Keputusan Yang Tidak Mudah

Beberapa minggu telah dilalui, berkat semangat juang dan perawatan intensif akhirnya arga telah pulih, kondisinya saat ini telah membaik ia saat ini sudah diizinkan pulang dari rumah sakit. meski masih harus menjalani terapi rutin untuk memulihkan tubuh sepenuhnya. Meski telah keluar dari rumah sakit, rasa khawatir akan datangnya Guntur kembali mendatangi mereka. Ada keputusan penting yang harus mereka buat.

Keesokannya setelah sarapan pagi di apartemen Rudi, Arga menatap Anya penuh keseriusan.

"arga, kenapa kau memandangiku? " Anya merasa keheranan.

"Anya aku memikirkan sesuatu dan aku merasa harus membicarakannya kepadamu." Dengan nada tegas. "aku tidak ingin kita hidup diiringi ketakutan Anya, Guntur masih mengintai kita aku yakin dia masih belum puas dengan apa yang dia perbuat, apalagi ketika dia tahu kalau aku masih hidup. Aku tidak mau dia menyakitimu Anya jadi aku ingin tinggal bersamamu, ditempat yang lebih aman bersamamu. "

Mendengar hal itu Anya terkejut dan membuatnya diam seketika, di dalam hatinya sebenarnya bahagia karena arga ingin melindunginya. namun ia tahu bahwa keputusan ini tak bisa dianggap enteng. "tinggal bersama? arga aku belum pernah berpikir tentang hal seperti itu, maksudku aku mencintaimu tapi untuk ini...

Arga menggenggam tangan Anya, berusaha meyakinkan hati Anya. " aku mengerti Anya, ini bukan hal yang mudah bagimu, tapi aku tidak bisa berhenti mengkhawatirkan Anya.. aku merasa kau akan aman jika kau bersama denganku, aku ingin memulai hidup baru denganmu."

tatapan mata arga meluluhkan hati Anya. "Arga aku percaya padamu, jika kamu merasa itu yang terbaik maka aku akan memulai hidup baru bersama denganmu.

Rudi yang sedari tadi diam kini ikut berbicara. " aku rasa itu merupakan keputusan yang tepat, namun ingatlah, kalian harus tetap berhati-hati karena mata mata Guntur mengintai dimana mana, tentunya aku akan membantumu. "

Anya mengangguk, di dalam hatinya dia senang dan bersyukur memiliki teman yang selalu membantunya.

Rudi berusaha memberi senyuman meskipun di dalam hatinya merasa khawatir akan keselamatan temannya. "Arga, Langkah pertama kita adalah memastikan bahwa tempat tinggal Kalian bukanlah wilayah kekuasaan Guntur."

Beberapa hari kemudian. Rudi menemukan sebuah rumah sederhana di pinggiran kota, ia merasa tempat ini bukanlah wilayah Guntur atau antek anteknya. Tempat ini tersembunyi serta tempat ini terasa nyaman sebab banyaknya pepohonan rindang disana. Lokasinya cukup ideal bagi mereka berdua untuk memulai kehidupan baru jauh dari kejahatan.

Ketika mereka berdua mengunjungi rumah tersebut pertama kalinya, Anya merasakan suasana yang nyaman, tidak ada suara kebisingan kendaraan suasananya pun sangat sejuk. Tempat ini seakan menjadi tempat yang sempurna untuk pelarian mereka.

Arga melihat kebahagiaan terpancar dari wajah Anya. "bagaimana anya? apakah kamu menyukai rumah ini? " Arga bertanya dengan suara lembut.

Anya mengangguk, sorot matanya bersinar seakan memiliki harapan baru. " aku menyukainya arga.. .. tempat ini bisa menjadi tempat tinggal kita serta kita bisa membangun kehidupan baru tanpa adanya kekhawatiran."

Arga pun terlihat bahagia, kemudian ia memeluk Anya. "aku janji Anya, aku akan melakukan apapun untuk memastikan kebahagiaan mu disini... kita bisa memulai kehidupan baru tanpa adanya bahaya.. percayalah kepadaku Anya. "

Setelah bersepakat, mereka memulai proses perpindahan rumah, tak lupa akan jasa Rudi selama ini mereka pun berterima kasih. Rudi pun memastikan bahwa tempat tinggal baru mereka berdua benar benar aman, dengan pemasangan alat pengawas yang cukup canggih di beberapa titik. Setelah persiapan mereka terselesaikan barulah ada perasaan lega dari mereka berdua.

Malam pertama di tempat tinggal baru, mereka berdua menikmati secangkir teh dan duduk di teras belakang rumah, bintang bintang menghiasi langit menjadi pemandangan yang sangat indah, momen kebahagiaan itu menjadi memori yang takkan pernah terlupakan untuk mereka berdua. Anya yang merasakan kenyamanan menyandarkan kepalanya di bahu arga. "Arga, aku senang kita berdua berhasil melewati rintangan yang cukup berat... aku berharap disini kita bisa memulai kehidupan baru kita dengan lebih baik."

Arga mengecup kepala Anya. "aku juga merasakan kebahagiaan disini Anya.... saat ini tidak akan ada lagi yang akan mengganggu kehidupan kita berdua."

Dibawah langit yang indah mereka berdua menikmati kebersamaan. Hidup memang tidaklah mudah namun setiap kesulitan pasti akan ada kemudahan bagi siapapun yang mau berjuang. mereka saat ini memiliki harapan baru, dengan penuh keyakinan mereka yakin bisa menghadapi rintangan apa pun yang menghalangi jalan mereka.

Episodes
1 Pertemuan Pertama
2 Bayang Bayang Masa Lalu
3 Luka dibalik senyuman
4 Kesederhanaan Mengubah Keangkuhan
5 Hilang Tanpa Kabar
6 Kekacauan
7 Pengungkapan Masa Lalu
8 Pengakuan
9 Ujian Pertama
10 Kesialan
11 Harapan dalam keputusasaan
12 Patah Hati Yang Terungkap
13 Mencari Jalan
14 Perjuangan Masih Berlanjut
15 Keputusan Yang Tidak Mudah
16 Ancaman Kembali Datang
17 Persekutuan
18 Permintaan Yang Mengejutkan
19 Persiapan Menuju Kebahagiaan
20 Kemarahan
21 Persiapan Dan Ketegangan
22 Pernikahan Dan Malam Pertama
23 Perubahan
24 Hari Hari Menjelang Pertempuran
25 Sekutu Baru
26 Bayang Bayang Mendekat
27 Badai Besar
28 God Father
29 Bayang Bayang Dendam Masa Lalu
30 Pengkhianatan
31 Kabar Baik Atau Buruk?
32 Bahaya Kian Mendekat
33 Misteri
34 Kesedihan Mendalam
35 Mencari Dalang Yang Sesungguhnya
36 Semakin Dekat Dengan Kebenaran
37 Sisi Iblis
38 Semakin Tidak Terkendali
39 Pertarungan Sendiri
40 Cahaya Baru
41 Kembali
42 Penyesalan
43 Kesadaran
44 Perlindungan
45 Kecurigaan
46 Pengkhianatan Berujung Kematian
47 Munculnya Lorenzo
48 Kembalinya Pria Misterius
49 Rencana Busuk
50 Pelarian
51 Terungkap
52 Hal Besar
53 Mimpi Mengerikan
54 Petunjuk
55 Ancaman Terbuka
56 Jejak Samar
57 Bukti Yang Valid
58 Konfrontasi Tengah Malam
59 Pelarian
60 Perburuan
Episodes

Updated 60 Episodes

1
Pertemuan Pertama
2
Bayang Bayang Masa Lalu
3
Luka dibalik senyuman
4
Kesederhanaan Mengubah Keangkuhan
5
Hilang Tanpa Kabar
6
Kekacauan
7
Pengungkapan Masa Lalu
8
Pengakuan
9
Ujian Pertama
10
Kesialan
11
Harapan dalam keputusasaan
12
Patah Hati Yang Terungkap
13
Mencari Jalan
14
Perjuangan Masih Berlanjut
15
Keputusan Yang Tidak Mudah
16
Ancaman Kembali Datang
17
Persekutuan
18
Permintaan Yang Mengejutkan
19
Persiapan Menuju Kebahagiaan
20
Kemarahan
21
Persiapan Dan Ketegangan
22
Pernikahan Dan Malam Pertama
23
Perubahan
24
Hari Hari Menjelang Pertempuran
25
Sekutu Baru
26
Bayang Bayang Mendekat
27
Badai Besar
28
God Father
29
Bayang Bayang Dendam Masa Lalu
30
Pengkhianatan
31
Kabar Baik Atau Buruk?
32
Bahaya Kian Mendekat
33
Misteri
34
Kesedihan Mendalam
35
Mencari Dalang Yang Sesungguhnya
36
Semakin Dekat Dengan Kebenaran
37
Sisi Iblis
38
Semakin Tidak Terkendali
39
Pertarungan Sendiri
40
Cahaya Baru
41
Kembali
42
Penyesalan
43
Kesadaran
44
Perlindungan
45
Kecurigaan
46
Pengkhianatan Berujung Kematian
47
Munculnya Lorenzo
48
Kembalinya Pria Misterius
49
Rencana Busuk
50
Pelarian
51
Terungkap
52
Hal Besar
53
Mimpi Mengerikan
54
Petunjuk
55
Ancaman Terbuka
56
Jejak Samar
57
Bukti Yang Valid
58
Konfrontasi Tengah Malam
59
Pelarian
60
Perburuan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!