CHAPTER 5

Setelah selesai sarapan seperti biasa aku langsung keluar rumah untuk merokok dan untuk yang lainnya melakukan kegiatan masing-masing

"Hmmm faisal, ikut tante gak nganterin bunga terus seberesnya nganterin tante mau ketempat sembako tante, soalnya tante udah seminggu belum kesana sambil cek laporan"Ucapnya sambil menutup pintu rumah dan menghampiriku

"Oh ayo tan sekalian aku juga ingin melihat usaha tante"Ucapku yang langsung mematikan puntung rokok

"Yaudah ayo berangkat sekarang aja soalnya nanti takut telat, bunga disini dulu ya sayang mamah mau ngambil mobil dulu oke"Ucapnya seraya menuju garasi mobil

"Oke mamah"Ucap bunga dan langsung menoleh kearahku

"Hm abang, gendong lagi ya..yaa.yaaa"Ucapnya memelas dibuat lucu

"Yaudah ayo sini"Ucapku seraya melebarkan kedua tanganku dan langsung memeluku

Tinn..tinn...

Suara klakson mobil tante tiara mengisyaratkan aku dan bunga untuk segera masuk kedalam mobil

"Hmmm nempel terus sama abangnya"Ucap tante sambil membukakan pintu mobil

"Iya dong mah hehe"Ucapnya yang terus nempel dibadanku

"Jangan lupa pakai sambuk pengamannya"Ucapnya mengingatkanku

"Siap tan"Ucapku yang langsung memakai sambuk pengaman

Sepanjang jalan seperti biasa diiringi dengan obrolan ringan dan receh sampai tak terasa sudah sampai aja disekolah TK nya bunga

"Yang rajin yah belajarnya"Ucapku kepada bunga sambil mengelus-elus rambutnya

"Siap abang, yaudah dadah abang mamah"Ucap bunga seraya melambaikan tangannya

"Dadahhhh"Ucapku dan tante

"Yaudah ayo sal kita langsung ketoko aja yah"Ucapnya seraya masuk kedalam mobil

"Ayo gasskeun"Ucapku sambil masuk mobil

Tak terasa sekitaran 20 menitan kita sudah sampai dilokasi

"Wahhh tante rame juga ya, padahal ini masih jam 7.00 pagi"Ucapku melihat tokonya yang sedang rame

"Iya"Ucapnya tersenyum dengan memandangi orang yang sedang sibuk membeli

"Yaudah ayo ikut tante masuk keruangan tante"Ucapnya mengajakku

"Wahhh...wahhh... itu siapa ya yang sedang dengan bu tiara mana ganteng banget lagi"

"Iyah aduh udah mah ganteng tinggi lagi, kalau aku janda deketin aja"

"Heh kok malah kesitu sih ah"

Ucap ibu-ibu yang sedang sibuk belanja kebutuhan sehari-hari

"Selamat pagi bu"Ucap fitri kepercayaan tanteku untuk menjaga toko sembakonya sambil tersenyum dan setelahnya memandangiku lumayan lama, aku yang ditatap seperti itu cuman tersenyum saja

"Pagi juga fit, hm fit nanti keruangan ibu ya, ada yang ibu tanyakan"Ucap tante kedapa fitri

Fitri yang terus-terusan memandangiku dia tak menggubris omongan tante tiara dan malah terus bengong sambil melihat terus kearahku

"Heii fitri...fittriii"Ucap tante tiara melambaikan tangannya didepan wajahnya

"Eh..mm..iii ya bu kenapa"Ucap fitri sedikit kaget

"Lah kok malah nanya ibu kenapa, kamu yang kenapa dari tadi ibu ngomong malah bengong kamunya"Ucap tante tak habis pikir dengan bengongnya fitri

"Eh....maaf bu sebelumnya ini yang sedang dengan ibu siapa dan tadi ibu ngomong apa ya kesaya hehe"Ucap fitri cengengesan sambil menggaruk kepala yang tidak gatal

"Ya ampun fitri masih pagi begini kamu malah ngelag, ini keponakan tante namanya faisal dan ibu menyuruh kamu nanti keruangan ibu ya ada yang ibu tanyakan"Ucap tante kepadanya

"Ohh iya bu, eh hmmm kenalkan nama aku fitri kak"Ucapnya sambil mengulurkan tangan kearahku

"Aku faisal kak"Ucapku membalas jabatan tangan

"Yaudah ibu sama keponakan ibu keruangan dulu yah nanti kamu nyusul kalau sudah beres"Ucap tante sambil melangkahkan kaki menuju ruangannya

"Baik bu"Ucapnya

"Huhhh keponakan ibu tiara ganteng banget lagi mana badannya tinggi ahhh sampai terpesona aku pada pandangan pertama, bisa gak ya aku memilikinya"Gumamnya serasa senyum-senyum membayangkan dia bisa berpacaran denganku

( Sesampainya diruangan )

"Wahhh bagus juga tan ruangan tante, udah mah rapi, bersih nyaman lagi gak kalah juga sama ruangan yang dikosmetik tante meskipun gak sebagus disana"Ucapku melihat sekeliling ruangannya

"Yaiyalah harus rapi, bersih biar nyaman disininya"Ucapnya yang langsung duduk dikursi kerjanya

Aku pun tak henti-hentinya memandangi ruangannya meskipun sederhana tapi bisa menciptakan suasana ruangan menjadi adem, bersih rapi dan juga nyaman

Tokkk...tokkk...

"Masuk"Ucap tanteku

"Permisi bu"Ucap fitri seraya menutup pinta dan menoleh sekilas kearahku sambil tersenyum menunduk

"Hm jadi ada apa ya bu"Ucapnya sambil duduk dikursi depan tanteku

"Begini, seperti biasa ibu ingin melihat laporan pemasukan dan pengeluaran bulanan dan juga kendala yang terjadi ditoko ini, karena ibu telat 1 minggu gak masuk soalnya sedang ada keperluan"Ucap tante dengan wajah seriusnya, aku yang melihat dia dengan wajah serius sempat melihat dan terpesona dengan aura kecantikannya meskipun umurnya sudah 30 tahunan lebih

"Cantik banget tante gua dengan wajah seriusnya, mana pakai pakaian yang lumayan sedikit sexy, bodoh banget sih mantan suaminya sampai menyianyiakan orang seperti dia, udah mah cantik, sexy pekerja keras lagi"Gumamku yang terus memandangi wajah cantiknya sambil tersenyum

"Oh hm ini bu laporan pemasukan dan pengeluaran, untuk kendala, syukurnya tidak ada bu sama seperti biasanya berjalan lancar"Ucapnya sambil mengarahkan laporan

"Wahhh syukurlah makin kesini toko makin rame aja malahan lumayan banyak juga pemasukan daripada pengeluaran"Ucap tanteku seberes membaca laporan dan dengan wajah yang dihiasi dengan senyuman yang sangat manis

"Iya bu, hm bu apa ada yang ingin ditanyakan ada disampaikan lagi"Ucapnya

"Untuk kali ini tidak ada silahkan kamu lanjut kerja dan terima kasih ya fit sudah bisa menjaga toko ini dengan baik"Ucap tante tiara

"Dengan senang hati sama-sama bu, saya yang harusnya berterima kasih kepada ibu yang sudah memberikan pekerjaan dan ngasih kepercayaan kepada saya"Ucapnya dengan senyuman

"Iya fit semoga kedepannya terus lancar"Ucapnya

"Yaudah bu kalau begitu saya permisi ya bu"Ucap fitri bangkit dari duduknya

"Iya silahkan fit"Ucapnya

Setelah keluarnya fitri disini aku bertanya kepada tanteku

"Hm tan, fitri udah lama ya kerja disini?"Ucapku bertanya

"Dia sudah bekerja disini selama 2 tahun kurang, dia orangnya jujur jadi tante memberikan dia kepercayaan"Ucapnya

"Oh pantesan tante berikan dia kepercayaan"Ucapku

"Cantik ya orangnya?"Ucap tanteku sambil tersenyum dan mengedip-ngedipkan matanya

"Cantik tan, tapi kalau sama tante kalah jauh kecantikannya"Ucapku menggoda dia

Blushhh....

Dapat pujian dariku dia seketik wajahnya langsung merah merona seperti kepiting rebus

"Ah.mm bisa aja kamu sal"Ucapnya memalingkan wajah kearah lain

"Ya emang bener kenyataannya begitu"Ucapku tersenyum

"Ah udah ah kamu sal"Ucapnya dengan memukul pelan lenganku dan wajahnya malah semakin memerah

"Eh kok kenapa ya itu pipinya merah ya"Godaku dengan senang

"Tau ah kamu faisal"Ucapnya menutup wajah dengan kedua tangan sambil membelakangiku

Yhahahaha sontak saja aku pun tertawa terbahak-bahak tak menyangka dia akan bersikap begitu layaknya gadis

Tak terasa waktu pun terus berjalan sudah siang saja sama halnya aku dan tanteku yang terus diruangannya diiringi dengan obrolan biasa dan candaan receh

"Yaudah yu kita pulang aja lagian tante juga udah beres semuanya"Ucapnya kepadaku sambil meregangkan tubunya

"Yaudah ayo tan lapar juga nih aku hehe"Ucapku cengengesan

"Yaudah ayo"Ucapnya melangkahkan kaki keluar

"Fitri ibu sama faisal pulang dulu, kalau ada apa-apa kabarin ibu aja ya"Ucap tanteku

"Iya baik bu, hati hati dijalan"Ucapnya dengan dibalas anggukan

Sesampainya dirumah akupun langsung menuju kamar untuk mandi, seberesnya aku turun kebawah dan disana sudah ada tante tiara, bunga dan juga bi santi

Singkat cerita seberesnya sarapan aku pun minta izin kepada tanteku untuk kewarung dikarenakan rokokku sudah habis

"Tan aku kewarung dulu yah mau beli rokok soalnya udah habis"Ucapku meminta izin

"Iya sal hati-hati"Ucapnya

"Permisi bu"Ucapku kepada pemilik warung

"Iya silahkan de"Ucap pemilih warung

"Beli rokoknya sebungkus sama kopi hitamnya 2 aja bu"Ucapku

"Baik sebentar ya"Ucapnya

"Total semuanya berapa bu"Ucapku

"Semuanya 40 ribu de"Ucapnya sambil menyerahkan kepadaku

"Ini bu uangnya pas ya, yaudah bu terima kasih bu"Ucapku memberikan uang

"Sama-sama de"Ucapnya

"Yah...hujan lagi tau-tau gini tadi aku bawa payung"Ucapku memelas dikarenakan langsung turun hujan yang lumayan cukup deras

"Ah terobos aja ah daripada nungguin mana dingin lagi"Ucapku yang memang cuman memakai kolor pendek dan juga kaos oblong

"Lah kok kenapa kamu sal kok pulang-pulang basah begini"Ucapnya yang sedang duduk didepan televisi

"Iya tan tadi aku gak bawa payung soalnya kiranya tadi gak bakalan hujan, eh pas udah mau balik langsung hujan aja, yaudah aku lari aja"Ucapku yang sedang menggigil kedinginan

"Yaudah sana ganti baju dulu takut masuk angin kamu"Ucapnya

"Yaudah tan aku masuk dulu ya"Ucapku melangkahkan kaki menuju kamar

Terpopuler

Comments

☘☘☘yudingtis2me🍂🍋

☘☘☘yudingtis2me🍂🍋

Aplaus buat author yang sudah sukses bikin saya hooked dengan ceritanya 🙌

2024-09-14

3

lihat semua
Episodes
1 CHAPTER 1
2 CHAPTER 2
3 CHAPTER 3
4 CHAPTER 5
5 CHAPTER 6
6 CHAPTER 8
7 CHAPTER 9
8 CHAPTER 10
9 CHAPTER 11
10 CHAPTER 12
11 CHAPTER 13
12 CHAPTER 15
13 CHAPTER 17
14 CHAPTER 18
15 CHAPTER 19
16 CHAPTER 20
17 CHAPTER 21
18 CHAPTER 22
19 CHAPTER 23
20 CHAPTER 25
21 CHAPTER 26
22 CHAPTER 27
23 CHAPTER 28
24 CHAPTER 29
25 CHAPTER 30
26 CHAPTER 31
27 CHAPTER 32
28 CHAPTER 33
29 CHAPTER 34
30 CHAPTER 35
31 CHAPTER 36
32 CHAPTER 37
33 CHAPTER 38
34 CHAPTER 39
35 CHAPTER 40
36 CHAPTER 41
37 CHAPTER 42
38 CHAPTER 43
39 CHAPTER 44
40 CHAPTER 45
41 CHAPTER 46
42 CHAPTER 47
43 CHAPTER 48
44 CHAPTER 49
45 CHAPTER 50
46 CHAPTER 51
47 CHAPTER 52
48 CHAPTER 53
49 CHAPTER 54
50 CHAPTER 55
51 BAB 57
52 BAB 58
53 BAB 59
54 BAB 60
55 BAB 61
56 BAB 62
57 BAB 63
58 BAB 64
59 BAB 65
60 BAB 66
61 BAB 67
62 BAB 68
63 BAB 69
64 BAB 70
65 BAB 73
66 BAB 74
67 BAB 75
68 BAB 76
69 BAB 77
70 BAB 78
71 BAB 79
72 BAB 80
73 BAB 81
74 BAB 82
75 BAB 83
76 BAB 84
77 BAB 85
78 BAB 86
79 BAB 87
80 BAB 88
81 BAB 89
82 BAB 90
83 BAB 91
84 BAB 92
85 BAB 93
86 BAB 94
87 BAB 95
88 BAB 96
89 BAB 97
90 BAB 98
91 BAB 99
92 BAB 100
93 BAB 101
94 BAB 102
95 BAB 103
96 BAB 104
97 BAB 105
98 BAB 106
99 BAB 107
100 BAB 108
101 BAB 109
102 BAB 110
103 BAB 111
104 BAB 112
105 BAB 113
106 BAB 114
107 BAB 115
108 BAB 116
109 BAB 117
110 BAB 118
111 BAB 119
112 BAB 120
113 BAB 121
114 BAB 122
115 BAB 123
Episodes

Updated 115 Episodes

1
CHAPTER 1
2
CHAPTER 2
3
CHAPTER 3
4
CHAPTER 5
5
CHAPTER 6
6
CHAPTER 8
7
CHAPTER 9
8
CHAPTER 10
9
CHAPTER 11
10
CHAPTER 12
11
CHAPTER 13
12
CHAPTER 15
13
CHAPTER 17
14
CHAPTER 18
15
CHAPTER 19
16
CHAPTER 20
17
CHAPTER 21
18
CHAPTER 22
19
CHAPTER 23
20
CHAPTER 25
21
CHAPTER 26
22
CHAPTER 27
23
CHAPTER 28
24
CHAPTER 29
25
CHAPTER 30
26
CHAPTER 31
27
CHAPTER 32
28
CHAPTER 33
29
CHAPTER 34
30
CHAPTER 35
31
CHAPTER 36
32
CHAPTER 37
33
CHAPTER 38
34
CHAPTER 39
35
CHAPTER 40
36
CHAPTER 41
37
CHAPTER 42
38
CHAPTER 43
39
CHAPTER 44
40
CHAPTER 45
41
CHAPTER 46
42
CHAPTER 47
43
CHAPTER 48
44
CHAPTER 49
45
CHAPTER 50
46
CHAPTER 51
47
CHAPTER 52
48
CHAPTER 53
49
CHAPTER 54
50
CHAPTER 55
51
BAB 57
52
BAB 58
53
BAB 59
54
BAB 60
55
BAB 61
56
BAB 62
57
BAB 63
58
BAB 64
59
BAB 65
60
BAB 66
61
BAB 67
62
BAB 68
63
BAB 69
64
BAB 70
65
BAB 73
66
BAB 74
67
BAB 75
68
BAB 76
69
BAB 77
70
BAB 78
71
BAB 79
72
BAB 80
73
BAB 81
74
BAB 82
75
BAB 83
76
BAB 84
77
BAB 85
78
BAB 86
79
BAB 87
80
BAB 88
81
BAB 89
82
BAB 90
83
BAB 91
84
BAB 92
85
BAB 93
86
BAB 94
87
BAB 95
88
BAB 96
89
BAB 97
90
BAB 98
91
BAB 99
92
BAB 100
93
BAB 101
94
BAB 102
95
BAB 103
96
BAB 104
97
BAB 105
98
BAB 106
99
BAB 107
100
BAB 108
101
BAB 109
102
BAB 110
103
BAB 111
104
BAB 112
105
BAB 113
106
BAB 114
107
BAB 115
108
BAB 116
109
BAB 117
110
BAB 118
111
BAB 119
112
BAB 120
113
BAB 121
114
BAB 122
115
BAB 123

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!