Chapter 2 : Masa Lalu Keluarga

Hari itu Sagara tidak bisa fokus memperhatikan sang dosen ketika sedang menerangkan materi. Pikirannya masih teralihkan pada rumah warisan yang dia dapatkan kemarin dari seorang pria yang mengaku sebagai pengacara pribadi kakeknya. Awalnya dia sulit untuk percaya, bagaimanapun dia tidak pernah mengenal kakeknya. Selain itu, mengingat kehidupannya selama ini sangatlah miskin juga membuat Sagara terusik. Sang ayah hanyalah tukang bersih-bersih di sebuah perusahaan, jadi mengapa dia bisa memiliki kakek yang kaya raya seperti itu?

Sagara pun mencari tahu kebenarannya. Malam itu dia mengunjungi pamannya. Kakak dari mendiang sang ibu. Dia bertanya dan mengungkit tentang kematian sang kakek, juga mengenai warisan yang didapatkannya. Sagara melihat wajah sang paman sedikit gugup. Dia terdiam seakan ragu untuk menjawabnya. Namun, Sagara tidak menyerah dan terus mendorong sang paman untuk bercerita. Pada akhirnya dia pun mendapatkan jawaban dari pertanyaan tersebut.

Sagara telah mengetahui bahwa sang ayah yang terlebih dahulu memutuskan hubungan keluarga dengan sang kakek. River adalah pria yang memiliki kepribadian yang tegas. Dia bertemu dengan Sofia pada saat berkuliah. Keduanya dengan cepat menjadi akrab, kemudian tumbuh rasa cinta di antara keduanya. Hubungan River dan Sofia semakin dalam. Keduanya memutuskan untuk menjalani hubungan yang lebih serius. River dan Sofia berpacaran. Sampai masa kelulusan keduanya, River dan Sofia semakin yakin dengan hubungan keduanya. River pun mengenalkan Sofia kepada sang ayah. Miles Adyatama, seorang kolektor barang antik dan juga pebisnis sukses yang sangat kaya raya. River dan Sofia kemudian menghadapi penolakan keras dari Miles.

Sofia hanyalah wanita yang berasal dari keluarga kasta rendah. Sang ayah hanyalah seorang buruh pabrik dan ibunya seorang penjahit. Miles telah menyinggung dan merendahkan Sofia tanpa dia sadari telah memicu amarah River. Sofia merasa hubungannya dengan River tidak memiliki harapan. River tak berdaya dengan kuasa sang ayah padanya. Selama ini dia hidup dengan mengandalkan uang dari sang ayah. Selama ini juga dia tidak pernah menentang perintah atau kemauan sang ayah. Namun, Sofia adalah wanita yang dicintainya. River merasa dirinya sudah cukup dewasa, sudah saatnya dia membuat keputusan atas dirinya sendiri.

River kembali menemui Miles. Keadaannya saat itu sedang tidak baik-baik saja, River sedikit mabuk, sehingga membuat dirinya membuat kesalahan yang sangat fatal. River berdebat dengan Miles malam itu. River tidak bisa menahan diri ketika sang ayah terus mengungkit latar belakang keluarga Sofia dan juga masa depannya nanti. Terlebih ketika Miles menginginkan River untuk menikahi wanita pilihannya. Seorang wanita yang berasal dari keluarga terpandang, keberadaan yang bahkan tak bisa dibandingkan dengan seorang Sofia. Miles telah melewati batasannya. Begitu juga dengan River yang kemudian mengucapkan kata-kata yang menjadi awal putusnya ikatan ayah dan anak di antara keduanya. River lebih memilih Sofia dan meninggalkan rumah. Dia bersumpah tidak ingin lagi berhubungan dengan Miles dan melarang ayahnya tersebut ikut campur dalam kehidupannya.

Sagara menjadi tahu cerita di balik keluarganya. Dia berterima kasih kepada sang paman yang sudah mau memberitahu Sagara mengenai masa lalu ayahnya itu. Bukan keputusan yang mudah. Sang Paman sendiri telah melanggar janji yang sudah dia ucapkan pada River untuk tidak menceritakan kepada siapapun. Namun, mengingat situasinya sudah sampai seperti ini, dia merasa akan lebih baik mengungkapkannya kepada Sagara. Pikirnya janji dengan orang yang sudah mati nampaknya tidak lebih penting daripada memberitahukan kebenaran pada orang yang masih hidup.

"Jaga dirimu baik-baik. Paman mengucapkan turut berduka atas kepergian Tuan Miles." Paman berkumis tebal itu kemudian memeluk Sagara dengan penuh kehangatan.

Hans memang selalu menjadi paman yang baik bagi Sagara. Dia selalu mencoba membantu dan mengulurkan bantuan Sagara jika memiliki kesulitan. Namun, dikarenakan ekonomi keluarganya yang juga sulit, Paman Hans tidak bisa membantu dalam hal finansial.

"Terimakasih, Paman," balas Sagara sembari melepas pelukan sang paman.

Setelahnya Sagara pamit undur diri karena hari sudah semakin larut malam dan besok pagi dirinya perlu berangkat ke kampus. Sang paman pun mengantar kepergian Sagara. Melihat Sagara melangkah pergi meninggalkan pekarangan rumahnya, membuat dirinya sedikit emosional. Dia tersenyum dan merasa nostalgia saat melihat punggung Sagara, terbayang saat pertama kali sang adik melangkah pergi meninggalkan rumah dan memulai kehidupan barunya bersama River.

"Lihat Sofia, putramu tidak akan lagi menghadapi kesulitan dalam hidupnya. Sekarang kamu dapat istirahat dengan tenang bersama River."

Episodes
1 Chapter 1 : Rumah Warisan Kakek
2 Chapter 2 : Masa Lalu Keluarga
3 Chapter 3 : Rencana Melunasi Hutang
4 Chapter 4 : Kediaman Adyatama
5 Chapter 5 : Rahasia Peninggalan Kakek
6 Chapter 6 : Menyebrang Ke Dunia Lain
7 Chapter 7 : Hilangnya Jejak Kejayaan
8 Chapter 8 : Membangkitkan Keluarga Morgans
9 Chapter 9 : Rencana Memulihkan Bisnis Keluarga
10 Chapter 10 : Dunia Sihir
11 Chapter 11 : Tetap Dalam Rencana
12 Chapter 12 : Kembali Dari Celah Dimensi
13 Chapter 13 : Menemui Teman Lama
14 Chapter 14 : Wanita Cantik Yang Misterius
15 Chapter 15 : Pelelangan Barang Dunia Lain
16 Chapter 16 : Bertemu Dengan Putri Sombong
17 Chapter 17 : Terlahir Kembali Menjadi Kaya
18 Chapter 18 : Perayaan Di Kediaman Adyatama
19 Chapter 19 : Pergi Berburu Mobil
20 Chapter 20 : Pertemuan Kedua
21 Chapter 21 : Kemunculan Tamu Yang Tidak Diinginkan
22 Chapter 22 : Alasan Yang Berdasar
23 Chapter 23 : Meninggalkan Jejak Masa Lalu
24 Chapter 24 : Menyelinap Di Malam Hari
25 Chapter 25 : Prajurit Berparas Tampan
26 Chapter 26 : Pasukan Keluarga Morgans
27 Chapter 27 : Kombinasi Sihir Cahaya dan Kegelapan
28 Chapter 28 : Undangan Pesta Dansa
29 Chapter 29 : Menargetkan atau Ditargetkan
30 Chapter 30 : Bukan Sekedar Hiburan
31 Chapter 31 : Kesempatan
32 Chapter 32 : Kemunculan Sosok Yang Tak Disangka-sangka
33 Chapter 33 : Patah Hati Untuk Pertama Kali
34 Chapter 34 : Professor Elias
35 Chapter 35 : Sulit Untuk Melupakan
36 Chapter 36 : Kunjungan Pendeta dan Sihir Penyembuhan
37 Chapter 37 : Penyergapan Yang Direncanakan
38 Chapter 38 : Mantan Prajurit Bayaran
39 Chapter 39 : Pertempuran Berdarah
40 Chapter 40 : Hilangnya Jejak Fransiskus Dan Diego
41 Chapter 41 : Menyerobot Antrian
42 Chapter 42 : Pelanggan Yang Menyebalkan
43 Chapter 43 : Keberhasilan Pembukaan Toko
44 Chapter 44 : Hari Pelelangan
Episodes

Updated 44 Episodes

1
Chapter 1 : Rumah Warisan Kakek
2
Chapter 2 : Masa Lalu Keluarga
3
Chapter 3 : Rencana Melunasi Hutang
4
Chapter 4 : Kediaman Adyatama
5
Chapter 5 : Rahasia Peninggalan Kakek
6
Chapter 6 : Menyebrang Ke Dunia Lain
7
Chapter 7 : Hilangnya Jejak Kejayaan
8
Chapter 8 : Membangkitkan Keluarga Morgans
9
Chapter 9 : Rencana Memulihkan Bisnis Keluarga
10
Chapter 10 : Dunia Sihir
11
Chapter 11 : Tetap Dalam Rencana
12
Chapter 12 : Kembali Dari Celah Dimensi
13
Chapter 13 : Menemui Teman Lama
14
Chapter 14 : Wanita Cantik Yang Misterius
15
Chapter 15 : Pelelangan Barang Dunia Lain
16
Chapter 16 : Bertemu Dengan Putri Sombong
17
Chapter 17 : Terlahir Kembali Menjadi Kaya
18
Chapter 18 : Perayaan Di Kediaman Adyatama
19
Chapter 19 : Pergi Berburu Mobil
20
Chapter 20 : Pertemuan Kedua
21
Chapter 21 : Kemunculan Tamu Yang Tidak Diinginkan
22
Chapter 22 : Alasan Yang Berdasar
23
Chapter 23 : Meninggalkan Jejak Masa Lalu
24
Chapter 24 : Menyelinap Di Malam Hari
25
Chapter 25 : Prajurit Berparas Tampan
26
Chapter 26 : Pasukan Keluarga Morgans
27
Chapter 27 : Kombinasi Sihir Cahaya dan Kegelapan
28
Chapter 28 : Undangan Pesta Dansa
29
Chapter 29 : Menargetkan atau Ditargetkan
30
Chapter 30 : Bukan Sekedar Hiburan
31
Chapter 31 : Kesempatan
32
Chapter 32 : Kemunculan Sosok Yang Tak Disangka-sangka
33
Chapter 33 : Patah Hati Untuk Pertama Kali
34
Chapter 34 : Professor Elias
35
Chapter 35 : Sulit Untuk Melupakan
36
Chapter 36 : Kunjungan Pendeta dan Sihir Penyembuhan
37
Chapter 37 : Penyergapan Yang Direncanakan
38
Chapter 38 : Mantan Prajurit Bayaran
39
Chapter 39 : Pertempuran Berdarah
40
Chapter 40 : Hilangnya Jejak Fransiskus Dan Diego
41
Chapter 41 : Menyerobot Antrian
42
Chapter 42 : Pelanggan Yang Menyebalkan
43
Chapter 43 : Keberhasilan Pembukaan Toko
44
Chapter 44 : Hari Pelelangan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!