CHAPTER 20

Selamat Pagi

Ukir senyuman di awal hari , tetap semangat di segala situasi , karena hati yang happy mengundang datangnya rezeki.

__________________________________________________________

Pagi harinya dimana semuanya seperti biasa sarapan pagi.

Namun ada perbedaan dengan sikap cerianya tante tiara yang sekarang jadi pendiam.

" Ehm.. taan eee.. aaa..ku berangkat ke kampusnya gak usah di anterin oleh tante ya , aku mau naik umum aja " Ucapku gugup.

" Nih " Ucap tante tiara sambil menyerahkan kunci motor.

" Mmm...maaksuddnya aaa..pa tan..? " Tanyaku heran.

" Kamu tau kan itu kunci apa.." Ketus tante tiara.

" Ii..ya taaa..tau tan ini kunci motor. " Jawabku terbata - bata.

" Yaudah pake motor aja " Jawab singkat tante tiara yang kemudian langsung memasuki kamarnya.

" Sejak kapan tante punya motor , perasaan gak punya atau gua nya aja yang gak pernah lihat garasi " Gumamku kebingungan.

Setelah itu aku pun langsung menuju garasi untuk melihat motor apa yang akan aku pake sekarang.

" Hah apaaa... ii..ini kan motor impian gua " Kagetku dengan melihat motor impianku yaitu motor sport dengan berwarna merah.

" Oke tenang faisal lu jangan panik ingat ini bukan motor lu tapi motor tante lu jadi gak usah panik meskipun lu bakal sering pake motor ini " Gumamku sambil mengusap - usap dadaku.

Brummmm...brummmmm....

" Gilaaa betdah ini suaranya adem banget " Senangku sambil menggeber - geber motor.

" Aduh malah deg - deg an sih lu sal sal " Gumamku.

Kemudian aku pun mengelurkan motornya dari garasi dan aku pun langsung menghampiri tante tiara untuk mengucapkan terima kasih.

" Ehmm tan tunggu " Teriakku sebelum tante tiara masuk kedalam mobil.

" Hmm " Cuek tante tiara.

" Hmmm tann.. ee aa..ku ingin mengucapkan terima kasih banyak ke tante , yang sudah memberikan pinjam motor ke aku karena motor itu adalah motor impianku tan " Ucapku dengan kepala menunduk.

" Ya sama - sama " Jawab tante tiara singkat yang langsung masuk kedalam mobil dan langsung gasspol.

Aku pun langsung menghela nafas panjang. " Hufhhh.. oke faisal lu sabar aja dulu nanti lu harus bisa membuat tante tiara kembali ceria " Gumamku kemudian aku pun langsung menaiki motor tersebut.

( Dipertengahan jalan )

Brummmm...brummmm....

" Woahhhh adem banget suaranya , semoga gua kedepannya bisa punya motor ini " Gumamku senang.

( Sesampainya di kampus )

" Weii broo... keren amat motor lu " Seru johan mendekatiku.

" Gila sal motor lu kere. juga ya " Sambung fadil.

" Ah kalian ini bisa aja , motor bukan punyaku.." Ucapku melepas helm dan juga turun dari motor.

" Lahh.. terus ini motor punya siapa... " Tanya fadil.

" Punya tante gua " Jawabku.

" Emangnya tante lu bisa naik motor gitu...? " Tanya johan.

" Hmm.. gak tau juga sih hehe belum lihat " Jawabku cengengesan.

" Ah udahlah yo kita masuk tapi kantin dulu ya gua laper nih belum sarapan lumayan masih ada waktu 15 menit " Ucap johan.

Kemudian aku dan mereka pun langsung menuju kantin.

" Bu.. nasi gorengnya 1 sama es teh nya juga satu ya bu " Ucap johan kepada ibu kantin.

" Iya den baik " Jawab bu kantin.

" Eh kalian apa udah pada sarapan...? " Tanga johan sambil duduk barengku dan juga fadil.

" Sudah dong " Jawabku sama fadil barengan.

" Oh gitu tapi kalau kalian mau makan juga pesen sendiri aja ya " Ucap johan aku pun mengangguk.

Setelah itu bu kantin pun datang pada meja kita.

" Ini den nasi goreng sama es teh nya " Ucap bu kantin tersebut.

" Ah iya makasih ya bu " Ucap johan.

Sembari menunggu johan sarapan aku pun bercengkrama sama fadil satu sama lain dan juga dengan candaan receh...

Setelah 15 menitan aku pun sama johan dan fadil langsung memasuki kelas.

Di tengah pengarah dari kakak tingkat , fadil pun mengajak ngobrol padaku.

" Sall.. nanti pulang kuliah lu free gak...? " Tanya fadil kepadaku.

" Hmm.. sorry dil gua ada perlu. Emangnya ada apa...? " Ucapku.

" Yahh kirain lu free , gua mau ngajak lu main ps sama johan " Jawab johan sedikit kecewa.

" Heyy.. itu yang disana kenapa ngobrol hah...!!! Kalian beruda kedepan. " Bentak kakak tingkat.

" Emm.. ee..enggak kak kita gak ngobrol kok " Ucapku panik.

" Kalau gak ngobrol coba ulangi lagi apa pembahan kita tadi " Ucapnya lagi.

" Dil lu dengar gak pembahasan tadi apa " Ucapku pelan kepada fadil.

" Ee..enggak sal hehe " Jawab fadil cengengesan.

" Malah bisik - bisik kalian cepet kedepan " Bentaknya lagi.

" Ah udah lah dil ayo kita kedepan " Ucapku pasrah.

Kemudian aku pun sama fadil kedepan.

" Huuhhhh.... " Sorak mahasiswa yang lain.

" Apa yang kalian obrolkan tadi...? " Tanyanya.

" Ehmm.. anu kak tadi aku sama faisal ngajak main kerumah " Jawab fadil menunduk.

" Apa kalian ngobrolnya bisa nanti pas sudah beres hmm..? " Tanyanya.

" Ehmm maaf kak " Jawabku barengan sama fadil.

" Oke yang lainnya kita beri hukuman kepada 2 orang ini , apa kalian setuju " Ucapnya kepada yang lain.

" Setuju... " Seru kompak yang lainnya.

" Oke kakak disini ada 2 hukuman. Yang pertama nyanyi dan yang kedua joget - joget , pilih yang mana...? " Tanyanya.

" Mending nyanyi aja kak " Jawab salah satu mahasiswa.

" Setuju...? " Ucapnya.

" Setujuuu kak " Jawabnya kompak.

" Apa diantara kalian ada yang bisa main gitar plus bernyanyi...? " Ucapnya.

" Sal gimana dong gua gak bisa main gitar apalagi nyanyi bisa bubar semuanya " Keluh fadil sambil berbisik kepadaku.

" Udah lu tenang aja biar gua aja " Ucapku.

" Hmmm.. aaakkuu.. bisa kak " Jawabku.

" Oke kamu ya , hm sella tolong ambilin gitar diruangan musik ya " Pinta sarah kepada sella.

" Oke bentar ya " Jawab sella kemudian dia pun keluar.

" Harus kalian diingat ya , selama pembahasan atau pun penerangan dalam pembelajaran kalian jangan di tiru tingkah laku kedua orang ini ya " Ucap sarah kepada yang lain.

" Baik kak " Jawab mereka kompak.

Setelah 5 menitan sella pun datang dengan membawa alat musik yaitu gitar.

" Nih rah " Ucap sella sambil menyerahkan gitar kepada sarah.

" Oke thanks la " Jawab sarah.

" Ini gitarnya " Ucap sarah sambil menyerahkan kepadaku.

" Mm.. makasih kak " Jawabku.

" ya " Jawab singkat sarah.

" Cuek amat untung cantik " Gumamku kemudian aku pun mengambil kursi yang di duduki olehku.

" Oke mohon kalian untuk tidak berisik ya " Ucap sarah mereka pun mengangguk dan langsung hening.

" Oke mulai " Ucap sarah aku pun mengangguk.

" Yo bisa sal tetap tenang jangan piknik , eh panik " Gumamku berusaha tenang.

Kemudian aku pun langsung memainkan gitar dan membawakan lagu yang berjudul " Mendua " lagu yang sedang viral saat ini.

" Ku tak habis pikir kurangku dimana kau tega melepaskan aku... "

" Jauh ku menatap namun terlalu jauh imajinasiku terberai.. " 

" Terdiam aku... beku tanpamu dimanakah letak hatimu... "

" Kau tutupkan tuk mendua... dengan diaaa.. di belakangku "

" Padahal ku.. pilih kaa..mu jadi cinta terakhir... "

" Gila suaranya bagus banget mana ganteng lagi " Ucap sarah dalam hati sambil memujiku.

" Woahhhh bagus banget suaranyaaa " Seru mereka.

Prokkk...prokkk..prokkk...

Heboh mereka dengan bertepuk tangan.

" Hmm ini kak gitarnya makasih " Ucapku sambil tersenyum manis kepada sarah.

" Ya ampun gantengnya mana senyumannya manis lagi... mamah bungkus satu yang ini " Jerit sarah dalam hati.

" Aa..eemm.. ii..ya " Jawab sarah terbata - bata.

" Oke kalian duduk lagi " Ucap sarah.

Kemudian aku pun sama fadil langsung kembali duduk.

" Gila sal lu keren banget barusan " Ucap johan memujiku.

" Ah lu han bisa aja " Ucapku.

" Iya beneran sal lu tadi keren banget " Sambung fadil.

" Ah udah lah diem daripada nanti di hukum lagi " Ucapku.

Setelah 1 jam an pembahasan pun sudah selesai dan aku pun langsung mengajak fadil sama johan untuk ke kantin.

"Han , dil kantin yo gua lapar nih " Ajaku ke mereka.

" Gasskeun " Jawab kompak mereka.

POV SARAH

" Gila dia tadi keren banget mana parasnya tampan lagi apalagi pas senyum ah bikin gua meleleh " Ucap sarah dalam hati sambil senyum - senyum.

" Eh lu kenapa rah , senyum - senyum kagak jelas " Elak sella yang memperhatikan sahabatnya.

" Ahhh.. mm eee..enggak kok " Jawab sarah terbata - bata.

" Hayooo lagi mikirin apa lu..? " Goda sarah.

" Enggak mikirin apa - apa kok cuman liat dia tadi pas nyanyi keren banget " Ucap sarah keceplosan.. " Ehh " Sadar sarah yang langsung menutupi mulutnya.

" Heh lu lagi mikirian anak yang tadi dihukum sama kita " Ucap sella. Sarah pun hanya bisa diam.

" Hayoo lu naksir ya sama anak tadi " Ucap sella.

" Mma..mana ada gua naksir sama dia " Jawab sarah.

" Halahh jangan bohong lu , gua udah kelihatan dari gelagat lu " Ucap sella.

" Mm.. enggak kok mana ada gua naksir hehe " Elak serah cengengesan.

" Yakin nih lu gak naksir sama tuh anak , kalau lu gak naksir gua mau coba deketin dia ahh , mana wajahnya tampan tubuhnya tinggi  apalagi tadi pas liat dia senyum bikin meleleh gua" Goda sarah.

Udah dulu ya guys.. sorry baru up banyak kegiatan gua..

Di usahain up lagi ya semoga banyak ide..

Oh iya untuk bab yang di tinjau kalian bisa liat di ig gua namanya @Pnine.9

Support terus ya guys biar buat ceritanya semakin menarikkk.. Thanks.

Episodes
1 CHAPTER 1
2 CHAPTER 2
3 CHAPTER 3
4 CHAPTER 5
5 CHAPTER 6
6 CHAPTER 8
7 CHAPTER 9
8 CHAPTER 10
9 CHAPTER 11
10 CHAPTER 12
11 CHAPTER 13
12 CHAPTER 15
13 CHAPTER 17
14 CHAPTER 18
15 CHAPTER 19
16 CHAPTER 20
17 CHAPTER 21
18 CHAPTER 22
19 CHAPTER 23
20 CHAPTER 25
21 CHAPTER 26
22 CHAPTER 27
23 CHAPTER 28
24 CHAPTER 29
25 CHAPTER 30
26 CHAPTER 31
27 CHAPTER 32
28 CHAPTER 33
29 CHAPTER 34
30 CHAPTER 35
31 CHAPTER 36
32 CHAPTER 37
33 CHAPTER 38
34 CHAPTER 39
35 CHAPTER 40
36 CHAPTER 41
37 CHAPTER 42
38 CHAPTER 43
39 CHAPTER 44
40 CHAPTER 45
41 CHAPTER 46
42 CHAPTER 47
43 CHAPTER 48
44 CHAPTER 49
45 CHAPTER 50
46 CHAPTER 51
47 CHAPTER 52
48 CHAPTER 53
49 CHAPTER 54
50 CHAPTER 55
51 BAB 57
52 BAB 58
53 BAB 59
54 BAB 60
55 BAB 61
56 BAB 62
57 BAB 63
58 BAB 64
59 BAB 65
60 BAB 66
61 BAB 67
62 BAB 68
63 BAB 69
64 BAB 70
65 BAB 73
66 BAB 74
67 BAB 75
68 BAB 76
69 BAB 77
70 BAB 78
71 BAB 79
72 BAB 80
73 BAB 81
74 BAB 82
75 BAB 83
76 BAB 84
77 BAB 85
78 BAB 86
79 BAB 87
80 BAB 88
81 BAB 89
82 BAB 90
83 BAB 91
84 BAB 92
85 BAB 93
86 BAB 94
87 BAB 95
88 BAB 96
89 BAB 97
90 BAB 98
91 BAB 99
92 BAB 100
93 BAB 101
94 BAB 102
95 BAB 103
96 BAB 104
97 BAB 105
98 BAB 106
99 BAB 107
100 BAB 108
101 BAB 109
102 BAB 110
103 BAB 111
104 BAB 112
105 BAB 113
106 BAB 114
107 BAB 115
108 BAB 116
109 BAB 117
110 BAB 118
111 BAB 119
112 BAB 120
113 BAB 121
114 BAB 122
115 BAB 123
Episodes

Updated 115 Episodes

1
CHAPTER 1
2
CHAPTER 2
3
CHAPTER 3
4
CHAPTER 5
5
CHAPTER 6
6
CHAPTER 8
7
CHAPTER 9
8
CHAPTER 10
9
CHAPTER 11
10
CHAPTER 12
11
CHAPTER 13
12
CHAPTER 15
13
CHAPTER 17
14
CHAPTER 18
15
CHAPTER 19
16
CHAPTER 20
17
CHAPTER 21
18
CHAPTER 22
19
CHAPTER 23
20
CHAPTER 25
21
CHAPTER 26
22
CHAPTER 27
23
CHAPTER 28
24
CHAPTER 29
25
CHAPTER 30
26
CHAPTER 31
27
CHAPTER 32
28
CHAPTER 33
29
CHAPTER 34
30
CHAPTER 35
31
CHAPTER 36
32
CHAPTER 37
33
CHAPTER 38
34
CHAPTER 39
35
CHAPTER 40
36
CHAPTER 41
37
CHAPTER 42
38
CHAPTER 43
39
CHAPTER 44
40
CHAPTER 45
41
CHAPTER 46
42
CHAPTER 47
43
CHAPTER 48
44
CHAPTER 49
45
CHAPTER 50
46
CHAPTER 51
47
CHAPTER 52
48
CHAPTER 53
49
CHAPTER 54
50
CHAPTER 55
51
BAB 57
52
BAB 58
53
BAB 59
54
BAB 60
55
BAB 61
56
BAB 62
57
BAB 63
58
BAB 64
59
BAB 65
60
BAB 66
61
BAB 67
62
BAB 68
63
BAB 69
64
BAB 70
65
BAB 73
66
BAB 74
67
BAB 75
68
BAB 76
69
BAB 77
70
BAB 78
71
BAB 79
72
BAB 80
73
BAB 81
74
BAB 82
75
BAB 83
76
BAB 84
77
BAB 85
78
BAB 86
79
BAB 87
80
BAB 88
81
BAB 89
82
BAB 90
83
BAB 91
84
BAB 92
85
BAB 93
86
BAB 94
87
BAB 95
88
BAB 96
89
BAB 97
90
BAB 98
91
BAB 99
92
BAB 100
93
BAB 101
94
BAB 102
95
BAB 103
96
BAB 104
97
BAB 105
98
BAB 106
99
BAB 107
100
BAB 108
101
BAB 109
102
BAB 110
103
BAB 111
104
BAB 112
105
BAB 113
106
BAB 114
107
BAB 115
108
BAB 116
109
BAB 117
110
BAB 118
111
BAB 119
112
BAB 120
113
BAB 121
114
BAB 122
115
BAB 123

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!