Mata Hira sudah merah menyala karena menahan marah. dia mulai begitu marah dan membenci mamanya, bahkan dalam batinnya mulai ada setitik rasa menyesal. kenapa dia harus lahir dari rahim seorang ibu yang mempunyai sifat dan perilaku yang begitu buruk .
Setelah melihat mamanya sekilas tadi, Hira benar-benar pergi bersama ambulance yang membawa neneknya.
Sepanjang perjalannya Hira senantiasa berdo'a untuk neneknya , nenek yang begitu sayang padanya. setelah sampai rumah sakit neneknya langsung melakukan serangkaian pemeriksaan. .
Hira dengan sabar menunggu neneknya di bangku berjejer rumah sakit itu. Hira begitu pasrah dengan keadaannya , sang nenek yang pastinya memerlukan biaya besar, sedang Hira sendiri tidak punya sepeserpun uang.
Sedang serius-seriusnya diam Hira melihat dokter yang menangani neneknya itu keluar. harapan langsung mendekatinya. " bagaimana keadaan nenek saya dokter? " tanya Hira terlihat begitu khawatir.
" Nenekmu mengalami stroke ringan dan kelumpuhan otak karena cedera efek benturan keras, karena dari hasil CT menunjukkan adanya pendarahan di dalam tengkorak kepalanya , jadi kalau bisa lakukan operasi secepatnya. ! " saran dari dokter itu.
Mendengar itu Hira langsung lemas tidak punya tenaga , bagaimana dia bisa mengumpulkan biayanya. sedangkan dia sudah di usir mamanya tadi. tidak mungkin dia meminta pada mamanya nanti dan pasti tidak akan mamanya akan memberi uang untuk neneknya operasi.
" Dok,,! " panggil Hira , dokter itu langsung berhenti dan menoleh pada Hira. melihat dokter tadi berhenti Hira langsung mendekat " apa operasi itu harus secepatnya di lakukan ? " tanya Hira.
" Kalau bisa secepatnya.! " jawab dokter itu.
" Tunggu aku mengumpulkan uangnya dulu ,kalau tidak aku akan bekerja mengumpulkan uangnya dulu, apa nenekku tidak akan apa-apa? " tanya salsa.
Dokter itu menatap lama pada Hira yang terlihat menangis di balik cadarnya. " hmm! " jawab dokter dengan gumaman , dia tidak ingin memaksa Hira untuk mengumpulkan uang itu. sedangkan kondisi neneknya juga terbilang serius. juga melihat umurnya yang sudah tua, kemungkinan berhasil juga hanya sedikit. jadi dokter tidak akan memaksa Hira kalaupun tidak bisa.
" Terima kasih dok! " ucap Hira terdengar santun. setelah itu dokter pun melangkah pergi. Hira harus memikirkan bagaimana dirinya nanti. pekerjaan apa yang bisa dia lakukan, dia tidak punya lulusan dan juga umurnya yang kurang. pastinya akan menyulitkannya mencari pekerjaan.
Sedang di mansion mamanya. kini sedang dalam keadaan kacau , karena moana kakak Hira baru saja menabrak seorang wanita yang sedang mabuk. yaitu seorang wanita cantik kekasih seorang mafia besar.
Beberapa anak buah dari mafia itu sudah merusak dan mengamuk di mansion itu " pak tolong hentikan. pak! " mohon Lidia mama hira pada para bodyguard yang mengamuk.
" Pak tolong kasihani saya pak! anak saya juga koma sekarang. kondisinya kritis saat ini. " tangis Lidia pecah sambil memohon pada semua yang sedang menghancurkan mansionnya.
" Kalau begitu kamu yang harus menumbangkan ginjalmu! " kata salah seorang bodyguard.
Tanpa menunggu jawaban lagi bodyguard itupun langsung menyeret Lidia ke mansion yang lebih mewah, di mana kekasih mafia itu di rawat di sana .
Setelah di paksa melakukan serangkaian tes ternyata golongan darahnya tidak sama. dan tidak memenuhi kriteria untuk mendonorkan ginjalnya.
Ketika Lidia sedang di hadapkan dengan bos utama yang memimpin para bodyguard-bodyguard itu , Lidia langsung ketakutan. melihat mata yang terlihat dingin dan membunuh itu membuat nyalinya benar-benar menciut.
" Bunuh dia jangan memberikan ampun padanya. juga ambil paksa anaknya yang telah membuat vior koma! . bawa juga dia bersama dirinya! " perintah pria tampan beraura setan itu.
" Baik bos! " jawab para bodyguard.
Mendengar perintah itu, Lidia dengan sigap bersujud di depan mafia bengis itu " aku mohon tuan jangan lakukan itu. aku masih ada anak satu lagi dia juga memiliki golongan darah sama. aku akan membawanya pada anda secepatnya tuan.! " kata Lidia.
Mafia yang mendengar ucapan Lidia terlihat berpikir. " biarkan dia membawa anak itu padaku. !" kata mafia itu.
Setelah itu Lidia di bawa di antar para bodyguard itu ke rumah sakit di mana Hira dan neneknya berada.
Setelah mencari kesana kemari akhirnya Lidia menemukan keberadaan Hira. ketika Lidia hendak masuk keruangan di mana nenek Hira terbaring. Lidia mencegah bodyguard itu untuk mengikutinya.
" Tetaplah di sini! aku akan membawa dia keluar dulu. kalau dia melihat kalian nanti malah curiga dan takut ,! " kata Lidia pada bodyguard itu.
Bodyguard itu hanya diam dan terlihat berpikir. "lagian aku takkan kabur, pintu ini cuma ada satu ini saja. memangnya aku bisa lari kemana! " kata Lidia yang seakan menjawab keraguan bodyguard itu.
" Baik ! cepatlah! " kata bodyguard itu.
Setelah itu Lidia benar-benar masuk " Hira! " panggil Lidia. hira yang mendengar namanya di panggil langsung melihat ke arah pintu.
" Mama! " kaget Hira. " mama ngapain ke sini? " tanya Hira karena tidak percaya kalau mamanya ada di sana menyusulnya.
" Hira mama ada masalah saat ini! apa kamu mau membantu mama? " kata Lidia memelas. " nanti akan aku bantu biaya pengobatan nenekmu! " sambungnya.
Mendengar perkataan Lidia yang akan membantu pengobatan neneknya Hira mulai serius. "membantu apa ? " tanya Hira yang sedikit was-was.
" Mama punya hutang banyak pada seseorang karena perusahan papamu. ? "
" Langsung saja! " sela Hira tidak ingin bertele-tele.
" Begini. ! ada seseorang yang bisa meminjamkan uang banyak pada kita. tapi kamu harus mau menjadi pelayannya.! " Lidia mencoba menjelaskan.
" Memangnya berapa aku di bayar untuk menjadi pelayannya.? sampai bisa menutup semua hutang dan biaya rumah sakit nenek? " tanya Hira yang merasa tidak masuk akal.
" Bukan di bayar, lebih tepatnya kamu hanya akan mama jaminan sementara! sampai perusahaan pulih dan keuangan kita bisa kembali stabil! "
" Kalau seperti itu terus finansial kita mana bisa membaik! "
" Tolonglah! kita sedang perlu banyak uang sekarang. ? " Lidia masih mencoba membujuk.
" Kenapa mama tidak menjaminkan kak moana saja? " bantah Hira.
" Kakak kamu kecelakaan kemarin malam! " Lidia mencoba memberi pengertian. " sekarang hanya kamu yang aku punya Hira. lagi pula ini juga demi nenek juga. dia akan bisa segera di operasi kalau ada uangnya.! " Lidia masih berusaha.
Hira yang mendengar kata neneknya. hatinya langsung tergerak. setelah lama terdiam, akhirnya terlihat dia menghela nafas. " baiklah! " ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Wiwik murniati
saya suka cerita mafia
2024-12-07
1
cinta🥰
mantap 👌
2024-11-26
2
Radiah Hassan
Kesian kau Hira... Diperdaya oleh mama mu sendiri demi mnyelamat nyawa ny
2024-11-06
2