Bab 17. Dia menyelamatkan

Rona penuh kerakusan seketika terpancar ketika Jovan berhasil merobek pakaian Agnia secara paksa. Kulit putih mulus menggugah selera juga menurutnya.

Hasrat yang semula landai, tiba-tiba bangkit karena selama ini mereka memang sangat menjaga batasan di karenakan Jovan yang berkamuflase.

Jovan sudah pasti menang hari ini, namun tanpa di nyana,

BRAK!

Dan Jovan seketika terkejut saat belum sempat ia menoleh, sudah ada tangan bertenaga kuat yang menarik pakaiannya dengan kasar lalu melemparkan tubuhnya ke lantai.

"Kurang ajar!" maki Jovan yang kesal karena Airlangga lagi-lagi mengacaukan upayanya.

"Kau!"

"Argghhh!"

Tangan Jovan yang semula hendak melayangkan pukulan ke arah Airlangga, kini malah di pelintir ke kiri dan membuat pria itu sontak berteriak kesakitan. Airlangga melakukan hal itu sembari menatap tajam dengan rahang yang sudah menjadi keras.

Ia sedang bingung tadi sebab sudah sangat lama pintu tidak terbuka, dan ketika ia bergerak memeriksa, ia malah mendapati ruangan itu telah kosong melompong. Untung saja sinyal di telinganya tiba-tiba berbunyi, ia seketika lari melesat mencari Agnia.

Ya, tanpa Jovan sadari, kalung Agnia yang tertekan secara tidak sengaja membuat Airlangga akhirnya tahu jika perempuan itu sedang dalam bahaya.

"Sekali lagi kau berani bersikap kurang ajar pada Agnia, ku patahkan tanganmu!" ancam Airlangga menghardik Jovan.

Jovan yang kini kesakitan dengan deru napas yang kembang-kempis memilih pergi karena pria di depannya itu rupanya tidak bisa di sepelekan. Meski di dalam hatinya, ia akan membalas dan tak terima dengan semua ini.

Melihat Jovan lari tunggang langgang, Airlangga segera mengunci pintu kamar Agnia lalu bergegas menolong perempuan itu.

"CK!" Airlangga mendecak kesal karena matanya kini malah tak sengaja harus melihat pundak seputih susu milik Agnia.

Tangan berjemari besar itu mencoba menutupi bagian yang seharusnya tak ia lihat, tapi matanya segera membulat demi kecupan spontan yang di lakukan Agnia kepada bibirnya.

CUP

Airlangga membeku sejenak karena otaknya tiba-tiba blank. Sentuhan benda lembut yang terasa manis itu membuat jakunnya bergerak. Mereka berciuman.

"Eughh!" lenguh Agnia.

Saat itu dia segera sadar dan tahu, bahwa perempuan ini sedang dalam pengaruh barang biadab. Merasa jika dia bukanlah pecundang, ia segera mendorong tubuh Agnia menjauh sembari sesekali mengumpat sebab perempuan itu malah menggerayangi tubuhnya dengan sangat tidak wajar.

"Sayang!"

Airlangga mendelik dengan bingung sebab perempuan itu malah semakin tak terkendali.

***

Beberapa jam kemudian, Airlangga melipat kedua tangannya seraya menatap nanar Agnia yang kini ia rendam di dalam bathtub berisikan air, dengan tangan dan kaki yang ia ikat dengan tali.

Terlihat sangat kejam memang, tapi itulah yang bisa membuat kehormatan Agnia tetap berada di keadaan aman. Ya, Airlangga terpaksa melakukan hal itu karena reaksi obat itu sungguh membuatnya resah.

Melihat kekurangajaran Jovan yang kelewatan, ingin rasanya ia menghajar pria itu sekarang, tapi ia tak mungkin meninggalkan Agnia dengan keadaan seperti ini. Ia menatap seraut cantik yang kini memejamkan matanya itu dengan tatapan dalam.

Dirinya dan perempuan payah ini tak sengaja bertemu dalam situasi tak wajar. Ia kini benar-benar merasa jika hidup Agnia sungguh sangat beresiko. Ia malah menjadi berpikir, bagiamana jika Jovan tahu bila Agnia hanya bersandiwara?

Ketika masih larut dalam lamunan, pintu tiba-tiba di gedor dengan kerasnya.

DAK! DAK! DAK!

Maka Airlangga segera mengunci pintu kamar mandi Agnia lalu pergi melesat ke depan.

Terpopuler

Comments

Yumna

Yumna

Untung ada airlangga….

2024-09-24

0

Sunaryati

Sunaryati

Syukurlah jika Agnia terselamatkan, segera terbongkar kelicikan Jovan, uang yang digelapkan kembali/ tak bisa dicairkan serta Visha hamil

2024-09-24

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Khianat
2 Bab 2. Agnia Hardianto
3 Bab 3. Be my bodyguard!
4 Bab 4. Deal
5 Bab 5. The Protector
6 Bab 6. Perduli
7 Bab 7. Dia dan pekerjaannya
8 Bab 8. Sulit di tebak
9 Bab 9. Nyaris celaka
10 Bab 10. Kesulitan seorang pria
11 Bab 11. Emang boleh sekesal ini?
12 Bab 12. Sakit
13 Bab 13. Dia dan masa lalunya
14 Bab 14. Liburan
15 Bab 15. Gara-gara turbulensi
16 Bab 16. Perangkap
17 Bab 17. Dia menyelamatkan
18 Bab 18. Rasa lain
19 Bab 19. Perseteruan dua pria
20 Bab 20. Tak semudah yang di kira
21 Bab 21. Benda bersejarah
22 Bab 22. Tak lagi bisa menutupi
23 Bab 23. Mr. Payah
24 Bab 24. Jangan rendahkan dirimu
25 Bab 25. Menabuh genderang perang
26 Bab 26. Suara hati
27 Bab 27. Berita viral
28 Bab 28. Mantan pacar?
29 Bab 29. Kenapa jealous
30 Bab 30. Paman datang
31 Bab 31. Pelukmu
32 Bab 32. Kenapa selalu dingin dan datar?
33 Bab 33. Aku pergi
34 Bab 34. Putar haluan
35 Bab 35. Welcome back
36 Bab 36. Fell to you
37 Bab 37. Efek domino
38 Bab 38. Suprise
39 Bab 39. Gangguan
40 Bab 40. Jangan begitu lagi, aku cemburu!
41 Bab 41. Tak rela?
42 Bab 42. Memeluk mu
43 Bab 43. Satu pagi bersama mu
44 Bab 44. Di kebimbangan hati
45 Bab 45. Hal menyakitkan
46 Bab 46. Mulai berani
47 Bab 47. Kita pacaran?
48 Bab 48. Happy New year
49 Bab 49. Rasa yang melampaui batas
50 Bab 50. Jalan terjal berliku
51 Bab 51. Kiamat itu tiba
52 Bab 52. Patah hati
53 Bab 53. Niat Zidan
54 Bab 54. Misi Airlangga part 1
55 Bab 55. Misi Airlangga part 2
56 Bab 56. Misi Airlangga part 3
57 Bab 57. Kehilangan mu, menyakitkan nurani
58 Bab 57. Roda sedang berputar
59 Bab 59. Kenyataan harus di kabarkan
60 Bab 60. Pertanggungjawaban
61 Bab 61. Ingin bertemu
62 Bab 62. Aku butuh kamu, kamu juga harus membutuhkan aku
63 Bab 63. Bangun pagi bersamamu
64 Bab 64. Aku mencintaimu, Agnia
Episodes

Updated 64 Episodes

1
Bab 1. Khianat
2
Bab 2. Agnia Hardianto
3
Bab 3. Be my bodyguard!
4
Bab 4. Deal
5
Bab 5. The Protector
6
Bab 6. Perduli
7
Bab 7. Dia dan pekerjaannya
8
Bab 8. Sulit di tebak
9
Bab 9. Nyaris celaka
10
Bab 10. Kesulitan seorang pria
11
Bab 11. Emang boleh sekesal ini?
12
Bab 12. Sakit
13
Bab 13. Dia dan masa lalunya
14
Bab 14. Liburan
15
Bab 15. Gara-gara turbulensi
16
Bab 16. Perangkap
17
Bab 17. Dia menyelamatkan
18
Bab 18. Rasa lain
19
Bab 19. Perseteruan dua pria
20
Bab 20. Tak semudah yang di kira
21
Bab 21. Benda bersejarah
22
Bab 22. Tak lagi bisa menutupi
23
Bab 23. Mr. Payah
24
Bab 24. Jangan rendahkan dirimu
25
Bab 25. Menabuh genderang perang
26
Bab 26. Suara hati
27
Bab 27. Berita viral
28
Bab 28. Mantan pacar?
29
Bab 29. Kenapa jealous
30
Bab 30. Paman datang
31
Bab 31. Pelukmu
32
Bab 32. Kenapa selalu dingin dan datar?
33
Bab 33. Aku pergi
34
Bab 34. Putar haluan
35
Bab 35. Welcome back
36
Bab 36. Fell to you
37
Bab 37. Efek domino
38
Bab 38. Suprise
39
Bab 39. Gangguan
40
Bab 40. Jangan begitu lagi, aku cemburu!
41
Bab 41. Tak rela?
42
Bab 42. Memeluk mu
43
Bab 43. Satu pagi bersama mu
44
Bab 44. Di kebimbangan hati
45
Bab 45. Hal menyakitkan
46
Bab 46. Mulai berani
47
Bab 47. Kita pacaran?
48
Bab 48. Happy New year
49
Bab 49. Rasa yang melampaui batas
50
Bab 50. Jalan terjal berliku
51
Bab 51. Kiamat itu tiba
52
Bab 52. Patah hati
53
Bab 53. Niat Zidan
54
Bab 54. Misi Airlangga part 1
55
Bab 55. Misi Airlangga part 2
56
Bab 56. Misi Airlangga part 3
57
Bab 57. Kehilangan mu, menyakitkan nurani
58
Bab 57. Roda sedang berputar
59
Bab 59. Kenyataan harus di kabarkan
60
Bab 60. Pertanggungjawaban
61
Bab 61. Ingin bertemu
62
Bab 62. Aku butuh kamu, kamu juga harus membutuhkan aku
63
Bab 63. Bangun pagi bersamamu
64
Bab 64. Aku mencintaimu, Agnia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!