Renovasi (2)

Malam itu, Dimas datang ke rumah Elina dengan membawa surat izin pembangunan yang telah dinanti-nantikannya. Senyuman bahagia terpancar dari wajah Elina ketika Dimas menyerahkan dokumen tersebut.

Langkah besar berikutnya adalah memulai persiapan untuk membeli bibit tanaman. Meskipun awalnya Elina berencana menggunakan sepuluh hektar lahan untuk kebun teh, ia memutuskan untuk menunda rencana itu untuk sementara.

Elina ingin memanfaatkan tanah di lereng gunung untuk menanam berbagai macam buah, sementara dataran rendahnya akan digunakan untuk menanam sayuran.

Dia merasa tenang soal pasokan air, karena selama penjelajahannya ke gunung, ia menemukan sebuah air terjun indah dengan aliran air yang deras.

Berhubung bentar lagi musim panas, Elina mulai merencanakan tanaman apa saja yang cocok untuk ditanam pada musim ini. Ia memutuskan untuk menanam buah-buahan seperti stroberi, jeruk, dan mangga di lahan gunung yang lebih tinggi, di mana udara lebih sejuk dan cocok untuk jenis buah tersebut.

Sedangkan di dataran rendah yang lebih hangat, ia akan menanam sayuran yang tahan panas seperti tomat, cabai, bayam, selada, lobak, wortel, kubis, kembang kol.

Saat ia membayangkan hamparan kebun buah dan sayuran yang membentang luas, Elina merasa hatinya penuh semangat.

Setelah makan Dimas pamit pulang. Elina juga menyiapkan buah dan sayur-sayuran untuk dia dan pamannya, sebagai ucapan terimakasih. Tanpa bantuan mereka mungkin akan sulit bagi Elina untuk mendapatkan izin pembangunan.

Melihat mobil yang menjauh, Elina menarik napas panjang dan masuk ke rumah. Setelah mengunci pintu, dia menghabiskan waktu sejenak bermain dengan Alex didalam ruang.

Setelah bermain dengan Alex, Elina berjalan ke luar vila di mana sayuran dan buah-buahan yang telah dipanen telah tersusun rapi.

Biasanya, saat dia sibuk, Xiaoyu—tanaman mutan yang menjadi mitra setianya sejak akhir dunia—mengambil alih tugas-tugas pertanian. Xiaoyu bukan hanya sekadar tanaman biasa; ia memiliki kecerdasan yang berkembang seiring kekuatannya, hingga mampu mengelola pertanian dengan efisien.

"Terima kasih, Xiaoyu," kata Elina sambil tersenyum dan memeluk tanaman kecil itu. Dia mengalirkan sedikit kekuatan kayu ke dalamnya, membuat Xiaoyu terlihat semakin bersemangat, melompat-lompat kegirangan seperti anak kecil yang baru saja menerima hadiah.

Namun, tumpukan hasil panen yang semakin menggunung membuat Elina berpikir keras. Meskipun hasil panen dari ruang ajaibnya tak akan cepat rusak, ruang penyimpanan semakin terbatas.

Tidak mungkin dia terus menimbun tanpa solusi jangka panjang. Tanah yang dia sewa untuk menutupinya juga belum diolah dan ditanam.

Tapi bagaimana menjualnya tanpa menimbulkan kecurigaan? Kalo untuk sayuran dia masih bisa untuk mengakalinya, tapi bagaimana dengan buah? orang yang tertarik pasti akan mencari tahu asal-usulnya, apalagi untuk sekarang dia belum memiliki kekuatan apapun.Tidak mungkin kan dia mengekspos ruangnya. huh, mari pikirkan secara perlahan.

Elina memandangi gunung di kejauhan dan lahan sayuran di hadapannya. Sebuah ide muncul di benaknya. Dia berencana untuk membeli beberapa ayam, angsa, dan kelinci yang bisa ia besarkan di belakang gunung. Setelah pertanian nya jadi, dia bisa mengeluarkannya.

Selain itu, ia juga ingin menggunakan dua hektar tanah untuk ladang rumput, di mana ia akan memelihara domba dan sapi.

Tiga hektar tanah sisanya tetap akan digunakan untuk sayuran. Walaupun daging yang dibeli dari luar dan dimasak dengan bahan-bahan di ruangnya terasa enak.

Tapi rasanya akan lebih lezat dan otentik jika dipelihara dan dibesarkan sendiri didalam ruang.

Di masa akhir dunia, memelihara hewan adalah kemewahan yang tak bisa dinikmati, karena sebagian besar hewan sudah bermutasi atau menjadi zombie.

Hewan mutan memang bisa dimakan, tapi rasanya tidak pernah sebanding dengan daging segar dari ternak yang dipelihara dengan baik.

...****************...

Seminggu kemudian, Elina berencana membawa Alex untuk kembali ke desa, dan melihat sejauh mana perkembangan rumahnya. Kebetulan hari ini dia juga ingin berbicara dengan Edgar terkait dengan pembangunan asrama dan pabrik, jadi dia pergi bersama Edgar ke desa.

Sesampainya dihalaman rumah, Elina memperkirakan kemungkinan rumahnya akan selesai dalam lima atau enam hari lagi.

Meski dari luar bentuk dasar rumahnya masih mirip dengan aslinya, penambahan satu lantai baru membuat rumah ini terlihat lebih besar.

Rumah itu sederhana tapi nyaman. Dindingnya dilapisi dengan batu alam di beberapa bagian, memberikan kesan alami. Di lantai atas, ada balkon kecil dengan pagar besi hitam yang tampak kokoh.

Jendela-jendela besar menghiasi bagian depan rumah yang menghadap ke lautan bunga. Pintu utamanya terbuat dari kayu cokelat tua, sederhana tapi berkarakter.

Halamannya bersih dengan beberapa tanaman yang Elina tanam sendiri. Rumah itu tampak rapi, tanpa terlalu banyak hiasan, tapi cukup untuk memberi kenyamanan bagi penghuninya. Elina merasa puas dengan hasilnya.

...----------------...

Aku kaget pas aku lihat aku punya pendapatan Rp 6 🤣🤣, itu dari iklan atau hadiah? aku tidak terlalu baca terkait mangatoon yang aku tahu aku hanya ingin nulis. Aku kira yang bisa dapat itu tulisan yang dikontrak aja seperti fizzo.

Tapi sebelum nya makasih yah teman-teman aku tahu itu hati kalian ❤, aku do'akan buat kalian yang membaca ini semoga dimudahkan ya segala urusannya, dan mendapatkan apa yang kalian inginkan.

Terus dukung aku yaa, karena jujur aku sllu suka bolak balik liat yang suka dan baca ulang-ilang komentar, untuk memotivasi ku kalo ada yang menunggu ceritaku, maap lebay.😩 Aku suka berinteraksi dengan kalian.

Terpopuler

Comments

Muhammad Azri

Muhammad Azri

maaf ya thor kalau bisa alurnya jangan terlalu lebay 🙏🙏

2024-11-24

1

S H 10

S H 10

Tetap Semangat ya Author.. Jangan lebay dong.. hehe dahhhh
/Bye-Bye//Bye-Bye//Bye-Bye//Bye-Bye/

2025-01-29

1

Diah Susanti

Diah Susanti

aq juga nanam jeruk, baru beberapa pohon yang berbuah. di bawahnya aq tanami cabe, terong, dan kacang tanah

2025-02-06

0

lihat semua
Episodes
1 Kelahiran kembali?
2 Andra
3 Siapa itu?
4 Dimas
5 Mengapa kamu sangat mirip bapakmu
6 Pasar sayur (1)
7 Pasar sayur (2)
8 Edgar
9 Dia anakku, bukan alat
10 Elina Nature's Finest
11 Renovasi rumah (1)
12 100 juta
13 pindah
14 Dimas Vs Edgar
15 Stroberi
16 Apakah Kau Mengenalnya?
17 Renovasi (2)
18 Membeli bibit
19 flashback
20 Peri Justice Squad
21 Rumah baru Elina
22 Tanaman merambat
23 Mitra
24 Siaran Langsung
25 Siaran langsung (2)
26 kurir
27 Monyet kecil
28 Tomat penghilang jerawat
29 Kehangatan Meja Makan
30 Xiaoya dkk
31 Cucu menantu
32 Menanam sayur bersama xiaoya dkk
33 Lutfi dan Alif
34 Guru Alif
35 Anggur Kyoho
36 lipstik?
37 Dabai
38 Sup Krim Jamur
39 Ayahmu mencoba merayuku
40 Blueberry
41 Kalian pemenangnya
42 Beruang kecil
43 Kakek Long vs Xiaoya 1
44 Rumput Mendong
45 Beri Aku Minum
46 Anyaman Tikar
47 Hotpot
48 Istri Dan Anakmu Akan Dibawa Pergi!
49 ???
50 Paman terbaik
51 Bertemu kerabat
52 Pekerja Tambahan
53 Pangsit Nenek Liao
54 Dia adalah istriku
55 Panen Besar
56 Jadi Seorang Ibu Tidak Mudah
57 Scarlet firethorn
58 Tunggu aku kembali
59 Hukuman Buat Erwin
60 300 Bibit
61 900 Buah Terjual
62 Jus Jeruk dan Manisan Kulit Jeruk
63 Ingat Untuk Merindukanku
64 Ketumbar
65 Kakak Tommy
66 Bingung Pilih Yang Mana
67 Tidak Tahan!
68 Tibbets Masttif
69 Aku Ingin Merawatnya
70 Raja Milikmu
71 Harta keluarga
72 Daftar Lisensi
73 Tunangan
74 Siaga
75 Rose
76 Andra POV
77 Tidak Enak!
78 Gadis Berpayung Pink
79 Permen Karet untuk Erwin
80 Tanah Yang di Berkati
81 Maaf
82 Tahu Rahasianya
83 Membuat Pupuk Kompos
84 Mengatur Siklus Pertumbuhan
85 Cabe kering
86 Alif dan Xiaoya dkk
87 Pupuk
88 Pesanan Kedua
89 Bukankah Adel Pacarnya?
90 Aku Tidak Lagi Sendiri
91 Sangat memalukan
92 Panen Selada
93 Pergi ke Kabupaten
94 Kevin?
95 Aku Ingin Berganti Profesi
96 Alif Sudah Jadi Seorang Ayah
97 Telur angsa
98 Pisah
99 Gosip Desa
100 Cari Papa Baru
101 Alex menangis
102 Pacarnya hamil
103 Bos Besar
104 Proyek Desa
105 Mengunjungi Rumah Walikota
106 Rapat Desa
107 Gotong Royong
108 "Bu"
109 Pertemuan
110 Tidak Usah Tinggal Di Kota
111 Pengakuan Andra
112 Tahun Baru (1)
113 Tahun Baru (2)
114 Dabai tukang palak
115 Telur Pitan
116 Erwin Lemah
117 Bibit yang Bagus
118 Semua orang sibuk
119 Semangka
120 Siaran Langsung (2)
121 Siaran Langsung (3)
122 Siaran Langsung (4)
123 Siaran Langsung (5)
124 Pengumuman
125 Pembukaan Wisata Desa
Episodes

Updated 125 Episodes

1
Kelahiran kembali?
2
Andra
3
Siapa itu?
4
Dimas
5
Mengapa kamu sangat mirip bapakmu
6
Pasar sayur (1)
7
Pasar sayur (2)
8
Edgar
9
Dia anakku, bukan alat
10
Elina Nature's Finest
11
Renovasi rumah (1)
12
100 juta
13
pindah
14
Dimas Vs Edgar
15
Stroberi
16
Apakah Kau Mengenalnya?
17
Renovasi (2)
18
Membeli bibit
19
flashback
20
Peri Justice Squad
21
Rumah baru Elina
22
Tanaman merambat
23
Mitra
24
Siaran Langsung
25
Siaran langsung (2)
26
kurir
27
Monyet kecil
28
Tomat penghilang jerawat
29
Kehangatan Meja Makan
30
Xiaoya dkk
31
Cucu menantu
32
Menanam sayur bersama xiaoya dkk
33
Lutfi dan Alif
34
Guru Alif
35
Anggur Kyoho
36
lipstik?
37
Dabai
38
Sup Krim Jamur
39
Ayahmu mencoba merayuku
40
Blueberry
41
Kalian pemenangnya
42
Beruang kecil
43
Kakek Long vs Xiaoya 1
44
Rumput Mendong
45
Beri Aku Minum
46
Anyaman Tikar
47
Hotpot
48
Istri Dan Anakmu Akan Dibawa Pergi!
49
???
50
Paman terbaik
51
Bertemu kerabat
52
Pekerja Tambahan
53
Pangsit Nenek Liao
54
Dia adalah istriku
55
Panen Besar
56
Jadi Seorang Ibu Tidak Mudah
57
Scarlet firethorn
58
Tunggu aku kembali
59
Hukuman Buat Erwin
60
300 Bibit
61
900 Buah Terjual
62
Jus Jeruk dan Manisan Kulit Jeruk
63
Ingat Untuk Merindukanku
64
Ketumbar
65
Kakak Tommy
66
Bingung Pilih Yang Mana
67
Tidak Tahan!
68
Tibbets Masttif
69
Aku Ingin Merawatnya
70
Raja Milikmu
71
Harta keluarga
72
Daftar Lisensi
73
Tunangan
74
Siaga
75
Rose
76
Andra POV
77
Tidak Enak!
78
Gadis Berpayung Pink
79
Permen Karet untuk Erwin
80
Tanah Yang di Berkati
81
Maaf
82
Tahu Rahasianya
83
Membuat Pupuk Kompos
84
Mengatur Siklus Pertumbuhan
85
Cabe kering
86
Alif dan Xiaoya dkk
87
Pupuk
88
Pesanan Kedua
89
Bukankah Adel Pacarnya?
90
Aku Tidak Lagi Sendiri
91
Sangat memalukan
92
Panen Selada
93
Pergi ke Kabupaten
94
Kevin?
95
Aku Ingin Berganti Profesi
96
Alif Sudah Jadi Seorang Ayah
97
Telur angsa
98
Pisah
99
Gosip Desa
100
Cari Papa Baru
101
Alex menangis
102
Pacarnya hamil
103
Bos Besar
104
Proyek Desa
105
Mengunjungi Rumah Walikota
106
Rapat Desa
107
Gotong Royong
108
"Bu"
109
Pertemuan
110
Tidak Usah Tinggal Di Kota
111
Pengakuan Andra
112
Tahun Baru (1)
113
Tahun Baru (2)
114
Dabai tukang palak
115
Telur Pitan
116
Erwin Lemah
117
Bibit yang Bagus
118
Semua orang sibuk
119
Semangka
120
Siaran Langsung (2)
121
Siaran Langsung (3)
122
Siaran Langsung (4)
123
Siaran Langsung (5)
124
Pengumuman
125
Pembukaan Wisata Desa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!