ngk ngk El santai lah kita lanjut main aja " ucap Arga dengan ke kekeh an

Lalu para lelaki itu pun melanjutkan  permainan.

Spill pesona Scorpion Zein Stevano

Episodes
1 bab 1 awal dari segalanya
2 bab 2 pertemuan
3 bab 3 marga Adiwijaya
4 bab 4 bingung
5 bab 5 menjadi siswa kembali
6 bab 6. keluarga Scorpion Zein
7 bab 7 I'M CLARA ANASTASYA
8 bab 8 "Cantik"
9 bab 9. amarah clara
10 bab 10. REYNZA ALGERIO RENALD
11 bab 11 Cleo clara
12 bab 12. bertemu kembali
13 bab 13 Adiwijaya
14 bab 14. pembantaian
15 bab 15 the Devils
16 bab. 16 informasi
17 bab 17 andara company
18 bab. 18 curiga
19 bab 19 rencana
20 bab 20. aksi clara
21 bab 21. mengetahui fakta
22 bab 22 perkenalan
23 bab 23 pesona CEO muda
24 bab 24 tasya
25 bab 25 penyelamat
26 bab 26
27 bab 27 kecurigaan clara
28 bab 28 bertemu
29 bab 29..
30 bab 30 kerja sama
31 bab 31 dekat
32 bab 32 Jogja
33 bab 33 misterius
34 bab 34 Clara zein
35 bab 35 rapat
36 bab 36 rumah zein
37 bab 37 trander
38 bab 38 Adiwijaya
39 bab 39 Raka
40 bab 40 bersama
41 bab 41 bocah and om
42 bab 42 bertemu
43 bab 43 Belva and Cleo
44 bab 44 kecupan
45 bab 45 rasaa
46 bab 46 jakarta
47 bab 47 mencari
48 bab 48 teman lama
49 bab 49 kabur
50 bab 50 curiga
51 bab 51 ricko Tasya
52 bab 52 khawatir
53 bab 53 demensia ( Clara)
54 bab 54 hukuman
55 bab 55 kasus baru
56 bab 56 the Devils
57 bab 57 penobatan
58 leader of the Devils.
59 1 fakta
60 60 berita
61 bab 61 TKP
62 bab 62 jendral
63 bab 63 pesan
64 64 mall
65 65 dekat
66 66 kebenaran
67 67 ADIWIJAYA
68 bab 68 waktu bersama
69 bab 69 basecamp
70 bab 70 musuh ADIWIJAYA
71 bab 71
72 bab 72 ricuh
73 bab 73 ARS
74 bab 74 rapat
75 bab 75 curiga azka
76 bab 76 menyusup
77 77 kecewa
78 78 kembali terungkap
79 79 mengetahui
80 80 teror
81 81 Rio azka
82 82 sam
83 83 map
84 bab 84 bersama
85 85 bunga
86 86 pertemuan
87 87 fakta
88 88 janji
89 89 penyelidikan
90 90 elang
Episodes

Updated 90 Episodes

1
bab 1 awal dari segalanya
2
bab 2 pertemuan
3
bab 3 marga Adiwijaya
4
bab 4 bingung
5
bab 5 menjadi siswa kembali
6
bab 6. keluarga Scorpion Zein
7
bab 7 I'M CLARA ANASTASYA
8
bab 8 "Cantik"
9
bab 9. amarah clara
10
bab 10. REYNZA ALGERIO RENALD
11
bab 11 Cleo clara
12
bab 12. bertemu kembali
13
bab 13 Adiwijaya
14
bab 14. pembantaian
15
bab 15 the Devils
16
bab. 16 informasi
17
bab 17 andara company
18
bab. 18 curiga
19
bab 19 rencana
20
bab 20. aksi clara
21
bab 21. mengetahui fakta
22
bab 22 perkenalan
23
bab 23 pesona CEO muda
24
bab 24 tasya
25
bab 25 penyelamat
26
bab 26
27
bab 27 kecurigaan clara
28
bab 28 bertemu
29
bab 29..
30
bab 30 kerja sama
31
bab 31 dekat
32
bab 32 Jogja
33
bab 33 misterius
34
bab 34 Clara zein
35
bab 35 rapat
36
bab 36 rumah zein
37
bab 37 trander
38
bab 38 Adiwijaya
39
bab 39 Raka
40
bab 40 bersama
41
bab 41 bocah and om
42
bab 42 bertemu
43
bab 43 Belva and Cleo
44
bab 44 kecupan
45
bab 45 rasaa
46
bab 46 jakarta
47
bab 47 mencari
48
bab 48 teman lama
49
bab 49 kabur
50
bab 50 curiga
51
bab 51 ricko Tasya
52
bab 52 khawatir
53
bab 53 demensia ( Clara)
54
bab 54 hukuman
55
bab 55 kasus baru
56
bab 56 the Devils
57
bab 57 penobatan
58
leader of the Devils.
59
1 fakta
60
60 berita
61
bab 61 TKP
62
bab 62 jendral
63
bab 63 pesan
64
64 mall
65
65 dekat
66
66 kebenaran
67
67 ADIWIJAYA
68
bab 68 waktu bersama
69
bab 69 basecamp
70
bab 70 musuh ADIWIJAYA
71
bab 71
72
bab 72 ricuh
73
bab 73 ARS
74
bab 74 rapat
75
bab 75 curiga azka
76
bab 76 menyusup
77
77 kecewa
78
78 kembali terungkap
79
79 mengetahui
80
80 teror
81
81 Rio azka
82
82 sam
83
83 map
84
bab 84 bersama
85
85 bunga
86
86 pertemuan
87
87 fakta
88
88 janji
89
89 penyelidikan
90
90 elang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!