18

Semua orang mengalihkan tatapan mereka pada Seseorang yang Baru Saja Tiba. Vita tersenyum mendengar ucapan Ibu Dari Kang Herman

"Kenapa harus ragu.... kita keluarga apa lagi Om Jaja Abang dari Ayah Vita Tante, Vita percayaan pada Keluarga Om Jaja dan Vita juga percaya dengan Didikan Om dan Tante pada keEmpat Anak-anak kalian, Jujur Vita salut Apa lagi pada kang Heru padahal kang Heru melihat Tumpukan Uang Di tas Vita... Tapi Bukan Di ambil kang Heru malah menutup tas itu dan menyimpan nya ke kamar yang Vita tempati" ucap Vita

Semua orang langsung Menatap Kang Heru. sedangkan yang di tatap Hanya bisa mengaruk belakang kepala nya, Dia tak tahu bila Vita mengetahui Kejadian itu semalam

FLASHBACK ON

Vita terbangun Karna Haus. dan dia melihat Gelas yang dikamar Sudah Kosong Vita pun keluar dari kamar dan Menuju Dapur tapi saat dia melangkah Melihat Kang Heru yang Membawa Tas Vita

"Astagfirullah.... Ini uangnya Banyak Banget untuk Ngga ada Tuyul Coba kalau Ada, nanti keluarga Aku yang di sangka laginya Neng Vita Ceroboh banget Tas Berisi tumpukan uang asal naro Aja" ucap Kang Heru sambil membawa kedepan kamar Vita

Kang Heru membuka Sedikit pintu Kamar langsung menaruh Di Pinggir Pintu dan segera menutup kembali pintunya dan dia pergi kekamarnya. Vita yang sembunyi di belakang Lemari Melihat Semua dia tersenyum

"Vella Bisa Besok Carikan Toko Kelontong di Kota B Untuk Memberikan Usaha Untuk Keluarga Kang Herman, Aku merasa keluarga Ini Begitu Tulus dan tak Neko-neko" ucap Vita

"Siap.... Besok Pagi Dua Agen Toko kelontong Akan menjadi Milik Vita, tapi Bagaimana cara Vita memberikan pada Mereka" ucap Vella

"Biar itu jadi Urusan Vita nanti yang Penting Tempat Usaha itu dan Tempat tinggal nya Juga" jawab Vita

FLASHBACK OF

Ada Untung nya saat ini Vita tahu bahwa Keluarga Pak Jaja itu Masih keluarga Vita dan Dia bisa menjadikan Alasan Bila itu Usaha milik Ayahnya. dia sengaja melakukan itu Agar tak kelihatan Merendahkan Pak Jaja. Vita tahu Pak Jaja Memiliki harga diri yang tinggi

"Baiklah Om Akan Menerima nya, tapi Om Hanya akan Menjalankan Saja semua itu masih Milik Mu" ucap Pak Jaja

"Hmm, Baiklah kalau itu kemauan Om Vita terima" ucap Vita

Semua keluarga Pak Jaja senang ternyata mereka masih memiliki Saudara dari Ayahnya walau mereka sedih karena Adik dari Ayahnya sudah Tidak Ada lagi di dunia ini

"Hati Abang belum terima kalau kamu sudah pergi meninggalkan Abang, Jang.... tapi saat mendengar ucapan Putrimu Abang ingin mencekik langsung Istrimu itu" Gumam hati Pak Jaja

Semua orang tahu Pak Jaja pasti sedih Adik yang dia cari dari dulu ternyata sudah pergi untuk selamanya

Ibu kang Herman pun mendekati Suaminya, dia mengelus bahu Suaminya dia tahu suami nya itu sedang tidak baik-baik Saja

"Ikhlaskan Jajang, Kang agar dia tenang jangan buat dia berat di alam sana...." ucap Ibu Kang Herman

"Aku Ikhlas. tapi Hati ku sakit saat tahu Adik ku di bunuh oleh istri dan selingkuhan nya" ucap Pak Jaja

Vita yang Dari Tadi diam pun Ikut Bicara. dia pasti akan membalas semua kejahatan Ibu dan keluarga Baru Ibu nya juga

"Om tenang saja, Vita akan membalas mereka secara perlahan. Kita akan buat Mereka tak memiliki muka di depan orang lain, Setelah itu Baru Kita lenyapkan Dari Dunia ini" ucap Vita

"Jadi Vita Ponakan Ayah.... Berarti Vita Saudara Kita juga dong Yank....

JANGAN Lupa

LIKE

KOMEN

SHARE

VOTE DAN GIF

TAMBAHKAN KE Favorit Juga

Terpopuler

Comments

nadira ST

nadira ST

ayo pak jaja tak bantu nyekek enaknya vita bila perlu tak bawa suporter😀😂😀😂

2024-10-11

1

Evi 060989

Evi 060989

up

2024-10-11

0

Sribundanya Gifran

Sribundanya Gifran

lanjut up lagi thor

2024-10-11

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!