BAB 11 : PANGGILAN RAJA

"Apakah Nona Lune mengatakan sesuatu lagi?", tanya Savel penasaran. 

Alasan Savel memanggil Lune dengan sebutan nona bukan karena Lune mempunyai jabatan lebih tinggi maupun lebih tua melainkan itu murni rasa hormat Savel terhadap Lune yang mempunyai kecerdasan menakutkan. Bukan hanya itu, Savel juga berkali-kali menyarankan kepada Raja Veniar IV untuk melakukan segala cara agar berhasil merekrut Lune, jangan sampai bakat seperti itu terbuang sia-sia, apalagi jatuh ke tangan musuh Kerajaan Veniar. 

Raja Veniar IV menggelengkan kepalanya "Dia masih menyembunyikan beberapa hal, namun Lune menolak untuk memberitahuku. Apakah kau tahu yang dia katakan kepadaku? Lune mengatakan "Kalian semua adalah para orang-orang tua yang masih terjebak di mimpi indah kalian sendiri tanpa sadar bahwa Kerajaan Veniar sedang sekarat. Aku tak akan memberitahumu apapun lagi, pikirkanlah sendiri menggunakan otak kalian tentang krisis ataupun solusi bagi Kerajaan Veniar di masa depan. Kau terkenal sebagai raja yang bijak, tapi di mataku, tuanku jauh berada di atasmu dari segi kecerdasan maupun kekuatan". Setelah dia mengatakan semua itu, Lune pergi tanpa takut sedikitpun kalau aku akan marah akibat sikap lancangnya terhadap raja. Mungkin di seluruh Kerajaan Veniar, hanya dia yang berani berkata seperti itu kepadaku".

"Apakah begitu? Sikap Nona Lune memang sangat menarik, aku berharap bisa berbicara secara langsung bersamanya suatu hari nanti. Baiklah, setelah kembali ke rumah nanti, aku akan mencoba memikirkan apa yang dipikirkan Nona Lune. Lagipula, aku tetaplah perdana menteri kanan Kerajaan Veniar, tugasku untuk memikirkan solusi untuk menghadapi semua ancaman bagi kerajaan", kata Savel membungkuk hormat kepada raja sebelum meninggalkan ruang kerja, dia siap untuk menganalisis semua penjelasan Lune yang diberikan sang raja. 

Raja Veniar IV mengetuk meja dengan lembut sebelum memanggil "Meskipun begitu, siapa yang berpikir Lune itu benar-benar memberikan kesetiaannya kepada seseorang? Belum lagi dia putra ketigaku, salah satu pangeran yang mempunyai kesempatan paling kecil menjadi raja. Aku tahu, lebih baik mencari tahunya secara langsung, apa alasan Lune memilih dia menjadi tuannya".

...----------------...

Myro sedang bersiap pergi menuju ke kamp militer milik Ares di siang hari untuk memberikan semua uangnya dan uang yang dia terima dari raja untuk membantu Ares memperluas pasukannya. Selain itu, Myro juga sudah lama belum melihat perkembangan dari 200 prajurit yang dia berikan kepada Ares. Lebih tepatnya, sejak Myro menyerahkan mereka kepada Ares, dia belum pernah memeriksa kondisi mereka lagi sehingga sekarang adalah waktu yang tepat untuk memastikan kemampuan Ares dalam melatih pasukan sebelum pergi ke wilayah utara. 

Ares memang prajurit yang berbakat, setidaknya Myro tahu melalui aura di sekujur tubuhnya bahwa dia merupakan prajurit yang kuat. Tetapi mereka yang kuat bertarung belum tentu hebat melatih pasukan juga, karena itu Myro tetap sedikit khawatir. 

Ketika Myro tepat akan pergi meninggalkan kediamannya, Tusen tiba-tiba datang mendekat "Tuan, utusan Raja Veniar IV datang untuk menyampaikan pesan kepada anda bahwa raja memanggil anda agar menuju istana".

"Ayah memanggilku?", kata Myro kaget. Walaupun dia dan Raja Veniar IV merupakan ayah dan anak, tapi mereka bertemu paling banyak satu atau dua kali dalam setahun di acara-acara besar saja. Karena itu, raja yang memanggilnya secara mendadak merupakan hal yang mengejutkan "Kenapa harus hari ini? Padahal ia menolak datang saat upacara kedewasaanku, tapi ia malah memanggilku sewaktu aku ada urusan penting".

Tusen berpikir sejenak sebelum berkata "Tuan, aku yakin Raja Veniar IV memanggil anda untuk membahas terkait masalag Lune, bagaimanapun raja sendiri sudah mencoba merekrutnya berkali namun berakhir gagal, sedangkan anda berhasil setelah merekrunya dalam waktu kurang dari sehari. Tuan tidak mungkin menolak panggilan raja, apabila anda melakukannya, banyak pejabat veteran yang setia akan memusuhi anda yang mempersulit jalan tuan di wilayah utara nanti".

"Aku tahu, tapi urusan Ares juga penting. Apabila ditunda, dia mungkin gagal menyiapkan pasukan tepat waktu sebelum aku menuju ke utara", kata Myro berpikir untuk mencari solusinya "Tusen, kau bawa uang ini lalu mengirimkannya ke Ares, beritahu dia masalah pembentukan pasukan secepatnya yang nanti akan kita bawa menuju utara. Aku akan berangkat untuk menemui raja, lagipula aku tak bisa diwakilkan oleh siapapun untuk menemui raja bukan?".

Setelah mengatakan semua itu, Myro memberikan sebuah kotak kepada Tusen yang berisi ratusan koin emas. Semua uang di kotak ini merupakan uang tabungan Myro selama bertahun-tahun dan pemberian perpisahan dari Raja Veniar IV, bukan jumlah uang yang kecil. 

Tusen membungkus uang tersebut dengan hati-hati memakai sebuah kain lalu berkata tegas "Jangan khawatir, tuan! Aku akan memastikan semuanya berjalan lancar sesuai apa yang anda inginkan".

"Aku percaya kepadamu", kata Myro sedikit mengangguk. 

Tanpa membuang waktu, Tusen meninggalkan kediaman Myro dan bergegas menuju kamp pasukan Ares yang terletak diluar ibukota. Untuk mencegah pemberontakan, demua pasukan dilarang memasuki ibukota tanpa izin dari raja. Kecuali pasukan tersebut hanya berjumlah sedikit seperti 10 orang sebagai pengawal. Sedangkan Lune, dia adalah salah satu orang yang diberikan pengecualian oleh raja. 

"Ayo pergi menemui ayah", kata Myro yang langsung mengganti pakaiannya menjadi pakaian yang lebih formal. 

...----------------...

Ketika tiba di depan gerbang istana raja, seorang penjaga mendekati Myro sambil membungkuk hormat "Selamat datang, Pangeran Myro! Maaf jika aku sedikit kasar, tetapi yang mulia telah menunggu kedatangan anda sehingga kita harus segera pergi, jangan membuat yang mulia menunggu lebih lama lagi".

Myro tidak banyak bicara juga, ia mengikuti penjaga yang menuntunnya menuju istana. 

Sepanjang jalan di lorong istana yang dipenuhi hiasan mewah, Myro tak menemukan banyak penjaga di sepanjang jalan, tapi kening Myro tetap berkerut sebab ia merasakan sepertinya ada banyak sekali penjaga rahasia yang tersembunyi di sepanjang lorong. 

Meskipun mereka tak terlihat, Myro yakin kemampuan mereka berada di atas para penjaga yang berjaga secara terang-terangan di sepanjang lorong. 

Mengabaikan para penjaga tersembunyi yang ia rasakan, mereka akhirnya tiba di depan sebuah pintu besar yang dijaga oleh 2 penjaga berbaju besi emas. 

Salah satu penjaga pintu berjalan mendekati mereka, ia mengamati Myro dingin "Apakah anda pangeran Myro?".

Prajurit tersebut memang tidak bersikap hormat layaknya prajurit lain, namun Myro tahu bahwa dia melakukannya bukan karena meremehkan Myro melainkan dia berasal dari prajurit paling elit Raja Veniar IV, Infanteri Emas yang terkenal. Berbeda dari pasukan lain yang dipimpin oleh para jendral, Infanteri Emas dipimpin secara langsung oleh raja, kesetiaan setiap pasukan infanteri emas sangat kuat serta mereka hanya setia kepada raja. Oleh karena itu, mereka diberikan hak untuk tidak tunduk pada siapapun kecuali raja. 

"Benar, tolong beritahu yang mulia bahwa Pangeran Myro telah tiba", kata prajurit tersebut hormat terhadap prajurit Infanteri Emas yang menjadu sosok paling dikagumi oleh semua pasukan di Kerajaan Veniar. 

Prajurit Infanteri Emas tersebut mengangguk dingin "Tunggu sebentar".

Setelahnya, prajurit Infanteri Emas tersebut mengetuk pintu sambil berkata penuh rasa hormat "Yang mulia, pangeran Myro telah datang untuk menemui anda".

"Biarkan dia masuk", suara berwibawa terdengar dari balik pintu tersebut. 

Prajurit Infanteri Emas mengangguk sebelum dia membuka pintu tersebut "Pangeran Myro, silahkan masuk, yang mulia telah menunggu anda".

Terpopuler

Comments

Dirman Ha

Dirman Ha

ih h oh gi ih

2025-02-08

0

Dirman Ha

Dirman Ha

ih h ih Hi

2025-02-08

0

Dirman Ha

Dirman Ha

hc v KC bbk

2025-02-08

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 : PEMBATALAN PERTUNANGAN
2 BAB 2 : DITINGGALKAN
3 BAB 3 : MEREKRUT
4 BAB 4 : BENDERA ARAS
5 BAB 5 : LUNE ENNEIGE
6 BAB 6 : KESETIAAN LUNE
7 BAB 7 : RAJA YANG LICIK
8 BAB 8 : PILIHAN
9 BAB 9 : WANITA BERBAHAYA
10 BAB 10 : ALASAN KEHANCURAN KERAJAAN VENIAR
11 BAB 11 : PANGGILAN RAJA
12 BAB 12 : APA YANG KAU MAU?
13 BAB 13 : BENTENG AGIRO
14 BAB 14 : MEMBUKTIKAN KEMAMPUAN
15 BAB 15 : RASA IRI
16 BAB 16 : PANGERAN PERTAMA
17 BAB 17 : RENCANA PEMBUNUHAN
18 BAB 18 : TINDAKAN TERHADAP SANG PANGERAN
19 BAB 19 : PERAMPOKAN KARAVAN
20 BAB 20 : DIBALIK KERETA
21 BAB 21 : KEKUATAN VS KECEPATAN
22 BAB 22 : APAKAH KAU MEREMEHKANKU?
23 BAB 23 : AKU PERCAYA PADAMU
24 BAB 24 : KELEMAHAN TORPAN
25 BAB 25 : PENGIKUT BARU
26 BAB 26 : MARQUIS ALKAWAN
27 BAB 27 : PERINTAH TETUA
28 BAB 28 : SATU BULAN
29 BAB 29 : TINDAKAN BERIKUTNYA
30 BAB 30 : KESULITAN BENTENG AGIRO
31 BAB 31 : MEMBAWA MASALAH DI PESTA
32 PERUBAHAN JADWAL UPDATE
33 BAB 32 : DIGIGIT BALIK
34 BAB 33 : TAMU TAK TERDUGA
35 BAB 34 : MEMINTA BANTUAN
36 BAB 35 : SEMUA PERSIAPAN SELESAI
37 BAB 36 : BENTENG YANG SULIT DITEMBUS
38 BAB 37 : STRATEGI MENYERANG BENTENG AGIRO
39 BAB 38 : IBLIS DI MATA IBLIS
40 BAB 39 : TUJUAN MENGUMPULKAN PASUKAN BANGSAWAN
41 BAB 40 : HADIAH UANG
42 BAB 41 : PERANG BENTENG AGIRO DIMULAI
43 BAB 42 : PERTARUNGAN SENGIT
44 BAB 43 : SERANGAN TIPUAN
45 BAB 44 : SOLUSI MENGHADAPI SERANGAN MALAM
46 BAB 45 : SERANGAN TIPUAN ATAU NYATA?
47 BAB 46 : PERTARUNGAN DUA KEKUATAN
48 BAB 47 : MENYERBU BENTENG LANGSUNG
49 BAB 48 : BAGAIMANA KAU BISA TAHU?
50 BAB 49 : PERANG PENENTUAN
51 BAB 50 : BANTUAN
52 BAB 51 : PERTEMPURAN HARI KEEMPAT
53 BAB 53 : PERTARUNGAN SENGIT PARA PEMIMPIN
54 BAB 54 : PERTARUNGAN SENGIT PARA PEMIMPIN (1)
55 BAB 55 : LARI DARI TEMBOK
56 BAB 56 : RENCANA MELARIKAN DIRI
57 BAB 57 : KEMENANGAN
58 BAB 58 : PERTARUHAN
59 BAB 59 : SERANGAN PENUH
60 BAB 60 : DIBALIK PAGAR
61 BAB 61 : GELOMBANG PANAH KELIMA
62 BAB 62 : BERSEMBUNYI DI KEGELAPAN MALAM
63 BAB 63 : PENGORBANAN
64 BAB 64 : MASA LALU LOGMA
65 BAB 65 : BERTAMBAH KUAT
66 BAB 66 : KALAU TANGANMU TIDAK SIAP DIPENUHI DARAH, JANGAN BERMIMPI MENJADI RAJA
67 BAB 67 : PERANG BENTENG AGIRO BERAKHIR
68 BAB 68 : PENGUASAAN BENTENG AGIRO
69 BAB 69 : PERTEMUAN BULANAN KERAJAAN VENIAR
70 BAB 70 : PEMBAGIAN KEKUATAN MILITER DAN POLITIK KERAJAAN
71 BAB 71 : PANGERAN BANGSAWAN
72 BAB 72 : PERGERAKAN PIHAK NETRAL
73 BAB 73 : JENDRAL AGUNG KIRI
74 BAB 74 : KELUARGA BASILISK
75 BAB 75 : SAKIT
76 BAB 76 : KERJA SAMA DUA PANGERAN
77 BAB 77 : MASA LALU DI BUMI
78 BAB 78 : KONDISI SETELAH DUA BULAN
79 BAB 79 : BANTUAN DARI RAJA
80 BAB 80 : MENYERAH MENJADI RAJA
81 BAB 81 : SEBUAH KISAH
82 BAB 82 : TUJUAN MYRO
83 BAB 83 : PERBEDAAN GEOGRAFIS
84 BAB 84 : PERTEMUAN BERSAMA KELOMPOK KAMAR DAGANG WILAYAH UTARA
85 BAB 85 : KAMAR DAGANG TERBESAR KEEMPAT
86 BAB 86 : BERADA DI KAPAL YANG SAMA
87 BAB 87 : SESUAI RENCANA
88 BAB 88 : TAHANAN
89 BAB 89 : LEI JUSTA
90 BAB 90 : GURU BESAR TANPA GELAR
91 BAB 91 : SELALU GAGAL
92 BAB 92 : KOTA PERDAGANGAN
93 BAB 93 : PENDIDIKAN DAN PAJAK YANG TEPAT
94 BAB 94 : KEPALA KAMAR DAGANG KARASU
95 BAB 95 : PASUKAN BARU DARI KERAJAAN ROCK
96 BAB 96 : KELUARGA LOREN
97 BAB 97 : KENAPA TIDAK MEMANFAATKAN KEUNTUNGAN BENTENG?
98 BAB 98 : FIRASAT BURUK
99 BAB 99 : PERSIAPAN PASUKAN
100 BAB 100 : TEKAD SEORANG KAKAK
101 BAB 101 : BERPURA-BURA KERACUNAN
102 BAB 102 : BALDUR YANG KETAKUTAN
103 BAB 103 : OMONGAN BESAR
104 BAB 104 : TEKNIK PEDANG YANG BAGUS
105 BAB 105 : ORANG BERBAKAT HARUS DIBUNUH LEBIH AWAL AGAR TIDAK MENJADI ANCAMAN!
106 BAB 106 : DEMAM
107 BAB 107 : SISI TENGAH
108 BAB 108 : RENCANA SEBENARNYA
109 BAB 109 : KAVALERI BERGERAK
110 BAB 110 : MUNDUR
111 BAB 111 : AKU AKAN MENJAGA BAGIAN BELAKANG
112 BAB 112 : MENGINCAR SATU ORANG
113 BAB 113 : APAKAH KAMU MEMBANTU ORANG LAIN UNTUK DIHARGAI OLEH ORANG LAIN JUGA?
114 BAB 114 : TANTANGAN DUEL
115 BAB 115 : AKU TAK BISA MEMBUNUH ANDA
116 BAB 116 : PENAWARAN
117 BAB 117 : AKU BERENCANA MENGGUNAKAN CARAKU SENDIRI!
118 BAB 118 : HUBUNGAN KELUARGA LOREN DAN HAREN
119 BAB 119 : RENCANA MASA DEPAN
120 BAB 120 : KEPUTUSAN CEPAT
121 BAB 121 : PILIHAN SIRANA
122 BAB 122 : KEPERCAYAAN PADA SIRANA
123 BAB 123 : KOTA PIRE
124 BAB 124 : SETENGAH PROVINSI RELIM
125 BAB 125 : JANGAN MUDAH PERCAYA
126 BAB 126 : SERANG SEBELUM GERBANG TERTUTUP
127 BAB 127 : KEMARAHAN BALDUR
128 BAB 128 : BERGUNA
129 BAB 129 : AYAH KONI DAN SIRANA
130 BAB 130 : KEPERCAYAAN DIBANGUN OLEH WAKTU
131 BAB 131 : BERPIKIR JAUH KE DEPAN
132 BAB 132 : EMPAT JENDRAL BESAR
133 BAB 133 : GERBANG TERTUTUP
134 BAB 134 : PENDEKAR BESI DAN PEMANAH JITU
135 BAB 135 : MENUKAR POSISI
136 BAB 136 : DUA RENCANA
137 BAB 137 : ALEXANDRIA MENYERAH?
138 BAB 138 : PERISAI TERKUAT DI DUNIA
139 BAB 139 : MELAMPAUI BATAS
140 BAB 140 : TAWARAN MYRO
141 BAB 141 : BERHENTI MENJADI PRAJURIT
142 BAB 142 : DORONGAN TERAKHIR
143 BAB 143 : BEKERJA SAMA DENGAN HAREN?
144 BAB 144 : GRAND DUKE CHARIOT
145 BAB 145 : CHERY USINA KARASU
146 BAB 146 : DUA SURAT
147 BAB 147 : PERTARUNGAN DUA JENDRAL PASUKAN IBUKOTA
148 BAB 148 : PERINGATAN JINEUNG DAN TETUA KAMAR DAGANG KARASU
149 BAB 149 : GRAND DUKE WELTON DI BARAT KERAJAAN
150 BAB 150 : CARMEN VS GRAND DUKE WELTON
151 BAB 151 : BANTUAN TAK TERDUGA
152 BAB 152 : MYRO BODOH!
153 BAB 153 : MIMPI DARI INGATAN YANG HILANG
154 BAB 154 : UNDANGAN LEI
155 BAB 155 : MENCEGAH NEPOTISME
156 BAB 156 : BERHENTI BERHARAP
157 BAB 157 : WALIKOTA DARI KOTA HERBA
158 BAB 158 : CARA MENGALAHKAN 4 KELUARGA BESAR
159 BAB 159 :KEKUATAN 4 KELUARGA BESAR
160 BAB 160 : AKU BUKAN SEKUTUMU
161 BAB 161 : MENGHANCURKAN SUMBER KEMAMPUAN MUSUH
162 BAB 162 : KEPUTUSAN TORKA, PERLINDUNGAN GARNISUN!
163 BAB 163 :SERANGAN BALIK 4 KELUARGA BESAR
164 BAB 164 : PERSIDANGAN
165 BAB 165 : PENGORBANAN LEDAKAN API
166 BAB 166 : TIDAK SANGGUP
167 BAB 167 : KEJAHATAN PIDANA ITU BUKAN SESUATU YANG BISA DIWARISKAN
168 BAB 168 : REORGANISASI PASUKAN
169 BAB 169 : KEKEJAMAN HAREN
170 BAB 170 : QUEMA ASTO
171 BAB 171 : JENDRAL AGURO
172 BAB 172 : KABAR DARI PERBATASAN KERAJAAN LAFE
173 BAB 173 : PERDEBATAN DI TENGAH MENGHADAPI SITUASI KRISIS
174 BAB 174 : PERTAHANAN TERKUAT
175 BAB 175 : ALASAN PENOLAKAN LUNE
176 BAB 176 : KOTA TORTO
177 BAB 177 : KEPUTUSAN BODOHMU AKAN MEMBUAT KAU KEHILANGAN ORANG YANG KAU PEDULIKAN
178 BAB 178 : KEADAAN KERAJAAN LAFA DAN KOTA RONMEN
179 BAB 179 : KEKACAUAN DI GERBANG
180 BAB 180 : TAWARAN TORPAN
181 BAB 181 : TINDAKAN TAK TERDUGA
182 BAB 182 : KALIAN SEMUA ADALAH MANUSIA
183 BAB 183 : MENGHAPUS TANDA
184 BAB 184 : KERAGUAN
185 BAB 185 : INFORMASI DARI IRLANDO
186 BAB 186 : RENCANA DARI ROVEN
187 BAB 187 : GERBANG TERTUTUP
188 BAB 188 : JEBAKAN KOTA RONMEN
189 BAB 189 : KEPANIKAN DI KOTA RONMEN
190 BAB 190 : PERPECAHAN ANTARA ROVEN DAN KAIRIN
191 BAB 191 : GERBANG KOTA RONMEN TERBUKA
192 BAB 192 : MASA LALU ROVEN
193 BAB 193 : HIGUCHI
194 BAB 194 : ALASAN ROVEN
195 BAB 195 : SUARA DAN PANTULAN, WAVE
196 BAB 196 : MELARIKAN DIRI? KAU SALAH PAHAM!
197 BAB 197 : SMOKE?
198 BAB 198 : PERTARUNGAN DI BAWAH KEGELAPAN
199 BAB 199 : IDENTITAS WAVE
200 BAB 200 : TEGAKKAN KEADILAN DENGAN TANGAN KALIAN SENDIRI
201 BAB 201 : KEPUTUSAN KAIRIN DAN LANDO
202 BAB 202 : KOTA OURO DAN JENDRAL VINE
203 BAB 203 : PEMBAGIAN 3 SISI
204 BAB 204 : APAKAH KAU YAKIN MENANG?
205 BAB 205 : SCARLET ASTO
206 BAB 206 : KEDATANGAN SERIBU WAJAH
207 BAB 207 : PERTEMPURAN BERLARUT-LARUT
208 BAB 208 : TANPA HASIL
209 BAB 209 : SATU LAWAN BANYAK
210 BAB 210 : HAMPIR MATI
211 BAB 211 : KELUARGA ASTO
212 BAB 212 : 7 DEWAN JARING, SOUL
213 BAB 213 : API MERAH YANG MEMBAKAR LANGIT
214 BAB 214 : PANGERAN MANOME
215 BAB 215 : SENJATA DARURAT LUNE
216 BAB 216 : MENINGGALKAN KOTA TORTO
217 BAB 217 : TETAP TINGGAL
218 BAB 218 : TIDAK ADA JALAN LARI
219 BAB 219 : MENGEJAR
220 BAB 220 : PENGORBANAN
Episodes

Updated 220 Episodes

1
BAB 1 : PEMBATALAN PERTUNANGAN
2
BAB 2 : DITINGGALKAN
3
BAB 3 : MEREKRUT
4
BAB 4 : BENDERA ARAS
5
BAB 5 : LUNE ENNEIGE
6
BAB 6 : KESETIAAN LUNE
7
BAB 7 : RAJA YANG LICIK
8
BAB 8 : PILIHAN
9
BAB 9 : WANITA BERBAHAYA
10
BAB 10 : ALASAN KEHANCURAN KERAJAAN VENIAR
11
BAB 11 : PANGGILAN RAJA
12
BAB 12 : APA YANG KAU MAU?
13
BAB 13 : BENTENG AGIRO
14
BAB 14 : MEMBUKTIKAN KEMAMPUAN
15
BAB 15 : RASA IRI
16
BAB 16 : PANGERAN PERTAMA
17
BAB 17 : RENCANA PEMBUNUHAN
18
BAB 18 : TINDAKAN TERHADAP SANG PANGERAN
19
BAB 19 : PERAMPOKAN KARAVAN
20
BAB 20 : DIBALIK KERETA
21
BAB 21 : KEKUATAN VS KECEPATAN
22
BAB 22 : APAKAH KAU MEREMEHKANKU?
23
BAB 23 : AKU PERCAYA PADAMU
24
BAB 24 : KELEMAHAN TORPAN
25
BAB 25 : PENGIKUT BARU
26
BAB 26 : MARQUIS ALKAWAN
27
BAB 27 : PERINTAH TETUA
28
BAB 28 : SATU BULAN
29
BAB 29 : TINDAKAN BERIKUTNYA
30
BAB 30 : KESULITAN BENTENG AGIRO
31
BAB 31 : MEMBAWA MASALAH DI PESTA
32
PERUBAHAN JADWAL UPDATE
33
BAB 32 : DIGIGIT BALIK
34
BAB 33 : TAMU TAK TERDUGA
35
BAB 34 : MEMINTA BANTUAN
36
BAB 35 : SEMUA PERSIAPAN SELESAI
37
BAB 36 : BENTENG YANG SULIT DITEMBUS
38
BAB 37 : STRATEGI MENYERANG BENTENG AGIRO
39
BAB 38 : IBLIS DI MATA IBLIS
40
BAB 39 : TUJUAN MENGUMPULKAN PASUKAN BANGSAWAN
41
BAB 40 : HADIAH UANG
42
BAB 41 : PERANG BENTENG AGIRO DIMULAI
43
BAB 42 : PERTARUNGAN SENGIT
44
BAB 43 : SERANGAN TIPUAN
45
BAB 44 : SOLUSI MENGHADAPI SERANGAN MALAM
46
BAB 45 : SERANGAN TIPUAN ATAU NYATA?
47
BAB 46 : PERTARUNGAN DUA KEKUATAN
48
BAB 47 : MENYERBU BENTENG LANGSUNG
49
BAB 48 : BAGAIMANA KAU BISA TAHU?
50
BAB 49 : PERANG PENENTUAN
51
BAB 50 : BANTUAN
52
BAB 51 : PERTEMPURAN HARI KEEMPAT
53
BAB 53 : PERTARUNGAN SENGIT PARA PEMIMPIN
54
BAB 54 : PERTARUNGAN SENGIT PARA PEMIMPIN (1)
55
BAB 55 : LARI DARI TEMBOK
56
BAB 56 : RENCANA MELARIKAN DIRI
57
BAB 57 : KEMENANGAN
58
BAB 58 : PERTARUHAN
59
BAB 59 : SERANGAN PENUH
60
BAB 60 : DIBALIK PAGAR
61
BAB 61 : GELOMBANG PANAH KELIMA
62
BAB 62 : BERSEMBUNYI DI KEGELAPAN MALAM
63
BAB 63 : PENGORBANAN
64
BAB 64 : MASA LALU LOGMA
65
BAB 65 : BERTAMBAH KUAT
66
BAB 66 : KALAU TANGANMU TIDAK SIAP DIPENUHI DARAH, JANGAN BERMIMPI MENJADI RAJA
67
BAB 67 : PERANG BENTENG AGIRO BERAKHIR
68
BAB 68 : PENGUASAAN BENTENG AGIRO
69
BAB 69 : PERTEMUAN BULANAN KERAJAAN VENIAR
70
BAB 70 : PEMBAGIAN KEKUATAN MILITER DAN POLITIK KERAJAAN
71
BAB 71 : PANGERAN BANGSAWAN
72
BAB 72 : PERGERAKAN PIHAK NETRAL
73
BAB 73 : JENDRAL AGUNG KIRI
74
BAB 74 : KELUARGA BASILISK
75
BAB 75 : SAKIT
76
BAB 76 : KERJA SAMA DUA PANGERAN
77
BAB 77 : MASA LALU DI BUMI
78
BAB 78 : KONDISI SETELAH DUA BULAN
79
BAB 79 : BANTUAN DARI RAJA
80
BAB 80 : MENYERAH MENJADI RAJA
81
BAB 81 : SEBUAH KISAH
82
BAB 82 : TUJUAN MYRO
83
BAB 83 : PERBEDAAN GEOGRAFIS
84
BAB 84 : PERTEMUAN BERSAMA KELOMPOK KAMAR DAGANG WILAYAH UTARA
85
BAB 85 : KAMAR DAGANG TERBESAR KEEMPAT
86
BAB 86 : BERADA DI KAPAL YANG SAMA
87
BAB 87 : SESUAI RENCANA
88
BAB 88 : TAHANAN
89
BAB 89 : LEI JUSTA
90
BAB 90 : GURU BESAR TANPA GELAR
91
BAB 91 : SELALU GAGAL
92
BAB 92 : KOTA PERDAGANGAN
93
BAB 93 : PENDIDIKAN DAN PAJAK YANG TEPAT
94
BAB 94 : KEPALA KAMAR DAGANG KARASU
95
BAB 95 : PASUKAN BARU DARI KERAJAAN ROCK
96
BAB 96 : KELUARGA LOREN
97
BAB 97 : KENAPA TIDAK MEMANFAATKAN KEUNTUNGAN BENTENG?
98
BAB 98 : FIRASAT BURUK
99
BAB 99 : PERSIAPAN PASUKAN
100
BAB 100 : TEKAD SEORANG KAKAK
101
BAB 101 : BERPURA-BURA KERACUNAN
102
BAB 102 : BALDUR YANG KETAKUTAN
103
BAB 103 : OMONGAN BESAR
104
BAB 104 : TEKNIK PEDANG YANG BAGUS
105
BAB 105 : ORANG BERBAKAT HARUS DIBUNUH LEBIH AWAL AGAR TIDAK MENJADI ANCAMAN!
106
BAB 106 : DEMAM
107
BAB 107 : SISI TENGAH
108
BAB 108 : RENCANA SEBENARNYA
109
BAB 109 : KAVALERI BERGERAK
110
BAB 110 : MUNDUR
111
BAB 111 : AKU AKAN MENJAGA BAGIAN BELAKANG
112
BAB 112 : MENGINCAR SATU ORANG
113
BAB 113 : APAKAH KAMU MEMBANTU ORANG LAIN UNTUK DIHARGAI OLEH ORANG LAIN JUGA?
114
BAB 114 : TANTANGAN DUEL
115
BAB 115 : AKU TAK BISA MEMBUNUH ANDA
116
BAB 116 : PENAWARAN
117
BAB 117 : AKU BERENCANA MENGGUNAKAN CARAKU SENDIRI!
118
BAB 118 : HUBUNGAN KELUARGA LOREN DAN HAREN
119
BAB 119 : RENCANA MASA DEPAN
120
BAB 120 : KEPUTUSAN CEPAT
121
BAB 121 : PILIHAN SIRANA
122
BAB 122 : KEPERCAYAAN PADA SIRANA
123
BAB 123 : KOTA PIRE
124
BAB 124 : SETENGAH PROVINSI RELIM
125
BAB 125 : JANGAN MUDAH PERCAYA
126
BAB 126 : SERANG SEBELUM GERBANG TERTUTUP
127
BAB 127 : KEMARAHAN BALDUR
128
BAB 128 : BERGUNA
129
BAB 129 : AYAH KONI DAN SIRANA
130
BAB 130 : KEPERCAYAAN DIBANGUN OLEH WAKTU
131
BAB 131 : BERPIKIR JAUH KE DEPAN
132
BAB 132 : EMPAT JENDRAL BESAR
133
BAB 133 : GERBANG TERTUTUP
134
BAB 134 : PENDEKAR BESI DAN PEMANAH JITU
135
BAB 135 : MENUKAR POSISI
136
BAB 136 : DUA RENCANA
137
BAB 137 : ALEXANDRIA MENYERAH?
138
BAB 138 : PERISAI TERKUAT DI DUNIA
139
BAB 139 : MELAMPAUI BATAS
140
BAB 140 : TAWARAN MYRO
141
BAB 141 : BERHENTI MENJADI PRAJURIT
142
BAB 142 : DORONGAN TERAKHIR
143
BAB 143 : BEKERJA SAMA DENGAN HAREN?
144
BAB 144 : GRAND DUKE CHARIOT
145
BAB 145 : CHERY USINA KARASU
146
BAB 146 : DUA SURAT
147
BAB 147 : PERTARUNGAN DUA JENDRAL PASUKAN IBUKOTA
148
BAB 148 : PERINGATAN JINEUNG DAN TETUA KAMAR DAGANG KARASU
149
BAB 149 : GRAND DUKE WELTON DI BARAT KERAJAAN
150
BAB 150 : CARMEN VS GRAND DUKE WELTON
151
BAB 151 : BANTUAN TAK TERDUGA
152
BAB 152 : MYRO BODOH!
153
BAB 153 : MIMPI DARI INGATAN YANG HILANG
154
BAB 154 : UNDANGAN LEI
155
BAB 155 : MENCEGAH NEPOTISME
156
BAB 156 : BERHENTI BERHARAP
157
BAB 157 : WALIKOTA DARI KOTA HERBA
158
BAB 158 : CARA MENGALAHKAN 4 KELUARGA BESAR
159
BAB 159 :KEKUATAN 4 KELUARGA BESAR
160
BAB 160 : AKU BUKAN SEKUTUMU
161
BAB 161 : MENGHANCURKAN SUMBER KEMAMPUAN MUSUH
162
BAB 162 : KEPUTUSAN TORKA, PERLINDUNGAN GARNISUN!
163
BAB 163 :SERANGAN BALIK 4 KELUARGA BESAR
164
BAB 164 : PERSIDANGAN
165
BAB 165 : PENGORBANAN LEDAKAN API
166
BAB 166 : TIDAK SANGGUP
167
BAB 167 : KEJAHATAN PIDANA ITU BUKAN SESUATU YANG BISA DIWARISKAN
168
BAB 168 : REORGANISASI PASUKAN
169
BAB 169 : KEKEJAMAN HAREN
170
BAB 170 : QUEMA ASTO
171
BAB 171 : JENDRAL AGURO
172
BAB 172 : KABAR DARI PERBATASAN KERAJAAN LAFE
173
BAB 173 : PERDEBATAN DI TENGAH MENGHADAPI SITUASI KRISIS
174
BAB 174 : PERTAHANAN TERKUAT
175
BAB 175 : ALASAN PENOLAKAN LUNE
176
BAB 176 : KOTA TORTO
177
BAB 177 : KEPUTUSAN BODOHMU AKAN MEMBUAT KAU KEHILANGAN ORANG YANG KAU PEDULIKAN
178
BAB 178 : KEADAAN KERAJAAN LAFA DAN KOTA RONMEN
179
BAB 179 : KEKACAUAN DI GERBANG
180
BAB 180 : TAWARAN TORPAN
181
BAB 181 : TINDAKAN TAK TERDUGA
182
BAB 182 : KALIAN SEMUA ADALAH MANUSIA
183
BAB 183 : MENGHAPUS TANDA
184
BAB 184 : KERAGUAN
185
BAB 185 : INFORMASI DARI IRLANDO
186
BAB 186 : RENCANA DARI ROVEN
187
BAB 187 : GERBANG TERTUTUP
188
BAB 188 : JEBAKAN KOTA RONMEN
189
BAB 189 : KEPANIKAN DI KOTA RONMEN
190
BAB 190 : PERPECAHAN ANTARA ROVEN DAN KAIRIN
191
BAB 191 : GERBANG KOTA RONMEN TERBUKA
192
BAB 192 : MASA LALU ROVEN
193
BAB 193 : HIGUCHI
194
BAB 194 : ALASAN ROVEN
195
BAB 195 : SUARA DAN PANTULAN, WAVE
196
BAB 196 : MELARIKAN DIRI? KAU SALAH PAHAM!
197
BAB 197 : SMOKE?
198
BAB 198 : PERTARUNGAN DI BAWAH KEGELAPAN
199
BAB 199 : IDENTITAS WAVE
200
BAB 200 : TEGAKKAN KEADILAN DENGAN TANGAN KALIAN SENDIRI
201
BAB 201 : KEPUTUSAN KAIRIN DAN LANDO
202
BAB 202 : KOTA OURO DAN JENDRAL VINE
203
BAB 203 : PEMBAGIAN 3 SISI
204
BAB 204 : APAKAH KAU YAKIN MENANG?
205
BAB 205 : SCARLET ASTO
206
BAB 206 : KEDATANGAN SERIBU WAJAH
207
BAB 207 : PERTEMPURAN BERLARUT-LARUT
208
BAB 208 : TANPA HASIL
209
BAB 209 : SATU LAWAN BANYAK
210
BAB 210 : HAMPIR MATI
211
BAB 211 : KELUARGA ASTO
212
BAB 212 : 7 DEWAN JARING, SOUL
213
BAB 213 : API MERAH YANG MEMBAKAR LANGIT
214
BAB 214 : PANGERAN MANOME
215
BAB 215 : SENJATA DARURAT LUNE
216
BAB 216 : MENINGGALKAN KOTA TORTO
217
BAB 217 : TETAP TINGGAL
218
BAB 218 : TIDAK ADA JALAN LARI
219
BAB 219 : MENGEJAR
220
BAB 220 : PENGORBANAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!