Bab 5 - SAH (Pernikahan)

Satu bulan berlalu, Jakarta.

"SAH..."

Satu kata terucap dari bibir para saksi menandakan kini AKP. Brahma Satria Mahendra telah resmi menjadi suami dari Starla Jelita yang akrab dipanggil Lala.

Arjuna dan Bening tak kuasa menahan haru hingga mata mereka berkaca-kaca. Mereka berdua sebagai orang tua Brahma, telah mengantarkan dan melepas putra kesayangan di keluarganya itu untuk membuka lembaran hidup baru bersama Starla.

"Alhamdulillah..." ucap Arjuna lirih.

Starla seketika bahagia namun juga sedih setelah dirinya sah baik secara agama dan negara menjadi istri dari Brahma Satria Mahendra. Ia teringat dengan ibu kandungnya yakni Mami Monic yang memang tak ada bersamanya saat ini.

"Mi, Lala kangen. Apa sekarang Mami sedang lihat pernikahan Starla dengan Mas Brahma?" batin Starla sendu.

Di acara pernikahannya ini, Starla mengundang sahabat dekatnya yang bernama Tari. Starla sengaja menyuruh Tari datang jauh-jauh ke Jakarta untuk mengabadikan momen pernikahannya secara langsung melalui ponsel pribadi milik Starla sendiri agar Mami Monic melihatnya.

Di kediaman Mami Monic, ibu kandung Starla ini menghela napas beratnya antara bahagia melihat pesta pernikahan putri semata wayangnya itu yang sangat mewah dan meriah, namun ia juga takut dengan keputusannya merestui pernikahan Starla dengan Brahma adalah sebuah kesalahan fatal di masa depan. Sungguh dilema.

"Maafkan Mami, La. Semoga kamu selalu sehat dan bahagia setelah ini," batin Mami Monic.

Ia tak tahu perihal penyakit jantung Starla yang menunjukkan penurunan dan masalah di tiga tahun terakhir. Sebab, Starla menyembunyikan hal itu dari ibunya. Dia selalu mengatakan baik-baik saja di hadapan Mami Monic.

Tak jauh dari meja akad nikah, kini Bening dan Binar tengah mengapit Starla. Mereka juga tak lupa berucap syukur pada Sang Pencipta. Acara akad nikah berlangsung sakral dan lancar sesuai harapan keluarga. Pernikahan Brahma dan Starla berlangsung secara tertutup serta dikhususkan hanya untuk undangan saja.

Keluarga besar Arjuna dan Bening sepakat tidak mengundang banyak orang sesuai keinginan mempelai berdua. Alhasil hanya keluarga, kolega, sahabat dan rekan sejawat yang memang terbilang dekat saja yang diundang.

Bayu dan Ayu diundang untuk hadir di acara pernikahan Brahma dan Starla. Namun sayang mereka tak bisa datang dikarenakan ada urusan keluarga juga yang sedang mendesak. Arjuna dan Bening memakluminya.

☘️☘️

Setelah yang lalu Bening mencecar Brahma perihal Starla dan keluarganya, akhirnya kedua orang tua Brahma itu pun bisa bertemu dengan sosok Starla secara langsung di Jakarta beberapa hari kemudian. Setelah hasil penyelidikan Arjuna dan anak buahnya yang mengatakan pada Bening bahwa clear, artinya tak ada masalah jika Brahma menikah dengan Starla.

Restu pun akhirnya didapat. Terlebih Starla termasuk orang yang bisa membawa diri dengan baik di hadapan Arjuna dan Bening. Bahkan ibu kandung Brahma itu pun langsung jatuh hati setelah berinteraksi dengan Starla. Bening sengaja melakukan beberapa tes secara terselubung pada Starla yakni perihal urusan dapur dan juga mengasuh anak.

Pastinya dua bocil keponakan tercinta Brahma yakni Devina dan Disya yang menjadi alat Bening untuk menguji rasa keibuan dalam diri Starla. Namun yang diuji tak tahu bahwa ia masuk dalam tahap ujian terselubung dari Bening, calon ibu mertuanya itu. Sebab, Bening bukan mencari menantu yang kaya dari segi materi. Ia dan Arjuna berprinsip materi bisa dicari bersama dengan pasangan. Namun iman, akhlak serta budi pekerti itu yang paling penting dalam diri calon menantunya.

Starla memiliki yang Bening inginkan. Urusan fisik, Bening mengakui jika Starla memang cantik jelita sesuai namanya. Calon istri Brahma yang kini sudah resmi menjadi istri putranya itu pun sangat pintar memasak. Walaupun dari segi pendidikan hanya lulusan SMA, tak ada masalah bagi Bening dan Arjuna. Nanti Starla juga bisa melanjutkan pendidikannya ke bangku kuliah ketika sudah menjadi istri Brahma.

Bening semakin menyukai Starla karena masakan calon menantunya sewaktu ia tes di rumahnya, ternyata sangat enak dan cocok di lidah keluarganya. Bening merasa Tuhan mengirimkan Starla untuk hadir di keluarganya sebagai pengganti kepergian Berliana, saudari kembar Binar.

Pembawa acara segera memanggil mempelai wanita untuk duduk di meja akad nikah. Dikarenakan waktunya segera melakukan penandatanganan buku nikah serta sesi foto bersama.

Tap...tap...tap...

Starla hari ini tampil cantik memakai kebaya khas adat Sunda berwarna putih. Ia melangkah perlahan mendekati tempat Brahma berada. Bening dan Binar mengapit Starla di sisi kanan dan kiri. Bagian depan Starla ada dua bocil yakni Devina dan Disya yang berjalan sambil menaburkan bunga.

Tak kalah dari Starla, Brahma juga terlihat gagah dan semakin tampan. Bahkan boleh dibilang ketampanan Brahma naik berkali-kali lipat dari biasanya untuk hari ini.

Brahma melihat Starla dari kejauhan, ia begitu terpukau akan kecantikan wanita yang sudah menjadi istrinya itu. Brahma sudah satu minggu ini tidak bertatap muka secara langsung dengan Starla karena calon istrinya itu melakukan tradisi pingitan atas suruhan Bening. Kini ia begitu pangling melihat Starla yang sekarang.

"Subhanallah. Cantik," batin Brahma tanpa sadar memuja kecantikan Starla.

Raffles Jakarta adalah pilihan hotel bintang lima dengan fasilitas ballroom di Jakarta yang berlokasi di kawasan Kuningan. Ini adalah venue yang akan menjadi saksi bisu perhelatan akbar pernikahan Brahma Satria Mahendra dengan Starla Jelita.

Pihak Wedding Organizer yang dipilih oleh orang tua Brahma telah berhasil menyulap ballroom tersebut yang megah dan luas menjadi tampak elegan dengan perpaduan nuansa adat Sunda dan Jogja. Namun tetap ada sentuhan modern bergaya internasional.

Rekan-rekan yang terpilih di kepolisian telah bersiap. Setelah ini ada acara yang menjadi ciri khas pernikahan dalam lingkup militer yakni pesta pedang pora.

☘️☘️

Satu per satu undangan yang hadir mengucapkan selamat pada kedua mempelai sekaligus Arjuna dan Bening.

"Congrats, Bro. Akhirnya kawin juga," ucap seorang pria yang berstatus sebagai sahabat dekat Brahma. Lelaki itu bernama Raviandra Nugroho, biasa dipanggil Ravi. Keduanya telah lama bersahabat sejak SMA. Brahma masuk Akpol dan Ravi memutuskan kuliah di Jakarta. Kini Ravi meneruskan bisnis keluarganya di bidang properti. Namun hingga detik ini belum menikah atau punya kekasih alias jomblo karatan.

"Alhamdulillah nikah, Bro. Kawin, memangnya aku kucing!" desis Brahma tak terima.

"Haha..." Ravi pun seketika tertawa melihat ekspresi Brahma. "Ya kan secara kamu bilang ketemu doi habis dari stasiun, eh malah di area Black Meong. Ujungnya nikah kayak SKS di bangku kuliah saja alias Sistem Kebut Semalam," sambung Ravi.

"Kalau gak ngebut gini nanti doi ditikung pria lain dong. Sorry, aku enggak mau gigit jari atau jadi jomblo karatan kayak kamu."

Ya, Ravi tahu perihal pertemuan Brahma dengan Starla. Namun hanya Ravi yang tahu. Sedangkan kedua orang tua Brahma sendiri tak tahu perihal pertemuan Brahma dan Starla seperti apa awalnya. Brahma berhasil menutupinya dari Arjuna dan Bening. Brahma tentu sangat tahu sepak terjang ayahnya serta para anak buah Arjuna di kepolisian. Semua aman terkendali pada akhirnya hingga orang tuanya merestui pernikahannya dengan Starla.

"Jadi, sudah move on nih dari Ajeng? Atau jangan-jangan istrimu cuma sebatas pelarianmu saja dari Ajeng," celetuk Ravi tiba-tiba.

Deg...

Bersambung...

🍁🍁🍁

Terpopuler

Comments

Siti Jariah

Siti Jariah

ceritanya bagus suka,tp kenapa si setiap baca novel di novelton ni kebanyakan ceritanya mau potong gaji/turun pangkat,mau tidur diluar,

2025-01-02

0

Deasy Dahlan

Deasy Dahlan

Jangan dong brahma.... Starla skrg istri sah mu

2025-01-04

1

YuWie

YuWie

cari perkara ràvi nih

2024-10-03

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Dalam Pengaruh Obat
2 Bab 2 - Kontrak Pernikahan
3 Bab 3 - Gang Ding Dong
4 Bab 4 - Menjual Anak Perempuan Untuk Melunasi Hutang
5 Bab 5 - SAH (Pernikahan)
6 Bab 6 - Kamar Pengantin
7 Bab 7 - Pengantin Lama vs Pengantin Baru
8 Bab 8 - Kabar Pernikahan
9 Bab 9 - Ajeng Notokusumo
10 Bab 10 - Memberi Nafkah
11 Bab 11 - Membuat Banyak Kenangan
12 Bab 12 - Kedatangan Tamu
13 Bab 13 - Mantan Kekasih
14 Bab 14 - Penyesalan (Ajeng)
15 Bab 15 - Ingin Beri Kejutan
16 Bab 16 - Sebuah Undangan
17 Bab 17 - Menginap di Hotel
18 Bab 18 - Mengeluarkan Unek-Unek
19 Bab 19 - Sebuah Bekas Luka
20 Bab 20 - Terpaksa Berbohong
21 Bab 21 - Bertemu Mami Monic
22 Bab 22 - Sebuah Keputusan Penting (Mami Monic)
23 Bab 23 - Siapa Monic ?
24 Bab 24 - Masa Lalu (Mami Monic)
25 Bab 25 - Terjerat Benang Merah Masa Lalu
26 PROMO KARYA
27 Bab 26 - Mulai Candu
28 Bab 27 - Perkara Kejar Setoran
29 Bab 28 - Acara Pembukaan Butik Milik Ajeng
30 Bab 29 - Starla vs Ajeng
31 Bab 30 - Sebuah Ide Perjodohan
32 Bab 31 - Ulat Bulu
33 Bab 32 - Reuni SMA
34 Bab 33 - Ajeng Berulah (Senjata Makan Tuan)
35 Bab 34 - Wujud Cinta Starla
36 Bab 35 - Tinggal Bersama Mertua
37 Bab 36 - Baby Loading (Hamil)
38 Bab 37 - Jangan Sampai Lolos
39 Bab 38 - Ziarah Kubur
40 Bab 39 - Membuntuti Menantu (Bening)
41 Bab 40 - Perubahan Sikap Bening
42 Bab 41 - Makan Malam Sendu
43 Bab 42 - Pertengkaran (Arjuna dan Bening)
44 Bab 43 - Pertemuan Tak Terduga (Arjuna dan Mami Monic)
45 Bab 44 - Menangis Bersama
46 Bab 45 - Pagi Milik Brahma dan Starla
47 Bab 46 - Curhat
48 Bab 47 - Morning Sickness
49 Bab 48 - Pingsan
50 Bab 49 - Siapa Yang Tega ?
51 Bab 50 - Selaksa Kecewa Bercampur Emosi
52 Bab 51 - Cinta dan Keikhlasan
53 Bab 52 - Berbicara Empat Mata
54 Bab 53 - Saling Mengancam
55 Bab 54 - Menjenguk Bening
56 Bab 55 - Sebuah Tamparan
57 Bab 56 - Tak Ada Manusia Yang Sempurna
58 Bab 57 - Upaya Terakhir
59 Bab 58 - Aku Rela (Starla)
60 Bab 59 - Rencana Liburan
61 Bab 60 - Berpamitan ke Bandung
62 Bab 61 - Melepas Rindu
63 Bab 62 - Sedikit Gemuk
64 Bab 63 - Jalan-Jalan Malam
65 Bab 64 - Permintaan Starla
66 Bab 65 - Kemarahan Brahma
67 Bab 66 - Lima Puluh Tahu Sumedang
68 Bab 67 - Minta Izin (Starla)
69 Bab 68 - Aku Kangen Mami (Starla)
70 Bab 69 - Bersiap Menjauh dan Pergi (Starla)
71 Bab 70 - Undangan Spesial dari Tuhan (Umroh)
72 Bab 71 - Arti Kehadiranmu
73 Bab 72 - Kejutan (Terkejut)
74 Bab 73 - Pulang ke Jakarta
75 Bab 74 - Penyesalan Berbalut Rindu dan Cinta (Brahma)
76 Bab 75 - Mulai Terkuak
77 Bab 76 - Kado Pemberian Starla
78 Bab 77 - Penyesalan dan Tangis (Brahma-Bening)
79 Bab 78 - Kegaduhan di Rumah Sakit
80 Bab 79 - Kondisi Terkini
81 Bab 80 - Kehamilan Simpatik
82 Bab 81 - Kondisi Starla
83 Bab 82 - Asuransi Jiwa (500 Juta)
84 Bab 83 - Apa Aku Hamil ? (Ajeng)
85 Bab 84 - Huru-Hara
86 Bab 85 - Bertemu Sang Belahan Jiwa
87 Bab 86 - Buku Harian Milik Starla
88 Bab 87 - Ungkapan Cinta (Brahma-Starla)
89 Bab 88 - Bersimbah Darah
90 Bab 89 - Gelayut Mendung
91 Bab 90 - Bangun dari Koma (Starla)
92 Bab 91 - Akhir Tragis Tersangka Utama (Pembunuhan Mami Monic)
93 Bab 92 - Pernikahan Dadakan (Ravi dan Ajeng)
94 Bab 93 - Pernikahan Kontrak (Ravi-Ajeng)
95 Bab 94 - Acara Menjenguk Anak (Ravi-Ajeng)
96 Bab 95 - Menjelang Lahiran (Ravi-Ajeng)
97 Bab 96 - Keguguran (Ravi-Ajeng)
98 Bab 97 - Ungkapan Cinta (Ravi-Ajeng)
99 Bab 98 - Pohon Jambu Megalodon (Brahma-Starla)
100 Bab 99 - Menuju Penghujung Kisah
101 Bab 100 - Indahnya Saling Memaafkan
102 Bab 101 - Akhir Kisah (Keluarga Bahagia)
103 PROMO KARYA BARU
104 PROMO KARYA BARU
105 PROMO NOVEL BARU
Episodes

Updated 105 Episodes

1
Bab 1 - Dalam Pengaruh Obat
2
Bab 2 - Kontrak Pernikahan
3
Bab 3 - Gang Ding Dong
4
Bab 4 - Menjual Anak Perempuan Untuk Melunasi Hutang
5
Bab 5 - SAH (Pernikahan)
6
Bab 6 - Kamar Pengantin
7
Bab 7 - Pengantin Lama vs Pengantin Baru
8
Bab 8 - Kabar Pernikahan
9
Bab 9 - Ajeng Notokusumo
10
Bab 10 - Memberi Nafkah
11
Bab 11 - Membuat Banyak Kenangan
12
Bab 12 - Kedatangan Tamu
13
Bab 13 - Mantan Kekasih
14
Bab 14 - Penyesalan (Ajeng)
15
Bab 15 - Ingin Beri Kejutan
16
Bab 16 - Sebuah Undangan
17
Bab 17 - Menginap di Hotel
18
Bab 18 - Mengeluarkan Unek-Unek
19
Bab 19 - Sebuah Bekas Luka
20
Bab 20 - Terpaksa Berbohong
21
Bab 21 - Bertemu Mami Monic
22
Bab 22 - Sebuah Keputusan Penting (Mami Monic)
23
Bab 23 - Siapa Monic ?
24
Bab 24 - Masa Lalu (Mami Monic)
25
Bab 25 - Terjerat Benang Merah Masa Lalu
26
PROMO KARYA
27
Bab 26 - Mulai Candu
28
Bab 27 - Perkara Kejar Setoran
29
Bab 28 - Acara Pembukaan Butik Milik Ajeng
30
Bab 29 - Starla vs Ajeng
31
Bab 30 - Sebuah Ide Perjodohan
32
Bab 31 - Ulat Bulu
33
Bab 32 - Reuni SMA
34
Bab 33 - Ajeng Berulah (Senjata Makan Tuan)
35
Bab 34 - Wujud Cinta Starla
36
Bab 35 - Tinggal Bersama Mertua
37
Bab 36 - Baby Loading (Hamil)
38
Bab 37 - Jangan Sampai Lolos
39
Bab 38 - Ziarah Kubur
40
Bab 39 - Membuntuti Menantu (Bening)
41
Bab 40 - Perubahan Sikap Bening
42
Bab 41 - Makan Malam Sendu
43
Bab 42 - Pertengkaran (Arjuna dan Bening)
44
Bab 43 - Pertemuan Tak Terduga (Arjuna dan Mami Monic)
45
Bab 44 - Menangis Bersama
46
Bab 45 - Pagi Milik Brahma dan Starla
47
Bab 46 - Curhat
48
Bab 47 - Morning Sickness
49
Bab 48 - Pingsan
50
Bab 49 - Siapa Yang Tega ?
51
Bab 50 - Selaksa Kecewa Bercampur Emosi
52
Bab 51 - Cinta dan Keikhlasan
53
Bab 52 - Berbicara Empat Mata
54
Bab 53 - Saling Mengancam
55
Bab 54 - Menjenguk Bening
56
Bab 55 - Sebuah Tamparan
57
Bab 56 - Tak Ada Manusia Yang Sempurna
58
Bab 57 - Upaya Terakhir
59
Bab 58 - Aku Rela (Starla)
60
Bab 59 - Rencana Liburan
61
Bab 60 - Berpamitan ke Bandung
62
Bab 61 - Melepas Rindu
63
Bab 62 - Sedikit Gemuk
64
Bab 63 - Jalan-Jalan Malam
65
Bab 64 - Permintaan Starla
66
Bab 65 - Kemarahan Brahma
67
Bab 66 - Lima Puluh Tahu Sumedang
68
Bab 67 - Minta Izin (Starla)
69
Bab 68 - Aku Kangen Mami (Starla)
70
Bab 69 - Bersiap Menjauh dan Pergi (Starla)
71
Bab 70 - Undangan Spesial dari Tuhan (Umroh)
72
Bab 71 - Arti Kehadiranmu
73
Bab 72 - Kejutan (Terkejut)
74
Bab 73 - Pulang ke Jakarta
75
Bab 74 - Penyesalan Berbalut Rindu dan Cinta (Brahma)
76
Bab 75 - Mulai Terkuak
77
Bab 76 - Kado Pemberian Starla
78
Bab 77 - Penyesalan dan Tangis (Brahma-Bening)
79
Bab 78 - Kegaduhan di Rumah Sakit
80
Bab 79 - Kondisi Terkini
81
Bab 80 - Kehamilan Simpatik
82
Bab 81 - Kondisi Starla
83
Bab 82 - Asuransi Jiwa (500 Juta)
84
Bab 83 - Apa Aku Hamil ? (Ajeng)
85
Bab 84 - Huru-Hara
86
Bab 85 - Bertemu Sang Belahan Jiwa
87
Bab 86 - Buku Harian Milik Starla
88
Bab 87 - Ungkapan Cinta (Brahma-Starla)
89
Bab 88 - Bersimbah Darah
90
Bab 89 - Gelayut Mendung
91
Bab 90 - Bangun dari Koma (Starla)
92
Bab 91 - Akhir Tragis Tersangka Utama (Pembunuhan Mami Monic)
93
Bab 92 - Pernikahan Dadakan (Ravi dan Ajeng)
94
Bab 93 - Pernikahan Kontrak (Ravi-Ajeng)
95
Bab 94 - Acara Menjenguk Anak (Ravi-Ajeng)
96
Bab 95 - Menjelang Lahiran (Ravi-Ajeng)
97
Bab 96 - Keguguran (Ravi-Ajeng)
98
Bab 97 - Ungkapan Cinta (Ravi-Ajeng)
99
Bab 98 - Pohon Jambu Megalodon (Brahma-Starla)
100
Bab 99 - Menuju Penghujung Kisah
101
Bab 100 - Indahnya Saling Memaafkan
102
Bab 101 - Akhir Kisah (Keluarga Bahagia)
103
PROMO KARYA BARU
104
PROMO KARYA BARU
105
PROMO NOVEL BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!