bunuhlah aku

Xavier benar-benar tidak bisa berpikir sekarang. bagaimana bisa hira berada di kamar itu. setelah Xavier tersadar dia langsung menghentikan aksinya. kemudian mengambil selimut untuk menutupi tubuhnya yang polos.

Hira benar-benar seperti mati. dia sudah tidak bisa merasakan apapun. bahkan dia sudah tidak bisa lagi bagaimana mengekspresikan kekagetannya saat ini.

Dia yang begitu alim dan polos harus berhadapan dengan situasi yang begitu membuatnya jijik. hira yang biasanya selalu menjaga pandangan. saat ini dia menatap penuh pada Xavier. hira melihat bentuk tubuh Xavier walau tidak semuanya.

" Apa kamu sengaja ingin menonton kami! " kata salah satu wanita Xavier.

Tatapan hira yang awalnya ke Xavier langsung beralih pada wanita yang bersuara. namun hira tidak mengucapkan apapun dia hanya melihat tanpa berniat menjawab.

Ketika hira benar-benar tersadar kalau semua yang di sana semua telanjang, barulah hira menutup mulutnya yang tertutup cadar dengan kedua tangannya. juga matanya yang mulai berkaca-kaca.

Sepolos-polosnya hira. dia masih tahu kalau mereka sedang berzina. namun yang membuat hira shock bukanlah keadaan mereka. namun Xavier..

Ya.. hira sangat terkaget kalau salah satu di antara mereka adalah Xavier. orang yang dia percaya dan dia andalkan di mansion ini. juga karena dia yang sudah menaruh hati pada pria matang itu.hira masih menatap Xavier dengan tatapan penuh.

Setelah Xavier memakai bajunya. tatapannya langsung menuju pada hira. yang menatap ke arahnya dengan tatapan nanar. " kalian keluarlah! " perintah Xavier pada kedua wanita itu. namun dengan tatapan yang tidak lepas dari hira.

" Tapi kita belum selesai. kita selesaikan dul__! "

" KELUAR,,,! " marah Xavier pada wanita yang ingin membangkang dengan perintahnya. hira menggelengkan kepala dengan air mata yang sudah menganak sungai. dia benar-benar tidak bisa berpikir jernih saat ini.

Setelah kedua wanita itu keluar, hira semakin tidak sanggup menatap Xavier. dia langsung memejamkan matanya untuk meneruskan tangisnya walau tanpa suara. dan Xavier melihat itu.

Keduanya masih diam. Xavier masih betah berdiri di tempatnya dengan tatapan yang tidak putus dari hira. dia juga melihat berapa hancurnya hira saat ini. seorang wanita suci harus menyaksikan kejadian yang tidak pantas untuk di lihat.

Hira terus memukuli dadanya yang terasa sakit dan sesak. hira benar-benar tidak sanggup lagi hidup di mansion itu. mansion yang penuh dengan orang-orang mesum. termasuk Xavier, orang yang dia percayai baik, ternyata juga tidak kalah mesum dari orang-orang di sana.

Xavier yang melihat kalau hira semakin memukul keras dadanya langsung berjalan mendekat. "jangan kamu pukul lagi ! " ucap Xavier.

Mendengar suara Xavier yang terdengar sangat dekat membuat hira langsung menghentikan gerakannya. namun tidak berniat melihat ke arah Xavier. malah dia menekuk kedua lututnya. untuk menopang kepalanya, karena masih ingin menangis.

Hira merasa patah hati untuk cinta yang belum terbalas. hira sudah merasa sakit sebelum benar-benar tahu tentang cinta di hatinya. dan dia sudah di buat kecewa dengan cintanya yang masih dia bawa .

" Kenapa kamu ada di sini? " tanya Brian.

Hira masih menyembunyikan wajahnya tanpa berniat menjawab atau melihat pada Xavier yang berdiri tidak jauh darinya.

" Bagaimana kamu bisa sampai ke sini? " tanya Brian lagi dengan nada yang lembut. hira masih diam. Xavier menghela nafas berat , dia merasa menyesal atau lebih tepatnya rasa bersalah. namun ini bukan sepenuhnya salah dia , karena Xavier juga tidak tahu kalau hira ternyata ada disana.

" Ayo keluar..! " ajak Xavier dengan menarik pelan lengan hira. dan secepat kilat hira menepisnya. membuat Xavier benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa. menghadapi salsa yang seperti ini kesabarannya benar-benar luas. dia merasa kalau dirinya tidak bisa mengasari gadis cantik bercadar itu .

" Kapan operasinya akan di lakukan ? " tanya hira tiba-tiba dengan kepala yang masih bertopang lutut. Xavier hanya diam sambil jongkok disamping hira , dia menatap punggung yang sesekali terlonjak.

Hira mengangkat kepala dan langsung melihat ke Xavier. mata yang merah dan sangat basah terlihat jelas oleh Xavier. entah mengapa hatinya begitu hancur melihat hira yang seperti ini.

" Kapan operasinya akan di lakukan? " tanya hira dengan suara bergetar. tatapan keduanya saling bertubrukan. dengan Xavier yang menahan marah, dia benar-benar tidak suka hira mengatakan itu. padahal niat awalnya memang hira adalah penyumbang organ untuk vior. namun ketika hira sendiri yang meminta justru Xavier malah tidak Terima.

Hira menatap Xavier yang diam dan menatapnya tajam " kenapa kamu diam! lakukanlah secepatnya. aku ingin pergi jauh dari sini. bila perlu biarkan aku cepat mati! " kata hira dengan air mata.

Tanpa ada respon dari pria yang di depannya membuat hira benar-benar putus asa, dia kembali mengembalikan kepalanya ke atas lututnya. " aku sudah tidak punya siapun, nenekku sudah sangat parah, mungkin dia juga akan mati.! " racau hira. "biarkan aku mati saja tuan. biar aku tidak semakin menumpuk dosa! " sambungnya.

Setelah mengatakan itu hira kembali menangis, malah lebih terisak dan tersedu. mata Xavier sudah merah , entah apa yang membuat dia menahan tangis sekarang.

" Keluarlah..! " kata Xavier dengan menarik kembali lengan hira. juga hira yang dengan cepat menepisnya. namun Xavier tetap tidak melepaskannya, dan tangannya masih kuat mencengkeram.

Kali ini hira benar-benar menatap marah pada Xavier. tampak kilatan benci pada sorot matanya, Xavier melihat itu, namun dia berlagak tidak tahu. "keluarlah! " kata Xavier lagi. namun hira masih tidak bergeming.

" Apa perlu aku seret! " ancam Xavier mencoba tegas .

" Bunuhlah aku sekalian tuan! "

Xavier langsung menelan ludah karena tidak menyangka dengan jawaban hira tentang ancamannya. " aku mohon cepatkanlah jadwal operasinya tuan! " kata hira dengan bibir bergetar dan tatapan putus asa.

Grepp...

Terpopuler

Comments

cinta🥰

cinta🥰

sedih tapi bikin penasaran

2024-11-26

1

Fikri Syahroni

Fikri Syahroni

malang nya hira

2024-09-19

3

lihat semua
Episodes
1 fahira zain
2 awalan
3 mulai
4 pertemuan
5 pasrah
6 cantik
7 kaget
8 kamu menyentuhku
9 sebuah cerita
10 siapapun anda
11 aku yang menikahimu
12 pergilah
13 marah
14 khawatir
15 sembuhlah
16 ada apa dengan hatiku
17 tidak tahan
18 bunuhlah aku
19 ternyata sama
20 pingsan
21 humaira
22 status baru
23 menggoda
24 baik
25 terbiasa
26 tahu
27 pertarungan
28 terpesona
29 menerima
30 teringat
31 melihat
32 kamu miliknya
33 bermain
34 ciuman pertama dari Hira
35 menunggu
36 tidak nafsu
37 tidak tahan
38 malam pertama
39 terbiasa
40 andai
41 sangat rindu
42 sunat
43 sudah sadar
44 hamil
45 tidak mau egois
46 harus pergi
47 kembali manja
48 emosi ibu hamil
49 mama
50 sakit
51 berat melepaskan
52 kembali menangis
53 rencana
54 harus pergi
55 di tempat baru
56 jangan pergi
57 cemburu buta
58 menikmati saat ini
59 orang baru
60 mendekati
61 mengintai
62 bunuh diri
63 trauma
64 pandangan yang dalam
65 terpesona
66 artis
67 masa lalu erika
68 bertemu kembali
69 bertemu erika
70 tembus pandang
71 kemarahan Erika
72 berkenalan
73 kembali cemburu
74 ternyata cemburu
75 cemburu buta
76 manjanya hira
77 terharu
78 ternyata mafia
79 benar-benar kalut
80 kejujuran erika
81 ternyata tahu.
82 pergerakan pertama
83 kedatangan vior
84 berhadapan
85 tidak berani memberitahu
86 bahagia
87 karena kamu mafia
88 marahnya hira
89 terlanjur salah
90 kecewanya Hira
91 ikut meeting
92 manja dan kemarahan
93 curi pandang
94 tingkah hira
95 perubahan emosi
96 kamu mencintai istriku
97 bukan cemburu buta
98 nasihat
99 rencana
100 selesai
Episodes

Updated 100 Episodes

1
fahira zain
2
awalan
3
mulai
4
pertemuan
5
pasrah
6
cantik
7
kaget
8
kamu menyentuhku
9
sebuah cerita
10
siapapun anda
11
aku yang menikahimu
12
pergilah
13
marah
14
khawatir
15
sembuhlah
16
ada apa dengan hatiku
17
tidak tahan
18
bunuhlah aku
19
ternyata sama
20
pingsan
21
humaira
22
status baru
23
menggoda
24
baik
25
terbiasa
26
tahu
27
pertarungan
28
terpesona
29
menerima
30
teringat
31
melihat
32
kamu miliknya
33
bermain
34
ciuman pertama dari Hira
35
menunggu
36
tidak nafsu
37
tidak tahan
38
malam pertama
39
terbiasa
40
andai
41
sangat rindu
42
sunat
43
sudah sadar
44
hamil
45
tidak mau egois
46
harus pergi
47
kembali manja
48
emosi ibu hamil
49
mama
50
sakit
51
berat melepaskan
52
kembali menangis
53
rencana
54
harus pergi
55
di tempat baru
56
jangan pergi
57
cemburu buta
58
menikmati saat ini
59
orang baru
60
mendekati
61
mengintai
62
bunuh diri
63
trauma
64
pandangan yang dalam
65
terpesona
66
artis
67
masa lalu erika
68
bertemu kembali
69
bertemu erika
70
tembus pandang
71
kemarahan Erika
72
berkenalan
73
kembali cemburu
74
ternyata cemburu
75
cemburu buta
76
manjanya hira
77
terharu
78
ternyata mafia
79
benar-benar kalut
80
kejujuran erika
81
ternyata tahu.
82
pergerakan pertama
83
kedatangan vior
84
berhadapan
85
tidak berani memberitahu
86
bahagia
87
karena kamu mafia
88
marahnya hira
89
terlanjur salah
90
kecewanya Hira
91
ikut meeting
92
manja dan kemarahan
93
curi pandang
94
tingkah hira
95
perubahan emosi
96
kamu mencintai istriku
97
bukan cemburu buta
98
nasihat
99
rencana
100
selesai

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!