Pernikahan palsu

Sinar matahari menembus jendela mobil Ben dan membangunkannya.

Saat matanya terbuka, ia dapat melihat wajah cantik Zoe dengan rambut hitamnya yang pekat.

"Hei, sayang. Bangun" panggil Ben yang sudah tidak malu lagi memanggil Zoe dengan sebutan sayang karena ronde 3 yang beberapa jam yang lalu mereka lewati didominasi panggilan itu.

"Hmmm" suara Zoe semakin menempelkan wajahnya ke dada bidang Ben.

"Zoe, sudah pagi. Kamu gak dicari orang tuamu?" tanya Ben. Menyebut orang tua, Zoe langsung bangun.

"Astaga! Hari ini pasti mereka kepo sama malam pengantinku!" seru Zoe panik.

Ben hanya tersenyum saja.

Zoe membuka pintu mobil dan keluar dari sana. Ia pun membenarkan pakaiannya yang sudah kusut tak beraturan.

Ben ikut keluar dari mobil.

"Sayang, aku kembali ke mansion dulu. Oh ya, hubungi aku!" pamit Zoe sambil berlari menuju mansion yg tidak jauh dari danau.

"Pasti!" sahut Ben sambil melambaikan tangan.

"Wanita itu, sungguh membuatku jatuh cinta" gumamnya sambil tersenyum bahagia.

Lalu ia pun pulang menggunakan mobil favoritnya itu.

.

Sesampainya di mansion, Zoe langsung berjalan ke jendela kamarnya dari luar. Ternyata jendela itu sudah dibuka.

"Untung saja jendelanya dibuka" batin Zoe bahagia langsung berlari masuk ke kamarnya.

Ketika masuk kamar, Zoe melihat suaminya, Nior sedang minum kopi dan membuka laptopnya.

"Kamu sudah datang" sapa Nior yang santai melihat istrinya baru datang pukul 6 pagi.

Zoe pun menjawab "Ternyata kamu manusia pagi ya, jam segini udah bangun"

"Hahaha, kebiasaan sebagai anak tunggal pewaris perusahaan besar" sahut Nior membanggakan diri.

"Idih" celetuk Zoe jengah.

"Bercanda. Emang aku terbiasa bangun pagi karena kebiasaan dari kecil. By the way, aku mau ngomong sesuatu sama kamu" ucap Nior membuat Zoe tertegun.

"Biarkan aku mandi dulu" minta Zoe dan Nior pun tersenyum menandakan ok.

Zoe langsung mengambil baju gantinya dan masuk ke kamar mandi. Ia akan langsung berganti didalam karena tidak mungkin ia berganti di depan Nior meskipun pria itu suaminya.

15 menit kemudian, Zoe keluar kamar mandi dengan anggun dan terlihat segar.

"Apa dia tidak tergoda melihatku seperti ini ya?" batin Zoe khawatir jika Nior akan meminta haknya.

Nior menatap Zoe ketika keluar kamar mandi. Ia tersenyum smirk karena melihat ketakutan wanita itu.

"Jangan mikir aneh aneh, wanitaku lebih cantik dan lebih muda darimu" celetuk Nior seperti ia tau apa yang dipikirkan Zoe.

"Siapa juga mikir aneh aneh. Lagipula aku gak ada niatan buat goda pria kaku dan dingin sepertimu" balas Zoe sengit.

"Hahahaa, mungkin saja kamu berfikir aku akan tergoda denganmu. Mohon maaf, aku orang yang setia" ujar Nior.

"Terserah!" sewot Zoe lalu ia pun duduk di sofa kosong yang ada di kamarnya.

"Mau ngomong apa?" tanya wanita itu.

"Tentang pernikahan kita" jawab singkat Nior.

"Iya tau, kenapa emang? Apakah perjanjian pernikahan bisnis kemarin belum cukup?" tanya Zoe lagi.

"Iya belum cukup. Ternyata aku harus menambahkan beberapa rules" jawab Nior.

"Rules? Hmmm, jangan banyak aturan deh" sahut Zoe yang tidak ramah.

"Salah satunya pulang ketika hari sudah terang. Begitu resiko untuk diketahui orang rumah. Yang rugi juga kamu sendiri nanti" ujar Nior.

Zoe merasa apa yang dikatakan pria itu benar.

"Oke, aku terima rules itu. Apalagi?" tanya Zoe.

"Tidak boleh hamil, selama kita menikah karena pasti anak yang kamu kandung itu bukan anakku" jawab Nior membuat Zoe terbelalak, bagaimana pria itu bisa se vulgar dan se frontal itu.

"Hmm, tidak janji karena aku dan kekasihku sedang kasmaran jadi aku tidak tau kalau benih kami akan tumbuh kapan" ujar Zoe.

"Ck, kalian sudah dewasa, kan banyak cara untuk cegah hamil. Kalau kamu hamil pun, kasihan anak kalian nanti, siapa ayahnya, gak jelas" ungkap Nior.

Lagi lagi yang dikatakan pria itu ada benarnya juga.

"Baiklah, aku akan membicarakannya pada kekasihku" kata Zoe.

"Oke. Aku percaya padamu" ucap Noir.

"Ada lagi rulesnya?" tanya Zoe.

"Kita harus urus surat cerai pembatalan pernikahan hari ini tanpa diketahui siapapun" jawab Noir.

"Kamu serius? Apa bisa?" tanya Zoe lagi.

"Hahahahahahaa, kamu wanita yang belum tau dunia ini bekerja. Aku punya rahasia besar kepadamu" ungkap Noir.

"Apa?" tanya Zoe penasaran.

"Sebenarnya...." ucap Noir sengaja ia potong karena menggoda Zoe.

"Apaa?cepetan!" suruh Zoe penuh penekanan.

"Aku memalsukan dokumen pernikahan kita di dinas pencatatan sipil pernikahan, jadi secara hukum memang kita belum menikah" jujur Noir membuat Zoe terbelalak tidak percaya.

"Bagaimana bisa?...Bagaimana kamu melakukan itu?" tanya Zoe.

"Kamu tidak perlu tau. Yang penting kamu bukan istriku, Zoe. Aku menggunakan data wanita yang aku cintai, jadi aku menikah dengan wanita itu secara hukum. Hahahahaa" jawab Nior.

Zoe benar benar terkejut. Ia tidak menyangka Nior akan berbuat seperti ini, mengelabuhi semuanya.

"Dan ada satu lagi kenyataan yang perlu kamu tau, bahwa pendeta yang menikahkan kita kemarin adalah asistenku di perancis. Dia tidak memiliki wewenang untuk menikahkan kita, so kita hanya menikah di mulut saja" lanjutnya yang benar benar membuat Zoe tak percaya.

"Siapa kamu sebenarnya?" tanya Zoe sambil berdiri. Ia yakin jika Junior Vaile ini bukan pria biasa sampai bisa merencanakan hal ini.

"Hahahha, kamu juga akan tau nanti" jawab Nior santai.

Tiba tiba suara pintu terdengar ada yang mengetuk.

Tok...tok..tok..

"Junior? Zoe? Apakah kalian sudah bangun?" ternyata Violet yang mengetuknya karena berniat mengajak sarapan bersama.

"Kami sudah bangun, Bu" sahut Junior terlebih dahulu.

"Ya sudah, maaf jika ibu ganggu paginya pengantin baru untuk sarapan. Kalian pasti sudah lapar. Ayok makan bersama" ajak Violet.

Nior memberikan kode untuk giliran Zoe yang menjawab.

"I..iya bu.. Kami akan segera menyusul" sahut Zoe kikuk.

Violet pun dengan bahagia mengira anak dan menantunya itu sudah malam pertama sebagai suami istri. Ia berharap akan segera memiliki cucu.

Sedangkan di dalam kamar, Zoe menatap tajam Nior.

"Sepertinya aku merasa bodoh dengan rencanamu ini. Apa lagi yang kamu sembunyikan dariku, hah?" ucap Zoe kesal.

"Hmmm, setiap manusia memiliki rahasia. Tunggu saja waktu yang membukanya" sahut Nior santai lalu ia berdiri dan berniat keluar kamar memenuhi ajakan sang ibu mertua.

Zoe hanya diam saja. Ia benar benar berfikir keras siapa Nior sebenarnya.

"Aku harus waspada dengannya" lirih Zoe saat Nior sudah keluar kamar. Lalu ia pun mengikuti suami palsunya menuju meja makan.

Namun baru satu langkah keluar kamar, ia ingat jika belum minum pil cegah hamil.

"Astaga! Aku lupa belum minum pil itu!" batinnya lalu ia kembali ke kamar dan mengambil pil di tas. Kemudian dia meminumnya.

Setelah itu, Zoe kembali menyusul Nior ke ruang makan mansion keluarga Caprio.

Episodes
1 First time
2 Beberapa jam yang lalu
3 Senyuman palsu
4 Menang tender
5 Kembali ke memori 4 tahun lalu
6 Mobil bergoyang (1)
7 Pernikahan palsu
8 Permainan yang lain
9 Siang semakin panas
10 Tersayat pisau
11 Ooops! Datang bulan!
12 Merajuk oh merajuk
13 Sidang pulang terlambat
14 Berpisah tanpa kabar
15 Menghancurkan Musuh
16 Tidak sengaja bertemu
17 SAH menikah!
18 Pertama sebagai pasutri
19 Romantisnya
20 Kepergok ibu mertua
21 Penjaga rumah
22 Mertua cawe cawe
23 Mr. & Mrs. Fredo
24 Balik ke kampung halaman
25 Kembali ke pasutri palsu
26 Ayah cerewet
27 Keponakan-Aunty
28 Perencana utama
29 Prasangka buruk
30 Awal mula
31 Alasan
32 Ipar
33 Memberi kesempatan
34 Curahan rindu tapi gagal
35 Rencana aneh lagi
36 Goes to Roma
37 Acara Roma
38 Belenggu ayah
39 Akhirnya bertemu
40 Mobil Bergoyang (2)
41 amarah karena pujian
42 Cincin nikah
43 Impas
44 Dendam kusumat!
45 Hamil barengan
46 Belum terbiasa
47 Disuruh hamil terus!!!
48 Kepekaan para suami
49 Drama Kejutan
50 Didalam atau diluar?
51 Panggilan penting
52 Sesama wanita
53 Belajar ngurus bayi
54 Suara tembakan
55 Terkena ledakan
56 Kepergok
57 Bujuk rayu mafia
58 Suami yang muntah
59 Tiba tiba datang dan pergi
60 Tinju kakak ipar asli
61 Lelah sekali
62 Manjanya suami
63 Bos mafia sadar
64 Mengaku
65 Sarapan di tepi sungai
66 Naik Motor Trail
67 Mafia oh Mafia
68 Tidak perlu khawatir
69 Wanita Misterius
70 Para Besan
71 Kakak Ipar Bisa Diandalkan
72 Diasingkan ke Pulau
73 Silent Treatment
74 Berkumpul di Pulau
75 Diakui sebagai menantu
76 Penyergapan
77 Operasi Besar
78 3 Istri dari 3 Suami mafia
79 Kejutan yang Gagal
80 Tembakan Air Biru
81 Kejutan Sebenarnya
82 Jalan Lahir Terbuka
83 Gagal Buka Puasa
84 2 Keluarga menjadi 1
Episodes

Updated 84 Episodes

1
First time
2
Beberapa jam yang lalu
3
Senyuman palsu
4
Menang tender
5
Kembali ke memori 4 tahun lalu
6
Mobil bergoyang (1)
7
Pernikahan palsu
8
Permainan yang lain
9
Siang semakin panas
10
Tersayat pisau
11
Ooops! Datang bulan!
12
Merajuk oh merajuk
13
Sidang pulang terlambat
14
Berpisah tanpa kabar
15
Menghancurkan Musuh
16
Tidak sengaja bertemu
17
SAH menikah!
18
Pertama sebagai pasutri
19
Romantisnya
20
Kepergok ibu mertua
21
Penjaga rumah
22
Mertua cawe cawe
23
Mr. & Mrs. Fredo
24
Balik ke kampung halaman
25
Kembali ke pasutri palsu
26
Ayah cerewet
27
Keponakan-Aunty
28
Perencana utama
29
Prasangka buruk
30
Awal mula
31
Alasan
32
Ipar
33
Memberi kesempatan
34
Curahan rindu tapi gagal
35
Rencana aneh lagi
36
Goes to Roma
37
Acara Roma
38
Belenggu ayah
39
Akhirnya bertemu
40
Mobil Bergoyang (2)
41
amarah karena pujian
42
Cincin nikah
43
Impas
44
Dendam kusumat!
45
Hamil barengan
46
Belum terbiasa
47
Disuruh hamil terus!!!
48
Kepekaan para suami
49
Drama Kejutan
50
Didalam atau diluar?
51
Panggilan penting
52
Sesama wanita
53
Belajar ngurus bayi
54
Suara tembakan
55
Terkena ledakan
56
Kepergok
57
Bujuk rayu mafia
58
Suami yang muntah
59
Tiba tiba datang dan pergi
60
Tinju kakak ipar asli
61
Lelah sekali
62
Manjanya suami
63
Bos mafia sadar
64
Mengaku
65
Sarapan di tepi sungai
66
Naik Motor Trail
67
Mafia oh Mafia
68
Tidak perlu khawatir
69
Wanita Misterius
70
Para Besan
71
Kakak Ipar Bisa Diandalkan
72
Diasingkan ke Pulau
73
Silent Treatment
74
Berkumpul di Pulau
75
Diakui sebagai menantu
76
Penyergapan
77
Operasi Besar
78
3 Istri dari 3 Suami mafia
79
Kejutan yang Gagal
80
Tembakan Air Biru
81
Kejutan Sebenarnya
82
Jalan Lahir Terbuka
83
Gagal Buka Puasa
84
2 Keluarga menjadi 1

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!