Edgar

Rencana Elina hari ini adalah mencari tukang untuk merenovasi rumah. Tidak banyak yang diubah karena Elina tidak ingin kenangan didalamnya menghilang.

Elina punya kenalan arsitek, dan temannya ini lumayan terkenal dikampus.

Walaupun masih seorang mahasiswa tapi dia sudah banyak mengambil proyek dan hasilnya memuaskan.

Elina mencari kontak Edgar dan menghubunginya. Tidak butuh waktu lama teleponnya langsung diangkat

"Halo Elina" Panggilnya dengan suara lembut

"Maaf Edgar apakah aku mengganggumu? "

"Untukmu tidak"

"Edgar aku ingin meminta bantuanmu"

"Silahkan"

"Aku ingin merenovasi rumah, bolehkan kamu membantu ku mengaturnya? "

"Kirimkan alamatmu, kemungkinan sore aku kesana"

"Terima kasih Edgar"

"Apakah hubungan kita seformal itu Elina? " Katanya dengan nada tidak suka

"Hahaha baiklah-baiklah, nanti akan ku buatkan makanan favorit mu"

"Diterima, sampai jumpa nanti sore"

"Sampai jumpa"

Tut

Jam menunjukkan pukul 06.40, Elina mengambil kesempatan disaat Alex masih tidur untuk merapikan halamannya.

Karena sudah lama tidak dirawat, halamannya penuh dengan ilalang dan tanaman liar.

Elina segera memakai kaos tangan dan mengambil cangkulnya. Untungnya kemarin hujan jadi tanahnya tidak terlalu keras.

Setelah satu jam lebih bekerja, akhirnya semua tumbuhan-tumbuhan liar tercabut, hanya menyisakan tanah yang kosong.

Setelah menimbun tanaman-tanaman tadi didalam tanah, Elina kemudian menata dan mengolah tanah yang akan ditanami bunga.

Elina berniat begitu melewati pagar depan, mata langsung tertuju pada deretan bunga beraneka warna yang teratur. Mawar merah, melati putih, hingga lavender ungu dan bunga-bunga lainnya membentuk taman yang rapi, namun tetap alami.

Bunga-bunga itu tidak ditanam asal-asalan, setiap kelompok memiliki tempatnya masing-masing, sehingga halaman depan tampak seperti lukisan hidup yang berubah setiap musim.

Di sekeliling pagar, Elina berniat menanam pohon-pohon buah seperti jambu, jeruk, mangga dan buah lainnya, menambah kesan alami sekaligus menyediakan hasil panen yang manis.

Pagarnya sendiri dihiasi tanaman merambat seperti anggur atau markisa, yang tidak hanya menghasilkan bunga cantik tetapi juga buah segar yang dapat dinikmati.

Di antara bunga-bunga yang tumbuh di halaman, ada tempat khusus untuk lebah-lebah pembuat madu. Mereka sibuk terbang dari satu bunga ke bunga lain, membantu proses penyerbukan sekaligus menghasilkan madu alami yang lezat

Di belakang rumah, pemandangan langsung terbuka ke arah pegunungan yang hijau, seakan menyatu dengan alam.

Lahan yang terhampar di belakang rumah dipenuhi tanaman sayur yang tumbuh subur—tomat, cabai, bayam, dan masih banyak lagi, semuanya ditanam dengan perawatan cermat.

Elina berniat ingin membangun pagar yang lebih tinggi untuk menjaga privasi kebunnya, di mana berbagai tanaman musiman tumbuh subur tanpa memperhatikan siklus musim.

Ini adalah langkah bijak untuk melindungi tanaman unik yang mungkin menarik perhatian orang-orang di sekitarnya.

Pagar tinggi juga membantu mengurangi risiko pencurian atau orang yang lewat sembarangan melihat dan tergoda untuk mengambil sesuatu dari kebun.

Meskipun mustahil untuk orang mencuri dengan kemampuan tipe kayunya, tapi lebih baik berjaga-jaga.

Selain itu, dengan penambahan tanaman merambat yang indah pada pagar tersebut, Elina bisa membuat dinding hijau yang tidak hanya memberikan perlindungan tetapi juga mempercantik tampilan luar rumah dan kebunnya.

Tanaman ini bisa memberikan kesan alami sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem kecil di sekitarnya.

Tanpa berlama-lama Elina segera merealisasikan pemikirannya, dia mengambil semua jenis bibit bunga yang ada diruangnya dan kemudian menanamnya.

Setelah menanam benih, Elina memanfaatkan kekuatan kayunya untuk mempercepat pertumbuhan.

Tunas-tunas kecil mulai muncul dari tanah, tumbuh semakin besar, dan berubah menjadi sekelompok bunga yang mempesona.

Bunga-bunga ini menghiasi kedua sisi halaman depan rumahnya, sementara di bagian tengah, Elina menyisakan jalan setapak untuk berjalan.

Kini, setiap kali seseorang memasuki gerbang, mereka akan disambut oleh hamparan bunga yang indah, seolah-olah sedang melangkah di antara lautan warna-warni yang harmonis dan teratur.

Pemandangan tersebut memberikan suasana tenang dan memanjakan mata, memperlihatkan kemampuan Elina untuk menciptakan harmoni antara alam dan keindahan di sekitar rumahnya.

Pengaturan bunga yang teratur di kedua sisi, dengan berbagai macam warna, mencerminkan kesempurnaan estetika yang ia bayangkan, seolah mengundang pengunjung untuk larut dalam keindahan alam yang disulap dengan sentuhan magisnya.

Elina melihat karyanya dengan puas. Mendengar gerakan vila didalam ruang, Elina segera masuk dan melihat Alex yang sedang berkicau dan menendang-nendang.

"Bayinya ibu sudah bangun," kata Elina dengan lembut sambil memandang Alex yang mulai mengoceh riang,

"Wawawwa." Celotehannya yang lucu membuat Elina merasa gemas.

Dia menghujani si kecil dengan ciuman-ciman kecil yang membuat Alex tertawa lebar, memamerkan senyumnya yang masih ompong.

"Main sendiri dulu ya, ibu mau mandi. Bau nih," candanya sambil berpura-pura menutup hidung.

Alex, meski belum sepenuhnya mengerti, melambaikan tangan kecilnya, tertawa lagi melihat tingkah ibunya yang membuat suasana terasa begitu hangat.

Elina buru-buru membersihkan diri, lalu memandikan Alex dan mendandaninya dengan rapi.

Alex yang berusia satu bulan hari ini mengenakan pakaian bayi dengan warna cerah.

Dia memakai jumpsuit lembut berwarna pastel biru muda, dihiasi dengan motif awan putih kecil.

Pakaian itu memiliki detail kancing di bagian depan, memudahkan Elina untuk mengganti pakaiannya.

Untuk menambah kehangatan, Alex juga memakai kaus kaki kecil berwarna putih dan topi bayi rajutan yang senada.

Elina tersenyum melihat Alex terlihat begitu menggemaskan.

Terpopuler

Comments

S H 10

S H 10

wah udah 1bln.. gak terasa.. pemeran nama ni ku sarankan 1 Tama 2 Eros 3 Alfa 4 Vino 5 Vano 6 Egy 7 Rey 8 Marcus 9 Vardy 10 Kenny..

2025-01-29

1

Cha Sumuk

Cha Sumuk

emang bayi 1 buln SDH bs melihat ya Thor...

2024-12-07

1

zahra ou

zahra ou

ku pikir bayi 4/5bln nan

2024-12-27

1

lihat semua
Episodes
1 Kelahiran kembali?
2 Andra
3 Siapa itu?
4 Dimas
5 Mengapa kamu sangat mirip bapakmu
6 Pasar sayur (1)
7 Pasar sayur (2)
8 Edgar
9 Dia anakku, bukan alat
10 Elina Nature's Finest
11 Renovasi rumah (1)
12 100 juta
13 pindah
14 Dimas Vs Edgar
15 Stroberi
16 Apakah Kau Mengenalnya?
17 Renovasi (2)
18 Membeli bibit
19 flashback
20 Peri Justice Squad
21 Rumah baru Elina
22 Tanaman merambat
23 Mitra
24 Siaran Langsung
25 Siaran langsung (2)
26 kurir
27 Monyet kecil
28 Tomat penghilang jerawat
29 Kehangatan Meja Makan
30 Xiaoya dkk
31 Cucu menantu
32 Menanam sayur bersama xiaoya dkk
33 Lutfi dan Alif
34 Guru Alif
35 Anggur Kyoho
36 lipstik?
37 Dabai
38 Sup Krim Jamur
39 Ayahmu mencoba merayuku
40 Blueberry
41 Kalian pemenangnya
42 Beruang kecil
43 Kakek Long vs Xiaoya 1
44 Rumput Mendong
45 Beri Aku Minum
46 Anyaman Tikar
47 Hotpot
48 Istri Dan Anakmu Akan Dibawa Pergi!
49 ???
50 Paman terbaik
51 Bertemu kerabat
52 Pekerja Tambahan
53 Pangsit Nenek Liao
54 Dia adalah istriku
55 Panen Besar
56 Jadi Seorang Ibu Tidak Mudah
57 Scarlet firethorn
58 Tunggu aku kembali
59 Hukuman Buat Erwin
60 300 Bibit
61 900 Buah Terjual
62 Jus Jeruk dan Manisan Kulit Jeruk
63 Ingat Untuk Merindukanku
64 Ketumbar
65 Kakak Tommy
66 Bingung Pilih Yang Mana
67 Tidak Tahan!
68 Tibbets Masttif
69 Aku Ingin Merawatnya
70 Raja Milikmu
71 Harta keluarga
72 Daftar Lisensi
73 Tunangan
74 Siaga
75 Rose
76 Andra POV
77 Tidak Enak!
78 Gadis Berpayung Pink
79 Permen Karet untuk Erwin
80 Tanah Yang di Berkati
81 Maaf
82 Tahu Rahasianya
83 Membuat Pupuk Kompos
84 Mengatur Siklus Pertumbuhan
85 Cabe kering
86 Alif dan Xiaoya dkk
87 Pupuk
88 Pesanan Kedua
89 Bukankah Adel Pacarnya?
90 Aku Tidak Lagi Sendiri
91 Sangat memalukan
92 Panen Selada
93 Pergi ke Kabupaten
94 Kevin?
95 Aku Ingin Berganti Profesi
96 Alif Sudah Jadi Seorang Ayah
97 Telur angsa
98 Pisah
99 Gosip Desa
100 Cari Papa Baru
101 Alex menangis
102 Pacarnya hamil
103 Bos Besar
104 Proyek Desa
105 Mengunjungi Rumah Walikota
106 Rapat Desa
107 Gotong Royong
108 "Bu"
109 Pertemuan
110 Tidak Usah Tinggal Di Kota
111 Pengakuan Andra
112 Tahun Baru (1)
113 Tahun Baru (2)
114 Dabai tukang palak
115 Telur Pitan
116 Erwin Lemah
117 Bibit yang Bagus
118 Semua orang sibuk
119 Semangka
120 Siaran Langsung (2)
121 Siaran Langsung (3)
122 Siaran Langsung (4)
123 Siaran Langsung (5)
124 Pengumuman
125 Pembukaan Wisata Desa
Episodes

Updated 125 Episodes

1
Kelahiran kembali?
2
Andra
3
Siapa itu?
4
Dimas
5
Mengapa kamu sangat mirip bapakmu
6
Pasar sayur (1)
7
Pasar sayur (2)
8
Edgar
9
Dia anakku, bukan alat
10
Elina Nature's Finest
11
Renovasi rumah (1)
12
100 juta
13
pindah
14
Dimas Vs Edgar
15
Stroberi
16
Apakah Kau Mengenalnya?
17
Renovasi (2)
18
Membeli bibit
19
flashback
20
Peri Justice Squad
21
Rumah baru Elina
22
Tanaman merambat
23
Mitra
24
Siaran Langsung
25
Siaran langsung (2)
26
kurir
27
Monyet kecil
28
Tomat penghilang jerawat
29
Kehangatan Meja Makan
30
Xiaoya dkk
31
Cucu menantu
32
Menanam sayur bersama xiaoya dkk
33
Lutfi dan Alif
34
Guru Alif
35
Anggur Kyoho
36
lipstik?
37
Dabai
38
Sup Krim Jamur
39
Ayahmu mencoba merayuku
40
Blueberry
41
Kalian pemenangnya
42
Beruang kecil
43
Kakek Long vs Xiaoya 1
44
Rumput Mendong
45
Beri Aku Minum
46
Anyaman Tikar
47
Hotpot
48
Istri Dan Anakmu Akan Dibawa Pergi!
49
???
50
Paman terbaik
51
Bertemu kerabat
52
Pekerja Tambahan
53
Pangsit Nenek Liao
54
Dia adalah istriku
55
Panen Besar
56
Jadi Seorang Ibu Tidak Mudah
57
Scarlet firethorn
58
Tunggu aku kembali
59
Hukuman Buat Erwin
60
300 Bibit
61
900 Buah Terjual
62
Jus Jeruk dan Manisan Kulit Jeruk
63
Ingat Untuk Merindukanku
64
Ketumbar
65
Kakak Tommy
66
Bingung Pilih Yang Mana
67
Tidak Tahan!
68
Tibbets Masttif
69
Aku Ingin Merawatnya
70
Raja Milikmu
71
Harta keluarga
72
Daftar Lisensi
73
Tunangan
74
Siaga
75
Rose
76
Andra POV
77
Tidak Enak!
78
Gadis Berpayung Pink
79
Permen Karet untuk Erwin
80
Tanah Yang di Berkati
81
Maaf
82
Tahu Rahasianya
83
Membuat Pupuk Kompos
84
Mengatur Siklus Pertumbuhan
85
Cabe kering
86
Alif dan Xiaoya dkk
87
Pupuk
88
Pesanan Kedua
89
Bukankah Adel Pacarnya?
90
Aku Tidak Lagi Sendiri
91
Sangat memalukan
92
Panen Selada
93
Pergi ke Kabupaten
94
Kevin?
95
Aku Ingin Berganti Profesi
96
Alif Sudah Jadi Seorang Ayah
97
Telur angsa
98
Pisah
99
Gosip Desa
100
Cari Papa Baru
101
Alex menangis
102
Pacarnya hamil
103
Bos Besar
104
Proyek Desa
105
Mengunjungi Rumah Walikota
106
Rapat Desa
107
Gotong Royong
108
"Bu"
109
Pertemuan
110
Tidak Usah Tinggal Di Kota
111
Pengakuan Andra
112
Tahun Baru (1)
113
Tahun Baru (2)
114
Dabai tukang palak
115
Telur Pitan
116
Erwin Lemah
117
Bibit yang Bagus
118
Semua orang sibuk
119
Semangka
120
Siaran Langsung (2)
121
Siaran Langsung (3)
122
Siaran Langsung (4)
123
Siaran Langsung (5)
124
Pengumuman
125
Pembukaan Wisata Desa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!