( Sesampainya di restoran )
" Abang gendong ya.. " Pinta bunga dengan wajah imutnya.
" oke cantik " Ucapku.
Kemudian aku pun menggendong bunga dan tante tiara melipat tangannya di tanganku , juga banyak yang melihat kearahku seperti pasangan yang sangat cocok dikarenakan aku berwajah tampan dan juga tante tiara berparas cantik beserta putrinya.
" Liat sayang banyak orang yang melihat ke arah kita " Ucap tante tiara tersenyum sambil berjalan.
" Iya tan , kan mereka ngiranya kita pasangan suami istri " Jawabku sambil tersenyum manis.
" Ahhh senangnya hati ku " Ucap tante tiara senang didalam hati.
" Yaudah kita duduk di dekat jendela aja ya supaya bisa liat pemandangan juga " Ucap tante tiara.
Kemudian aku pun duduk di dekat jendela supaya bisa melihat pemandangan suasana padatnya jalanan kota.
" Mbak.. " Ucap tante tiara.
" Hm iya bu mau pesan apa..? " Tanya pelayan tersebut.
" Hmm kamu mau pesan apa sal..? " Tanya tante tiara kepadaku.
" Samain aja sama tante cuman aku minumnya es air jeruk aja tan " Jawabku, tante tiara pun mengangguk.
" Hmm mbak ayam bakarnya 3, cumi - cuminya 2, tahu gorengnya 3 , dan untuk minumannya es air jeruk 2 sama es teh manisnya 1 " Jawab tante tiara.
" Hmm baik bu , apa ada pesanan yang lain..? " Tanya pelayan.
" Hm udah mbak segitu aja " Jawab tante tiara.
" Baik bu mohon ditunggu ya bu , permisi " Ucap pelayan tante tiara pun mengangguk.
" Oh iya faisal , gimana hari pertama kamu kuliah..? " Tanya tante tiara kepadaku sambil menunggu pesanan.
" Lancar tan , dan aku juga bersyukur di hari pertama kuliah aku langsung punya teman " Jawabku sambil tersenyum.
" Wahhh.. bagus dong , eh cowok atau cewek..? " Tanya tante tiara sedikit cemburu.
" Cowok tante tiara aulia , emangnya kalau cewek kenapa...?? " Jawabku.
" Mm... ee...enggak kenapa - napa. " Jawab tante tiara terbata - bata.
" Hmm.. apa tante cemburu ya kalau temen aku cewek..? " Godaku.
" Mm...mana aaaa..da tante cemburu " Jawabnya sambil memalingkan muka.
" Yakinn nihh gak cemburu , kalau gak cemburu bolehhh dong " Godaku lagi sambil menaik turunkan alis.
" Ihhh jaaaa..." Ucap tante tiara.
" Ini bu pesanannya maaf mengganggu obrolannya " Potong pelayan tersebut.
" Hahh.. syukurlah untung keburu datang pesanan " Gumam tante tiara sambil bernafas lega.
" Oh iya mbak terima kasih " Jawab tante tiara.
" Yaudah bu saya permisi dulu , kalau ada pesanan lagi panggil saya aja bu " Ucap pelayan , tante tiara pun mengangguk.
" Mamah boleh minta dikit gak cuminya.." Ucap bunga.
" Boleh sayang nihh... " Ucap tante tiara sambil menyuapi putri nya.
" Mm... sedikit asin mamah tapi enak " Ucap bunga.
" Iya tapi enakkan , apa mau lagi..? " Ucap tante tiara.
" Enggak mah udah ini aja " Jawab bunga.
Seberesnya makan aku pun izin pamit untuk merokok di luar karena tidak diperbolehkan smoking didalam.
" Hmm tan boleh pinjam kunci mobil nya gak.." Ucapku.
" Buat apa..? " Tanya tante tiara.
" Aku mau ambil rokok tadi di simpan di dasbor mobil sama aku juga mau merokok di luar karena disini tidak di perbolehkan " Jawabku.
" Oh yaudah ini " Ucap tante tiara sambil menyerahkan kunci mobilnya.
" Yaudah tan aku keluar dulu ya " Pamitku dibalas anggukan oleh tante tiara.
Kemudian aku pun melangkahkan kaki keluar lalu masuk kedalam mobil untuk ngambil rokokku.
" Duduk di situ kayaknya enak juga sambil ngopi " Ucapku yang melihat tempat yang cocok untuk sekedar ngopi.
Seeeppppp... huhhhh.... " Beuhh nikmatnya " Ucapku.
" Eh kayak kenal itu orang... " Gumamku ketika melihat orang yang di sebrang sana.
" Kayak nadia yang tadi di kampus. " Gumamku yang masih melihat nadia.
" Ah iya nadia , dia mau kemana ya " Heranku ketika melihat nadia seperti orang yang sedang bingung.
" Samperin aja ah kasian kayaknya dia lagi bingung " Ucapku sambil mendekati nadia.
" Haii.. nadia " Ucapku.
" Ehhh.. hai sal " Kaget nadia.
" Ehh.. maaf nad kalau aku ngagetin " Ucapku.
" iya - iya gak papa kok " Ucap nadia.
" Hmm btw kamu habis dari mana...? " Tanyaku kepadanya.
" Mmm.. ini habis dari mini market beli cemilan " Jawab nadia.
" Oh gitu ya.. terus mau kemana lagi..? " Tanyaku lagi.
" Mau pulang tapi aku lagi nungguin adikku " Jawabnya.
" Oh gitu yaa... emang kemana adikmu..? " Ucapku.
" Gak tau kemana tadi nyuruhnya nungguin di sini dulu , tapi sampai sekarang belum kelihatan batang hidungnya " Jawab nadia.
" Oh gitu yaaa.. coba kamu telpon adikmu " Ucapku.
" Udah dari tadi gak diangkat mulu " Ucap nadia.
Tinggg... suara dering ponsel nadia.
" kak maaf aku pulang duluan , soalnya aku kebelet BAB" Isi pesan tersebut.
Nadia pun langsung menghela nafas.
" Gimana apa tadi pesan dari adikmu...? " Tanyaku.
" Iya benar, dia pulang duluan soalnya kebelet BAB " Jawab nadia.
" Emang kamu kesini naik apa..? " Ucapku.
" Naik motor sama adikku " Jawab nadia.
" Rumah kamu jauh gak dari sini..? " Tanyaku lagi.
" Lumayan sihh.. "Jawabnya.
" Pesan ojek online aja deh kalau gitu " Ucapku.
" Gak mau ah trauma kejadian dulu.. " Ucap nadia.
" Mmm.. kejadian bagaimana...? " Tanyaku penasaran.
" Dulu aku tuh pernah pulang malam habis main kerumah teman nah aku pun pesan online , pas pertengahan jalan dia tuh tangan yang sebelahnya nyentuh - nyentuh punyaku , aku pun sontak langsung marah ke orang tersebut dan langsung berteriak minta tolong , untungnya ada orang yang sedang nongkrong jadi mereka pun langsung berlari kearahku untuk menghentikan ojol tersebut. Alhasil aku pun langsung turun dan ojol tersebut langsung di h@j@r sama orang yang sedang nongkrong itu " Jawab nadia dengan wajah menunduk.
" Oh begitu kejadiannya " Ucapku dan juga merasa kasihan ke nadia.
" Mm yaudah gini aja aku anterin kamu pulang yu , tapi gak papa kan kalau jalan kaki soalnya aku belum bisa bawa mobil hehe " Tawarku sambil cengengesan.
" Seriuss..?? " Ucap nadia senang.
" Iya serius kan rumah kamu gak jauh juga dari sini " Jawabku.
" Ahh makasih sebelumnya " Senangnya nadia.
Aku pun berjalan bareng bersama nadia dan tak luput menanyakan asal - usulku dan juga nadia.
Sekitar 10 menitan aku pun sudah sampai dirumahnya nadia yang dimana rumahnya seperti istana dengan halaman yang luas juga kualitas rumahnya sangat mewah.
" Gilaaa mewahnya kayak istana aja " Gumamku ketika melihat rumahnya.
" Eh non kok jalan kaki " Ucap satpamnya nadia.
" Iya pak tadi si Amel ninggalin aku soalnya kebelet " Jawab nadia.
" Oh gitu ya non, hmm ini siapa non..? " Tanya satpam tersebut sambil melihat ke arahku.
" Oh ini temen kuliah ku pak dia namanya faisal " Jawab nadia.
" Hmm pak kenalin aku faisal temannya nadia " Ucapku sambil mengulurkan tanganku.
" Kenalin juga saya bapak asep " Ucap pak asep sambil membalas jabatan tanganku.
" Yaudah ayo sal masuk dulu " Ajak nadia.
" Lain kali aja ya nad, soalnya keluargaku lagi nyariin nih hehe " Jawabku.
" Hmm baiklah " Ucap nadia dengan kecewa.
" Yaudah aku pamit dulu ya nad , pak asep permisi " Pamitku.
" Ehh.. tunggu dulu sal " Ucap nadia berjalan ke arahku.
" Iya kenapa nad..? " Tanyaku.
" Mmm.. bbb..boleh minta nomor telepon kamu gak..? " Pinta nadia dengan wajahnya yang memerah.
" Hmm boleh , sini hp kamu.. " Ucapku kemudian aku pun menulis nomor teleponku.
" Mm makasih yahhh " Senangnya nadia.
" Iya sama - sama , yaudah aku pamit dulu ya nad...byee " Pamitku.
Oh iya guys untuk karakter nadia : Wajahnya cantik dengan memiliki lesung di kedua pipinya , tinggi badannya 169 cm , memiliki tubuh yang bagus dengan d@ d@ nya yang lumayan besar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments