( Diperjalanan )
" Faisal, apa tidak ada yang tertinggal ? " Tanya tante tiara kepadaku yang sedang menyetir mobil.
Aku pun sontak langsung mengecek semua berkas untuk daftar kuliah dan syukurnya tidak ada yang tertinggal sama sekali.
" Tidak ada tan udah komplit semua tidak ada yang tertinggal " Jawabku.
" Syukurlah kalau sudah semuanya. Sayang mau beli es krim gak hmmm ? " Tanya tante tiara keputrinya.
" Yaudah nanti kita berhenti sebentar dulu ya didepak" Ujarnya.
( Sesampainya )
" Sama abang ya sayang beli es krimnya, mamah tungguin dimobil oke " Ujarnya sambil mengelus-elus rambut putrinya.
" Oke mah, yaudah ayo abang" Ujarnya yang langsung membukakan pintu mobil.
" Nih sayang uangnya " Kata tante tiara menyodorkan uang warna merah kearahku.
" Udah tan dari aku aja " Tolakku.
" Udah ini ambil cepet ih itu bunga tuh udah nungguin " Paksanya, aku pun langsung mengambil uang tersebut dan langsung menyusul bunga.
( Sesampainya didalam )
"Bunga ingin beli es krim yang mana, ini liat tuh banyak enak-enak lagi " Tanyaku.
" Aku mau es krim rasa coklat sama strowberry " Jawabnya dengan antusias.
" Eh belinya 1 aja takut nanti sakit gigi " Larangku.
" Ya kan yang 1 lagi buat mamah abang " Jawabnya aku pun langsung cengengesan.
" Hehe kirain mau dua-duanya " Ujarku.
" Kalau abang mau beli apa dari tadi belum beli apa-apa " Ujarnya.
" Abang mau beli minuman dingin sama rokok, hehe " Jawabku dibalas dengan anggukan oleh bunga.
" Yaudah ayo kita bayar dulu kasian mamahmu nungguin " Ajakku sambil menggandeng tangan bunga.
" Mbak rokok douboe popnya satu mbak " Pintaku kembak kasir.
" Ya ampun gantengnya ini orang, ah mana tinggi lagi badannya wajah putih aaaaaaa mamah pengen dikarungin ini cowok " Rengek manja dalam hati yang masih terus melihatku.
" Ini kenapa ya si mbak malah bengong terus mana liatin aku terus lagi, apa ada yang salah kah dengan tampilanku " Gumanku bingung.
" Mbak mmm rokok double pop nya satu mbak " Ucapku lagi sambil melambaikan tanganku didepan wajahnya.
" Ehh.. mm iya ada apa kak " Tanyanya yang sudah sadar.
" Rokok double popnya 1 mbak " Jawabku kesal.
" Oh iya ini kak, sama apa lagi kak ? " Tanyanya.
" Es krimnya 2 minuman dingin 1 sama ini rokok double pop " Jawabku.
" Total semuanya 80 ribu kak " Ujarnya aku pun langsung menyodorkan uang lembar warna merah.
" Ini kak kembaliannya dan terima kasih sudah berbelanja disini " Ujarnya dengan senyuman yang manis.
" Manis juga senyumannya " Gumamku dan aku pun langsung kembali masuk kemobil.
" Mamah ini es krim punya mamah " Ucap bunga sambil memberikan es krim kepada mamahnya.
" wahhh makasih sayang " Ujarnya.
" Sama sama mamahku yang cantik " Jawabnya yang langsung membuat mamahnya merah merona.
" Beli apa kamu faisal ? " Tanyanya kepadaku.
" Biasa aku beli rokok sama minuman ini " Jawabku dibalas dengan ber " oh " ria.
( Sesampainya di kampus )
" Wah besar dan juga megah juga ya tan kampusnya " Ujarku setelah turun dari mobil .
" Iya namanya juga salah satu kampus terbaik..., yah fasilitas pun pasti bagus " Ujarnya.
" Yaudah ayo kita ke bagian administrasi buat daftarin kamu " Ucap tante tiara lalu berjalan bersama menuju tempat pendaftaran mahasiswa baru .
Sesampainya di tempat pendaftaran , tante tiara pun langsung mendaftarkan dan menyelesaikan semua administrasi nya hari itu juga , biaya untuk daftar itu sepenuhnya kebanyakan dari tante tiara .
Aku yang melihat tante tiara sedang sibuk mendaftarkannya , hatiku pun merasa sangat gembira dan bahkan terharu pada tante tiara yang sangat begitu baik padanya.
" Terima kasih bu , semua data nya sudah kami terima . Untuk informasi ke depannya nanti saya kasih tau lagi lewat no yang sudah tertera ini ya bu " Ucap bagian administrasi kampus tersebut.
" Iya pak baik , yaudah pa kami permisi dulu dan terima kasih banyak " Jawab tante tiara.
" Makasih banyak ya tante untuk semuanya dan maaf kalau aku ngerepotin tante " Ucapku yang sedang diluar ruangan.
" Sama - sama sayang , enggak ngerepotin sama sekali kok, malahan mah tante seneng bisa membantumu " ucapnya tersenyum manis.
" Pelukkk dong " pintanya yang langsung meregangkan kedua tangannya. Aku pun mendekati dan membalas pelukannya.
" Bunga gak di ajak " Ucap bunga cemberut ketika melihatku.
" Utututu maafin mamah sayang kirain gak ada kamu , yaudah sini pelukkkk " Ujar tante tiara ke putrinya.
" Yaudah yu ah kita pulang dulu aja sebelum itu kita kekosmetik tante aja ya " Ujar tante tiara.
" Yaudah ayo tan " Jawabku.
Singkatnya kita pun sudah sampai di kosmetiknya tante tiara.
" Wulan lihat deh itu si ganteng cakep banget lagi mana gendong anaknya ibu tiara ah bikin meleleh aja, gimana coba yang di gendong tuh anak gua " Girang rina.
" Huh gua juga sama kepikiran gitu " Ucap wulan.
" Heh kalian pada kenapa senyum - senyum gak jelas " Tegur tante tiara.
" Eh mm anu bu enggak kenapa - napa kok bu hehe " Ucap rina cengengesan.
" Yaudah ibu mau keruangan dulu yah , ayo sayang ikut mamah " Ucap tante tiara sambil melangkahkan kakinya menuju ruangannya.
( Sesampainya diruangan )
" Mamah bunga ngantuk " Ucap bunga yang masih menempel dibadanku.
" Yaudah sayang tidur ya gak papa kan tidurnya di sofa " Ucap tante tiara.
" Enggak papa mah " Ucap bunga , aku pun langsung memindahkan bunga ke sofa.
" Abang elus - elus rambut bunga biar cepet tidur " Pinta bunga.
" Iya sayang " Ucapku.
Tante tiara yang melihat mereka pun tersenyum bahagia dengan keponakannya yang menyayangi putrinya.
" Ah andai aku bisa menjadi pendamping hidupmu faisal pasti aku bahagia banget " Gumam tante tiara yang masih terus tersenyum.
Aku yang melihat itu pun menjadi heran dengan tingkah laku tanteku.
" Tante ngapain ya senyum - senyum gitu mana lihatin aku lagi " Gumamku.
" Tante kenapa senyum - senyum gitu " Ujarku.
" Ah mm eee..enggak kenapa - napa kok " Jawab tante tiara terbata - bata.
" Hmmm yakin gak kenapa - napa " Ujarku lagi.
" Iya gak kenapa - napa kok tante cuman lagi bayangin aja gimana kamu menjadi suami tante " Ucapnya pelan yang masih terdengar olehku tapi tidak jelas.
" Apa tan gak kedengeran oleh ku " Ujarku.
" Enggak napa - napa udah lupain hehe " Ucap tante tiara sambil cengengesan.
" Oh yaudah , eh iya tan apa aku boleh merokok di sini " Pintaku.
" Kalau mau merokok diluar aja soalnya tante bakalan pengap apalagi bunga yang sedang tidur " Jawab tante tiara.
" Oh yaudah tan aku keluar dulu ya nanti kalau udaj beres kesini lagi " Ucapku melangkahkan kaki untuk keluar.
( Sesampainya di bawah )
" Eh mau kemana kak " Tanya wulan kepadaku.
" Aku mau keluar dulu kak mau ngerokok hehe " Jawabku dibalas anggukan wulan.
" Lagi ngapain pak " Ucapku kepak rudi.
" Gak lagi ngapa - ngapain den gini aja bapak mah " Jawab pak rudi.
" Oh gitu ya pak , mendingan kita ngopi aja pa biar nyantuy " Ucapku.
" Wah boleh tuh " Jawab pak rudi.
" Ehm pak sebentar ya aku mau beli kopi dulu , bapak mau kopi apa " Tanyaku.
" Apa gak ngerepotin den " Ujar pak rudi.
" Ya enggak lah pak " Jawabku.
" Yaudah bapak mau kopi hitam aja den , ini uangnya " Ujar pak rudi.
" Eh udah pak dari aku aja lagian beli kopi gak bakalan ngeluarin uang yang banyak , yaudah pak aku kedepan dulu " Pamitku.
" Baik den terima kasih sebelumnya " Ujar pak rudi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments