Tuduhan Kaisar

Hari terus berlalu, perubahan di dalam diri Jian Ying juga semakin nyata. Wanita itu benar-benar menutup diri dari siapapun. Menurutnya, berdiam diri dengan pikirannya sendiri jauh lebih baik daripada harus berurusan dengan orang;orang yang tak menyukainya.

Meski mereka semua sudah tau perubahan pada diri Jian Ying, tapi tatapan meremehkan itu masih saja dia dapat bahkan dari kalangan dayang istana.

Mereka selalu menganggap Jian Ying mempunyai nasib yang buruk. Tidak dicintai oleh suaminya, kemudian menjadi anak durhaka hanya karena cinta.

Tapi Jian Ying sama sekali tak peduli. Mau melakukan pembelaan apapun juga tak akan merubah padangan orang lain kepadanya.

Sekarang harinya hanya disibukkan dengan memetik bunga, melukis dan menghadiri rapat penting Kerajaan yang melibatkan dirinya, selebihnya Jian Ying hanya akan mengurung dirinya di kamar.

Seperti saat ini, Jian Ying sedang menghadiri rapat tentang lembaga pemberdayaan wanita di seluruh Kerajaan Han.

Lembaga yang dulunya didirikan oleh Ibu Suri Agung itu terus membuat wanita-wanita di Kerajaan Han semakin teladan dan terpelajar yang saat ini di kendalikan oleh Ibu Suri.

Lembaga ini memang berjalan dengan begitu baik karena mejadikan wanita-wanita di sana memiliki pendidikan yang setara dengan pria. Tak hanya itu, mereka juga di ajarkan mengembangkan keterampilan mereka masing-masing. Semua itu bertujuan agar para wanita di seluruh penjuru kerajaan Han tak mempunyai keterbelakangan pendidikan.

Jian Ying kembali menduduki singgasana Selir Li Mei. Dia tak peduli lagi dengan tempat di samping Kaisar itu. Tindakannya jelas tak terlihat mengejutkan lagi bagi orang-orang yang ada di sana. Tak ada perdebatan apapun yang di timbulkan Permaisuri untuk memperebutkan singgasana itu.

"Rapat kita mulai sekarang!" Ucap Kaisar setelah melihat Jian Ying duduk agak jauh di sisi kirinya.

Rapat itu juga dihadiri oleh Ibu Suri selaku pemegang kendali saat ini, kemudian para menteri juga ada di sana.

Rapat itu memang akan menentukan siapa yang paling pantas menggantikan Ibu Suri untuk memimpin lembaga itu.

"Bagaimana Ibu Suri? Apa ada kandidat yang menurut Ibu Suri pantas untuk menggantikan tempat itu?" Kaisar menatap Ibu Suri yang duduk tepat di sisi kiri Kaisar.

"Mohon tentukan kandidat yang terbaik Ibu Suri!" Ucap seluruh menteri yang ada di sana.

"Untuk menggantikan ku di lembaga wanita, tentu saja bukanlah hal yang mudah. Siapapun itu yang memegangnya harus menjadi wanita yang tegas, tanggap dan cerdas. Aku tidak mau lembaga yang telah susah payah didirikan oleh Ibu Suri Agung justru hancur begitu saja karena tidak ada tanggungjawab dan minat dalam mengemban tugas ini!" Ibu Suri Yu Wen menatap ke seluruh peserta rapat.

"Kalau begitu, siapakah orang yang memiliki kriteria itu menurut Ibu Suri?"

"Permaisuri Jian Ying!" Sahut Ibu Suri yang membuat semuanya menjadi terkejut.

Mengingat hubungan Permaisuri dengan Ibu Suri yang tidak terlalu baik, maka mereka semua mengira jika Ibu Suri pasti akan memilih Li Mei menjadi penggantinya.

"Apa Ibu Suri yakin?" Kaisar tampak tidak setuju dengan keputusan Ibunya.

"Aku yakin, memangnya kau punya kandidat tersendiri Kaisar?"

Kaisar menatap ke arah Jian Ying dan Li Mei secara bergantian. Dari tatapan mata itu pun Juan Ying sudah tau sebenarnya apa yang Kaisar inginkan.

"Maaf Ibu Suri, sepertinya saya tidak pantas menggantikan Ibu Suri. Lebih baik tugas ini Ibu Suri berikan saja pada Selir Li Mei. Hamba rasa Selir Li Mei lebih baik daripada saya!"

Penolakan dari Jian Ying itu memicu perdebatan dari para menteri, memang banyak yang tidak setuju dengan keputusan Ibu Suri. Tapi mereka tak menyangka jika Jian Ying akan menolaknya sendiri.

"Keputusanku sudah bulat. Lembaga ini di buat oleh Ibu Suri Agung yang telah dilimpahkan kepadaku, jadi keputusan apapun tetap berada di tanganku!"

Jian Ying tak kuasa menolak lagi meski dirinya sangat tidak menginginkan jabatan itu.

Kini dia pun bisa melihat tatapan sinis dari Shun Yuan kepadanya. Entah apa yang sedang pria itu pikirkan, tapi Jian Ying yakin kalau pria itu pasti menganggap dirinya telah menghasut Ibu Suri.

"Jadi iki tujuan perubahan dalam dirimu?" Kaisar menemui Jian Ying di taman kediaman Permaisuri.

"Maksud Kaisar?"

"Jangan pura-pura tidak tau Permaisuri, aku tau kalau kau pasti sengaja mengubah penampilan serta sikapmu untuk menarik perhatian Ibu Suri kan?

Jian Ying malah terkekeh mendengar tuduhan dari Shun yuan.

"Kalau itu yang Kaisar pikirkan, maka salah besar. Saya sama sekali tidak menginginkan apapun, bahkan saya rela melepaskan gelar saya saat ini juga jika Kaisar menginginkannya. Jangankan jabatan sebagai pemimpin lembaga itu, gelar Permaisuri pun sudah tak penting lagi untukku Kaisar" Jian Ying menatap lurus manik mata tersorot tajam milik Shun Yuan.

"Silahkan kalau Kaisar ingin memilih Selir Li Mei untuk menggantikan saya. Dengan senang hati saya akan memberikannya" Imbuh Jian Ying dengan tenang namun berhasil menohok hati Kaisar.

Pria yang sebenarnya sama angkuhnya dengan Jian Ying itu tampak terdiam tanpa bisa membalas ucapan Jian Ying sama sekali.

"Kalau tidak ada lagi yang ingin Kaisar sampaikan, lebih baik Kaisar segera pergi dari sini. Hamba sedang ingin berkebun" Jian Ying mengambil beberapa bibit bunga yang sudah ia siapkan sejak tadi.

"Kau mengusirku?" Kaisar sampai tak percaya karena ada yang berani mengusirnya di istananya sendiri.

Namun Jian Ying hanya mengedikkan bahunya saja dan terlihat tak peduli sama sekali. Dia malah asik menanam bunga di tamannya yang sekarang terlihat asri dengan berbagai tanaman yang indah.

Terpopuler

Comments

Siti solikah

Siti solikah

wkwk kaisar sama sekali tidak di anggap Jian ying

2025-03-23

0

Syahrudin Denilo

Syahrudin Denilo

wkwk kaisar tidak dianggap malah diusir

2024-12-17

0

neng ade

neng ade

Udah sana keluar .. Li Mei tercinta mu sedang menunggu belaian mu

2024-11-09

1

lihat semua
Episodes
1 Kesempatan ke dua
2 Bukan sekedar mimpi
3 Tolong bertahanlah
4 Perubahan besar
5 Kunjungan Kaisar
6 Sumpah Jian Ying
7 Biarkan kami pergi
8 Mencari tau
9 Tuduhan Kaisar
10 Mulai berani
11 Ibu Suri Agung
12 Tidak penting
13 Bermalam dengan Permaisuri
14 Asal kau tau!!
15 Tunggu aku kembali
16 Mencurigakan
17 Tak sejahat itu
18 Semuanya berubah
19 Fitnah
20 Siapa yang lebih rendah?
21 Percaya padamu?
22 Ancaman Shun Yuan
23 Tak penting lagi!
24 Penyelidikan
25 Pencemburu
26 Aku membencimu!!
27 Maafkan aku
28 Aku mencintaimu!!
29 Penyusup
30 Cemburu
31 Pria misterius
32 Selir Li Mei
33 Kisah yang mirip
34 Pergilah!!
35 Dejavu
36 Kisah yang sama
37 Keraguan
38 Kebohongan Li Mei
39 Bahagia?
40 Ancaman Shun Yuan
41 Kemarahan Jian Ying
42 Mengenalmu, petaka bagiku!!
43 Sangkar emas mengerikan
44 Bayangan yang nyata
45 Bukan salahnya!
46 Dia tau semuanya!
47 Sumpah
48 Kebohongan Li Mei
49 Mendarah daging
50 Pria misterius lagi
51 Pergi dari Istana
52 Pemberontakan
53 Pemberontakan
54 Permaisuri dari kaum kafir
55 Reinkarnasi pertama l
56 Reinkarnasi pertama ll
57 Reinkarnasi pertama lll
58 Reinkarnasi ke dua l
59 Reinkarnasi ke dua ll
60 Reinkarnasi ke dua lll
61 Reinkarnasi ke dua lV
62 Reinkarnasi ke tiga l
63 Reinkarnasi ke empat l
64 Reinkarnasi ke empat ll
65 Reinkarnasi ke empat lll
66 Reinkarnasi ke empat lV
67 Reinkarnasi ke empat V
68 Reinkarnasi ke empat Vl
69 Reinkarnasi ke lima l
70 Reinkarnasi ke lima ll
71 Reinkarnasi ke lima lll
72 Reinkarnasi ke lima lV
73 Reinkarnasi ke lima V
74 Reinkarnasi ke lima Vl
75 Reinkarnasi ke lima Vll
76 Reinkarnasi ke lima Vlll
77 Reinkarnasi ke lima lX
78 Reinkarnasi ke enam
79 Lukisan
80 Aku sangat merindukan mu
81 Seperti mimpi
82 Balas dendam
83 Aku merindukannya
84 Tak ingin kau pergi sendirian
85 Takdir yang rumit
86 Cinta yang setara
87 Bertemu calon mertua
88 Kedua kalinya
89 Bolehkah sayang?
90 Apa yang kau lakukan?
91 Mencapai puncak
92 Jadi dirimu sendiri
93 Cincin pernikahan
94 Masa lalu
95 Wanita beruntung
96 Mengulang masa lalu
97 Hidangan penutup
98 Pesta
99 Terjebak
100 Orang dari masa lalu
101 Aku akan membantumu
102 Rencana mereka
103 Ketakutan
104 Bencana
105 Ketakutan
106 Masa lalu yang janggal
107 Keadaan Chan Su
108 Dia orang yang baik
109 Dokter untuk Chan Su
110 Chan Su dan Qian Jin
111 Awal mula
112 Menghancurkan sekutu
113 Menggali lubang sediri
114 Pergilah!!
115 Kehancuran Li Mei dan Weisheng
116 Dokter yang profesional
117 Bisakah kita berteman?
118 Perawat Chan Su
119 Aku akan pergi lagi
120 Pasangan serasi
121 Setitik harapan
122 Semakin cepat semakin takut
123 Nistalgia
124 Bodohnya aku
125 Tidak bangun lagi
126 Jangan salah paham!
127 Kecurigaan Jian Ying
128 Waktunya hampir tiba
129 Bertemu Shuwen
130 Permintaan Qian Jin
131 Cinta atau terbiasa?
132 Melawan logika
133 Luluh lantah
134 Apa maksudnya ini?
135 Tak direstui takdir
136 Selamat tinggal
137 Alasan Shuwen pergi
138 Karena dia mencintaimu
139 Penyesalan
140 Benar-benar pergi
141 Membuka rahasia
142 Kelahiran Pangeran
143 Hari ulang tahun
144 Kisah nyata
145 Gelandangan
146 Wanita misterius
147 Tak berdaya
148 Asal kau memaafkan ku
149 Hanya pergi, bukan menyerah
150 Aku pergi
151 Penguntit
152 Hampir mati
153 Obat ku di sini
154 Hati mengalahkan logika
155 Harus terpisah
156 Hadiah perpisahan
157 Kejutan
158 Restu
159 Suami istri
160 Benih Pak dokter ( Promo karya baru )
161 Pelengkap kebahagiaan
162 Akhir yang bahagia
Episodes

Updated 162 Episodes

1
Kesempatan ke dua
2
Bukan sekedar mimpi
3
Tolong bertahanlah
4
Perubahan besar
5
Kunjungan Kaisar
6
Sumpah Jian Ying
7
Biarkan kami pergi
8
Mencari tau
9
Tuduhan Kaisar
10
Mulai berani
11
Ibu Suri Agung
12
Tidak penting
13
Bermalam dengan Permaisuri
14
Asal kau tau!!
15
Tunggu aku kembali
16
Mencurigakan
17
Tak sejahat itu
18
Semuanya berubah
19
Fitnah
20
Siapa yang lebih rendah?
21
Percaya padamu?
22
Ancaman Shun Yuan
23
Tak penting lagi!
24
Penyelidikan
25
Pencemburu
26
Aku membencimu!!
27
Maafkan aku
28
Aku mencintaimu!!
29
Penyusup
30
Cemburu
31
Pria misterius
32
Selir Li Mei
33
Kisah yang mirip
34
Pergilah!!
35
Dejavu
36
Kisah yang sama
37
Keraguan
38
Kebohongan Li Mei
39
Bahagia?
40
Ancaman Shun Yuan
41
Kemarahan Jian Ying
42
Mengenalmu, petaka bagiku!!
43
Sangkar emas mengerikan
44
Bayangan yang nyata
45
Bukan salahnya!
46
Dia tau semuanya!
47
Sumpah
48
Kebohongan Li Mei
49
Mendarah daging
50
Pria misterius lagi
51
Pergi dari Istana
52
Pemberontakan
53
Pemberontakan
54
Permaisuri dari kaum kafir
55
Reinkarnasi pertama l
56
Reinkarnasi pertama ll
57
Reinkarnasi pertama lll
58
Reinkarnasi ke dua l
59
Reinkarnasi ke dua ll
60
Reinkarnasi ke dua lll
61
Reinkarnasi ke dua lV
62
Reinkarnasi ke tiga l
63
Reinkarnasi ke empat l
64
Reinkarnasi ke empat ll
65
Reinkarnasi ke empat lll
66
Reinkarnasi ke empat lV
67
Reinkarnasi ke empat V
68
Reinkarnasi ke empat Vl
69
Reinkarnasi ke lima l
70
Reinkarnasi ke lima ll
71
Reinkarnasi ke lima lll
72
Reinkarnasi ke lima lV
73
Reinkarnasi ke lima V
74
Reinkarnasi ke lima Vl
75
Reinkarnasi ke lima Vll
76
Reinkarnasi ke lima Vlll
77
Reinkarnasi ke lima lX
78
Reinkarnasi ke enam
79
Lukisan
80
Aku sangat merindukan mu
81
Seperti mimpi
82
Balas dendam
83
Aku merindukannya
84
Tak ingin kau pergi sendirian
85
Takdir yang rumit
86
Cinta yang setara
87
Bertemu calon mertua
88
Kedua kalinya
89
Bolehkah sayang?
90
Apa yang kau lakukan?
91
Mencapai puncak
92
Jadi dirimu sendiri
93
Cincin pernikahan
94
Masa lalu
95
Wanita beruntung
96
Mengulang masa lalu
97
Hidangan penutup
98
Pesta
99
Terjebak
100
Orang dari masa lalu
101
Aku akan membantumu
102
Rencana mereka
103
Ketakutan
104
Bencana
105
Ketakutan
106
Masa lalu yang janggal
107
Keadaan Chan Su
108
Dia orang yang baik
109
Dokter untuk Chan Su
110
Chan Su dan Qian Jin
111
Awal mula
112
Menghancurkan sekutu
113
Menggali lubang sediri
114
Pergilah!!
115
Kehancuran Li Mei dan Weisheng
116
Dokter yang profesional
117
Bisakah kita berteman?
118
Perawat Chan Su
119
Aku akan pergi lagi
120
Pasangan serasi
121
Setitik harapan
122
Semakin cepat semakin takut
123
Nistalgia
124
Bodohnya aku
125
Tidak bangun lagi
126
Jangan salah paham!
127
Kecurigaan Jian Ying
128
Waktunya hampir tiba
129
Bertemu Shuwen
130
Permintaan Qian Jin
131
Cinta atau terbiasa?
132
Melawan logika
133
Luluh lantah
134
Apa maksudnya ini?
135
Tak direstui takdir
136
Selamat tinggal
137
Alasan Shuwen pergi
138
Karena dia mencintaimu
139
Penyesalan
140
Benar-benar pergi
141
Membuka rahasia
142
Kelahiran Pangeran
143
Hari ulang tahun
144
Kisah nyata
145
Gelandangan
146
Wanita misterius
147
Tak berdaya
148
Asal kau memaafkan ku
149
Hanya pergi, bukan menyerah
150
Aku pergi
151
Penguntit
152
Hampir mati
153
Obat ku di sini
154
Hati mengalahkan logika
155
Harus terpisah
156
Hadiah perpisahan
157
Kejutan
158
Restu
159
Suami istri
160
Benih Pak dokter ( Promo karya baru )
161
Pelengkap kebahagiaan
162
Akhir yang bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!