"Nama itu sama dengan nama Kakak Ayah Vita Om....." ucap Vita
"Tunggu kita langsung tanya pada Beliau.... Neng jangan langsung menyimpulkan saja" ucap Tio
Vita pun menganguk Dia juga akan minta Vella mengeluarkan Beberapa Barang milik Ayah Vita
"Vella.... Vita Minta beberapa Barang Ayah Vita Dan Kakaknya Itu" ucap Vita
Vella pun mengeluarkan Photo masa kecil mereka berdua dan Akte milik Ayah Vita. Vita pun PuAs Vella begitu Cepat mendapatkan Itu semua
"Makasih Vel..... kamu hebat baru aku minta eh Kamu udah Siapin semuanya" ucap Vita
"Sama-sama Bukan nya Vella udah bilang apa pun yang Vita minta Vella akan Berusaha Mengadakan Semua nya" ucap Vella
"Pak Jaja maaf Bisa kita Bicara Ada yang mau ditanyakan Oleh Neng Vita.... pada pak Jaja" ucap Tio. Iman dan Bayu pun saling tatap mereka bingung ada apa Tuan nya itu mau Berbicara dengan Pak Jaja, tapi mereka tak berani Bertanya
"Oh bisa Bang Tio.... Mari ikut kedalam Buat kalian Lanjutkan Ayah ada Perlu Dulu" ucap Pak Jaja
"Siap Yah.... Siap Mang" jawab Anak Dan para ponakan Istrinya
Vita ngikutin Pak Jaja di Belakang mereka kembali Keruang Tamu. disana masih Ada Kang Herman Dan para Saudara Teh Cintya juga
"Kalian Lanjutkan saja Ayah mau Bicara sama Neng Vita" ucap bapak Jaja
Vita menyodorkan Photo Dua orang Bocah Laki-laki. Pak jaja terkejut melihat Photo itu dan Dia menatap Vita
"Dari mana Neng Vita memiliki Photo Kecil saya Dan Adik saya satu-satunya Itu" tanya Pak Jaja
"Itu photo Alm Ayah Vita. Ini Akte Milik Ayah...." Vita dengab Nada Sedih
Deg
Jantung Pak Jaja Berasa Sakit saat mendengar Ucapan Vita Photo Alm Ayah. apa yang terjadi pada Adiknya Dia sudah mencari Adiknya di tempat Dulu Paman nya Tinggal dan Ternyata Mereka sudah Pindah Entah kemana, dan Sekarang saat tahu kabar Adiknya malah kabar yang menyakitkan
"A Alm, Maksud Neng Vita Adik saya itu Ayah Neng dan dia sudah meninggal Begitu......." ucap Gemetar Pak Jaja
Kang Herman Dan para Saudaranya yang tadi Fokus Membungkus Kue langsung terdiam Begitu Juga para Saudaranya Juga
"Hmmm.... Iya Ayah Jajang Sudah Meninggal Saat Vita Umur Sepuluh Tahun, Dan Ayah meninggal Karna kecelakaan Saat Pulang dari Toko" ucap Lirih Vita
"A Apa? ini Benar Kamu Putri dari Jajang Adik nya dari Uwa/Om" tanya Pak Jaja
Vita pun menganguk mengeluarkan Photonya saat bareng Ayahnya Dulu. Pak Jaja Menangis Melihat Photo Adiknya yang sangat dia Rindu
"Hiks...... hiks..... Kenapa kau pergi meninggalkan Abang Dik, kenapa kamu lebih dulu bertemu orangtua Kita lihat Putrimu Sudah Besar dan Abang Baru tahu kalau kamu Sudah Pergi Dik" ucap lirih Pak Jaja Sambil Memeluk Photo Ayah Jajang
Semua orang yang ada disana Menunduk Sedih mendengar ucapan Pak Jaja. Mereka tahu usaha Pak Jaja Mencari Adiknya Dia sampai Ke kota Y Untuk mencari Adiknya Dulu Tapi Kenyataan berkata lain Adik nya sudah meninggal Tujuh tahun lalu
"Lalu dimana Ibu Nak.... Apa Dia berada Di rumah" tanya Pak Jaja
Seketika Vita menatap Penuh kebencian saat Wanita yang Sudah membuat Putri kandungnya mati itu disebut
"Tolong jangan sebut wanita itu..... Karna Wanita Itu Ayah Kecelakaan, Dia yang membuat Ayah Tabrakan Om" ucap Vita
Semua Orang menatap Vita dengan Penuh tanda tanya, Vita pun Menceritakan Semua nya Ayahnya itu dibunuh oleh Selingkuhan Ibunya dengan memutuskan Rem Mobil Milik Ayah Jajang
"Kurang ajar....... dasar Wanita tak tahu diri aku akan Membunuhnya sekarang juga, Dimana Alamat Wanita sialan Itu Nak biar Om yang langsung membunuhnya" ucap Pak Jaja
"Tidak...... Biar Itu jadi Urusan Vita Om biar Vita yang membalas kelakuan Dia, hukum mati terlalu Mudah" ucap Vita
"Biar Akang Ikut membunuhnya Dek" ucap Kang Herman
"Tidak...... Kamu harus ingat Istri mu sedang Hamil Herman....
JANGAN Lupa
LIKE
KOMEN
SHARE
VOTE DAN GIF
TAMBAHKAN KE Favorit Juga
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments
Sarah
kalau lngsung mati enak banget,di bikin sengsara dulu hidup nya,siksa perlahan",,sampai berpikir hidup segan mati tak bisa😁🙊
2024-10-09
1
nadira ST
😭😭😭😫😫😫
2024-10-09
1
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
2024-10-08
1