Apakah Kau Mengenalnya?

Di sebuah bar yang remang-remang, sekelompok anak muda tengah asyik berbincang sambil menikmati minuman mereka.

Terdiri dari lima pria dan dua wanita, mereka duduk mengelilingi meja, tertawa dan bercanda.

Di ujung meja, seorang pemuda tampak duduk dengan malas. Pesonanya tak bisa dihiraukan, bahkan di bawah lampu bar yang temaram, pesonanya tetap terlihat mencolok

Banyak perempuan yang mencoba mendekatinya untuk sekadar menemani minum, tetapi semua ditolak dengan dingin.

Wajahnya yang tampak seperti keluar dari lukisan membuat para wanita ingin berlama-lama memandangnya.

Namun, seorang wanita cantik yang duduk di sebelah pemuda itu dengan lembut menjelaskan bahwa pemuda tersebut tidak suka dengan bau parfum yang menyengat, sehingga membuat para wanita tadi pergi dengan rasa malu.

"Ah, ah, kakak perempuanku viral di sosial media," ucap seorang anak perempuan yang masih mengenakan baju sekolahnya, sangat kontras dengan lingkungan sekitarnya.

Jika Elina ada di sini, dia pasti mengenali anak perempuan itu, Melody.

Melody menarik baju pemuda yang ada di sampingnya dengan bersemangat.

"Sepupu, sepupu, lihat kakak perempuanku ini sangat cantik seperti peri Apalagi gerakannya, wow seperti aksi yang ada di film-film, luar biasa"

Pemuda itu bertanya dengan heran, "Sejak kapan kau punya kakak perempuan?"

Melody dengan bangga menjawab, "Sejak seminggu yang lalu, aku bertemu dengannya di desa X."

Sepupunya dengan malas berkata, "Oh, gadis desa." mendengar jawaban sepupunya yang meremehkan membuat Melody tak terima.

"Yaaaa, dia bukan gadis biasa! Aku yakin, ketika sepupu melihatnya, pasti langsung jatuh hati!"," ucapnya dengan bangga seolah berbicara tentang dirinya sendiri.

Sepupunya, Kevin, menjadi tertarik karena jarang ada yang bisa menarik perhatian sepupunya, apalagi sampai dibela.

"Coba ku lihat," kata Kevin sambil merampas ponsel Melody, membuat si empu kesel dan menyipitkan matanya.

Selama menonton video itu, ekspresi Kevin berubah dari awalnya biasa saja, kemudian bingung—wajahnya terlihat familiar, tapi siapa ya—kemudian terlintas di benaknya wajah seseorang dan akhirnya dia terkejut.

"Ini... ini, gak mungkin," katanya.

Sesekali dia memandangi pemuda yang duduk di hadapannya, yaitu Andra.

Teman-teman yang melihat reaksinya juga menjadi penasaran, mereka pun membuka Instagram dan menontonnya.

Reaksinya pun hampir sama dengan Kevin. Siapapun yang dekat dengan Andra pasti tahu wanita itu.

Melody yang melihat reaksi aneh sepupu dan teman-temannya jadi merasa penasaran.

"Sepupu mengenalnya?" tanyanya heran.

Kevin tidak menjawabnya dan menyerahkan ponsel itu ke Andra.

Andra mengangkat alisnya, tapi dia tetap menerima ponsel itu dan menontonnya.

Cewek yang duduk di samping Andra, Adel, juga ikut menonton video itu.

Setelah melihatnya, ekspresi Adel langsung berubah. Dia melirik Andra yang ada di sampingnya, merasa lega karena ekspresinya tetap sama dari awal hingga akhir.

Tangan yang tadi mencengkeram erat bajunya juga mengendur, dan Adel kembali pada tampilannya yang tenang dan anggun.

"Apakah kau mengenalnya?" tanya Kevin.

Andra mengembalikan ponsel itu kepada Melody.

"Tunggu, tunggu, apakah kalian mengenal kakak perempuanku?" tanyanya bingung.

"Dialah yang menjebak kakakmu, Andra," jelas Adel dengan nada lembut.

Melody terbelalak tidak percaya, dia tidak memikirkan arti tersembunyi dari kalimat Adel, tapi yang dia pikirkan adalah wajah tampan si bayi yang dia lihat saat itu.

Pantas saja dia merasa familiar dengan wajahnya, ternyata dia menatap Andra dengan terkejut.

"Jadi, bay—"

Tapi segera dia tidak melanjutkan kalimatnya.

Tiba-tiba dia teringat kakaknya pernah bilang, 'Jangan diunggah ya' Oke, dia tidak akan mengatakan apa pun dan akan menjaga rahasia kakak perempuannya baik-baik.

Jika Elina ada di sini, dia pasti akan berkata, "Kau terlalu banyak berpikir, Nak."

Elina tidak pernah berniat menyembunyikan Alex, hanya saja dia membiarkan segalanya berjalan sesuai takdir. Cepat atau lambat, Andra juga pasti akan tahu tentang keberadaan Alex.

Kevin yang melihat reaksi sepupunya bertanya, "Jadi apa?"

"Gak ada," jawab Melody cepat, lalu dia meminum jusnya untuk menghilangkan kegugupannya.

Hampir saja dia keceplosan. Namun, dia tidak tahu bahwa setiap gerak-gerik dan ekspresinya tadi tidak luput dari perhatian Andra.

Andra memainkan gelas anggurnya dengan tenang, mengingat kembali pesan yang dia baca sebelumnya.

'Maafkan aku, aku tidak akan pernah mengganggu kamu lagi. Selamat tinggal.'

Sudah hampir setahun berlalu sejak kejadian malam itu, dan tiba-tiba Elina menghilang Tanpa jejak.

Sekarang, melihat video itu, langkahnya yang tegas, gerakannya yang halus dan tajam, serta matanya yang tenang saat menghadapi musuh—sangat berbeda dengan wanita yang ada di ingatannya.

Memikirkan bela dirinya tadi, mungkin bagi orang lain itu hanya terlihat indah, tapi bagi dia yang telah bertahun-tahun merasakan pelatihan setan, bisa melihat bahwa gerakannya seolah-olah sudah bertahun-tahun terlatih dan berpengalaman.

Andra meminum anggurnya dengan perlahan, tetapi pikirannya masih berputar pada sosok yang muncul di video.

......................

Elina tidak tahu bahwa dirinya sedang diperbincangkan. Saat ini, dia sedang melihat komentar-komentar netizen yang membuatnya tertawa.

Edgar memberitahunya lewat chat bahwa dia terkenal di Instagram dan mengirimkan linknya. Elina melihat video itu dan tidak menyangka aksinya menangkap pencuri bakal direkam dan diunggah.

Dia membuka kolom komentar, dan saat membaca berbagai komentar aneh dari netizen, Elina terbahak-bahak:

[Gila, cewek ini nangkep maling kayak lagi nangkep ayam buat dimasak! ]

[Aku jomblo 7 tahun, tangkaplah aku jadi pacarmu]

[Yang diatas jangan ngehalu, itu adalah istriku (≧∇≦)/]

[Aku suami aslinya]

[Sis, plis ajarin aku bela diri kayak gitu, biar kalau ada yang ngambil martabak aku bisa langsung tendang balik!]

[Kamu keren banget, Nak. Nenek jadi pengen belajar silat juga, biar tetangga sebelah nggak berani ambil jemuran lagi!]

[Nenek-nenek sekarang sudah pada gaul, bisa main IG]

[Ibuku masih main FB 🌹]

[Jangan membicarakan itu, beranda FB ku penuh dengan kata 'selamat pagi bunda', siapa yang meng-adakan monetisasi di fb! ]

[Plis aku ngakak melihat komenan-komenan kalian]

[Tolong plis, aku ketawa ngakak liat pencurinya malah diem kayak patung waktu ditangkep. Mungkin dia mikir mau pura-pura jadi patung liberty biar nggak ketauan]

 [Kayaknya cewek ini bukan manusia biasa. Bisa jadi agen rahasia! Plot twist: pencurinya sebenernya agen musuh]

[Yang diatas kau kebanyakan nonton drama]

[Fix, habis ini bakal banyak tukang parkir yang ikut kelas bela diri, biar pas liat yang mau kabur nggak bayar parkir, langsung diangkut kayak maling!]

[tukang parkir berkata :... ]

[Mundur wir, dia lebih memilih atm berjalan]

[Kau rebut atmnya]

Elina tertawa sampai air matanya mengalir.

"Aduh aku receh sekali" ucapnya sambil mengusap air matanya.

...----------------...

huh, aku membaca novel-novel yang lain. Setiap tokohnya memiliki nama yang bagus dan lengkap.

Sedangkan aku hanya satu kata, itu pun aku suka lupa kalo bukan protagonis nya😭

Pengen sebenarnya namain si tokoh dengan nama yang bagus, tapi setelah lama berpikir aku tidak mendapat satu pun ide🥲.

Bahkan untuk judul Bab aku masih bingung mau namain apa biar sesuai dengan isinya dan juga menarik😵‍💫

Menurut kalian apakah aku perlu mengubah nya atau tidak?

Jangan lupa tinggalkan jejak: like/komen/vote

Terpopuler

Comments

S H 10

S H 10

jangan ditukar.. biarin aja deh.. Tetap Semangat Anak Muda.. hehehe daaahhh
/Bye-Bye//Bye-Bye//Bye-Bye//Bye-Bye/

2025-01-29

2

Minote 105g

Minote 105g

elina, nama jawanya eling nak (ingat ya nak) 😂😂🤣

2025-03-16

0

Nadira ST

Nadira ST

keren kak lanjut

2025-02-03

0

lihat semua
Episodes
1 Kelahiran kembali?
2 Andra
3 Siapa itu?
4 Dimas
5 Mengapa kamu sangat mirip bapakmu
6 Pasar sayur (1)
7 Pasar sayur (2)
8 Edgar
9 Dia anakku, bukan alat
10 Elina Nature's Finest
11 Renovasi rumah (1)
12 100 juta
13 pindah
14 Dimas Vs Edgar
15 Stroberi
16 Apakah Kau Mengenalnya?
17 Renovasi (2)
18 Membeli bibit
19 flashback
20 Peri Justice Squad
21 Rumah baru Elina
22 Tanaman merambat
23 Mitra
24 Siaran Langsung
25 Siaran langsung (2)
26 kurir
27 Monyet kecil
28 Tomat penghilang jerawat
29 Kehangatan Meja Makan
30 Xiaoya dkk
31 Cucu menantu
32 Menanam sayur bersama xiaoya dkk
33 Lutfi dan Alif
34 Guru Alif
35 Anggur Kyoho
36 lipstik?
37 Dabai
38 Sup Krim Jamur
39 Ayahmu mencoba merayuku
40 Blueberry
41 Kalian pemenangnya
42 Beruang kecil
43 Kakek Long vs Xiaoya 1
44 Rumput Mendong
45 Beri Aku Minum
46 Anyaman Tikar
47 Hotpot
48 Istri Dan Anakmu Akan Dibawa Pergi!
49 ???
50 Paman terbaik
51 Bertemu kerabat
52 Pekerja Tambahan
53 Pangsit Nenek Liao
54 Dia adalah istriku
55 Panen Besar
56 Jadi Seorang Ibu Tidak Mudah
57 Scarlet firethorn
58 Tunggu aku kembali
59 Hukuman Buat Erwin
60 300 Bibit
61 900 Buah Terjual
62 Jus Jeruk dan Manisan Kulit Jeruk
63 Ingat Untuk Merindukanku
64 Ketumbar
65 Kakak Tommy
66 Bingung Pilih Yang Mana
67 Tidak Tahan!
68 Tibbets Masttif
69 Aku Ingin Merawatnya
70 Raja Milikmu
71 Harta keluarga
72 Daftar Lisensi
73 Tunangan
74 Siaga
75 Rose
76 Andra POV
77 Tidak Enak!
78 Gadis Berpayung Pink
79 Permen Karet untuk Erwin
80 Tanah Yang di Berkati
81 Maaf
82 Tahu Rahasianya
83 Membuat Pupuk Kompos
84 Mengatur Siklus Pertumbuhan
85 Cabe kering
86 Alif dan Xiaoya dkk
87 Pupuk
88 Pesanan Kedua
89 Bukankah Adel Pacarnya?
90 Aku Tidak Lagi Sendiri
91 Sangat memalukan
92 Panen Selada
93 Pergi ke Kabupaten
94 Kevin?
95 Aku Ingin Berganti Profesi
96 Alif Sudah Jadi Seorang Ayah
97 Telur angsa
98 Pisah
99 Gosip Desa
100 Cari Papa Baru
101 Alex menangis
102 Pacarnya hamil
103 Bos Besar
104 Proyek Desa
105 Mengunjungi Rumah Walikota
106 Rapat Desa
107 Gotong Royong
108 "Bu"
109 Pertemuan
110 Tidak Usah Tinggal Di Kota
111 Pengakuan Andra
112 Tahun Baru (1)
113 Tahun Baru (2)
114 Dabai tukang palak
115 Telur Pitan
116 Erwin Lemah
117 Bibit yang Bagus
118 Semua orang sibuk
119 Semangka
120 Siaran Langsung (2)
121 Siaran Langsung (3)
122 Siaran Langsung (4)
123 Siaran Langsung (5)
124 Pengumuman
125 Pembukaan Wisata Desa
Episodes

Updated 125 Episodes

1
Kelahiran kembali?
2
Andra
3
Siapa itu?
4
Dimas
5
Mengapa kamu sangat mirip bapakmu
6
Pasar sayur (1)
7
Pasar sayur (2)
8
Edgar
9
Dia anakku, bukan alat
10
Elina Nature's Finest
11
Renovasi rumah (1)
12
100 juta
13
pindah
14
Dimas Vs Edgar
15
Stroberi
16
Apakah Kau Mengenalnya?
17
Renovasi (2)
18
Membeli bibit
19
flashback
20
Peri Justice Squad
21
Rumah baru Elina
22
Tanaman merambat
23
Mitra
24
Siaran Langsung
25
Siaran langsung (2)
26
kurir
27
Monyet kecil
28
Tomat penghilang jerawat
29
Kehangatan Meja Makan
30
Xiaoya dkk
31
Cucu menantu
32
Menanam sayur bersama xiaoya dkk
33
Lutfi dan Alif
34
Guru Alif
35
Anggur Kyoho
36
lipstik?
37
Dabai
38
Sup Krim Jamur
39
Ayahmu mencoba merayuku
40
Blueberry
41
Kalian pemenangnya
42
Beruang kecil
43
Kakek Long vs Xiaoya 1
44
Rumput Mendong
45
Beri Aku Minum
46
Anyaman Tikar
47
Hotpot
48
Istri Dan Anakmu Akan Dibawa Pergi!
49
???
50
Paman terbaik
51
Bertemu kerabat
52
Pekerja Tambahan
53
Pangsit Nenek Liao
54
Dia adalah istriku
55
Panen Besar
56
Jadi Seorang Ibu Tidak Mudah
57
Scarlet firethorn
58
Tunggu aku kembali
59
Hukuman Buat Erwin
60
300 Bibit
61
900 Buah Terjual
62
Jus Jeruk dan Manisan Kulit Jeruk
63
Ingat Untuk Merindukanku
64
Ketumbar
65
Kakak Tommy
66
Bingung Pilih Yang Mana
67
Tidak Tahan!
68
Tibbets Masttif
69
Aku Ingin Merawatnya
70
Raja Milikmu
71
Harta keluarga
72
Daftar Lisensi
73
Tunangan
74
Siaga
75
Rose
76
Andra POV
77
Tidak Enak!
78
Gadis Berpayung Pink
79
Permen Karet untuk Erwin
80
Tanah Yang di Berkati
81
Maaf
82
Tahu Rahasianya
83
Membuat Pupuk Kompos
84
Mengatur Siklus Pertumbuhan
85
Cabe kering
86
Alif dan Xiaoya dkk
87
Pupuk
88
Pesanan Kedua
89
Bukankah Adel Pacarnya?
90
Aku Tidak Lagi Sendiri
91
Sangat memalukan
92
Panen Selada
93
Pergi ke Kabupaten
94
Kevin?
95
Aku Ingin Berganti Profesi
96
Alif Sudah Jadi Seorang Ayah
97
Telur angsa
98
Pisah
99
Gosip Desa
100
Cari Papa Baru
101
Alex menangis
102
Pacarnya hamil
103
Bos Besar
104
Proyek Desa
105
Mengunjungi Rumah Walikota
106
Rapat Desa
107
Gotong Royong
108
"Bu"
109
Pertemuan
110
Tidak Usah Tinggal Di Kota
111
Pengakuan Andra
112
Tahun Baru (1)
113
Tahun Baru (2)
114
Dabai tukang palak
115
Telur Pitan
116
Erwin Lemah
117
Bibit yang Bagus
118
Semua orang sibuk
119
Semangka
120
Siaran Langsung (2)
121
Siaran Langsung (3)
122
Siaran Langsung (4)
123
Siaran Langsung (5)
124
Pengumuman
125
Pembukaan Wisata Desa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!