"Hmm... bakat sihir ya! Kata Jexxy dalam hatinya, kalau gitu aku akan menahan sihirku sampai titik terendahnya."
Setelah itu para murid di giring menuju ruangan tempat untuk melakukan percobaan sihir yang ada di Akademi, untuk memperlihatkan bakat sihir mereka masing-masing.
"Baiklah semuanya!, kita akan melakukannya di sini" ucap guru Westi, masing masing dari kalian harus menunjukan bakat sihir yang kalian kuasai, serta elemen sihir apa yang paling kalian kuasai maka akan di kembangkan di Akademi ini."
Akademi Loserion adalah akademi yang membimbing semua murid dengan bakat sihir yang mereka miliki, dan sihir yang paling cocok dengan mereka, akan di asah untuk menjadi lebih baik dan berguna untuk kedepannya.
Mulailah dari masing-masing mereka untuk menunjukan bakat sihir yang dia miliki.
"Untuk yang pertama adalah Riana" suruh guru Westi untuk menunjukan bakat sihirnya."
"Baik buk!
Kemudian Riana pergi ke tengah arena dan mulai memejamkan matanya, seketika energi sihir keluar dari tubuhnya.
" Wind arrow"
Itu adalah sihir panah angin milik Riana, yang memusatkan sihirnya ke satu titik dan melepaskannya ke depan. Sihir Riana ini juga bisa merubah bentuk sesuka yang dia inginkan untuk mengenai target, setelah Riana melepaskan sihirnya itu, para murid terkagum dengan kehebatan sihir Riana.
"Sensei, Aku sudah siap.
"Wah...! Kamu memang hebat ya Riana"puji dari guru Westi."
"Huh, itu sudah jelas" Riana menjawab dengan nada sombongnya."
"Celis dalam hatinya berkata" apa benar dia putri dari tuanku, dia sangat berbeda sekali dengan mereka berdua "
Alasan Jexxy tidak mengenal Riana, karna Jexxy selalu berada di markas rahasia kerajaan Tornesia.
"Baik lah, selanjutnya Melia, panggil Guru Westi.
"Baik, buk."
Melia adalah anak dari adik Raja" Asgar, lebih tepatnya sepupu Riana, dia anak yang ramah dan mudah tersenyum ke semua orang, serta sifatnya yang berbeda jauh dengan Riana yang sombong dengan kehebatannya.
"Melia... Mulai" ucap guru Westi "
Melia seketika mengangkat tangannya ke atas membentuk silang, tiba-tiba di sekelilingnya muncul bola api yang banyak, dan dia langsung menembakkannya ke target hingga target itu hancur.
"Hohoho... Formasi sihirnya sangat cukup rapi" gumam Jexxy yang kagum dengan Melia, dia berbeda dengan riana tadi yang terlalu boros energi sihir.
"Sangat hebat sekali Melia" Puji guru Westi dan anak anak lainnya."
"Melia tersenyum" terima kasih banyak.
"Huh... sihir ku tadi jauh lebih hebat" Gerutu Riana dengan sombongnya ."
"Ya ya ya, terserah kamu aja Riana yang hebat" Ucap melia.
Sekarang tiba saatnya giliran edgar untuk menunjukan bakat sihirnya. Edgar berdiri di tengah arena dan memusat energi sihirnya di kedua telapak tangannya, seketika petir besar terbuat, yang membuat para murid menjadi takut.
"Edgar, apa kau tidak terlalu berlebihan?" tanya guru Westi?"
"Hahaha... Tidak apa- apa buk, aku bisa mengendalikannya" jawab Edgar"
Tapi tiba-tiba energi sihirnya menjadi kacau dan tidak terkendali, Edgar pun mulai panik.
"Cih...! Bodoh sekali" gerutu Jexxy dalam hatinya.
"A- apa kau tidak bisa membatalkannya edgar"? tanya guru Westi?"
"A-aku... Tidak bisa buk" jawab Edgar."
Blub!
Sihir Edgar tiba-tiba menghilang, karna telah di netralkan oleh Jexxy tampa di ketahui siapapun
"A - apa? Yang terjadi, kenapa sihir ku tiba-tiba menghilang?" Gumam Edgar keheranan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
Girl lạnh lùng
Gila seru abis!
2024-09-03
1